cover
Contact Name
Laily Agustina Rahmawati
Contact Email
laily.tiyangalit@gmail.com
Phone
+6281235810901
Journal Mail Official
lppm@unigoro.ac.id
Editorial Address
Jl. Lettu Suyitno No. 2, Kalirejo, Kec. Bojonegoro, Kab. Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS)
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 26226898     DOI : https://doi.org/10.56071/jemes
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial ini diterbitkan berkala oleh Fakultas Ekonomi Universitas Bojonegoro sebagai media pengembangan ilmu khususnya dibidang Ekonomi dan Manajemen. Tujuan dari jurnal ini adalah: a. Registration, Mempublikasikan ilmu pengetahuan dalam bentuk artikel ilmiah; b. Dissemination, Menyediakan akses yang mengkomunikasikan penemuan/ide kepada khalayak yang mencari Informasi; c. Certification, Memberikan sertifikasi kepada artikel yang dimuat karena telah melalui peer review; d. Archive Records, menjaga catatan ilmu pengetahuan secara permanent agar dapat diakses dimasa depan.
Articles 75 Documents
Analisis Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Pengusaha Membuka Home Industri Paving Di Kecamatan Balen Bojonegoro Sutrisno, S.E., M.M
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.528 KB)

Abstract

Paving blok merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternatif penutup atau pengerasan permukaan tanah. Daerah Kabupaten Bojonegoro, merupakan salah satu daerah yang menghasilkan paving blok karena potensi dan daya dukung sumber daya alamnya memiliki pasir. Dalam membuka usaha industri paving blok memang dibutuhkan modal yang relatif besar untuk membuka suatu usaha ini di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor pengalaman, mudahnya bahan baku, persentase keuntungan yang tinggi dan prospek permintaan meningkat secara bersama-sama serta mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap keputusan pengusaha membuka usaha industri paving blok di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan dengan metode sensus terhadap 46 industri paving di kabupaten bojonegoro, melalui survey, observasi serta wawancara langsung. Analisis data dengan uji regresi linear berganda, dilanjutkan dengan Uji F dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan dengan menggunakan uji F menunjukkan F hitung > F tabel yaitu 21,927 > 2,5999 yang menunjukkan adanya pengaruh secara nyata antara variabel bebas dengan variabel terikat, terbukti. Variabel bebas yaitu pengalaman, mudahnya bahan baku, persentase keuntungan yang tinggi dan prospek permintaan meningkat dapat menjelaskan variabel terikat yaitu keputusan pengusaha membuka usaha industri paving blok di Kabupaten Bojonegoro.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HUMAN DEVELOPMENT INDEX (HDI) PADA 6 DAERAH TERTINGGAL DI PULAU JAWA TAHUN 2010-2016 Yunita Firdha Kyswantoro dan David Kaluge
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.528 KB)

Abstract

Daerah tertinggal merupakan kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang jika dibandingkan dengan wilayah lain dalam skala nasional. Pulau Jawa sebagai kontribusi pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia nyatanya menyumbang 6 dari 122 daerah tertinggal di Indonesia, yaitu Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Bangkalan, Kab.Sampang, Kab. Pandeglang, Kab. Lebak. Salah satu kriteria daerah tertinggal yaitu mengenai sumberdaya manusia, hal ini bisa diukur melalui HDI (Human Development Index). Jumlah penduduk miskin, angkatan kerja dan PDRB perkapita adalah beberapa faktor yang dianggap dapat menggambarkan pengaruh HDI pada 6 daerah tertinggal. Penelitian kali ini menggunakan regresi data panel model Random Effect (REM) pada 6 daerah tertinggal di Pulau Jawa tahun 2010-2016. Hasil penelitian kali ini, variabel angkatan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Human Development Index (HDI). Sedangkan jumlah penduduk miskin dan PDRB perkapita berpengaruh signifikan terhadap HDI pada 6 daerah tertinggal di pulau Jawa. Maka cara yang efektif untuk percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi pada daerah tertinggal yang berkaitan dengan HDI melalui penurunan jumlah penduduk miskin dengan penciptaan lapangan kerja yang bersifat labour intensive yang pada gilirannya akan meningkatkan PDRB perkapita. Sehingga, peningkatan PDRB perkapita akan meningkatkan Human Development Index (HDI) dimana HDI merupakan salah satu indikator dalam pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
Analisis Pemungutan Pajak Reklame Pada Fasilitas Umum Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bojonegoro MOH. MUSTOFA
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.677 KB)

Abstract

Salah satu Pendapatan Daerah berasal dari Pajak dan Retribusi Daerah. Pajak Daerah yang dipungut oleh Pemerintah Daerah salah satunya adalah Pajak Reklame sebagai tempat untuk mempromosikan suatu usaha, baik berskala kecil ataupun besar. Berbagai jenis pajak telah diatur dalam undang-undang serta mekanisme biaya sewa sebagai pendapatan asli daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemungutan pajak reklame pada fasilitas-fasilitas umum terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Bojonegoro. Pada penelitian ini menggunakan data sekunder dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro. Data dianalisis dengan analisa korelasi, analisa regresi linear, uji F dan uji t yang dibantu dengan menggunakan software SPSS dalam mengolah data sekunder. Hubungan Pajak reklame pada fasilitas umum terhadap Pendapatan Asli daerah di Kabupaten Bojonegoro adalah lemah dengan nilai koefisien korelasi (r) positif yaitu 0,258 berarti semakin besar pemungutan pajak reklame pada fasilitas umum yang dihasilkan maka pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bojonegoro dapat juga semakin besar.
ANALISIS VARIABEL SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT INKLUSI KEUANGAN NEGARA ASIA TAHUN 2010-2015 Yana Raudhatul Jannah dan David Kaluge
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.777 KB)

Abstract

Daerah tertinggal merupakan kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang jika dibandingkan dengan wilayah lain dalam skala nasional. Pulau Jawa sebagai kontribusi pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia nyatanya menyumbang 6 dari 122 daerah tertinggal di Indonesia, yaitu Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo, Kab. Bangkalan, Kab.Sampang, Kab. Pandeglang, Kab. Lebak. Salah satu kriteria daerah tertinggal yaitu mengenai sumberdaya manusia, hal ini bisa diukur melalui HDI (Human Development Index). Jumlah penduduk miskin, angkatan kerja dan PDRB perkapita adalah beberapa faktor yang dianggap dapat menggambarkan pengaruh HDI pada 6 daerah tertinggal. Penelitian kali ini menggunakan regresi data panel model Random Effect (REM) pada 6 daerah tertinggal di Pulau Jawa tahun 2010-2016. Hasil penelitian kali ini, variabel angkatan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Human Development Index (HDI). Sedangkan jumlah penduduk miskin dan PDRB perkapita berpengaruh signifikan terhadap HDI pada 6 daerah tertinggal di pulau Jawa. Maka cara yang efektif untuk percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi pada daerah tertinggal yang berkaitan dengan HDI melalui penurunan jumlah penduduk miskin dengan penciptaan lapangan kerja yang bersifat labour intensive yang pada gilirannya akan meningkatkan PDRB perkapita. Sehingga, peningkatan PDRB perkapita akan meningkatkan Human Development Index (HDI) dimana HDI merupakan salah satu indikator dalam pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
Evaluasi Penerimaan Retribusi Parkir Beserta Kontribusinya Terhadap Pencapaian Target Pendapatan Asli Daerah Bojonegoro Moehadi, S.E., M.M.
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.405 KB)

Abstract

Salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah retribusi daerah. Penerimaan retribusi daerah mempunyai kemampuan untuk lebih ditingkatkan karena masih banyak sumber-sumber pendapatan retribusi daerah yang masih bisa dimanfaatkan. Oleh karena itu permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah penerimaan retribusi daerah, dengan membatasi pada retribusi parkir di tepi jalan umum dan di tempat khusus. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur dimana kurun waktu yang digunakan mulai tahun 1997 sampai dengan tahun 2006 dengan mengambil permasalahan tentang penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat khusus terhadap pencapaian target pendapatan asli daerah Kabupaten Bojonegoro. Penelitian mengguanakan data sekunder, yang diperoleh melalui instansi terkait, yaitu Badan Pusat Statistik Bojonegoro, Dinas Pendapatan Daerah Bojonegoro, serta dari buku-buku dimana kurun waktu yang digunakan mulai tahun 1997 sampai dengan tahun 2006 dengan mengambil permasalahan tentang penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat khusus. Alat analisis yang digunakan dengan statistik deskriptif dan analisis rasio, analisis efisiensi dan efektifitas. Dengan menggunakan Analisis Efisiensi dan Efektivitas maka dari penelitian ini dapat diketahui bahwa efisiensi penerimaan Retribusi Parkir di Kabupaten Bojonegoro sudah berada pada kategori efisien. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perbandingan antara biaya pungutan (biaya operasional) dengan target penerimaan retribusi parkir yang memenuhi kriteria efisiensi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Kerajinan Batik Jumput Di Kecamatan Sumberejo Kabupaten Bojonegoro Hertiningsih Astuti
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.285 KB)

Abstract

Usaha kerajinan Batik Jumput di Kecamatan Sumberejo, merupakan salah satu jenis industri kecil yang bersifat padat karya dan mempunyai daya serap yang tinggi terhadap tenaga kerja, sehingga berperan penting dalam mengurangi jumlah pengangguran. Oleh karena itu keberadaan industri kecil sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional. Kendati proses produksi usaha kerajinan Batik Jumput di Kecamatan Sumberejo memiliki karakteristik yang relatif sama antara pengrajin yang satu dengan lain, ternyata pendapatan yang diperoleh dari masing-masing pengrajin tersebut berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variabel modal, bahan baku dan motif produk secara simultan terhadap pendapatan usaha kerajinan batik jumput dan mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan usaha kerajinan batik jumput di kecamatan Sumberejo Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan dengan metode sensus terhadap 18 unit usaha kerajinan batik jumput, melalui wawancara dengan panduan questioner. Analisis data dengan uji regresi linear berganda, dilanjutkan dengan Uji F dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan dengan menggunakan uji F menunjukkan adanya pengaruh secara nyata antara variabel bebas dengan variabel terikat, terbukti dengan nilai F hitung (9,397) > F tabel sebesar 3,344. Variabel bebas yaitu modal yang digunakan (X1), bahan baku yang dipakai (X2), dan motif produk yang digunakan (X3) dapat menjelaskan variabel terikat yaitu terhadap pendapatan usaha kerajinan batik jumput di kecamatan Sumberejo Bojonegoro, dengan variabel yang paling berpengaruh adalah variabel motif produk yang dibuktikan dengan besarnya t hitung X3 > t hitung X1 yaitu 3,672 > 3,206.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wanita Bekerja Pada Industri Keripik Tempe di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Retno Muslinawati, S.E., M.M.
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.722 KB)

Abstract

Industri keripik tempe di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora memiliki potensi yang baik dan dapat dikembangkan. Industri keripik tempe sebagai salah satu jenis industri rumah tangga dijalankan dengan pekerja mayoritas wanita. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor beban tanggungan keluarga, pendapatan keluarga, dan meringankan beban suami/ keluarga serta pengaruhnya yang signifikan terhadap keputusan wanita bekerja pada Industri Keripik Tempe di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora dan mengetahui faktor yang berpengaruh dominan terhadap keputusan wanita bekerja pada Industri Keripik Tempe di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. Metode pengambilan sampel penelitian ini menggunakan random sampling dengan sistem undian. Data dikumpulkan melalui quesioner yang disebar ke 80 responden, kemudian dianalisis dengan uji linear berganda, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan adanya pengaruh secara nyata antara ketiga variabel bebas yaitu variabel beban tanggungan keluarga (X1), menambah pendapatan keluarga (X2), dan meringankan beban suami/ keluarga (X3) terhadap keputusan wanita bekerja pada Industri Keripik Tempe di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, terbukti dengan nilai Fhitung (9,624) > F-tabel sebesar 2,725. Sedangkan variable yang dominan berpengaruh adalah variabel.
Identifikasi Dan Analisis Sektor Ekonomi Unggulan Sebelum Dan Sesudah Diterapkannya Otonomi Daerah Di Kab. Bojonegoro Azhari
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.607 KB)

Abstract

Indikator ekonomi makro yang kerap dipakai untuk melihat keberhasilan pembangunan adalah Produk Domestik Regional Bruto. Dengan membandingkan nilai Produk Domestik Regional Bruto yang berhasil dicapai dari tahun ke tahun maka akan terlihat bagaimana perkembangan tingkat keberhasilan pembangunan tersebut. Untuk mengetahui dan mengkaji gambaran kegiatan perekonomian di Kabupaten Bojonegoro, berdasarkan basis ekonomi sektoral, pergeseran struktur ekonomi dan analisis Overlay, baik pada masa sebelum maupun sesudah diterapkannya otonomi daerah. Ruang lingkup penelitian hanya dibatasi pada variabel PDRB beserta komponen-komponennya di daerah Kabupaten Bojonegoro, penelitian ini berbentuk survai atas data-data atau variabel makro ekonomi beserta komponen-komponen lainnya, yang telah dikumpulkan oleh suatu instansi/badan tertentu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Shift-Share, Analisis Location Quotient dan Analisis Overlay. Berdasarkan analisis overlay, diketahui bahwa antara masa sebelum diterapkannya otonomi daerah (tahun 1994-2000) dengan masa sesudah diterapkannya otonomi daerah (tahun 2001-2004), terdapat perbedaan dalam hal sektor dominan yang dapat dikembangkan di Kabupaten Bojonegoro.
ANALISIS KONTRIBUSI SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KABUPATEN BOJONEGORO Endang
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.021 KB)

Abstract

This study aims to determine the size of the contribution of the manufacturing sector to Gross Regional Domestic Product Bojonegoro and estimate how much increase of Gross Regional Domestic Product of Bojonegoro Regency in manufacturing industry sector in 2017 and 2018. The type of data used in this study is secondary data. Method of data analysis in this study to calculate the growth rate of manufacturing industry sector and to calculate the contribution of industrial sector of processing used analysis of Sjafrizal, 2016. To make forecasts used analysis from J. Supranto, 2010. The result of analysis is the value of production of processing industry sector from year to year has increased but the contribution of manufacturing industry sector to GRDP is increasing and decreasing. In 2011, the contribution of manufacturing industry sector to GRDP of Bojonegoro Regency was 5.79% and in 2012 it was 5.88%, in 2013 of 6.02% increase, and in 2014 increased by 6.26%, year 2015 amounted to 5.61% decreased, and in 2016 amounted to 4.83% decline. Forecast the growth of Bojonegoro Industrial Processing Industry sector in 2017 amounted to 3.39% decreased and growth in 2018 increased by 5%.
ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP BANK SYARI’AH DI KOTA BOJONEGORO R. Yudhistira Adi Seputra S.E., M.M.
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.642 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pemahaman Bank Syari’ah, pelayanan Bank Syari’ah, komitmen ke-Islam-an, tingkat return dan risiko terhadap preferensi masyarakat kepada Bank Syari’ah. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat kota Bojonegoro yang berusia 15 tahun sampai dengan 55 tahun sejumlah 100 responden yang berusia produktif, nasabah bank konvensional dan bukan merupakan nasabah bank Syari’ah. Adapun Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan menskalakannya dengan menggunakan skala Likert. Skala Likert adalah beberapa pertanyaan yang jawabannya dibagi kedalam lima skala terhadap pernyataan (statement) yang diajukan oleh peneliti dalam kuisioner (Sigit, 1999: 88). Metode analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi logistik (binary logistic regression). Regresi ini digunakan untuk memprediksi seberapa jauh model yang digunakan mampu memprediksi secara benar katagori (grup) dari sejumlah individu (Kuncoro, 2004:235). Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa hanya variabel Risiko ( RISK ) bank Syari’ah yang berpengaruh positif dan signifikan pada probabilitas preferensi masyarakat terhadap bank Syari’ah sebesar 0,017 yang lebih kecil dari α = 5%. Variabel-variabel yang berpengaruh secara positif namun tidak signifikan pada probabilitas preferensi masyarakat terhadap bank Syari’ah adalah Variabel Pemahaman ( KNOW ) produk bank Syari’ah sebesar 0,216 yang lebih besar dari α = 5%, Variabel Komitmen ( COMMIT ) ke-Islam-an masyarakat sebesar 0,156 yang lebih besar dari α=5%, dan Variabel Return Bank Syari’ah sebesar 0,168 yang lebih besar dari α=5%. Untuk Variabel Pelayanan ( SERV ) Bank Syari’ah ternyata berpengaruh negatif namun tidak signifikan pada probabilitas preferensi masyarakat terhadap bank Syari’ah sebesar 0,085 yang lebih besar dari α = 5%.