cover
Contact Name
Dewi Rokhanawati
Contact Email
dewirokhanawati@unisayogya.ac.id
Phone
+6281236093816
Journal Mail Official
aipkemajrki@gmail.com
Editorial Address
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292. Telp (0274) 4469199
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia
ISSN : 24074985     EISSN : 26155621     DOI : http://dx.doi.org/10.32536/jrki
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia (JRKI) mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang memuat data primer ataupun sekunder, literature review dan sistematik review, penelitian kuantitatif, kualitatif maupun mixed methods. Ruang lingkup JRKI adalah penelitian kebidanan yang bisa membahas aspek kultural, klinis, psikososial, sosiologikal, epidemiologikal, pendidikan, manajerial, pekerjaan, organisasi dan teknologi pada masa pre konsepsi, praktik dan sistem pelayanan ibu, bayi dan balita, dan juga sistem pelayanan kesehatan yang lain.
Articles 104 Documents
Berat bayi lahir rendah dan ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita Sumiyati Sumiyati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.808 KB)

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang masih menjadi tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia. Semua pihak berkewajiban memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan, masa bayi dan balita. Tujuan penelitian: Mengetahui faktor risiko stunting dengan berat badan lahir dan riwayat pemberian Air Susu Ibu. Metode : Desain penelitian  ini case control, populasi balita 24-59 bulan sebanyak 201 anak. Pengambilan sampel sebanyak 67 balita, kelompok kasus 34 balita dan kelompok kontrol 34 balita, teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini yaitu berat badan lahir kurang 2.500 gram berisiko 5,760 kali lebih besar mengalami stunting (p=0,021). Balita yang diberikan Air Susu Ibu Eksklusif berisiko 3,429  kali lebih kecil mengalami stunting dibandingkan tidak diberikan Air Susu Ibu (p=0,015). Simpulan: Faktor yang paling dominan mempengaruhi stunting pada balita yaitu pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dibandingkan faktor risiko riwayat berat badan lahir.
Peningkatan kenyamanan dan early mobilization pada ibu post SC melalui efflurage back massage Dhina Widayati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Ibu Post SC mempunyai permasalahan nyeri akibat luka post sc yang dapat menggangu kenyamanan dan mobilisasi, padahal mobilisasi dini dapat meningkatkan proses penyembuhan luka. Massage merupakan salah satu upaya menurunkan nyeri sehingga kenyamanan meningkat dan diharapakan dapat mempercepat mobilisasi dini. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh efflurage back massage terhadap tingkat kenyamanan dan early mobilization pada ibu post sc di Rumah Sakit Amelia Pare Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental yang melibatkan 40 responden melalui total sampling. Efflurage back massage sebagai variabel independen, kenyamanan dan early mobilitation sebagai variabel dependen. Data kenyamanan diukur menggunakan kuesioner dan early mobilization dengan lembar observasi. Data dianalisa dengan paired T-Test dengan α 0.05. Hasil: rata – rata early mobilitation kelompok kontrol 6,4 dan peningkatan kenyamanan (mean = 3,85) sedangkan pada kelompok perlakuan rata - rata early mobilitation 11,65 dan peningkatan kenyamanan (mean = 5,32). Nilai P=0,000 menunjukkan effleurage back massage berpengaruh terhadap kenyamanann dan early mobilitation. Simpulan: massage pada punggung klien dapat menstimulasi release hormon endhorphin yang dapat menurunkan nyeri, kenyamanan meningkat dan responden dapat lebih cepat melakukan mobilisasi. Intervensi effleurage back massage dapat digunakan salah satu intervensi untuk meningkatkan kenyamanan dan early mobilization yang berguna untuk mempercepat kesembuhan luka.
Analisis faktor risiko dengan kejadian stunting di desa Pejaten Kramatwatu Serang Banten Sri Mulyati; Ika Apriyanti; Nuria Fitri Adista
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Setiap tahun sekitar 10,5 juta kematian anak yang terkait dengan masalah kekurangan gizi. Dimana 98% dari kematian ini dilaporkan terjadi di negara-negara berkembang. Indonesia memiliki prevalensi balita pendek tertinggi (37,2%) dibandingkan Myanmar (35%), Vietnam (23%), Malaysia (23%), Thailand (16%), dan Singapura (4). Tujuan Penelitian: untuk menganalisis faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 25-59 bulan di Desa Pejaten Kramatwatu. Metode penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kasus 107 dan kelompok kontrol sejumlah 107 balita yang berusia 25-59 bulan dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu microtoice dan kuesioner yang diisi oleh orang tua balita. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan variabel Pendidikan (p = 0,000), pemberian ASI (p = 0,004), Berat lahir bayi (p = 0,001), Riwayat TB ibu (p = 0,000), pendapatan orang tua (p = 0,000) berhubungan dengan kejadian stunting (p 0,000, 0,004, 0,001, 0,000, 0,000, 0,001). Simpulan: Pendapatan orang tua menjadi faktor risiko paling berpengaruh atau paling dominan terhadap kejadian stunting pada balita usia 25-59 bulan.
Penggunaan metode 5s (swaddling, side, shushing, sucking dan swinging) dalam menurunkan respon nyeri pada bayi Dianita Wijayanti
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Nyeri yang tidak segera ditangani akan menimbulkan efek peningkatan irama jantung, pernafasan lebih cepat, dan berdampak pada psikologis anak. Metode Harvey 5S (swaddling, side, shushing, sucking, dan swinging) merupakan perawatan yang meniru keadaan dalam rahim, sehingga meningkatkan rasa nyaman pada bayi. Tujuan : untuk mengidentifikasi tindakan invansif minor pada bayi, penerapan metode 5s dan efektivitas metode 5s dalam menurunkan nyeri secara fisik dan psikologis. Metode: Metode yang digunakan adalah Traditional Literature Review yang didapatkan dari 4 database yaitu Pubmed, Google Scholar, Science Direct, dan Wiley dengan langkah awal pencarian dengan memasukkan kata kunci sesuai dengan tema studi literatur dengan terbitan 5 tahun terakhir, kemudian jurnal disaring sesuai dengan tema. Hasil: tindakan invasif yang sering didapat oleh bayi yaitu imunisasi, pengambilan darah, dan Retinopathy of Prematurity. Kelima metode Harvey dapat diterapkan pada bayi yang mendapat tindakan invasif guna menurunkan respon nyeri sehingga meminimalisir dampak psikologis. Teknik yang sering digunakan adalah teknik swaddling dan sucking. Teknik ini membantu untuk menurunkan respon nyeri dan mengurangi dampak psikososial. Kesimpulan: pemberian metode 5S selama dan pasca tindakan invasif efektif dalam menurunkan durasi tangisan dan mendukung perkembangan psikososial anak yaitu rasa percaya dan tidak percaya.
Knowledge of early cervical cancer detection iva method test associated with motivation on fertilized woman Usi Susilawati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) merupakan salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang aman, murah dan mampu laksana. setiap ibu hendaknya termotivasi untuk melakukan IVA test. Pengetahuan dan motivasi masih menjadi salah satu penghambat pada wanita usia subur untuk melakukan deteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian: Menganalisis hubungan pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks metode IVA test dengan motivasi melakukan pemeriksaan IVA test pada  wanita usia subur di Desa Sugihan. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur di Desa Sugihan sebanyak 865 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample, besar sampel mengguanakan Quota sampling sejumlah 90 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. ditemukan nilai p value=0,021 (0,05).  Hasil: Hasil menunjukkan bahwa WUS yang mempunyai pengetahuan cukup memiliki motivasi baik melakukan pemeriksaan IVA test sebanyak 17 responden (34.69%), dibandingkan WUS yang pengetahuannya baik 16 responden (32.65%) dan kurang sebanyak 16 responden (32.65%). Hasil uji chi square diperoleh nilai p 0,021 (p0,05). Simpulan: terdapat hubungan pengetahuan dengan motivasi mrlskukan pemeriksaan IVA test. Diharapkan pada responden melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan melakukan pemeriksaan IVA secara teratur sehingga dapat mendeteksi resiko terjadinya kanker serviks
Hubungan faktor sosiodemografi dengan status gizi pada anak balita Dzul Istiqomah Hasyim
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Status gizi dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya adalah status demografi, yang meliputi jenis kelamin, umur, pendapatan keluarga, pekerjaan ayah,dan tingkat pendidikan ibu. Permasalahan gizi buruk dapat dipengaruhi oleh salah satunya asupan makanan, pola asuh orang tua, dan kebiasaan di tempat tinggal anak. Tujuan penelitian: Diketahuinya faktor sosiodemografi yang berpengaruh terhadap status gizi anak balita Metode: Menggunakan desaign analitik observasional dengan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 162 responden. Sampel penelitian sebanyak 62 responden dengan  menggunakan  teknik purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan data berat badan, tinggi badan. Analisis data deskriptif dan uji Chi Square. Hasil: Hasil uji chi square menunjukkan umur p value 0,527 (p0,05), jenis kelamin p value =0,223 (p0,05), tingkat Pendidikan p value =0,920 (p0,05), pekerjaan p value =0,027 (p0,05) dan pendapatan keluarga p value =0,037 (p0,05). Simpulan: Terdapat hubungan pekerjaan dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada anak balita. Usia anak, jenis kelamin anak dan tingkat pengetahuan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Gambaran persepsi akseptor keluarga berencana tentang penggunaan kontrasepsi Implan di praktik mandiri bidan "WS",SST Ni Luh Sriayu Widnyaningsih; Ni Wayan Ariyani; Ni Ketut Somoyani
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Keluarga Berencana merupakan program membentuk keluarga ideal. Penggunaan kontrasepsi implan di Indonesia rendah, karena masyarakat memiliki persepsi negatif terhadap kontrasepsi implan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui gambaran persepsi akseptor KB penggunaan kontrasepsi implan di PMB "WS",SST. Metode: Jenis penelitian deskriptif observasional. Penelitian dilakukan di PMB "WS",SST tanggal 19 April-1 Mei 2021. Sampel penelitian adalah akseptor KB yang datang ke PMB berjumlah 59 orang dan teknik sampling menggunakan Consecutive Sampling. Hasil: Karateristik Responden yaitu mayoritas berumur 20-35 tahun, pendidikan terakhir SMA, IRT, pendapatan Rp.2.555.469, multipara, sumber informasi media sosial, dan sosial budayanya mendukung. Frekuensi persepsi dalam aspek kognitif, yang tidak menggunakan yaitu cukup 49 responden (86%) dan yang menggunakan yaitu baik 2 orang (3,4%). Frekuensi persepsi dalam aspek afektif yang tidak menggunakan memiliki persepsi negatif 46 responden (80,7%) dan yang menggunakan memiliki persepsi positif 2 responden (3,4%). Persepsi dalam aspek konatif yang tidak menggunakan kontrasepsi implan memiliki persepsi positif sebanyak 43 responden (75,4%) dan yang tidak menggunakan memiliki persepsi positif 2 responden (3,4%). Simpulan: Persepsi akseptor keluarga berencana mempengaruhi penggunaan kontraspesi implan.
Phantom kain sederhana sebagai media pembelajaran asuhan persalinan Riza Amalia; Fitria Zuhriyatun; Wanodya Hapsari
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dalam pendidikan kebidanan, media pembelajaran sangat penting dalam membantu mahasiswa untuk menyediakan informasi, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan indera serta membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Salah satu kompetensi yang wajib dikuasai oleh bidan yaitu Asuhan Persalinan Normal. Masa pandemic covid-19 ketika mahasiswa tidak bisa datang langsung ke laboratorium, dosen dituntut untuk berinovasi dan kreatif dalam membuat media pembelajaran. Adanya media pembelajaran yang menunjang ketika mahasiswa dirumah, akan tetap bisa melatih skill Asuhan persalinan. Tujuan penelitian: menghasilkan inovasi “phantom kain sederhana” sebagai media pembelajaran Asuhan Persalinan Normal pada mahasiswa kebidanan. Metode: Desain Penelitian yaitu Research and Development yang menghasilkan produk berupa phantom kain sederhana dan melakukan penilaian pada media tersebut. Proses pengembangan media dengan membuat bayi berbahan kain, plasenta, tali pusat, serta vulva, selanjutnya diberikan audio tangisan bayi, dan proses uji coba. Hasil: terbentuknya phantom kain sederhana sebagai media pembelajaran Asuhan persalinan. Simpulan: Phantom kain sederhana kevalidannya sebesar 87%, sehingga produk dinyatakan sangat valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran
Self efficacy dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA pada PUS di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan Aris Puji Utami; Nur Hidayati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan Ispeksi Visual Asam Asetat (IVA) salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang efektif di negara berkembang, namun rendahnya keyakinan dan dukungan sumai terhadap pemeriksaan IVA membuat pemeriksaan ini tidak sesuai dengan target program. Tujuan penelitian: Diketahuinya pengaruh self efficacy dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA Pada PUS di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan. Metode : Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua Pasangan Usia Subur (PUS) yang berkunjung di Posyandu Tulip Desa Sugihan pada tanggal 08 Juli 2022. Jumlah sampel 37 PUS yang diambil dengan simple random sampling.  Data yang digunakan adalah data primer dengan metode wawancara terstruktur. Instrumen menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: Sebagian besar PUS di di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan tidak yakin terhadap pemeriksaan IVA dan tidak mendapat dukungan dari suami untuk melakukan pemeriksaan IVA . Sebagian besar PUS di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan tidak melakukan pemeriksaan IVA. Hasil uji chi square menunjukkan nilai signifikan kurang dari α=0,05.  Simpulan: Ada pengaruh self efficacy dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA .
Analisis faktor-faktor risiko anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik tahun 2021 Galuh Senjani Yulfani Putri; Sulistiawati Sulistiawati; Muhammad Ardian Cahya Laksana
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Anemia pada kehamilan berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kesakitan dan kematian ibu dan bayi serta meningkatkan risiko Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Tujuan penelitian : mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik. Metode :Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh ibu hamil trimester I-III di puskesmas Kabupaten Gresik pada bulan Agustus-September 2021. Jumlah sampel 282 ibu hamil yang diambil secara total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder. Instrumen menggunakan rekam medis kohort ibu hamil. Data dianalisis dengan uji Chi-square dengan p0.05 dan regresi logistik. Hasil : Prevelensi anemia pada ibu hamil yang ditemukan pada penelitian ini sebesar 41,5%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p pada variabel usia ibu, usia kehamilan, paritas, gravida, tingkat pendidikan, dan status bekerja ibu adalah 0,742; 0,000; 0,860; 0,894; 0,002; 0,011. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa usia kehamilan (OR=7,814; 95%CI 4,121 – 12,400; p = 0,000) adalah variabel yang dominan. Kesimpulan : ada hubungan yang bermakna antara usia kehamilan, tingkat pendidikan, dan status bekerja terhadap kejadian anemia pada kehamilan. Backgroud : Anaemia in pregnancy contributed to high maternal and infant mortality and morbidity rate and increased the risk of Low Weight Baby Born. Objective : This study was carried out in order to determine the factors associated with anaemia among pregnant women in Gresik. Methods : This study was an analytical type of observational study with cross sectional design. The sampling was used to take 282 pregnant women attended antenatal care (ANC) at community health center in Gresik from August-September 2021. Data were analyzed by Chi-square with significance level of α = 0,05 as bivariate and binary logistic regression as multivariate. Data were analyzed by chi-square test with p0,05 and logistic regression. Result: The prevalence of anaemia in pregnant women found in this study was 41,5%. Analysis bivariate result showed p value on age, gestational age, parity, gravida, education, and work were  0,742; 0,000; 0,860; 0,894; 0,002; 0,011. Logistic regression analysis showed that gestational age (OR = 7,814; 95% CI 4,121 to 12,400; p = 0,000) was the most dominant variable. Conclusion: Factors associated with anaemia among pregnant women in Gresik were gestational age, education, and work. Gestational age was the most dominant variable.

Page 1 of 11 | Total Record : 104