cover
Contact Name
Dwi Yanti
Contact Email
batang.litbang0804@gmail.com
Phone
+6285741995323
Journal Mail Official
batang.litbang0804@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.A. Kartini No. 1, Batang 51215, Jawa Tengah
Location
Kab. batang,
Jawa tengah
INDONESIA
RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
ISSN : 25416561     EISSN : 25496948     DOI : https://doi.org/10.55686/ristek
Ruang Lingkup RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang adalah sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian dan issue - issue yang berkualitas dalam bidang Ekonomi, Pariwisata, Teknologi Informasi, Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan namun tak terbatas secara implisit. Semua Publikasi di Jurnal RISTEK dapat diakses secara terbuka (Open Source). RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang menerima artikel / Jurnal Ilmiah dengan Lingkup Penelitian (scope) diantaranya : Kesehatan Ekonomi Pendidikan, Kebudayaan Pariwisata Industri Kreatif Pemerintahan Sosial Koperasi dan UMKM Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kelautan, Perikanan dan Peternakan Teknologi Informasi dan Komunikasi Sumberdaya, Energi & Mineral Inovasi Teknologi Rekayasa Teknik Industri
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang" : 10 Documents clear
KAJIAN KONVERSI SAWAH MENJADI NON SAWAH DI KECAMATAN BATANG KABUPATEN BATANG TAHUN 2000 – 2015 Ananto Aji; Retno Dwi Irianto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.501 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.21

Abstract

Lahan menjadi salah satu unsur utama dalam menunjang kelangsungan kehidupan, sejakmanusia pertama kali menempati bumi. Kebutuhan lahan untuk kegiatan nonpertaniancenderung terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan perkembanganstruktur perekonomian. Alih fungsi lahan pertanian sulit dihindari akibat kecenderungantersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran dan luas lahan sawah diKecamatan Batang, Kabupaten Batang setelah mengalami alih fungsi lahan. Analisiskesesuaian alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Batang Kabupaten Batang mengacu padaRencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batang tahun 2011 - 2031. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan teknologi pengindraan jauh dansistem informasi geografi (SIG). Selama kurun waktu tahun 2000 – 2015 di KecamatanBatang telah terjadi alih fungsi lahan sawah menjadi peruntukan lainnya dalam jumlah sangatluas. Selama lima belas tahun di Kecamatan Batang telah terjadi konversi lahan sawah sebesar1.215,05 hektar atau sebesar 41,58% dari luas sawah tahun dasar (2000). Konversi sawahsebagian besar berubah menjadi lahan permukiman. Konsentrasi perubahan sawah menjadinon sawah terjadi di arah utara, barat, dan tengah Kecamatan Batang.
APLIKASI KONSEP ZERO WASTE FARMING MELALUI POLA INTEGRASI PERTANIAN DAN PETERNAKAN PADA KAWASAN AGROPOLITAN MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Taufik Ikhsanudin
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.566 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.22

Abstract

Kabupaten Batang memiliki potensi yang sangat baik dalam bidang pertanian. Namunpotensi pertanian dan peternakan tersebut belum dirasakan memberikan harapan bagi petanimaupun peternak, Umumnya feses hanya digunakan untuk pupuk tanpa ada prosespengolahan sedangkan urin hanya dibuang. Hal ini menyebabkan hilangnya potensipendapatan petani. Untuk itulah diperlukan konsep integrasi pertanian dan peternakan dalamrangka pelaksanaan zero waste farming. Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemahamanmasyarakat dengan memperbaiki taalaksana pemeliharan ternak dan pemanfaatan limbahfeses dapat memberikan keuntungan ekonomis bagi keluarga peternak, dengan pemanfaatanteknologi biogas. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan metodeporpusive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan denganobservasi (pengamatan), interview (wawancara), kuesioner (angket) dan dokumentasi. SistemPertanian terpadu dengan memanfaatkan limbah peternakan seperti kotoran sapi menjadibiogas merupakan salah satu upaya pengurangan limbah yang dapat mencemarilingkungan.masih. Dengan perbandingan pemakaian bahan bakar terbukti biogas lebih efisienuntuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak Sistem integrasi sapi/ternak dengantanaman pertanian model zerowaste harus terus dikembangkan
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DESTINASI WISATA DI KABUPATEN BATANG Agus Ilyas; Hari Agung Budijanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.179 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.23

Abstract

Kabupaten Batang saat ini giat membangun dalam segala bidang salah satu yangmendapat perhatian serius adalah pembangunan di bidang pariwisata. Pariwisata di Batang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan dapat meningkatkanpendapatan dan memberdayakan masyarakat. Destinasi wisata di Batang cukup beragam dariPantai, Kuliner, Curug dan Telaga, Agrowisata, Sejarah dan Edukatif. Masalah yang dihadapidalam pariwisata di Batang adalah kurangnya Promosi dan belum danya pemetaan mengenaidestinasi yang baik. Untuk membantu mengatasi permasalahan peneliti membuat SistemInformasi Pemetakan objek wisata menggunakan Sistem informasi geografi (SIG) berbasisWeb di Kabupaten Batang. Diharapkan sistem ini dapat digunakan sebagai promosi danmengenalkan destinasi wisata Kabupaten Batang serta dapat meningkatkan kunjunganwisatawan baik lokal maupun nasional.Untuk pengembangan ke depan sistem ini dapatdikembangkan dengan menggunakan virtual reality.
PENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PERIJINAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL, PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP & NAKER) BERBASIS WEB PADA PEMERINTAH KABUPATEN BATANG Eny Jumiati; Tri Agus Setiawan; Muhammad Farid Hasyim
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.93 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.24

Abstract

Pelayanan yang prima merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan suatu organisasidalam meningkatkan kualitas pelanggan. Kualitas layanan yang baik dipandang menjadisalah satu faktor mencapai keunggulan kompetitif sehingga mampu meningkatkankepuasan pelanggan. Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintudan TenagaKerja (DPMPTSP & NAKER) kabupaten Batang merupakan suatu badan yang mengaturpelayanan dalam pemberian izin mendirikan usaha. Terlihat jelas sampai saat ini kondisipelayanan publik di Indonesia selalu membuat masyarakat tidak puas karena birokrasinyayang berbelit, lamban, melelahkan bahkan tidak adanya kepastian biaya dan waktu pelayananyang dikelola administrasi negara, sehingga ketidak pastian ini sering menjadi penyebabmunculnya praktek KKN dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Adanya umpan baliklayanan dan keluhan dari masyarakat secara langsung atau dari kebutuhan masyarakat dalammengurus perijinan merupakan alat untuk mengukur kepuasan masyarakat. Kepuasan danketidakpuasan dalam mengurus perijinan merupakan dampak dari perbandingan antaraharapan masyarakat dengan kinerja yang diperoleh dalam penyelenggaraan pelayanan.Hasil penelitian layanan perijinan berbasis web menunjukkan bahwa prinsip dan standarpelayanan perizinan yang didukung oleh teknologi informasi berbasis web mampumeningkatkan pencapaian kepuasaan masyarakat melalui Standar Pelayanan Prima yangtelah ditetapkan secara utuh dan menyeluruh, yang terdiri atas dimensi waktu, biaya,moral, dan kualitas.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LISSEND JAWMAN MATERI IKATAN KIMIA KELAS X-9 SMAN 1 BATANG Siti Ismuzaroh
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.768 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.25

Abstract

Penelitian dilakukan atas keprihatinan pengalaman lalu terhadap kurangnya semangat belajarmateri ikatan kimia kelas X. Hal ini dimungkinkan suatu pembelajaran yang kurang mendukungsiswa ikut terlibat dalam pembelajaran. Dicobakan model pembelajaran Lissend Jawman.Pembelajaran tersebut membawa siswa pada belajar memecahkan masalah melalui diskusikelompok dalam suasana yang menyenangkan dengan bantuan alunan musik. Penelitian inibertujuan untuk meningkatan rasa ingin tahu siswa dan prestasi belajar materi ikatan kimia siswamelalui pembelajaran tersebut. Ruang lingkup penelitian adalah siswa kelas X-9 SMAN 1 Batang.Penelitian dilaksanakan dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Variabel penelitian adalah rasaingin tahu dan prestasi belajar siswa. Instrumen penelitian dengan menurunkan indikator padavariabel tersebut dan masing-masing indikator diberi rubrik penilaiannya. Data diambil denganmenggunakan lembar pengatan untuk variabel rasa ingin tahu dan tes untuk prestasi belajar. Datayang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif untuk menguji adanya peningkatanhasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada kedua variabel setelah diterapkanpembelajarannya. Skor rasa ingin tahu siswa pada siklus 1 dan siklus 2 berturut-turut 75,3%menjadi 89,3%. Adanya peningkatan pada rasa ingin tahu siswa menyebabkan adanyapeningkatan pada prestasi belajar siswa, pada siklus 1 dan siklus 2 berturut-turut dari 72,5 mendaji85,9. Dari kondisi prestasi belajar tersebut dilihat lebih jauh terhadap yang tuntas jugamenunjukkan adanya peningkatan dari 63,33% menjadi 100%. Dengan demikian pembelajaranyang lebih banyak menuntut siswa berdiskusi untuk memecahkan masalah dan dengan iringanmusik dapat membawa siswa meningkatkan semangat rasa ingin tahunya, akibatnya hasil tesprestasi belajarnyapun menjadi lebih baik.
PERMISIFITAS DAN KELANGSUNGAN HIDUP (SURVIVAL) WANITA TUNA SUSILA (WTS) DI DUSUN PETAMANAN DESA BANYUPUTIH Sigit Prasetyo
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.126 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.26

Abstract

Prostitusi adalah masalah sosial klasik pada suatu negara. Prostitusi di suatu tempatseringkali dibenci oleh masyarakat, apalagi jika prostitusi berada di tengah masyarakat. Haltersebut akan menimbulkan berbagai tanggapan dari masyarakat (permisifitas) sehingga akanmemperngaruhi kelangsungan hidup (survival) dari WTS yang ada di tengah masyarakattersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadapkeberadaan WTS dan bagaimana pengaruh tanggapan masyarakat terhadap kelangsunganaktivitas WTS di Dusun Petamanan.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakandi Lokalisasi Petamanan yang berada di kawasan Pangkalan Truk Banyuputih. Metode yangdigunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa tanggapan masyarakat Dusun Petamanan lebihbersikap netral, acuh tak acuh, dan cenderung membiarkan (permisif) terkait keberadaanlokalisasi dan WTS tersebut. Terkait kelangsungan hidup dari WTS yang berada di lokalisasidan berdekatan dengan warga, sikap warga yang cenderung membiarkan (permisif) adanyalokalisasi dan WTS mengakibatkan WTS di lokalisasi sampai saat ini dapat melangsungkanhidupnya dengan baik tanpa ada penolakan yang cukup berarti (belum sampai tahaptindakan).Saran, perlu edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak prostitusi danproses penularan/penyebaran HIV/AIDS. Bagi WTS, perlu diberikan pelatihan keterampilanagar kembali hidup normal di masyarakat.
PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI SISWA DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DENGAN STRATEGI PKB BERBANTUAN KARTU DOMINO MATERI PELUANG KELAS XI PM 1 SMK N 1 BATANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Anie Kartika
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.544 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.27

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya rasa percaya diri dan kemampuan komunikasimatematis siswa kelas XI PM I SMK N 1 Batang. Untuk mengatasi masalah tersebutdilakukan penelitian tindakan melalui strategi PKB pada pembelajaran matematika. Penelitianini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi matematissiswa.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, siklus pertama terdiri atas 3 kali pertemuan dansiklus kedua 3 kali pertemuan. Instrumen penelitian ini adalah angket rasa percaya diri, teskemampuan komunikasi matematis siswa dan lembar keterlaksanaan pembelajaranmenggunakan strategi PKB. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara, dokumentasi, tes dan angket.Hasil penelitian menunjukkan rasa percaya diri siswa mengalami peningkatan sebesar16,15% dari siklus I ke siklus II, komunikasi matematis siswa mengalami peningkatan sebesar16,29% dari siklus I ke siklus II, dan persentase ketuntasan belajar siswa juga mengalamipeningkatan sebesar 43% dari siklus I ke siklus II.Penggunakan strategi peningkatan kemampuan berfikir (PKB) berbantuan kartu dominobisa direkomendasikan sebagai salah satu tipe/cara pembelajaran yang memberi kesempatanpada siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran. Keunggulan strategi ini adalahoptimalisasi partisipasi siswa.
PENERAPAN TEKNIK PEMBELAJARAN “P-O-I-N-E-T” DENGAN PENDEKATAN SALINGTEMAS MELALUI MEDIA PEMBUATAN BRIKET BIOARANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA KELAS XI.MIA.1 SMA NEGERI 1 BAWANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PADA KOMPETENSI H Lilik Retno Wilianti
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.989 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.28

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimana penerapan teknik pembelajaran “PO-I-N-E-T” dengan pendekatan SaLingTeMas melalui media pembuatan briket bioarangdapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa kelas XI.MIA.1 SMA N 1Bawang Tahun Pelajaran 2014/ 2015 pada kompetensi Hidrokarbon? Penelitian inidilaksanakan 2 siklus masing-masing 1 kali pertemuan.Subjek dalam penelitian ini adalahSiswa Kelas XI.MIA.1 SMA Negeri 1 Bawang semester 1 tahun pelajaran 2014/2015. Terjadipeningkatan nilai dari 80,00 pada siklus I menjadi 84,00 pada siklus II diiringi perubahanmeningkatnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
ALAT TANGKAP IKAN RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI SOLUSI PENGGANTI ALAT TANGKAP CANTRANG Aziz Tarsono; Sigit Prasetyo
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.675 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.29

Abstract

Berlakunya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 2/PERMEN-KP/2015yang di dalamnya memuat larangan penggunaan alat tangkap cantrang dan sejenisnyamerupakan angin segar demi terselamatkannya terumbu karang sebagai rumah biota laut danekosistem laut. Di sisi lain, timbul keresahan pada nelayan karena harus mulai berpikir untukmengganti alat cantrang tersebut dengan alat lain.“Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan Sebagai Solusi Pengganti Alat TangkapCantrang” diciptakan sebagai salah satu solusi alat tangkap ikan yang merusak lingkungan.Manfaat dari alat ini adalah dapat meningkatkan hasil tangkapan dan ikut melestarikan habitatbiota laut.Terdapat dua jenis model dalam alat tangkap ikan ini, antara lain Model Jenis Kelelawardan Model Apolo. Keunggulan dari alat ini antara lain besar kecilnya alat dapat disesuaikandengan kemampuan nelayan, alat lebih praktis dan efektif dioperasikan di segala medan, danperkakas bahan serta pelengkapnya tersedia di dalam negeri.
ALAT PENYANGRAI KACANG OTOMATIS (OTOMATIC PEANUTS ROASTER) Yohanes Anggoro Triharyanto; Roni Wijayanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 2 No 1 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.501 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v2i1.30

Abstract

Agar makanan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lebih lama maka dilakukanpengawetan. Salah satu pengawetan bahan makanan yaitu dengan dengan menurunkankandungan air (dehidrasi). Penurunan kandungan air dilakukan dengan cara digoreng“sangan” tanpa minyak atau ditambah pasir (metode alami). Metode tersebut akanmengalami kendala pada saat ingin memproduksi dalam jumlah banyak karena membutuhkantenaga yang besar dan waktu yang lama, sehingga dikembang mengembangkan sistempenggorengan “sangrai” dengan cara mekanik (mechanical frying).Rumusan masalah : apakah dengan menggunakan penyangrai multi fungsi berbahan bakarGas LPGmaka hasilnya mendekati hasil pada proses penggorengan makanan dengan sistemmanual.Hasil penggunaan alat Penyangrai Kacang Otomatis: (a) menghasilkan kualitas produkyang baik setara dengan kualitas produk manual(b) biaya yang dibutuhkan tidak terlalu mahal(c) mudah dikendalikan karena sudah dibuat serba otomatis (d) menjadi solusi sederhana bagipengusaha olahan makanan yang memproduksi olahan makanannya dalam jumlah banyak.

Page 1 of 1 | Total Record : 10