cover
Contact Name
Eko Walujodjati
Contact Email
eko.walujodjati@itg.ac.id
Phone
+6282124588750
Journal Mail Official
konstruksi@itg.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No.1, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi
ISSN : 14123614     EISSN : 23027320     DOI : https://doi.org/10.33364/konstruksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Kosntruksi yang dapat menampung dan mempublikasikan hasil karya penelitian, karya tulis dan pengabdian masyarakat baik mahasiswa dan dosen-dosen intern maupun dari pihak luar. Jurnal Konstruksi memberikan informasi yang diperoleh dari laboratorium dan workshop penelitian maupun dari lapangan/ studi kasus di dunia nyata dengan cakupan (Scope of Journals) bidang meliputi struktur transportasi/ infrastruktur, air, geoteknik, manajemen konstruksi, dan lingkungan. Melalui jurnal konstruksi diharapkan dapat menampung semua inspirasi bidang teknik sipil sehingga didapatkan pemecahan masalah yang dihadapi dan mampu melahirkan inovasi baru dibidangnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi" : 5 Documents clear
Analisis Pengaruh Adanya Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Terhadap Kebutuhan Irigasi Jatiwangi Kabupaten Garut Suhendi; Sulwan Permana; Adi Susetyaningsih
Jurnal Konstruksi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.221 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.17-2.611

Abstract

Abstrak - Air merupakan sumber daya alam yang sangat berpengaruh bagi berlangsungnya kehidupan mahluk hidup. Salah-satu pemanfaatan air adalah sebagai sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Dengan adanya bangunan PLTMH, akan mempengaruhi ketersediaan debit air di sungai Cikandang bagi kebutuhan lahan pertanian. wilayah lahan pertanian yang terpengaruhi PLTMH berada diantara pintu pengambilan air sampai Power house. Hal ini perlu adanya imbangan neraca air antara ketersediaan debit air sungai Cikandang, kebutuhan debit air PLTMH dan kebutuhan debit air lahan pertanian. Dalam penelitian menganalisis imbangan neraca air antara ketersediaan dan kebutuhan, digunakan data curah hujan dari 2 stasion yaitu stasion Cirompang dan Pamegatan serta data klimatologi Garut dari stasion Legok Pulus. Dengan metode Mock untuk pengolahan data yang menghasilkan data debit andalan ketersediaan dan perhitungan kebutuhan debit irigasi dengan mengambil skema pola tanam sebagai acuan kebutuhan debit air. Dari hasil analisis didapat debit andalan setengah bulanan sungai Cikandang dengan rata-rata sebesar 25,86 m³/det, Kebutuhan debit air terkecil untuk lahan pertanian adalah 0,051 m³/det dan terbesar adalah 1,616 m³/det, dengan kebutuhan PLTMH sebesar 16 m³/det. Disimpulkan bahwa dengan adanya PLTMH, kebutuhan air bagi lahan pertanian tidak terpenuhi. Perlu adanya peninjauan kembali dalam pengelolaan air bagi kebutuhan PLTMH Cikandang 1.
Analisis Pondasi Tiang Pancang Theematic Mall dan Hotel Majalaya Bandung Arip Yusup; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.476 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.17-2.633

Abstract

Salah satu pondasi dalam adalah pondasi tiang pancang, pondasi ini digunakan pada Proyek Theematic Mall dan Hotel Majalaya-Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pondasi yang ada pada proyek tersebut. Analisis pembebanan yang diperhitungkan mengacu pada SNI 1727-2013. Perencanaan pembebanan mengunakan program analis struktur yang menghadirkan state of the art dalam teknologi tiga dimensi finite element method bagi struktur teknik dan untuk perhitungan pondasi mengunakan metode Begemann dan Borms dengan mengunakan data kekuatan bahan hasil uji tanah SPT dan CPT untuk tiang pancang, untuk kekuatan Pondasi pilecap mengunakan SNI-03-2847-2002. Berdasarkan dari hasil analisis dan data tanah didapatkan tahanan aksial *Pn=720,96 Kn dan tahanan lateral tiang pancang * Hn = 27,14 kn. Untuk tahanan geser tinjauan pondasi telapak/pile cap arah y Vc* = 2274,3 kn, arah x Vc* =2173,5 kn dan tinjauan dua arah Vnp= 12012 kn. Untuk perhitungan penulangan pile cap didapatkan hasil analisis yang lebih besar daripada yang dilapangan yaitu As= 18480 mm2 (analisis) dan As = 9575,89 mm2 (lapangan), dikarenakan pada hasil analisis perhitungan dilapangan didapatkan nilai tahanan aksial dan lateral lebih kecil daripada hasil analisis.
Efektivitas Kinerja Lalu Lintas Jembatan Cimanuk Maktal II Syamsul Rijal Baihaqi; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.765 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.17-2.774

Abstract

Jembatan Cimanuk Maktal II terletak di Jalan RSU dr. Slamet Kabupaten Garut dan salah satu bagian dari ruas jalan simpang bersinyal Maktal. Salah satu penyebab kemacetan yang sering terjadi disepanjang Jembatan Cimanuk Maktal lama adalah aktifitas warga yang sangat tinggi dan juga tidak tertatanya dengan baik guna lahan di sekitar Jembatan Cimanuk Maktal.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu dengan cara menjabarkan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan faktor-faktor yang tampak disekitar jembatan Cimanuk Maktal II., pengambilan data di peroleh dengan melakukan survey selama 3 periode dalam kurun waktu 6 hari yang akan diambil satu sampel daei salah satu survey di Jembatan Cimanuk Maktal II seperti survey volume lalu lintas, kecepatan lalu lintas, dan juga data geometri jalan serta data pendukung yang di peroleh dari instansi terkait. Parameter dalam kinerja lalu lintas menggunakan perhitungan analisis data berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI,2014) dan nilai DS (Degree of saturation). Dari hasil Penelitian diperoleh kelas hambatan samping pada lokasi Jembatan baru Maktal II adalah sangat rendah, perhitungan kecepatan kendaraan rata-rata yaitu 24 km/jam, untuk segi tingkat pelayanan lokasi Jembatan baru Cimanuk Maktal II tergolong dalam kategori B dan bangkitan pergerakan dari arah RSU dr.Slamet menuju simpang bersinyal Maktal yang terjadi akibat adanya RSU dr.Slamet disekitar jembatan baru maktal II didapat Persentase bangkitan sebesar 18,45 %. Maka berdasarkan penelitian, penulis mencoba memberikan beberapa saran antara lain perlu adanya penambahan marka dan rambu-rambu lalu lintas seperti larangan berhenti dan larangan parkir untuk meminimalisir kemacetan serta penambahan lampu penerangan jalan, agar jarak pandang pengendara lebih maksimal di malam hari.
Risiko Biaya Akibat Kemacetan di Ruas Jalan Lingkar Gentong Tasikmalaya Berdasarkan Biaya Operasi Kendaraan (BOK) Kiki Kurniawan; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.498 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.17-2.775

Abstract

Kemacetan lalu lintas bisa terjadi karena ketidakseimbangan antara jumlah penduduk, jumlah kendaraan yang semakin bertambah dari tahun ke tahun, dan jumlah ruas jalan yang ada atau tersedia. Pada tahun 2016 jumlah penduduk Tasikmalaya sebanyak 1.808.506 jiwa, sedangkan pada tahun 2017 jumlah penduduk Tasikmalaya sebanyak 1.976.884 jiwa. Panjang jalan Nasional Kota Tasikmalaya sepanjang 38,28 Km Jalan Nasional dan 137,38 Km Jalan Provinsi (BPS, 2016), sedangkan kendaraan yang beroperasi di Tasikmalaya pada Tahun 2016 mencapai 1.165.855 kendaraan. Salah satu titik ruas jalan yang sering mengalami kemacetan lalu lintas adalah ruas jalan Lingkar Gentong. Studi ini bertujuan untuk menganalisis risiko biaya akibat kemacetan di ruas jalan Lingkar Gentong Tasikmalaya berdasarkan biaya operasional kendaraan (BOK). Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa biaya yang ditimbulkan akibat kemacetan di jalur Lingkar Gentong pada pagi hari lebih banyak dari utara daripada selatan, untuk kendaraan ringan sebesar Rp 7.896.599/km, kendaraan berat sebesar Rp 24.860.556/km , sedangkan sepeda motor sebesar Rp 3.972.444/km daripada selatan krndaraan ringan sebesar Rp 5.325.116/km, kendaraan berat sebesar Rp 14.971.194, dan sepeda motor sebesar Rp 2.659.322. Sedangkan untuk sore hari biaya yang ditimbulkan akibat kemacetan dari arah selatan lebih banyak daripada utara, kendaraan ringn sebesar Rp 8.843.983/km, kendaraan berat sebesar Rp 22.137.180/km , sedangkan sepeda motor sebesar Rp 3..435.770./km daripada utara kendaraan ringan sebesar Rp 6.958.076/km, kendaraan berat sebesar Rp 11.400.838/km, dan sepeda motor sebesar Rp 1.350.390/km.
Karakteristik Tanah Kawasan Gedebage Kota Bandung Berdasarkan Hasil Uji Lapangan dan Laboratorium Athaya Zhafirah
Jurnal Konstruksi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.512 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.17-2.776

Abstract

Kawasan Gedebage berada di Kota Bandung, Jawa Barat yang merupakan lokasi strategis dan dapat diakses dengan mudah dari banyak daerah. Kawasan Gedebage kini sedang dilaksanakan pengembangan mulai dari infrastruktur dan prasarana pendukung lainnya. Namun, kawasan Gedebage ini termasuk ke dalam wilayah cekungan Bandung yang didominasi oleh lempung lunak. Lempung lunak termasuk jenis tanah yang kurang menguntungkan. Karakteristik, sifat, dan parameter-parameter tanah tersebut perlu diketahui sebagai data awal dalam analisis perencanaan konstruksi selanjutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian di lapangan dan di laboratorium. Pengujian lapangan yang dilakukan berupa CPT dan DPT, sedangkan pengujian laboratorium meliputi sifat fisis dan mekanis tanah. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tanah di kawasan Gedebage, Kota Bandung merupakan lempung lunak dengan plastisitas tinggi. Klasifikasi menurut AASHTO tanah pada penelitian ini merupakan kelompok A-7-5(41) dan menurut USCS adalah kelompok CH.

Page 1 of 1 | Total Record : 5