cover
Contact Name
Kuswono
Contact Email
kromowijoyo@gmail.com
Phone
+6285200847481
Journal Mail Official
historiaummetro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
ISSN : 23374713     EISSN : 24428728     DOI : https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.3990
Field of History education, for example the model of developing historical learning. Historical Studies, for example, history of the movement, history of independence.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah" : 9 Documents clear
NILAI EDUKASI CANDI JABUNG KECAMATAN PAITON KABUPATEN PROBOLINGGO DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Eko Muhammad Arif Budiono; Bambang Supeno; Rully Puji Nurmala Putri
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.982 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.1966

Abstract

Jabung Temple is a historical heritage temple from Majapahit Kingdom in Probolinggo Regency, which is located in Jabung Candi Village, this temple heritage site is still not maximally used in history learning. this study aims to determine the value of education contained in the temple jabung so that it can help in class learning for students. This study is an analytical / descriptive study of the value of education contained in jabung temples. The research site is the jabung candi village in Paiton sub-district where the temple of jabung stands. The research method is by step 1. heuristics (data collection) through the stages of observation, document study, and interviews 2. Criticism of sources 3. Interpretation through qualitative descriptive and 4. Historiography. The study studied was the value of education contained in the temple in its use in historical learning. the result of this research is Jabung Temple called Bajrajinaparamita Candi. Candi Jabung was visited by Maha Raja Hayam Wuruk when traveling east of Java. The journey carried out by the king was followed by the leadership, minister, family and Maha Patih gajah Mada by leading the troops of the parade, the journey also aimed at seeing and uniting the territory of the Majapahit kingdom in the eastern Java region. The area passed by Lasem, Lohdaya, Palah Lawang, Blitar, Jime, Simping, and Kalayu. When you get to Paiton, you can use it as a learning resource in the classroom and as a tangible proof of historical heritage around students. The conclusion is of course there is an educational value contained in this jabung temple in learning history.
TK ‘Aisyiyah Busthanul Athfal Tertua Dan Terbaik di Provinsi Lampung: Sebuah Tinjauan Awal Bobi Hidayat; K Kuswono; Ragil Agustono; Umi Hartati
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.415 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2228

Abstract

Tujuan penilitian ini adalah ingin mengetahui secara historis apa yang menjadi latarbelakang pendirian TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal tertua dan terbaik di Provinsi Lampung. Selain itu yang ingin dipaparkan dalam penulisan artikel hasil penelitian ini adalah bagaimana strategi yang digunakan oleh sekolah untuk mempertahankan keberadaan sekolah hingga saat ini dan menjadi TK ‘Aisyiyah unggulan di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis dengan menggunakan 4 langkah yaitu 1). Heuristik, 2). Kritik sumber, 3). Interpretasi, dan 4). Historiografi. Untuk merealisasikan langkah penelitian sejarah, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara secara mendalam, observasi lapangan langsung, dan pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal tertua di Provinsi Lampung yaitu TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Teluk Betung Selatan yang berdiri pada tahun 1955.  Sedangkan TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal terbaik di Provinsi Lampung yaitu TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pringsewu yang berdiri pada tahun 1961. Untuk mempertahankan eksistensi TK, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal melibatkan masyarakat khususnya anggota ‘Aisyiyah dan masyarakat umum lainya dalam menajalankan kegiatan di TK baik dalam hal tenaga pengajar, sumbangan dana dan pengembangan program-program kerja lainya.
PERANAN MACHMUD HASJIM DALAM PEMBANGUNAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA TAHUN 1994-1999 Muhammad Thahir; Alian Sair; Adhitya Rol Asmi
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.018 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.1959

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan yang dilakukan oleh Machmud Hasjim sebagai rektor Universitas Sriwijaya periode 1994-1999 dalam upaya awalnya untuk melaksanakan program link and match, perpindahan kampus Palembang ke kampus Indralaya, pendirian program pascasarjana, dan membangun sarana, prasarana dan sumber daya manusia serta membangun kehidupan kampus yang religius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis atau metode sejarah. sedangkan teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah menggunakan studi pustaka dan wawancaraSecara praktis manfaat yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah dapat dijadikannya hasil penelitian ini sebagai langkah awal untuk penelitian-penelitian yang berkaitan dengan Peranan tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam Pembangunan Universitas Sriwijaya  dan Sejarah perkembangan Unsri yang dibuat oleh Program Studi Pendidikan Sejarah dan diharapkan dapat menjadi mata kuliah khusus bagi Universitas Sriwijaya yang bermanfaat untuk menumbuhkan rasa kebangaan terhadap almamater dan semakin menambah ketekunan dalam berprestasi.
DINAMIKA INDUSTRI GULA SEJAK CULTUURSTELSEL HINGGA KRISIS MALAISE TAHUN 1830 - 1929 Yusuf Perdana; Henry Susanto; Yustina Sri Ekwandari
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.764 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2117

Abstract

This research aims to analyze the history of the sugar industry in the Dutch East India during the period 1830-1929, the impact of the cultuurstelsel on the sugar industry, the implementation of the 1870 agrarian law, and the impact of the economic crisis on the production of the sugar in the East India. The method used in this study is the historical method, Including heuristics or collection of sources, source criticism or reviewing the truth of existing sources, interpretation of data or historical interpretation, and historiography or the preparation of qualitative descriptions that can be justified. In this research it was explained that the sugar industry in Dutch East India during the period 1830 to 1929 growth fastly. Even the period 1840-1849 the sugar industry occupied the second largest profit after coffe. The enactement of the agrarian law in 1870 had a impact on the entry of foreign capital which resulted in a drastic increase in sugar production in the Ducth East India to become one of the largest sugar exporters in the world. World War I caused economic chaos and the decline of the New York stock market resulted in a slowdown in the market, especially the sugar industry, known as the malaise crisis. The Malaise crisis has caused the sugar industry to reduce its production drastically and have an effect on the migration of plantation workers to other regions and shift to industrial and service sectors.
BERDIRINYA KEUSKUPAN SINTANG (KALIMANTAN BARAT) Elsa Carlina Apriyanthy.LK; Aman Aman
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.072 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.1911

Abstract

Penelitian ini berjudul “Berdirinya Keuskupan Sintang (Kalimantan Barat)”. Penelitian ini mengkaji mengenai Keuskupan Sintang di Kalimantan Barat. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : pertama, “Bagaimana latar belakang berdirinya Keuskupan Sintang?”, kedua, “Bagaimana proses berdirinya Keuskupan Sintang?”,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis dengan pendekatan interdisipliner. Adapun langkah-langkah seperti yang disebutkan diatas mengacu kepada metodologi penelitian Sejarah yang mengandung empat langkah penting, yaitu : 1.Heuristik, 2.Kritik Sumber, 3.Interpretasi Sumber, 4.Historiografi. Hasil dari penelitian ini adalah dapat diambil kesimpulan: Pertama, Latar belakang dari berdirinya Keuskupan Sintang berawal dari karya misi dan melakukan pelayanan kepada seluruh umat. Adapun tempat untuk melakukan pelayanan di Indonesia khususnya di Sintang, Kalimantan Barat dimulai di daerah pedalaman tempat Etnis Dayak dan menyebar ke daerah-daerah lain, termasuk salah satunya di Kabupaten Sintang. Kedua, Melihat dari sejarah perjalanan karya misi yang panjang. Maka, ada keinginan untuk mendirikan Keuskupan Sintang. Untuk mewujudkan hal tersebut ada beberapa tahapan yang harus dilakukan yaitu meningkatkan status wilayah Sintang dan Kapuas Hulu menjadi Prefektur Apostolik Sintang pada tahun 1948, dan ditingkatkan lagi menjadi Vikariat Apostolik Sintang pada tahun 1956, setelah itu mendirikan tahta Keuskupan yaitu Gereja Katedral Kristus Raja Sintang yang selesai dibangun pada tahun 1957, dan barulah ditingkatkan menjadi Keuskupan Sintang yang secara resmi berdiri pada tahun 1961.
KARTU KUARTET BOELANG (BOEDAYA LAMPUNG) SEBAGAI MEDIA EDUKASI BOEDAYA LOKAL DI SMPN BANDARLAMPUNG Sumargono Sumargono; Lisnawati Lisnawati; Siti Rohmayani; Masdi Masdi
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.197 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2108

Abstract

The aim of the research is developing of learning media of art and culture that suitable with teachers and students needs for learning activities in the class. This research try to develop the Boelang (Boedaya Lampung) Quartet card as a media for local culture education at SMPN (Public Junior High School) in Bandar Lampung. Research & Development (R & D) method used as the research method for this research which refers to Thiagarajan model. Sources of data are collected by interviews, tests, observations, and documentation. Test of product effectiveness is carried out by the experimental method. This research conducted in SMPN 22Bandar Lampung. Class VIII H as an experimental group, and class VIII F as the control group. Based on the effectiveness test analysis, the results of the experimental post-test (using developed media) results of the SPSS 16 analysis showed significant at 0,000 <0,05, which means there are significant result between the experimental class and the control class after treated. Because the average test score of the experimental class (the group using the Boelang Quartet Card) = 84,15 > with the average test score of control class (the group using power point) = 74,91 so it can be concluded that the Boelang Quartet Card is more effective as a local culture education media for students.
PENERAPAN AGRARISCHE WET (UNDANG-UNDANG AGRAIA) 1870: PERIODE AWAL SWASTANISASI PERKEBUNAN DI PULAU JAWA M Masyrullahushomad; S Sudrajat
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.566 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2045

Abstract

The development of plantations in Indonesia is divided into two phases. The first phase is called the state plantation phase (1830-1870). Meanwhile, the second phase is the private plantation phase, the phase after the implementation of the Wet Agrarische 1870 (Agrarian Law). The Wet 1870 Agrarische became the formal juridical foundation for the entry of non-government private investment in the plantation industry in the Indies. The direct impact of the implementation of the Wet Agrarische 1870 was the increasing intensity of the number of plantation commodity exports and the increasing breadth of large plantation land in the Dutch East Indies, especially in Java.
GERAKAN REFORMASI 1998 DI KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER (PENGRUSAKAN TOKO MILIK ETNIS CINA) Noviyanti, N; Putri, Rully Puji Nurmala; Hartanto, Wiwin
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.224 KB) | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2002

Abstract

Kerusuhan Mei 1998 merupakan salah satu peristiwa bersejarah dalam perjalanan bangsa, peristiwa ini memberikan dampak yang kompleks terhadap semua lapisan masyarakat yang mengalaminya di berbagai daerah salah satunya adalah etnis Cina. Etnis Cina kerap menjadi sasaran dalam kerusuhan tersebut seperti di daerah Situbondo terjadi kerusuhan anti Cina pada tahun 1967 yang disebabkan oleh kesenjangan politik dan ekonomi serta di beberap adaerah lain (Winarni dan Badriyanto, 2012:144). Berdasarkan data dan fakta empiris tersebut penulis tertarik untuk menelusuri apakah di Kecamatan Kaliwates Kabupaten juga terjadi perusakan terhadap toko-toko milik etnis Cina sebagai rangkaian dari gerakan reformasi atau tidak mengingat banyaknya masyarakat etnis Cina di kecamatan ini.Metode kajian yang digunakan adalah metode sejarah dengan pengumpulan data berupa teknik wawancara kepada beberapa informan Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, informasi yang dapat diperoleh yaitu kerusuhan (demonstrasi) pada tahun 1998 di Kecamatan Kaliwates terjadi di kawasan Jalan Gajah Mada hingga kantor Pemerintah daerah Jember, Peristiwa ini juga disertai dengan pengrusakan terhadap beberapa toko milik etnis Cina. Peristiwa ini menimbulkan ketakutan dan rasa tidak aman bagi masyarakat etnis Cina untuk melakukan aktivitas jual beli. Peristiwa  ini terjadi sebagai akibat dari kekagetan/ eforia terhadap situasi politik dan sosial yang sedang tidak stabil. Kata kunci: Gerakan Reformasi, etnis Cina, Kecamatan Kaliwates Abstract  The May 1998 riots were one of the historical events in the nation's journey, this event had a complex impact on all levels of society who experienced it in various regions, one of which was ethnic Chinese. Ethnic Chinese are often the target of the riots such as in the Situbondo area, there were anti-Chinese riots in 1967 caused by political and economic disparities and in several other areas (Winarni and Badriyanto, 2012: 144). Based on the empirical data and facts the authors are interested in exploring whether in Kaliwates District there is also destruction of ethnic Chinese shops as a series of reform movements or not remembering the large number of ethnic Chinese communities in this sub-district.The study method used is the historical method by collecting data in the form of interview techniques to several informants. Based on interviews that have been conducted, information that can be obtained is that riots (demonstrations) in Kaliwates District occurred in Jalan Gajah Mada area to Jember Regional Government offices, Events this was also accompanied by destruction of several ethnic Chinese shops. This event raises fears and insecurity for ethnic Chinese people to carry out buying and selling activities. This event occurred as a result of the shock / euphoria of the political and social situation that was being unstable. Keywords: Reformation Movement, ethnic Chinese, Kaliwates District
Historiografi Korupsi di Indonesia: Resensi Buku Korupsi dalam Silang Sejarah Indonesia Miftakhuddin Miftakhuddin
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2019): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v7i2.2272

Abstract

(mengingat naskah ini bukan artikel penelitian, maka penulis sengaja tidak menyertakan bagian abstrak maupun metode penelitian)

Page 1 of 1 | Total Record : 9