cover
Contact Name
Kuswono
Contact Email
kromowijoyo@gmail.com
Phone
+6285200847481
Journal Mail Official
historiaummetro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
ISSN : 23374713     EISSN : 24428728     DOI : https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.3990
Field of History education, for example the model of developing historical learning. Historical Studies, for example, history of the movement, history of independence.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah" : 7 Documents clear
Ekspansi Hindia Belanda dan Runtuhnya Kekuasaan Elit Tradisional Kerajaan Koto Besar di Rantau Batanghari Romi Arif; N. Nopriyasman; Mhd. Nur
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.192 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2376

Abstract

This study discusses about expansion of the Dutch Indies Government in the area Kingdom of Koto Besar, which is a cow instead the Kingdom of Pagaruyung. This research was conducted using historical science methods and social science approaches as a tool. The first stage of this research, namely the collection of data carried out with literature and field studies. After the data is collected, it continues with source criticism in obtaining historical facts. Furthermore, these facts are interpreted, until closed with historiography (writing). The results of this study revealed that there was a relationship between the arrival of the Dutch East Indies and the collapse of the power of the traditional elite in the Kingdom of Koto Besar. At first the Dutch only asked permission from Tuanku Koto Besar to place troops in his territory. In its development, it turned out that the Netherlands had another purpose, which was to fully control the Koto Besar region. This has an impact on the power of traditional elites who have long had influence in the Koto Besar Kingdom.
Plus Minus Pembelajaran Sejarah Jarak Jauh Media E-learning Rina Karyani; Wardah Samiah
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.181 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2905

Abstract

It is undeniable that the progress of the times demands progress in the field of education, many Indonesian schools have begun to apply ICT advances in several lessons. The situation that we are facing right now has become one of the factors, that the collaboration between tick and learning media must be carried out immediately. This article aims to examine the extent of distance learning readiness, starting from the understanding of distance itself, the method of distance learning that is applied by all schools in Indonesia, especially at the high school / vocational / equivalent level, and frequent problems faced when distance learning takes place. The writing of this article uses the phenomenological analysis approach method (a phenomenon that is slimming consciously), because the Covid-19 emergency does not require us to make direct observations of spaciousness.
Menelisik Aktivitas Pariwisata di Sulawesi Selatan Pada Masa Kolonial (1929-1942) Syafaat Rahman Musyaqqat; Nurfadilah Fajri Rahman
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.381 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2990

Abstract

Sejauh ini sejarah Sulawesi Selatan cenderung dipotret melalui kacamata politik dan perniagaan. Padahal, dalam sejarah pariwisata di Hindia Belanda, Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah tujuan wisata saat itu. Artikel ini mendiskusikan aktivitas pariwisata di Sulawesi Selatan pada masa kolonial (1929-1942). Sumber-sumber yang digunakan antara lain majalah, koran dan catatan perjalanan para pelancong. Dengan menggunakan metode sejarah yang menekankan pada proses dan waktu, studi ini menemukan bahwa kemunculan aktivitas pariwisata di Sulawesi Selatan pada dasarnya merupakan bentuk perjumpaan antara tren global dan kebutuhan lokal masyarakat saat itu. Potensi wisata, seperti keindahan alam dan keunikan budaya masyarakat di daerah ini tentunya memiliki nilai tersendiri yang telah menambah opsi perjalanan para wisatawan di Hindia Belanda
Candi Bumi Ayu Sebagai Bentuk Toleransi Beragama Pada Masa Kerajaan Sriwijaya Abad IX – XIII M Kabib Sholeh; W. Wandiyo
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3508.62 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2725

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kehidupan keberagaman masyarakat dan kehidupan toleransi beragama pada candi Bumi Ayu di Kabupaten Pali. Metode penelitian ini menggunakan metode historis dimana terdapat langkah-langkah awal yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Teknik pengumpulan data menggunakan heuristik kemudian dilakukan verifikasi dan teknik analisis data menggunakan interpretasi. Candi Bumi Ayu merupakan candi bercorak Hindu, pada masa kerajaan Sriwijaya mengalami masa keemasan, maka candi Bumi Ayu salah satu wilayah kekuasaan dan peninggalannya pada abd ke-9-13 Masehi. Temuan-temuan pada candi Bumi Ayu menunjukan bercorak Hindu, tetapi dilihat dari peninggalan lainnya terdapat aliran Tantrayana dan Budha juga berkembang pada candi Bumi Ayu tersebut. Keberagaman agama dan aliran tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat pada Candi Bumi Ayu yang toleran terhadap perbedaan agama dan kepercayaan lainnya. keberagaman dan kehidupan toleransi beragama di candi Bumi Ayu didukung dengan letak candi dan masyarakat yang tempat tinggal di tepian sungai besar yaitu sungai lematang yang menghubungkan ke sungai Musi, tempat pusat kerajaan Sriwijaya di Palembang.
Kyai Cek Aming dalam Perkembangan Islam Di Kelurahan 3-4 Ulu (1950-1999) Rosalina, Erna; Syair, Alian; Yusuf, Syafruddin
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.837 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2671

Abstract

Abstrak K.H Muhammad Amin Azhari atau Kyai Cek Aming merupakan sosok ulama lokal yang berperan dalam penyebaran agama Islam di Kelurahan 3-4 Ulu pada abad 20 M. Kyai Cek Aming ialah ulama keturunan etnis Tionghoa yang bergelar Baba. Adapun permasalahan yang ada didalam penelitian ini adalah bagaimana peranan Kyai Cek Aming dalam perkembangan Islam di Kelurahan 3-4 Ulu. Penelitian ini bertujuan agar bisa mengetahui peranan Kyai Cek Aming dalam perkembangan Islam di Kelurahan 3-4 Ulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode historis. Metode historis yang diterapkan yaitu terdapat heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Berdasarkan yang dilakukan oleh peneliti maka hasil penelitian ini yaitu adanya perkembangan agama Islam di Kelurahan 3-4 Ulu yang dilakukan oleh Kyai Cek Aming, adapun perannya yaitu sebagai ulama, pejabat hakim di Pengadilan Agama Palemang, sebagai ahli ilmu falaq, serta aktif dalam organisasi Nahdatul Ulama (NU). Peranan juga terdapat dibidang sosial masyarakat.Kata kunci : Kyai Cek Aming, biografi, pendidikan, Kelurahan 3-4 Ulu AbstractK.H Muhammad Amin Azhari or Kyai Cek Aming is a figure of a local cleric who played a role in spreading Islam in Kelurahan 3-4 Ulu in the 20th century AD. Kyai Cek Aming is a cleric of ethnic Chinese descent whose title is Baba. The problem in this research is how the role of Kyai Cek Aming in the development of Islam in Kelurahan 3-4 Ulu. This study aims to determine the role of Kyai Cek Aming in the development of Islam in Kelurahan 3-4 Ulu. The method used in this study was the historical method. The applied methods were  heuristics, source criticism, interpretation and historiography. Based on what was done by the researchers, the results of this study were the development of Islam in Kelurahan 3-4 Ulu conducted by Kyai Cek Aming, while his role was as a cleric, judicial officer at the Palembang Religious Court, as a falaq science expert, and active in the Nahdatul organization Ulama (NU). The role also existed in the social field of society.Keywords: Kyai Cek Aming, biography, education, Kelurahan 3-4 Ulu
Nilai-Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat Banyuwangi Serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sejarah Rosidi, Moh. Imron; Fitroh, Ismaul
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.456 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2924

Abstract

Dalam pembelajaran sejarah kita mengenal istilah tradisi lisan. Tradisi lisan dapat kita temukan salah satunya melalui cerita rakyat. Cerita rakyat yang tergolong dalam tradisi lisan atau bisa disebut juga dengan folklor merupakan pesan verbal yang disampaikan secara turun-temurun dan dari generasi ke generasi. Cerita rakyat Banyuwangi merupakan salah satu cerita rakyat yang ada di Indonesia yang memilki nilai-nilai karakter yang patut kita teladani. Dalam cerita rakyat Banyuwangi yang berjudul Asal–usul Banyuwangi, Mas Ayu Melok dan Joko Wulur banyak nilai karakter yang dapat kita jadikan materi dalam pembelajaran sejarah. Hal ini dapat menjadikan salah satu cara untuk melestarikan cerita rakyat Banyuwangi dibidang pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Penelitian studi literatur berkenaan dengan pengumpulan sumber pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan yang disesuaikan dengan judul penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mempelajari cerita rakyat siswa dapat membedakan cerita rakyat yang tergolong mitos, legenda atau dongeng. Nilai-nilai karakter yang didapat dalam cerita rakyat Banyuwangi terbagi menjadi dua kategori yakni karakter positif dan karakter negatif. Nilai Karakter positif diantaranya: kerja keras, tanggung jawab, pengabdian, jujur, adil, dermawan, religius, bijaksana, gotong royong. Sedangkan nilai karakter negatif yaitu  mudah terpengaruh, iri, pemberontak, serakah, malas dan acuh tak acuh. 
Evaluasi Program Pembelajaran Sejarah Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) F. Fahruddin
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2020): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.612 KB) | DOI: 10.24127/hj.v8i2.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evaluasi program pembelajaran sejarah di SMA dengan model CIPP yang terdiri dari evaluasi konteks, masukan, proses dan produk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi dokumen atau teks dengan menganalisis bahan tertulis sesuai dengan konteks kebutuhan evaluasi pembelajaran. Model CIPP menawarkan pelaksanaan evaluasi secara komprehensif yang dinilai tepat diterapkan dalam program pembelajaran sejarah. Model CIPP dalam penelitian ini meliputi konteks yang diterapkan pada kesadaran sejarah, masukan diterapkan pada kinerja guru, proses diterapkan pada media pembelajaran, dan produk diterapkan pada sikap nasionalisme. Hasil dari evaluasi model CIPP mampu menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi yang dapat dijadikan bahan evaluasi bagi guru sejarah dan kepala sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7