cover
Contact Name
Najmi Fuady
Contact Email
d3ipii_pustakarya@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285346921710
Journal Mail Official
najmifuady@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/pustakakarya/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 20895216     EISSN : 27237699     DOI : 10.18592/pk.v9i1.5141
Jurnal ini menerbitkan artikel dengan topik Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Terbit setiap 2 kali dalam satu tahun di bulan Juni dan Desember.
Articles 25 Documents
IMPLEMENTASI MODEL EVALUASI CIPP PADA PELAKSANAAN PROGRAM KELOMPOK BELAJAR TBM LESHUTAMA ERA PANDEMI COVID-19 Yolanda Adellia; Arin Prajawinanti
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 9, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.092 KB) | DOI: 10.18592/pk.v9i2.5516

Abstract

Pendahuluan. Awal tahun 2020 pemerintah Indonesia membuat kebijakan baru terkait sistem pembelajaran di era pademi covid-19, yang mulanya tatap muka menjadi sistem daring. Hal tersebut menimbulkan kendala dalam proses belajar seperti perlunya bimbingan dan fasilitas penunjang belajar. Penelitian ini bermaksud mengevaluasi pelaksanaan program kelompok belajar yang diselenggarakan TBM Leshutama selama pandemi covid-19 berdasarkan model evaluasi CIPP. Model evaluasi CIPP berfokus pada 4 komponen; 1) evaluasi konteks 2) evaluasi masukan 3) evaluasi proses 4) evaluasi hasil.Metode Penelitian. Jenis pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dan studi literatur, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi.Analisis Data. Menganalisis data dengan proses pengumpulan, pemilahan, pengklasifikasian ,membuat ikhtisar, dan membuat indeks serta menggali hubungan sumber primer dan sumber sekunder pada penelitian.Hasil dan Pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berdasarkan; 1) evaluasi konteks, berjalan sesuai harapan. Pengelola menjadi fasilitator dan moderator dalam pelaksanaan program kelompok belajar. 2) evaluasi masukan, pengelola termudahkan dalam pengambilan keputusan terkait perbaikan pelaksanaan program melalui feedback dari pengguna TBM Leshutama 3) evaluasi proses, terdapat kendala dalam penerapan protokol kesehatan, pengguna sering lalai untuk menerapkan gerakan 3 M yaitu memakai masker dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak. 4) evaluasi hasil, menjelaskan kegiatan kelompok belajar di TBM Leshutama di era pandemi dapat dilaksanakan dengan baik.Kesimpulan. Segi evaluasi hasil menunjukan pelaksanaan program kegiatan kelompok belajar di TBM Leshutama efektif untuk dilaksanakan, program kegiatan kelompok belajar mampu menjadi solusi bagi masyarakat setempat yang membutuhkan bimbingan dalam belajar pada masa pandemi covid
MEMBANGUN KOLEKSI TAMAN BACAAN MASYARAKAT YANG BERBASIS INKULSI SOSIAL (BUILDING PUBLIC PARK READING COLLECTION BASED ON SOCIAL INQUIRY) Yunus Winoto; Sukaesih Sukaesih
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.324 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3709

Abstract

AbstractCollections in the implementation of library activities including community reading parks have a very important role because one of the goals of users coming to the library is to look for collections. Therefore, to build a quality collection and oriented to the needs of users, it is necessary to develop a collection. The purpose of this research is to find out collection development activities which include the stages of analyzing user needs, selection policies, selection of library materials, procurement of library materials, weeding library materials and evaluating collection development. The location of this research was conducted in eight (8) community reading parks in West Bandung Regency. The method used in this study uses qualitative methods with the type of phenomenological research. The collection technique is carried out through observation, interviews and through literature study. Based on the results of the study note that the stages of collection development carried out by the managers in the community reading park (TBM) of West Bandung Regency only at the stages of analysis of user needs, selection and procurement of library materials. Whereas the collection policy stage has not been done in writing because the data collection source is also from the manager and the amount is also limited, for weeding activities so far have not been done because the number of collections and for evaluation activities are only done by asking questions about the availability of collections needed by users. However, in developing a collection of TBM managers provide space and open access for users to provide input in providing the collection needed.Keywords: collection, collection development, social inclusion, community reading parks.AbstrakKoleksi dalam kegiatan penyelenggaraan perpustakaan termasuk taman bacaan masyarakat memiliki peranan yang sangat penting karena salah satu tujuan pengguna datang ke perpustakaan adalah untuk mencari koleksi. Oleh karena untuk membangun koleksi yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pengguna perlu dilakukan pengembangan koleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai kegiatan pengembangan koleksi yang meliputi tahapan analisis kebutuhan pengguna, kebijakan seleksi, seleksi bahan pustaka, pengadaan bahan pustaka, penyiangan bahan pustaka serta evaluasi pengembangan koleksi. Lokasi penelitian ini dilakukan pada delapan (8) taman bacaan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan dilakukan dilakukan melalui observasi, wawancara serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tahapan pengembangan koleksi yang dilakukan para pengelola di taman bacaan masyarakat (TBM) Kabupaten Bandung Barat hanya pada tahapan analisis kebutuhan pengguna, seleksi dan pengadaan bahan pustaka. Sedangkan untuk tahapan kebijakan koleksi belum dilakukan secara tertulis karena sumber pendataan juga dari pengelola dan jumlahnya juga terbatas, untuk kegiatan penyiangan selama ini belum dilakukan karena jumlah koleksi serta untuk kegiatan evaluasi hanya dilakukan dengan mengajukan pertanyaan mengenai ketersediaan koleksi yang dibutuhkan para pengguna. Namun demikian dalam melakukan pengembangan koleksi pengelola TBM memberikan ruang dan akses yang terbuka bagi pengguna dalam memberikan masukan dalam penyediaan koleksi yang dibutuhkan.Kata Kunci : koleksi, pengembangan koleksi, inklusi sosial, taman bacaan masyarakat. 
Model Perilaku Pencarian Informasi (Analisis Teori Perilaku Pencarian Informasi Menurut David Ellis) Rendi Purnama
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 9, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.124 KB) | DOI: 10.18592/pk.v9i1.5158

Abstract

Introduction. This paper will discuss about information seeking behavior. Information is the target that is sought after by all people. The amount of information becomes a necessity for humans. This information need refers to the public or users who really need information. Information needs can be used for all circles without exception. From this information need, information seeking behavior will arise as a means of seeking information to obtain the information you want to find. Behavior Information behavior is a pattern of human behavior in terms of the nature of information, both in the involvement of using and in the search for information. The behavior referred to here is how a person gets information through his behavior.Data Collection Methods. The method used in this paper is literature study where the data sources of this paper are books, magazines, journals and references related to information seeking behavior according to David Ellis so that it can be analyzed carefully. The process of collecting data goes through 3 processes, namely editing, organizing and findingData Analysis In this paper, the author analyzes the data using the opinion or theory of David Ellis in information seeking behavior as the main referenceResults and Discussion. Information seeking behavior according to David Ellis has several characteristics including starting as the initial stage in information search, chaining which is the stage to browse literature through quotes from books or journals, browsing which is the tracing stage, differentiating which is the screening stage of the sources obtained.,monitoring as a means of monitoring developments, extracting as a means of continuing the search, verifying which is the stage of checking the information that has been obtained, and finally ending as a cover for searching and searching for information.Conclusion. Based on the findings, David Ellis shows that  there are 8 characteristics of information seeking behavior, namely starting chaining browsing, differentiating monitoring, extracting, verifying ending.
Pengaruh kebijakan physical distancing dan memakai masker di era new normal terhadap kualitas layanan sirkulasi UPT Perpustakaan Nasional Bung Karno Blitar Mochamad Afikul Ihsan; Arin Prajawinanti
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 10, No 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.062 KB) | DOI: 10.18592/pk.v10i1.6190

Abstract

Pendahuluan. Pada permulaan tahun 2020 negara Indonesia dihadapkan sebuah fenomena baru akibat dampak dari hadirnya virus covid 19. Virus covid 19, banyak berpengaruh terhadap banyak sektor kehidupan tanpa terkecuali dunia perpustakaan. Terdapat berbagai macam layanan yang ada di Perpustakaan Nasional Bung Karno, di antaranya layanan sirkulasi yang sangat erat berkaitan dengan pemustaka. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan apakah ada pengaruh antara peraturan physical distancing dan pemakaian masker ini di  era new normal terhadap kualitas layanan sirkulasi yang disediakan oleh di Perpustakaan Nasional Bung Karno Blitar.Metode penelitian. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 72 responden yang dipilih secara accidental sampling.Data analisis. Langkah-langkah analisis data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Penggunaan statistik deskriptif ini bertujuan untuk menggambarkan data yang telah terkumpul, mendeskripsikan data sampel penelitian dan melakukan uji hipotesis dengan uji statistik. Penyajian data dalam penelititan ini dibuat dalam bentuk tabel dan diagram. Perhitungan uji statistik menggunakan SPPS versi 21 untuk membantu proses penelitian.Hasil dan Pembahasan. Kebijakan physical distancing di era new normal berpengaruh signfikan pada kualitas layanan sirkulasi di Perpustakaan Nasional Bung Karno Blitar dengan nilai thitung sebesar 4,773 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,159. Penerapan aturan berjaga jarak memberikan pengaruh terhadap pemustaka yaitu pengunjung yang terlihat lebih sedikit dibanding sebelum pandemi dan pelayanan kepada pemustaka memerlukan waktu yang lebih lama. Selain itu sistem layanan di perpustakaan menganjurkan pemustaka untuk memilih bahan koleksi yang mereka butuhkan secara tidak langsung. Sistem pelayanan tersebut tentu akan mengurangi keleluasaan pemustaka dalam mencari apa yang mereka perlukan. Sedangkan untuk kebijakan pemakaian masker tidak berpengaruh terhadap kualitas layanan sirkulasi di UPT Perpustakaan Nasional Bung Karno Blitar, dengan perolehan  nilai thitung sebesar -0,880 dengan ttebel sebesar 0,1235 dan nilai koefisien determinasi sebesar -0,117.Kesimpulan dan Saran. Kebijakan physical distancing yang diterapkan oleh UPT Perpustakaan Nasional Bung Karno Blitar memberikan pengaruh terhadap kualitas layanan sirkulasi yang mana dalam hal ini proses pelayanan yang diberikan oleh perpustakaan mendapat respon yang kurang baik dari pemustaka, hal ini dikarenakan dengan adanya perubahan model sistem sirkulasi memberikan dampak pelayanan yang dilakukan menjadi lebih lama dari biasanya. 
Perpustakaan Digital, Koleksi Digital dan Undang-Undang Hak Cipta Siti Wahdah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.692 KB) | DOI: 10.18592/pk.v8i2.5132

Abstract

Preliminary. Librarians as digital library managers need to pay attention to issues related to digital collections, including legal and regulatory issues related to intellectual property rights or copyrights related to taking and making digital collections and plagiarism.Method. This research is a qualitative type with a descriptive approach. The data was obtained using a literature study technique by searching the latest journal articles and books.Data analysis. By using four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and the last step is drawing conclusions and verification.Results and Discussion. In connection with the copyright, in accordance with the provisions of the library legislation, in carrying out the task of digitizing the collection, there will be no problem and conflict with the legal provisions of copyright as long as the purpose is only for educational and research purposes, and not for commercial purposes.Conclusion. Libraries as information processing institutions can make institutional regulations to address copyright issues related to legal issues such as regulations: Deposit Trade-Secrecy, Copy Left, Doktrin Fair Use.
ANALISIS METODE EVALUASI KOLEKSI SEBAGAI ACUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KOLEKSI (UPT Balai Informasi Teknologi LIPI dan Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon) Rahmani Yusuf
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 9, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.883 KB) | DOI: 10.18592/pk.v9i2.3398

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode evaluasi koleksi yang bisa diterapkan dalam proses pengembangan koleksi di perpustakaan. Metode evaluasi koleksi yang dikemukakan dalam pembahasan ini, yaitu collection-centered yang diterapkan oleh Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada prosesnya dengan melakukan tiga jenis, yaitu pencocokan pada daftar (list checking), pendapat pakar serta berdasarkan standar koleksi. Kemudian Pemetaan yang diterapkan oleh perpustakaan UPT BIT-LIPI dalam prosesnya melewati proses pada koleksi yang berdasarkan koleksi pada jenis, tahun terbit, subyek, dan bahasa.  Metode penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang mana data diperoleh dari buku, jurnal, artikel, majalah, serta referensi karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan pengembangan dan evaluasi koleksi. Terdapat 3 tahapan dalam proses pengumpulan data yaitu editing, organizing, dan findingData analisis. Analisis data yang digunakan pada tulisan ini menggunakan teori atau pendapat Edwards. G. Evans dalam pengembangan dan evaluasi koleksi perpustakaan, sehingga dalam proses analisa untuk mencari kebenaran melalui pendapat ahli bisa dijadikan sebagai acuan.Hasil dan Pembahasan. Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggunakan evaluasi berdasarkan metode collection-contered. Yang terdapat tiga jenis di dalamnya, yaitu pencocokan pada daftar yang sudah dibuat oleh pustakawan sebelumnya, lalu meminta pendapat pakar baik kepada dosen setempat ataupun orang yang memiliki keahlian dibidang tertentu dan berdasarkan standar koleksi. Sedangkan perpustakaan UPT Balai Informasi Teknologi LIPI mengevaluasi koleksi dengan menerapkan cara pemetaan pada koleksi yang biasa digunakan perpustakaan UPT BIT-LIPI mengimplikasikan dua fitur yaitu berbasis dengan koleksi dan berbasis kepada pengguna. Cara ini berfokus pada jenis koleksi, tahun terbit, bidang atau subjek, dan bahasa.Kesimpulan dan Saran. Masih belum ada metode evaluasi koleksi yang cukup dengan sendirinya, lalu pendekatan gabungan atau kombinasi dari berbagai macam metode adalah yang paling efektif sampai saat ini. Sehingga dengan melakukan gabungan dari beberapa metode tadi sangat diharapkan nantinya dapat mengasilkan masukan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung perpustakaan.
REPRESENTASI PERPUSTAKAAN DAN PUSTAKAWAN DALAM FILM SERIAL ANIMASI UPIN IPIN “AKU SEBUAH BUKU: Analisis Semiotik pada Serial Animasi Upin Ipin “Aku Sebuah Buku” Prisca Budi Juvitasari
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.207 KB) | DOI: 10.18592/pk.v7i15.3710

Abstract

AbstractFilm is a media representation that can describe something, including a library. Assessing library representation media such as film would be significant to know libraries concept in communities. This study describes the representation of libraries and librarians in the animated series Upin and Ipin: I’m a Book. This study uses descriptive qualitative research using semiotic analysis using the Charles Sanders Peirce model, which aims to describe the representation of libraries and librarians in films with the principles of reality and representation. The conclusion of this study explains that the library is described as a crowded place with various types of visitors. While the librarian is described as being angry when he sees books placed out of place, but still friendly when serving visitors using conventional systems. Keywords: Library, representation, librarian, animated series AbstrakFilm merupakan suatu media representasi untuk menggambarkan sesuatu termasuk perpustakaan. Representasi perpustakaan dalam media seperti film menjadi penting untuk dapat mengetahui konsep perpustakaan yang berada dalam pikiran masyarakat. Penelitian ini menjelaskan tentang representasi perpustakaan dan pustakawan dalam film serial animasi Upin dan Ipin “Aku Sebuah Buku”. Teknik penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotik teori Charles Sanders Peirce yang bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perpustakaan dan pustakawan yang ada dalam film dengan menggunakan prinsip realitas dan representasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perpustakaan digambarkan sebagai tempat yang ramai dengan berbagai macam jenis pengunjung. Sedangkan pustakawan digambarkan sebagai seorang laki-laki yang memiliki sifat pemarah dan emosional ketika melihat buku diletakkan tidak pada tempatnya, namun tetap bersikap ramah saat melayani pengunjung dengan menggunakan sistem yang masih konvensional. Kata Kunci: Perpustakaan, representasi, pustakawan, serial animasi
Program Pengembangan Minat Baca di Perpustakaan Kota Banjar Patroman Anwar Abdul Majid
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 9, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.417 KB) | DOI: 10.18592/pk.v9i1.5163

Abstract

Introduction. This study focuses on the management of the Reading and Literacy Tourism program in the aspect of POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). The development of reading interest is an effort made to increase people's reading interest and habits, with the existence of a reading interest development program it can encourage an increase in people's reading interest. One of the roles to develop people's reading interest is the library. The City Library of Banjar Patroman has one program in an effort to develop interest in reading, especially for early childhood in PAUD, TK and RA in Banjar Patroman City. This activity is called Reading and Literacy Tourism which is carried out by traveling while reading books.Data Collection Methods. The research method used is descriptive qualitative method. Research data obtained through interviews, observation and document analysis.Data Analysis. The analysis uses several objects in the form of behavior, perception, motivation, action, and others holistically, and by means of description in the form of words and language, in a special natural context and by utilizing various natural methods.Results dan Discussion. The City Library of Banjar Patroman uses the planning concept that has been regulated in the Terms of Reference (KAK), then organizing there are 15 committee members who divided into 6 divisions, the implementation is carried out 2 times a week or 24 times a year and the implementation of this  activity is carried out during the Covid-19 pandemic with a limitation of 20 participants consisting of accompanying teachers and participants, supervision of this activity uses direct supervision, indirect supervision, internal control and external supervision.Conclusion. The results of this study indicate that the Banjar Patroman City Library in developing early childhood reading interest through Reading and Literacy Tourism activities in managing its activities using the POAC aspect.
Evaluasi Kualitas Layanan Perpustakaan di SMA Negeri 7 Purworejo Dalam Prespektif Libqual+^TM Ana Rizka Mashud
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.256 KB) | DOI: 10.18592/pk.v8i2.5133

Abstract

Introduction. This study aims to find out how the quality of library services at SMA Negeri 7 Purworejo and what attributes are important to be allocated by library managers in order to provide good service quality based on the LibQUAL+^TM theory which includes (1) Service Affect (the ability & attitude of librarians in serving), (2) Library aas Place (library room facilities & atmosphere), (3) Personal Control (directions and means of access), (4) Information Access (access to information). Data collection method. The method used in this study is a quantitative method. With a sample of 251 people, the sample was drawn using a simple random sampling technique, namely a random sampling technique without regard to the existing strata in the population. Analysis data. The analysis was carried out using the Importance Performance Analysis (IPA) model, namely the analysis of the level of interest and user satisfaction using a Cartesian diagram which can show the location of the indicators in the LibQUAL+^TM dimension contained in the first quadrant. Results and discussion. The results of this study indicate that the quality of library services at SMA Negeri 7 Purworejo is 8471 ,66% or 80% more, meaning that the users are satisfied with the performance of library services.Conclusions. Users have high expectations of smooth access to the information needed, with an average of quadrant I and III positions.
PENGARUH PENDIDIKAN PEMUSTAKA TERHADAP PERILAKU PEMUSTAKA DALAM PENELUSURAN INFORMASI DI PERPUSTAKAAN IAIN KEDIRI Dwi Wafda Burhani; Nurul Setyawati Handayani
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 9, No 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Library and Islamic Information Science Graduate Programs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.88 KB) | DOI: 10.18592/pk.v9i2.5908

Abstract

Pendahuluan. Pendidikan pemustaka merupakan pengetahuan yang perlu dipelajari untuk mengetahui perpustakaan dan dapat mengetahui layanan informasi yang dibutuhkan di perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan pemustaka terhadap perilaku penelusuran informasi pemustaka karena terdapat beberapa pemustaka tidak mengetahui layanan yang tersedia dan tidak dapat mengakses informasi yang dibutuhkan.Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dengan 85 responden.Analisis Data. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan program bantuan IMB SPSS v26 untuk melakukan uji normalitas, uji linieritas, serta uji regresi linier sederhana.Hasil dan Pembahasan. Penulis melakukan uji normalitas mendapatkan hasil data berdistribusi normal, hasil uji linearitas terdapat hubungan linier, serta hasil uji regresi linier sederhana memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai sebesar 59,9% dan 40,1% oleh variabel lain dan berpengaruh positif. Serta melakukan uji hipotesis dengan hasil nilai sig sebesar 0,00 < 0,05, maka H 0 ditolak serta H a diterima.Kesimpulan dan Saran. Jadi pendidikan pemustaka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pemustaka dalam penelusuran. informasi dan hubungan positif, apabila pendidikan pemustaka dikuasai dengan baik maka perilaku penelusuran informasi yang dilakukan juga semakin tepat dan cepat. Untuk penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan tema yang sama dengan menambah alat uji atau menambah teori yang relevan.

Page 1 of 3 | Total Record : 25