cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
MODEL PEMBELAJARAN PEMBIASAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI DAN AKHLAK MULIA PADA PESERTA DIDIK MI NU TARBIYATUL ISLAM LORAM WETAN JATI KUDUS TAHUN 2021/2022 ZAZUK MARDLIYAH
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.722 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.495

Abstract

Penelitian ini untuk mengungkap mengetahui: (1) Pelaksanaan model pembelajaran pembiasaan dalam pembentukan karakter Islami dan akhlak mulia pada peserta didik MI NU Tarbiyatul Islam Loram Wetan Jati Kudus. (2) Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan model pembelajaran pembiasaan dalam pembentukan karakter Islami dan akhlak mulia peserta didik MI NU Tarbiyatul Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pembelajaran pembiasaan dalam membentuk karakter islami dan akhlak mulia oleh peserta didik MI NU Tarbiyatul Islam Loram Wetan Jati Kudus meliputi guru merencanakan adanya peraturan agar bisa terkontrol dan berjalan dengan baik, serta peningkatan mutu pembelajaran siswa. Selain itu pengarahan tentang perilaku baik kepada siswa agar tidak melanggar peraturan, dan pemberian nasehat. Begitu juga penanaman kedisiplinan, memberikan pembinaan agar memperbaiki dan meningkatkan budi pekertinya, guru senantiasa menghimbau kepada siswa untuk menjaga perilakunya, dan menetapkan tata tertib bagi siswa untuk selalu memperbaiki dan sopan terhadap semua orang. Setelah memahami antara perilaku baik maka siswa didanjurkan untuk senantiasa melakukan perilaku baik. (2) Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan model pembelajaran pembiasaan dalam pembentukan karakter Islami dan akhlak mulia peserta didik MI NU Tarbiyatul Islam Loram Wetan Jati Kudus yakni peran guru yang senantiasa memberi arahan dan bimbingan siswa menjadi anak yang bermoral, pemberian contoh baik juga kisah teladan dari tokoh Islami. Selain itu anjuran untuk menerapkan dalam kegiatan sehari-hari demi tertanamnya kebiasaan yang baik yaitu guru sebagai selalu menjaga dan merawat anak, harus berperan aktif dalam memantau siswa, juga senantiasa memberi arahan dan bimbingan dalam belajarnya agar karakter siswa menjadi anak yang bermoral baik dan sopan terhadap semua orang. Faktor pendukungnya yaitu kesadaran adanya akhlak yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, peran guru dalam sekolah, pengaruh alat komunikasi yang digunakan dengan baik, mau mengambil teladan yang baik, dan selalu menghormati orang tua, guru dan semua orang. Sedangkan faktor penghambatnya ini tidak adanya perubahan dari tingkah laku siswa setelah pembelajaran, kurang perhatian dan motivasi dari orang tua, pengarahan guru yang tidak diterima dengan baik oleh siswa, juga keterkaitan siswa yang belum bisa merubah sikapnya dan sering melanggar aturan sekolah. Selain itu pengaruh teman yang kurang baik, dan kurangnya kesadaran dalam berakhlakul karimah.
PEMANFAATAN MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA MTs KELAS VII SASTRIVIANA WAHYU SWARININGTYAS
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.769 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.496

Abstract

Best Practice disusun dengan tujuan untuk memaparkan hasil terbaik berupa keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA dengan memanfaatkan modul pembelajaran IPA berbasis eksperimen. Praktik terbaik dilaksanakan di MTs Negeri 6 Tangerang mulai dari tanggal 14 Oktober-14 November 2019. Siswa yang terlibat adalah siswa kelas 7.4, 7.5, dan 7.6 dengan total 107 siswa. Modul pembelajaran digunakan sebagai panduan ketika siswa melakukan eksperimen pada materi Larutan Asam dan Basa. Dilakukan penilaian yang meliputi aspek keterampilan dan kognitif. Hasil penilaian keterampilan menunjukkan bahwa dari 107 siswa, 85 siswa atau 79,4% mendapatkan skor 4 dan 16 siswa atau 14,9% mendapatkan skor 3, serta tidak ada yang mendapatkan skor 2 dan 1 . Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Sedangkan untuk penilaian kognitif berupa evaluasi posttest menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dibandingkan hasil pretest.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI HIMPINAN RUSTINI RUSTINI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.947 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.497

Abstract

Hasil belajar Matematika siswa SMP Negeri 178 Jakarta masih rendah dan siswa kurang memahami konsep matematika. Rendahnya hasil belajar Matematika siswa SMP Negeri 178 Jakarta disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya adalah: 1) siswa masih kurang dalam pemahaman konsep matematika; 2) siswa kurang aktif dan kreatif dalam pembelajaran Matematika.dan 3) penggunaan metode pembelajaran yng kurag tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematka siswa pada materi Himpunan . Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 178 Jakarta dan dilaksanakan pada bulan Agustus s/d Oktober 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 3 siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan.Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanan, pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis deskriptif data berupa tes formatif. Manfaat penelitian ini siswa dapat memahami pentingnya memiliki kemampuan penguasaan konsep pada materi Himpunan. Dari hasil analisis tes formatif menunjukkan nilai rata-rata pada siklus I 66,4 dengan ketuntasan 58,33%, pada silus II nilai rata-rata 71,94 dengan ketuntasan 72,20%, dan pada siklus III nilai rata-rata 78,89 dengan ketuntasan belajar 91,66%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar akan bermakna jika anak mengalami sendiri apa yang dipelajari dan adanya kerja sama dalam kelompok memudahkan siswa dalam memahami konsep maka model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD mampu meningkatkan hasil belajar matematika pada materi Himpunan dan dapat menciptakan pembelajaran aktif inovatif kreatif dan menyenangkan.
STRATEGI MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SELAMA PANDEMI DENGAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA MAPEL DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA IMELDA TITO
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.822 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X TITL A SMK Negeri 1 Bontang dengan memanfaatkan aplikasi google classroom sebagai salah satu strategi pembelajaran selama pandemi Covid-19 pada materi menentukan peralatan ukur listrik untuk mengukur besaran listrik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Strategi pembelajaran yang digunakan dengan memanfaatkan aplikasi google classroom. Kelebihan dari aplikasi ini adalah dapat mempermudah guru dalam mengelola pembelajaran dan menyampaikan informasi secara tepat dan akurat kepada peserta didik. Hasil dari penelitan ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi berupa aplikasi google classroom selama pandemi Covid-19 dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi usaha dan energi kelas X TITL A SMK Negeri 1 Bontang dibuktikan dengan hasil tes pada akhir siklus I terdapat 6 peserta didik dengan persentase ketuntasan sebesar 18% dan mengalami peningkatan persentase ketuntasan pada siklus II sebesar 94% dari 31 peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa target persentase ketuntasan peserta didik telah melebihi dari nilai batas minimal.
PENGGUNAAN METODE INKUIRI DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI INDUKSI MAGNETIK SISWA KELAS IXG SMPN 1 POGALAN ENDRI TRIWAHYUNI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.062 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.499

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IXG SMPN 1 Pogalan dalam memahami materi Induksi magnetik melalui metode inkuiri. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang terdiri dari 4 tahapan, dimana masing masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Data hasil belajar siswa dalam memahami materi Induksi magnetik dikumpulkan dengan menggunakan alat tes tulis. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IXG SMP Negeri 1 Pogalan, Trenggalek dalam materi induksi magnetik. Secara kuantitatif terjadi peningkatan hasil belajar siswa materi induksi magnetik dari siklus I sebesar 62,13 dengan ketuntasan klasikal sebesar 63,33% ke siklus II nilai rata-rata sebesar 95,67 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Hasil ini menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman siswa dalam materi induksi magnetik sebesar 36,67%. Dengan demikian, penerapan Metode Inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IXG SMP Negeri 1 Pogalan Semester 2 Tahun Pelajaran 2019-2020.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN FIQIH BERBASIS LEMBAR KERJA SISWA DI MI NU MIFTAHUL FALAH PASURUHAN KIDUL JATI KUDUS TAHUN 2021/2022 LINA NOFITA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.1 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.500

Abstract

Penelitian ini untuk mengungkap mengetahui: (1) Penggunaan Lembar Kerja Siswa dalam pembelajaran fiqih di MI NU Miftahul Falah Pasuruhan Kidul Jati Kudus. (2) Kualitas pembelajaran fiqih dengan menggunkan Lembar Kerja Siswa di MI NU Miftahul Falah Pasuruhan Kidul Jati Kudus (3) Pelaksanaan penjaminan mutu pembelajaran fiqih dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa di MI NU Miftahul Falah Pasuruhan Kidul Jati Kudus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan lembar kerja siswa dalam pembelajaran fiqih di MI NU Miftahul Falah Pasuruhan Kidul Jati Kudus yaitu guru mengawali dengan materi fiqih yang ada dalam lembar kerja siswa, dan siswa memperhatikan. Selain itu lembar kerja siswa yang dipakai harus sesuai dengan kesepakatan MGMP, KKG guru (fiqih), dan disesuaikan pada kurikulum. Selain itu masing-masing guru memperoleh keleluasaan untuk mengembangkan materi fiqih setiap kelasnya yang diajarkan dengan melihat aspek kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran fiqih. (2) Kualitas pembelajaran pembelajaran fiqih dengan lembar kerja siswa di MI NU Miftahul Falah Pasuruhan Kidul Jati Kudus yakni siswa mampu mengambil kandungan arti dari ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan materi, mampu menerapkan sikap terpuji, mengembangkan pola pikir siswa, siswa mampu menggunakan media pembelajaran (lembar kerja siswa) yang efektif, mampu menularkan pengetahuannya kepada teman lain, meningkatkan kecerdasan dalam memahami materi agama serta mampu meraih nilai yang memuaskan dalam evaluasi, dan menguasai pemahaman materi fiqih, juga out put siswa dapat mempertebal keimanan dan ketaqwaan. (3) Pelaksanaan penjaminan mutu pembelajaran fiqih dengan menggunakan lembar kerja siswa di MI NU Miftahul Falah Pasuruhan Kidul Jati Kudus yakni guru mampu mengoptimalkan pembelajaran dikelas, mengajak siswa memahami materi yang ada di lembar kerja siswa, mengedepankan ide-ide demi perkembangan pendidikan, mereka memiliki perhatian dan menghargai waktu dalam menyampaikan materi, mengembangkan penjelasan sesuai dengan materi, memberi kesempatan bertanya atau berdiskusi terkait materi yang dibahas, memberikan pencapaian target materi dalam pembelajaran, fokus dalam mengajar agar lebih baik dan lebih kreatif dalam mengajar, dan mengerjakan evaluasi yang ada di lembar kerja siswa.
BEST PRACTISE PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH LITERAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS AWAL SITI AMINAH
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.407 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.517

Abstract

Kegiatan membaca sangat penting dikelas awal. Di kelas awal siswa BELAJAR MEMBACA, sedangkan siswa kelas tinggi MEMBACA UNTUK BELAJAR. Ketika siswa terkendala membaca di kelas awal, dia akan selalu tertinggal di jenjang berikutnya. Membaca adalah ketrampilan yang harus diajarkan, tidak bisa sendiri. Mengajarkan membaca perlu strategi dan pendekatan kreatif dan inovatif agar siswa mempunyai minat baca, terdorong untuk memperhatikan, merasa tertarik dan senang terhadap aktivitas membaca, sehingga malakukan aktivitas membaca dengan kemauanya sendiri. Best Practise ini mengkaji cara sekolah menggunakan strategi dan pendekatan kreatif dengan menciptakan lingkungan sekolah yang literat, indah, nyaman dan ramah, serta perlengkapan/media yang menarik, aktivitas yang menyenangkan memotivasi membaca siswa. Lingkungan sekolah dan kelas yang kaya dengan media kebahasaan dan cetakan serta sudut baca, media pembelajaran kreatif inovatif literasi dengan tutup botol, bigbook, dan tabel interaktif berupa jurnal literasi dan bintang baca. Tujuan dibuatnya best practise ini adalah mendeskripsikan pengalaman penulis dalam menciptakan lingkungan sekolah literat dan media pembelajaran literasi untuk menumbuhkan minat baca. Harapan yang ingin dicapai, semoga kegiatan membaca menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan bagi anak, terutama dikelas pemula. Membiasakan membaca dikelas awal/pemula bisa menjadi pembiasaan saat ia dewasa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI BULU TANGKIS UNTUK SISWA KELAS XII.MIPA.4 SMAN 3 MUARO JAMBI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ARNAWATI ARNAWATI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.435 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar bulu tangkis materi smash melalui penerapan media Video dan variasi pembelajaran pada siswa kelas XII.MIPA.4 SMA Negeri 3 Muaro Jambi Provinsi Jambi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Muaro Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindak kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII.MIPA.4 tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 32 orang diantaranya tediri dari 18 siswa putra dan 14 siswa putri. Dari hasil data awal yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan smash bola voli masih rendah yaitu 8 siswa (25%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 24 siswa (75%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Selanjutnya diberi pembelajaran smash melalui penerapan media Video dan variasi pembelajaran. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Dari tes hasil belajar siklus I diperoleh 19 siswa (60%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 13 siswa (40%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata rata 74,12. Pada siklus II hasil belajar smash bulu tangkis yaitu 27 siswa (85%) yang mencapai tingkat ketuntasan belajar. Sedangkan 5 siswa (15%) belum mencapai tingkat ketuntasan dalam belajar. Nilai rata ratanya 85,31. Maka diketahui bahwa peningkatan nilai rata rata dari siklus I dan siklus II sebesar 25%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa melalui penerapan media Video dan variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar smash bulu tangkis pada siswa kelas XII.MIPA.4 SMA Negeri 3 Muaro Jambi.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 9 KOTA JAMBI KASIMAN LIMBONG
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.345 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.532

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif matematika yang berkualitas dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika dan mendeskripsikan seberapa baik kualitas perangkat pembelajaran matematika yang dihasilkan. Kriteria kualitas yang digunakan mengacu pada kriteria Nieveen, yaitu valid, praktis dan efektif. Materi yang dikembangkan adalah materi Geometri Ruang. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development research). Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall. Tahap-tahap yang dilalui sampai diperoleh multimedia pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif adalah analisis kebutuhan dan perumusan tujuan, desain/pengembangan produk, uji coba, revisi dan kajian produk akhir. Uji coba yang dilakukan meliputi ujicoba ahli/validasi ahli (expert judgement), uji coba kelompok kecil (small group try-out) dan uji coba lapangan (field try-out). Uji coba lapangan (field try-out) dilakukan pada dua kelas XII IPS 3 & 4 di SMA Negeri 9 Kota Jambi tahun pelajaran 2019/2020. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, angket motivasi dan tes hasil belajar. Penelitian ini menghasilkan multimedia pembelajaran matematika yang berkualitas dan layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran matematika yang dikembangkan valid, praktis dan efektif.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY PADA SMAN 9 KOTA JAMBI TIGWANDI TIGWANDI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.486 KB) | DOI: 10.51878/teacher.v1i1.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana gambaran motivasi belajar geografi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Guided Discovery di kelas XII SMA Negeri 9 Kota Jambi. 2) mengetahui peningkatan motivasi belajar geografi dengan menggunakan model pembelajaran Guided Discovery di kelas XII SMA Negeri 9 Kota Jambi. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS-2 SMA Negeri 9 Kota Jambi yang berjumlah 35 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini Terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Pertemuan ke-1 dan ke-2 merupakan pemberian materi dan pertemuan ke-3 adalah evaluasi akhir siklus. Motivasi penelitian ini menunjukkan 1) Rerata motivasi belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Guided Discovery adalah 40,67. Kemudian meningkat setelah penerapan model pembelajaran Guided Discovery pada siklus I sebesar 63,267 termasuk dalam kategori sedang, dan pada siklus II sebesar 75,33 juga termasuk dalam kategori sedang dengan persentase peningkatan 13,79%. 2) Motivasi observasi aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar juga terjadi peningkatan, pada siklus I pertemuan pertama sebesar 60,14% kemudian mengalami peningkatan pada pertemuan kedua sebesar 68,88%. Pada siklus II pertemuan ke-1 sebesar 70,83% dan mengalami perubahan pada pertemuan ke-2 sebesar 78,47% termasuk dalam kategori “sangat aktif”.

Page 1 of 10 | Total Record : 98