cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnaladmbisnis@gmail.com
Phone
+6221-5326396
Journal Mail Official
jurnaladmbisnis@gmail.com
Editorial Address
Gedung Politeknik STIA LAN Jakarta Jl. Administrasi II, Pejompongan, Jakarta Pusat 10260
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JBEST
ISSN : -     EISSN : 27211479     DOI : -
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship (JBEST) is a scientific journal which publishes original articles on the most recent knowledge, researches, or applied researches and other development in fields of academic practitioners to discuss about business administration, economics & entrepreneurship. JBEST, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of business administration, economics & entrepreneurship areas as follows: Economic and Business Policy International Business Creative and Innovative Economy E-Commerce Finance and Financial Services Any specifics issues of business administration, economics & entrepreneurship
Articles 22 Documents
STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN BISNIS KULINER KHAS DAERAH SUMATERA UTARA DI JAKARTA Nurmita Sari
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 3, No.2 (2021): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.642 KB)

Abstract

Studi kelayakan bisnis adalah serangkaian penilaian yang dapat digunakan untuk mengukur kelayakan sebuah usulan investasi atau bisnis. Baik yang sifatnya bisnis baru maupun pengembangan dari bisnis yang telah ada. Lontong Medan Kede Nusantara yang telah beroperasi lebih dari 8 tahun di Bekasi Utara berencana mengembangkan bisnisnya dengan membuka cabang baru di Jakarta Pusat sebagai juga salah satu langkah untuk membuat kuliner khas daerah Sumatera Utara dikenal luas secara nasional bahkan internasional. Hasil penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya terpantau belum melengkapi seluruh aspeknya secara lengkap. Sehingga hasilnya dinilai belum optimal karena bisa saja dari 1 aspek menjadi 1 aspek yang krusial dinilai. Penelitian ini telah menggunakan 7 aspek utama yang biasa digunakan dalam menganalisa kelayakan bisnis dan diperoleh hasil bahwa seluruh aspek ini menunjukan rencana pengembangan usaha ini dilihat dari aspek hukum, pasar dan pemasaran, keuangan, teknik dan operasional, manajemen dan organisasi, ekonomi dan sosial serta aspek dampak lingkungan menunjukan hasil yang baik dan layak untuk dijalankan yaitu dengan membuka cabang baru tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitiatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi lapangan dan telaahan dokumen dari dokumen yang telah terjadi pada bisnis utama terutama mengenai laporan keuangan. Pemilihan lokus cabang juga didasarkan pada keputusan yang dijabarkan pada aspek teknis dan operasional.Kata kunci : Studi kelayakan bisnis, pengembangan usaha, kuliner khas daerah
DAMPAK SUKU BUNGA, INFLASI, NILAI TUKAR, DAN CADANGAN DEVISA TERHADAP RETURN IHSG DI BURSA EFEK INDONESIA Muhammad Rizki
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 3, No.1 (2021): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.363 KB)

Abstract

Perekonomian Indonesia telah membaik secara signifikan pada akhir tahun 2020, walaupun memang masih mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07%. Sejalan dengan perekonomian Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi sebesar 5,09%. Adanya fenomena yang terjadi dalam hubungan antara indikator ekonomi makro dan IHSG. Namun berdasarkan penelitian terdahulu masih terdapat perbedaan hasil penelitian yang membahas mengenai indikator ekonomi makro yang mempengaruhi IHSG. Penelitian bertujuan untuk meneliti bagaimana pengaruh indikator ekonomi makro dengan menggunakan variabel suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan cadangan devisa terhadap return IHSG. Informasi suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan cadangan devisa diperoleh dari Bank Indonesia, sedangkan sumber data IHSG berasal dari Bursa Efek Indonesia dengan total sampel sebanyak 72 data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan cadangan devisa secara bersama-sama berpengaruh terhadap return IHSG. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara parsial suku bunga, dan inflasi berpengaruh negatif namun tidak signifikan, sedangkan nilai tukar berpengaruh negatif signifikan, dan cadangan devisa berpengaruh positif signifikan terhadap return IHSG.Kata kunci: Suku Bunga, Inflasi, Nilai Tukar, Cadangan Devisa, Return IHSG
PENGURUSAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI PADA BADAN RISET DAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN Yusuf Qohary; Agoes Inarto
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 3, No.1 (2021): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.818 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengurusan perjalanan dinas luar negeri pada Sekretariat Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) dimulai dari proses perencanaan, mengetahui jenis dan syarat perjalanan dinas luar negeri serta mekanisme pengurusan perjalanan dinas luar negeri pada BRSDM. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan penelahan dokumen dan wawancara kepada key informant. Teknik wawancara dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur.Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa pengurusan perjalanan dinas luar negeri dari aspek perencanaan, jenis dan syarat, serta mekanisme masih belum maksimal. Sebagian besar perjalanan dinas luar negeri tidak masuk ke dalam rencana kebutuhan perjalanan dinas luar negeri pada BRSDM. Sekretariat BRSDM perlu meningkatkan kembali fungsi perencanaan perjalanan dinas luar negeri dengan membuat daftar rencana perjalanan dinas luar negeri pada tahun berikutnya. Dengan membuat daftar rencana perjalanan dinas luar negeri pada tahun berikutnya, maka pelaksanaan perjalanan dinas luar negeri dapat diantisipasi proses pengurusannya serta dipersiapkan kebutuhan pembiayaan anggarannyaSekretariat BRSDM perlu meningkatkan kembali fungsi perencanaan perjalanan dinas luar negeri dengan membuat daftar rencana perjalanan dinas luar negeri pada tahun berikutnya. Sekretariat BRSDM harus tegas memberikan sanksi kepada setiap unit pelaksana teknis BRSDM yang tidak mengirimkan daftar usulan rencana perjalanan dinas luar negeri tahun berikutnya serta pelaksana perjalanan dinas luar negeri yang tidak mengirimkan laporan perjalanan dinas luar negeri serta memaksimalkan kegiatan evaluasi.Kata Kunci: perjalanan dinas; luar negeri; perencanaan
THE IMPLEMENTATION OF JAKARTA ENTREPRENEURSHIP (JAKPRENEUR) PROGRAM IN EMPOWERING SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES IN KEMBANGAN DISTRICT ADMINISTRATIVE CITY OF WEST JAKARTA Anna Elisabeth Panjaitan
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 4, No.1 (2022): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.597 KB)

Abstract

Currently the civilization of human life in the world is changing very quickly and unexpectedly. Coupled with the Covid-19 Pandemic, that has completely changed the design of human life, it becomes more instability and uncertainty in all social life. As a result, uncertain economic conditions emerge, conditions that can change at any time, which causes the business world to be forced to change quickly to keep up with it.SMEs have always been proven to be able to survive in crisis. Even now, SMEs are one of the sectors that are relied upon in supporting the national economic recovery due to the Covid-19 pandemic. Therefore, it is very impossible if the Government ignores the importance of human resources development, especially MSME actors. SMEs are required to be able to work on market opportunities in domestic and international markets and be able to compete with other nations. This real phenomenon is an interesting thing to study, namely how the role of digital transformation in strengthening the ecosystem of SMEs actors so that they can optimally utilize digital facilities in the promotion of business products and even in the process of trade transactions.Right regulation of SMEs Development Policy is very much needed for SMEs at this time. Reformation is needed in SMEs development governance for service-oriented and cross-sectoral policies. For this reason, Jakpreneur is here to help provide solutions for these SMEs with development programs for skills and business independence. Jakpreneur is a collaboration between the DKI Jakarta Provincial Government, education actors,SMEs stakeholders and the people of DKI Jakarta.This research applies case studies with descriptive qualitative methods, which examines and reviews the optimization of digital literacy for SMEs actors of Jakpreneur program in West Jakarta PPKUKM Sub-department, especially the Kembangan District Unit, in order to enable it to adapt to this completely uncertain situation, and be able to remain stable and even more advanced in business, which finally can bolster the economic recovery.The results of the study show the lack of awareness of business actors about business legality, understanding of the importance of having a personal business license, formally named as Business Permit Numbers (NIB). There are also many SMEs actors who have not been able to show their potential and identity optimally, because they are still confined by structural, cultural, and their natural limitations/poverty.Socialization and collaboration are important keys that are expected to help educate the public about the importance of the program for business development, when now this socialization effort is still not massive enough to reach the MSMEs actors. Trainings or workshops given to participants which still general and theoretical, need to be equipped with hands-on practice on product development innovation techniques, and of course practical matters related to digital ecosystem support so that they can be implemented more intensely and in depth.Keyword : Empowering, Small Medium Entreprises, Public Service, Jakpreneur
Penyertaan Modal Negara Pada Badan Usaha Milik Negara di Perusahaan Umum (Perum) (Studi pada Perum Perhutani) Nuzul Fathyah; Tintin Sri Murtinah; Nurmita Sari
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2019): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2014, Perum Perhutani mendapatkan penambahan penyertaan modal negara yang berasal dari pengalihan saham milik Negara pada PT. Inhutani I, PT. Inhutani II, PT. Inhutani III, PT. Inhutani IV, dan PT. Inhutani V. Penambahan penyertaan modal negara seyogyanya dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan usaha perusahaan, namun tren pendapatan usaha Perum Perhutani setelah tahun 2014 mengalami penurunan hingga pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyertaan modal negara pada Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk Perusahaan Umum (Perum) khususnya di Perum Perhutani. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan telaah dokumen. Sedangkan teknik analisis data yang dipakai adalah pengolahan data mentah hasil wawancara dan bahan-bahan tertulis lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam aspek pemisahan kekayaan negara sudah dilaksanakan sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 44 tahun 2005. Aspek modal BUMN sudah dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah nomor 72 tahun 2010. Aspek tata kelola korporasi yang terdiri dari sub aspek transparansi, akuntabilitas dan kewajaran menunjukan bahwa Perhutani sudah transparan dalam mengelola perusahaan dengan melakukan pengungkapan informasi pada situs resmi dan beberapa akun media sosial, akuntabel yang dibuktikan dengan penyampaian laporan setiap tahun dan wajar karena memberikan perlakuan yang sama kepada pemilik modal dan seluruh pemangku kepentingan yang terkait.Kata Kunci: Penyertaan Modal Negara, Tata Kelola Korporasi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
DAMPAK STIMULUS PEMERINTAH UNTUK UMKM PADA ERA PANDEMI COVID-19 Nurmita Sari; Muhammad Rizki; Keisha Dinya Solihati
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 3, No.1 (2021): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.497 KB)

Abstract

Pandemi Covid 19 telah melanda dunia hingga sekarang sejak pertama kali ditemukannya pada Desember 2019. Pandemi ini menghantam negara Indonesia sejak bulan Maret 2020 dan masih berlanjut hingga tulisan ini dibuat. Dampak Pandemi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dirasakan sangat kuat, dimana pertumbuhan ekonomi diprediksi mengalami penurunan laju, bahkan dapat tumbuh sebesar negatif 0,4 pada skenario terburuk. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sejumlah program telah dicanangkan dan dijalankan pemerintah dalam bentuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang di dalamnya mencakup 123,4 triliun rupiah untuk perlindungan dan dukungan terhadap UMKM. Adapun pada bulan Juni 2020, tingkat penyerapan bantuan ini baru mencapai 0,2 % dari total pagu yang dianggarkan. Hal ini yang menjadi dasar penelitian kami dimana kami ingin meneliti apa saja kendala yang dihadapi dalam penyerapan stiulus ini, serta implementasinya terhadap para pelaku usaha. Penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa pemerintah telah meluncurkan program-program bantuan untuk menjaga keberlangsungan UMKM khususnya di masa pandemi. Adapun dalam pelaksanaannya, penggunaan bantuan ini baru mencakup sebagian kecil UMKM, hal ini dikarenakan beberapa kendala seperti mayoritas pengusaha sektor kecil belum terdaftar di dinas koperasi dan UKM, informasi mengenai stimulus belum menjangkau kebanyakan pengusaha kecil, tantangan literasi dan edukasi untuk para pelaku usaha, dan data mengenai UMKM belum terintegrasi dan tersebar secara lengkap. Untuk lebih lanjutnya, penelitian ini dapat dilanjutkan dengan evaluasi tingkat keefektifan dan keakuratan program bantuan terhadap para pelaku UMKM.Kata Kunci: Stimulus, UMKM, Pandemi, Pemulihan Ekonomi Nasional
INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS ELEKTRONIK DI DPM PTSP KOTA BANDUNG Rindri Andewi Gati
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 4, No.1 (2022): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.713 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis inovasi pelayanan berbasis elektronik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tipologi inovasi, pelayanan publik, dan e-government. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif. Penelitian bertempat di DPM-PTSP Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tipologi inovasi dari Muluk, pelayanan perizinan di DPM-PTSP Kota Bandung menunjukkan adanya inovasi pelayanan publik. Dari sisi inovasi produk, pengantaran dokumen sampai ke pemohon merupakan hal baru dan tidak ada dalam prosedur lama. Inovasi proses mengedepankan proses yang minim penggunaan kertas, terintegrasi, dan serba daring. Inovasi metode pelayanan dilihat dari pelayanan berbasis web dan aplikasi gawai yang dapat diakses dengan mudah. Inovasi strategi kebijakan ditunjukkan dengan adanya deregulasi sebagai jaminan perlindungan hukum. Inovasi sistem ditunjukkan dengan adanya penataan ulang dan pemakaian sistem elektronik mmbuat aspek tugas dan tanggung jawab menjadi lebih jelas. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi lesson learned bagi pemerintah daerah lain dalam implementasi SPBE sehingga dapat meningkatkan kualitas implementasi SPBE di pemerintah daerahnya masing-masing.Kata Kunci: inovasi, pelayanan publik, pelayanan perizinan elektronik
Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Bank Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perbankan yang Terdaftar di BEI Muhammad Rizki
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2019): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meneliti bagaimana pengaruh Rasio Kecukupan Modal, Rasio Kredit Bermasalah, Rasio Pengembalian Aset, Rasio Pinjaman terhadap Deposito terhadap pertumbuhan laba yang mencerminkan kinerja bank yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang telah dikumpulkan oleh lembaga pengumpul data dan dipublikasikan kepada masyarakat pengguna data. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari bank go public di Bursa Efek Indonesia. Setelah melewati tahap purposive sample, maka dari total populasi sebanyak 37 bank, hanya terdapat 23 bank yang memenuhi semua kriteria sebagai sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Rasio Kecukupan Modal, Rasio Pengembalian Aset, Rasio Kredit Bermasalah dan Rasio Pinjaman terhadap Deposito secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan Rasio Kecukupan Modal berpengaruh signifikan positif terhadap variabel pertumbuhan laba, Rasio Kredit Bermasalah tidak berpengaruh signifikan negatif terhadap variabel pertumbuhan laba, Rasio Pengembalian Aset berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba Rasio Pinjaman terhadap Deposito tidak berpengaruh signifikan negatif terhadap variabel pertumbuhan laba.Kata Kunci: Rasio Kecukupan Modal, Rasio Kecukupan Modal, Rasio Kredit Bermasalah, Rasio Pengembalian Aset, Rasio Pinjaman terhadap Deposito, Pertumbuhan Laba
PENYELESAIAN KREDIT MACET KUR (KREDIT USAHA RAKYAT) DI MASA PANDEMIC COVID-19 PADA BANK NEGARA INDONESIA (BNI) WILAYAH JAKARTA KOTA MULAI PENERBITAN TAHUN 2021 Novita Novita; Keisha Dinya Solihati
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 3, No.2 (2021): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.335 KB)

Abstract

Perekonomian yang semakin maju menuntut masyarakat untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin berkembang sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan hal ini sebagai peluang usaha dengan membuka usaha-usaha baru dengan mengikuti trend yang ada. Dalam memulai usaha banyak masyarakat yang kekurangan modal sehingga melakukan pinjaman secara kredit kepada bank.  Bank selaku penyelenggara peminjaman modal memiliki ketentuan yang harus di penuhi oleh masyarakat sebelum memberikan pinjaman kredit, salah satunyaa Bank Negara Indonesia (BNI) Bank Umum Milik Negara yang mempunyai fasilitas peminjaman kredit  yang diberikan dengan bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan masyarakat seperti: KPR, KUR dan lain-lain. Peminjaman secara kredit yang diberikan tidak semuanya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan apalagi pada saat sekarang ini adanya wabah Covid-19 yang terjadi masyarakat yang berdampak pada perekonomian masyarakat sehingga menyebabkan masyarakat tidak mampu melakukan pembayaran kreditnyaa, dan membuat adannya kredit macet kepada pihak bank, tetapi bank yang memberikan pinjaman kredit kepada nasabah memberikan cara untuk penyelesianan  ketentuan yang dapat diikuti masyarakat  untuk menyelamatkan kredit macet antara lain:Rescheduling, Reconditioning, Restrukturisasi, kombinasi dan Penyitaan jaminan dengan tujuan agar sama-sama  mendapatkan keuntungan dari kedua belah pihak meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan permasalahan dan hambatan yang terjadi. Kata Kunci: Penyelesaian, Kredit Macet, Pandemic Covid-19
BANK WAKAF MIKRO SEBAGAI JEMBATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT INDONESIA Budi Priyono
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 3, No.1 (2021): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.943 KB)

Abstract

Ketidakmeratan pertumbuhan ekonomi di Indonesia membuat gap kemiskinan antar pulau di Indonesia begitu terlihat. Hadirnya BWM diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam mengentaskaskan dan mengurangi kemiskinan serta sebagai jembatan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang lebih baik. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana peran BWM sebagai jembatan ekonomi masyarakat? Apa yang dilakukan BWM untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemisikinan? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BWM sebagai jembatan ekonomi masyarakat dan kendala yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Untuk mendapatkan semua informasi yang berkaitan dengan masalah penelitian, peneliti menggunakan teknik studi dokumen dalam mengumpulkan data. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, menyusun dan menginterpretasikan data kemudian membuat kesimpulan. Berdasarkan data dari BMW per juli 2021 sudah terbentuk 60 MWM yang tersebar diseluruh Indonesia. Jumlah pembiayaan kumulatif yang sudah dikeluarkan adalah sebesar Rp.69,3 Milyar dengan jumlah 46,2 ribu nasabah dan 4,8 kumpi. Hanya saja persebaran BWM tidak merata diseluruh pulau di Indonesia, dimana 45 BWM diantaranya terdapat di pulau jawa. Hal ini merupakan tantangan bagi Pemerintah Indonesia agar peran BWM sebagai jembatan pengentasan kemiskinan masyarakat tidak hanya terfokus di Pulau Jawa, tetapi juga pulau-pulau lainya sehingga dapat merata diseluruh Indonesia.Kata Kunci: BWM dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

Page 1 of 3 | Total Record : 22