cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalagrisains@gmail.com
Phone
+6283827966282
Journal Mail Official
jurnalagrisains@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako, Tondo, Palu 94111, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah AgriSains
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14123657     EISSN : 27165078     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang Peternakan: Ilmu Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Pembangunan Peternakan, Produksi Ternak, Budidaya Ternak, Produksi dan Teknologi Pakan Ternak, Bioteknologi Peternakan, Sain Veteriner. Bidang Perikanan: Budidaya Perikanan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Nutrisi dan Makanan Ikan, Bioteknologi Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, Sumberdaya Perairan, Sosial Ekonomi Perikanan, Budidaya Perairan
Articles 77 Documents
The Demand for Broiler Chicken at Masomba Market During The Covid-19 Pandemic : Permintaan Ayam Pedaging di Pasar Masomba selama Pandemi Covid-19 Suharno H. Syukur; Sayekti Handayani; Nur Afika
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.951 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.1-10

Abstract

Kasus Corona Virus Deseases (Covid-19) ditemukan pertama kali di Kota Palu sekitar bulan Maret tahun 2020. Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang besar bagi masyarakat khususnya dari sisi perekonomian. Dampak tersebut dirasakan terutama oleh pedagang karena berkurangnya konsumen maupun karyawan perusahaan atau pabrik karena banyaknya pabrik yang tutup akibat mengalami kerugian. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaanayam pedaging di pasar Masomba Kota Palu selama pandemi Covid-19 telah dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Penentuan sampel responden menggunakan rumus slovin, berdasarkan jumlah konsumen ayam pedaging di Pasar Masomba. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi liner berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan ayam pedaging di Pasar Masomba Selama Pandemi Covid-19 secara simultan dipengaruhi oleh harga ayam pedaging, harga ikan, harga tempe, harga tahu, harga telur, pendapatan konsumen dan selera konsumen. Secara parsial, variabel harga ayam pedaging dan pendapatan konsumen memberikan pengaruh yang nyata terhadap permintaan ayam pedaging selama pandemi Covid-19.
The Effect of Basil Leaf Extract (Ocimum basilicium L.) on Reducing Fungal Infections and Improving Hatching Rates of Catfish (Clarias gariepinus) Eggs: Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap Daya Tetas Telur Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus) yang Terserang Jamur Madinawati; Akbar Marzuki Tahya; Nasmia; Desiana Trisnawati Tobigo; Sitti Ramlah Yusuf; Anisa Rizky Putri
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.558 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.11-19

Abstract

Adanya serangan infeksi jamur seringkali menyebabkan daya tetas telur menjadi rendah. Salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai anti jamur adalah kemangi (Ocimum basilicium L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dalam menurunkan tingkat serangan jamur (prevalensi), sehingga meningkatkan daya tetas telur ikan lele mutiara (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 5 kali ulangan. Perlakuan dilakukan dengan cara merendam telur ikan lele mutiara dalam media perendaman ekstrak daun kemangi dosis berbeda yaitu: A=0 mg/l (kontrol), B=55 mg/l, C=60 mg/l, D=65 mg/l. Data prevalensi dan daya tetas telur dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA), kelangsungan hidup larva dan kualitas air dianilisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dosis paling efektif dari ekstrak daun kemangi yaitu perlakuan B (55 mg/l), dimana memiliki tingkat prevalensi terendah (23%) dan menghasilkan daya tetas telur tertinggi (76,8%).
The Response of Growth and Survival Rates of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus, Linnaeus 1758) Larvae Exposed to Different Colors of Lights in The Controlled Environment: Respon Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus, Linnaeus 1758) terhadap Warna Cahaya yang Berbeda dalam Wadah Terkontrol A. Masyahoro; Annisa Indrianingsih Badrussalam
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.626 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.28-34

Abstract

Cahaya merupakan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi respon fisiologis, reproduksi, dan pertumbuhan ikan. Cahaya lampu dapat dimanfaatkan sebagai pengganti cahaya alami. Ikan nila (Oreochromis niloticus, Linnaeus 1758) merupakan ikan diurnal yang aktif pada siang hari, karena itu diperlukan penentuan spektrum cahaya yang tepat agar kepekaan mata menjadi lebih baik. Penelitian bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila dengan perlakuan warna cahaya yang berbeda. Penelitian dilakukan di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada bulan April sampai Mei 2020. Desain percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan A = Warna Putih, B = Warna merah, C = Warna kuning, D = Warna hijau, E = Warna biru. Variabel yang diamati yaitu pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan relatif, dan kelangsungan hidup. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) menggunakan program aplikasi Excel dan Minitab 16. Pemberian warna cahaya lampu yang berbeda pada ikan nila memberikan respon pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang sangat nyata (p<0,01) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, dan laju pertumbuhan relatif dengan tingkat kelangsungan hidup ikan nila berkisar antara 65-80%.
The Effect of Giving Java Wood Leaf Flour (Lannea corormandelica) on Weight of Local Goat Carcass Components: Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica) terhadap Bobot Komponen Karkas Kambing Lokal Sirajuddin Abdullah; Esan Fergian Papasi
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.173 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.20-27

Abstract

Salah satu alternatif kurangnya pakan ternak pada musim kemarau yang berkepanjangan yaitu dengan cara memanfaatkan daun kayu jawa yang diolah dengan cara ditepungkan. Kayu Jawa (Lannea coramandelica) merupakan tanaman pekarangan yang banyak tersebar di Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan 12 ekor kambing lokal betina umur lebih kurang 10 bulan dengan kisaran bobot badan antara 10,80 - 15,89 kg, yang di tempatkan dalam kandang individual yang berlantai kayu sebanyak 12 petak. Penelitian ini menggunakan uji perbandingan dengan Analisis Uji-t. Perlakuan yang diberikan yaitu P1= Pemberian konsentrat tanpa tepung daun kayu jawa; dan P2=Pemberian konsentrat + 0,5% tepung daun kayu jawa. Hasil analisis statistikUji-t menunjukkan bahwa pemberian konsentrat + tepung daun kayu jawa dan pemberian konsentrat tanpa tepung daun kayu jawa memberikan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05) terhadap komponen karkas (Neck, Shoulder, Ribs, Loin, Leg, Flank, Breats, Shank) kambing lokal.
Effect of Giving Moina sp. Enriched Corn Oil on Growth and Survival Rate of Tilapia Larvae Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758): Pengaruh Pemberian Moina sp. yang Diperkaya Minyak Jagung terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Nila Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758) Yen Todolo; Jusri Nilawati; Eka Rosyida; Fadly Y. Tantu
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.051 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.35-44

Abstract

Moina sp. merupakan salah satu kelompok zooplanktonyang dimanfaatkan sebagai pakan alami untuk larva pada unit pembenihan ikan. Nilai nutrisi pakan alami dapat ditingkatkan untuk memacu pertumbuhan dan kelangsungan hidup larvanikan. Salah satu metode untuk meningkatkan kualitas nutrisi pakan alami Moina sp. adalah melalui pengkayaan dengan minyak jagung, pengkayaan ini dapat meningkatkan kandungan asam lemak pada Moina sp. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan nila yang diberi Moina sp. yang diperkaya dengan minyak jagung. Larva berumur 5 hari pasca menetas (bobot awal 0,09-0,13 g) diberi pakan Moina sp. tigakali sehari secara ad libitum selama 14 hari pemeliharaan. Penelitian didesain dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian mengaplikasikan lima perlakuan dosis minyak jagung pada media pengkayaan Moina sp., masing-masing dengan 4 ulangan. Perlakuan tersebut yaitu: A (0 mL/L), B (0,005 mL/L), C (0,010 mL/L), D (0,015 mL/L), dan E (0,020 mL/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkayaan minyak jagung pada Moinasp. dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan nila. Kecenderungan pertumbuhan bobot terjadi pada setiap peningkatan dosis pengkayaan. Pertumbuhan bobot mutlak dan kelangsungan hidup tertinggi (masing-masing 20 g dan 78%) terdapat pada pemberian minyak jagung 0,020 mL/L, sedangkan pertumbuhan dan kelangsungan hidupterendah (masing-masing 0,05 g dan 50%) ditemukan pada perlakuan tanpa pengkayaan minyak jagung.
The Growth Pattern of Kacang Goat Male with Post-Weaning in Mantikulore Sub-District: Pola Pertumbuhan Kambing Kacang Jantan Pasca Sapih Berdasarkan Ukuran Dimensi Tubuh di Kecamatan Mantikulore Fitrah; Amiruddin Dg. Malewa
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.383 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.45-52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pertumbuhan kambing kacang jantan pasca sapih yang dipelihara secara tradisional oleh peternak di Kecamatan Mantikulore. Lokasi penelitian ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan populasi kambing kacang terbanyak di Kelurahan Kawatuna dan Kelurahan Lasoani. Ternak yang dijadikan objek penelitian adalah 40 ekor kambing kacang jantan milik peternak dengan umur >3 bulan. Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah bobot badan, panjang badan, lingkar dadan dan tinggi pundak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan bobot badan, panjang badan, lingkar dada dan tinggi pundak mengalami pertumbuhan yang cepat dan membentuk grafik linear karena pada ternak kambing jantan pasca sapih belum dewasa kelamin. Untuk persamaan regresi berganda y= -6,70 + 0,167x1 + 0,105x2+ 0,194x3 dan nilai korelasi panjang badan terhadap bobot badan yaitu 0,601, korelasi lingkar dada terhadap bobot badan yaitu 0,631, dan korelasi tinggi pundak terhadap bobot badan yaitu 0,669. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa variable penelitian berpengaruh positif terhadap bobot badan dan pertumbuhan kambing kacang jantan pasca sapih di Kecamatan Mantikulore masih akan bertumbuh sesuai dengan pertambahan umur kambing.
Egg Production Performance of Quail with the Inclusion of Red Spinach Leaf Flour (Amaranthus tricolor L.) in the Diets: Performa Produksi Telur Burung Puyuh dengan Penggunaan Tepung Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) dalam Ransum Haura Gasta Ferarra; Hafsah; Dwi Sulistiawati; Andi Jauhar
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.329 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i1.2022.53-59

Abstract

Burung puyuh merupakan salah satu jenis unggas yang dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat apabila kebutuhan nutrien yang terpenuhi. Selain bersumber dari pakan komersil, kecukupan unsur nutrien juga dapat diperoleh dari bahan pakan alamiseperti tepung daun bayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun bayam merah terhadap performa produksi telur burung puyuh. Penelitian ini mengggunakan 60 ekor burung puyuh umur 10 minggu. Perlakuan didesain dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari R0= Ransum Basal; R1= Ransum dengan penggunaan 1% Tepung Daun Bayam Merah (TDBM); R2= Ransum dengan penggunaan2% TDBM; R3= Ransum dengan penggunaan 3% TDBM; dan R4= Ransum dengan penggunaan 4% TDBM. Variabel terdiri dari produksi telur, konsumsi ransum dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun bayam merah dalam ransum sebesar1-4% memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi telur dan konversi ransum. Penggunaan 4% tepung daun bayam merah dalam ransum puyuh dapat meningkatkan produksi telur 7,12% dan menurunkan konversi ransum 8,86%. Berdasrarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun bayam merah pada level 1-4% dalam ransum dapat meningkatkan performa produksi telur burung puyuh. Rataan produksi telur tertinggi yaitu 47,90 g/ekor/minggu dengan konversi ransum 2,88 pada perlakuan dengan penggunaan tepung daun bayam merah 4% dalam ransum.
Survival Rate and Growth of Pterapogon kauderni Larvae Given Different Feed Types: Tingkat Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Pterapogon kauderni yang Diberi Jenis Pakan Berbeda Muhammad Safir; Desiana Trisnawati Tobigo; Septina F Mangitung; Daniel Sambaeni; Muh Ryaldi; Rizilvana Datu Adam; Zainab Zainab; Husain Husain
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.801 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.1-7

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis pakan yang memberikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan yang tinggi pada larva Pterapogon kauderni pasca pelepasan dari mulut induknya. Penelitian didesain menggunakan tiga perlakuan meliputi; pemberian pakan komersial (A), udang rebon/Acetes (B), dan rotifer/Rotifera sp. (C). Setiap perlakuan diberi tiga kali ulangan. Pakan diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari (pagi, siang dan sore hari) secara at-satiation. Lama pemeliharaan dilakukan selama satu minggu. Hasil analisis menunjukkan laju pertumbuhan harian tertinggi terjadi pada perlakuan B (1.39±0.92%), dan berbeda secara signifikan (P<0.05) dengan perlakuan A (0.90±0.02%). Pertambahan biomasa tertinggi terjadi pada perlakuan C (0.005 g) dibandingkan perlakuan lainnya (A=0.003 g, B=0.003 g). Kelangsungan hidup untuk semua perlakuan tidak berbeda secara signifikan (P>0.05). Sebagai kesimpulan, jenis pakan yang memberikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan tertinggi pada larva ikan P. kauderni pasca pelepasan dari mulut induknya adalah rotifer.
Evaluation of CpG DNA for Increasing Immune Gene Expression in Grouper (Epinephelus fuscoguttatus): Evaluasi Pemberian CpG DNA untuk Meningkatkan Ekspresi Gen Imun pada Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) Ruqayyah Jamaluddin; Sunarti Sunarti; Nur Fajriani Nursida; Agus Suryahman; Akbar Marzuki Tahya
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.802 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.8-16

Abstract

CpG DNA merupakan imunostimulan DNA sintetik yang mengandung CpG motif, terdiri dari sekuen pendek satu atau lebih motif CpG dan berperan sebagai danger signal terhadap sistem kekebalan imun natural maupun bawaan. Penelitian bertujuan menganalisa kemampuan CpG DNA untuk meningkatkan ekspresi gen Interleukin 1β (IL1β) pada ikan kerapu macan agar dapat dijadikan sebagai imunostimulan. Analisis tingkat ekspresi gen dilakukan dengan cara mengekstrak RNA organ kepala ginjal yang diberi perlakuan CpG DNA dan perlakuan PBS sebagai kontrol.Sintesis DNA komplementer (cDNA) dilakukan menggunakan kit Ready To Go You Prime FirstStrand Beads (GE Healthcare) dengan teknik RT-PCR. Produk PCR selanjutnya dianalisa dengan UN SCAN IT berdasarkan ketebalan fragmen DNA. Tingkat ekspresi gen serta nilai luminescence photostimulated dari gen IL1β lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan PBS sebagai kontrol. Nilai luminescence photostimulated gen IL1β pada perlakuan CpG DNA yaitu 113684 sementarapada perlakuan PBS sebagai kontrol hanya sebesar 95610.
Different Preliminary Feed on The Response of Growth and Sustainability of Betta Fish Larvae (Betta splendens): Pemberian Pakan Awal Berbeda terhadap Respon Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Cupang Betta splendens Yohana Yohana; Fadly Y Tantu; Madinawati Madinawati
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.58 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.17-22

Abstract

Beberapa masalah dalam kegiatan budidaya Betta splendens adalah pertumbuhan yang lambat dan tingkat kematian masih tinggi pada tahap larva. Umumnya, larva Betta splendens memerlukan jenis pakan berdasarkan mulut larva. Beberapa jenis pakan yang dapat diberikan untuk larva adalah Infusoria dan suspensi kuning telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup Betta splendens yang diberi pakan awal berbeda. Penelitian dilakukan pada Januari-Februari 2019 di Laboratorium Kualitas Air dan Biota Perairan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan RAL yang terdiri dari 3 perlakuan: A (infusoria); B (kuning telur); C (infusoria dan kuning telur). Data dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan awal yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Betta splendens. Bobot tertinggi pada perlakuan pakan Infusoria dan persentase kelangsungan hidup tertinggi dalam perlakuan pakan kuning telur.