cover
Contact Name
Andik Bintoro
Contact Email
andik@unimal.ac.id
Phone
+628116705741
Journal Mail Official
jee@unimal.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro Kampus Bukit Indah Jl. Batam Kota : Lhokseumawe Kode Pos : 24352 Email : jee@unimal.ac.id Home page : http://ojs.unimal.ac.id/index.php/energi-elektrik
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Energi Elektrik
ISSN : 23031360     EISSN : 26222639     DOI : https://doi.org/10.29103/jee.v10i2.6202
Jurnal Energi Elektrik ini adalah tempat untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang teknik elektro mengenai sistem tenaga listrik, telekomunikasi, sistem kendali, elektronika, komputer dan yang berhubungan dengan energi
Articles 49 Documents
ANALISIS PENGGUNAAN RELE DIFERENSIAL SEBAGAI PROTEKSI TRANSFORMATOR 66 MVA DI PLTMG SUMBAGUT 2 PEAKER POWER PLANT 250 MW Deuria Keumala; Andik Bintoro; Salahuddin Salahuddin; Habib Muharry Yusdartono
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4221

Abstract

Salah satu proteksi pada transformator daya adalah relay diferensial, relay diferensial adalah relay yang mampu bekerja tanpa adanya koodinasi dari relay lainnya. Sehingga cara waktu kerja relay diferensial bisa dibuat secepat mungkin dari relay lainnya. Sistem proteksi yang didukung oleh setting yang bagus pada relay diferensial untuk menghindari kegagalan proteksi dan meningkatkan operasional sistem transmisi. Metode penelitian ini menggunakan data yang didapat dari PLTMG SUMBAGUT 2 PEAKER POWER PLANT 250 MW yang kemudian dilakukan perhitungan secara matematis untuk menentukan rasio current transformator , error mismatch,  arus sekunder CT, arus diferensial, arus restrain,  percent slope, dan arus setting. Ketika terjadi arus setting 0,147 ampere relay diferensial akan merespon sehingga akan membuka CB dengan besar arus yang terjadi pada saat tergangguan adalah 50.000 ampere. Ketika terjadinya masukan 66 MVA dengan arus 50.000 ampere dan tegangan 7.000 volt sehingga akan direspon oleh relay diferensial untuk mengamankan transformator. Ketika transformator dihubungkan kembali namun tidak mengalami permasalahan serius karena tegangan kecil dan durasi gangguannya juga kecil sehingga masih aman untuk transformator.
Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things (IoT) Muhammad Reza; Andik Bintoro; Raihan Putri
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4309

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things (IoT) dengan modul sensor DHT22 dan relay SSR untuk pengendalian otomatis menggunakan jaringan internet dengan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini berguna agar gabah beras terproduksi dengan baik dan mempunyai nilai mutu yaitu dengan menjaga kondisi suhu dan kelembaban ruangan agar gabah padi mendapatkan hasil mutu yang berstandart SNI dan terhindar dari hama kumbang,kutu dan lainnya. Sistem monitoring ini dibangun dengan menggunakan modul mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang dapat dimonitor dari jarak jauh menggunakan internet. Data suhu dan kelembaban yang diambil dari sensor tipe DHT22 dikumpulkan pada mikrokontroler yang kemudian dikirim ke internet secara nirkabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data suhu dan kelembaban dapat terbaca secara real time dan status relay SSR dapat dikontrol menggunakan IoT dengan platform Blynk yang juga dapat diakses menggunakan smartphone.Mampu memonitoring nilai suhu dan kelembababn pada gudang penyimpanan serta dapat mengontrol SSR untuk mematikan dan menghidupkan elemen pemanas dari jarak jauh menggunakan jaringan internet.
APLIKASI METODE EXPONENSIAL SMOOTHING Dalam PERAMALAN PERSEDIAAN ENERGI LISTRIK DI PT. PLN(Persero) AREA LHOKSEUMAWE Fajar Rahmansyah; Badriana Badriana; Muchlis Abdul Muthalib
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4341

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu sumber energi utama yang paling banyak digunakan hampir di seluruh aspek kehidupan manusia. Pada era modern saat ini kebutuhan energi listrik semakin berkembang di bergai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui energi listrik yang akan digunakan dan melakukan peramalan untuk persediaan energi listrik yang akan di gunakan di wilayah kota lhokseumawe. Metode peramalan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Exponensial Smoothing. Data yang digunakan adalah energi terjual dari januari 2018 – desember 2020. Penelitian ini menggunakan besar alpha 0,35 karna besar alpha ini yang menghasilkan MSE terkecil. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya peningkatan penggunaan daya listrik 3 tahun kedepan yaitu sebesar 562.032.900,7 Kwh. Dengan rata rata peningkatan daya perbulannya sebesar 159.781,9555 Kwh
Analis Pengaruh Pembebanan Terhadap Masa Pakai Transformator di PT.PJB UBJ O&M PLTMG Arun Mukhlis Abdul Muthalib; Adi Syahputra Ritonga; Raihan Putri; Habib Muharry Yusdartono
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4887

Abstract

Abstrak— Kebutuhan listrik di Aceh terutama di daerah Lhokseumawe berpengaruh terhadap salah satu peralatan yang membantu penyaluran energy listrik dari pembangkit ke konsumen. Salah satu peralatan pembantu penyaliran listrik ke konsumen adalah transformator atau yang biasa disingkat dengan trafo. Menurut publikasi IEC 60076-7 ditetapkan bahwa trafo memiliki umur selama 20,55 tahun atau 180000 jam. Namun, kenyataannya umur trafo dapat menjadi lebih pendek karena pengaruh faktor pembebanan dan suhu dari trafo. Penelitian ini membahas tentang pengaruh pembebanan dan temperatur lingkungan terhadap susut umur transformator daya 36/ 60 MVA pada blok 3 dan blok 4 yang dilakukan di PT. PJB UBJ O&M PLTMG Arun Lhokseumawe, Nangroe Aceh Darussalam. Dari hasil perhitungan setelah 4 tahun trafo beroperasi, apabila trafo diberikan beban 100% maka trafo akan mengalami penyusutan umur sebesar 2,52 p.u/ hari sehingga memiliki sisa umur (untuk melakukan operasi) selama 10 tahun. Sedangkan untuk trafo yang diberikan beban 90% maka trafo akan mengalami penyusutan umur sebesar 1,44 p.u/ hari sehingga memiliki sisa umur ( untuk melakukan operasi) selama 18 tahun lagi. Dan untuk trafo yang diberikan beban 80% maka trafo tersebut akan mengalami penyusutan umur sebesar 0,67 p.u/ hari sehingga akan memiliki sisa umur (untuk melakukan operasi kembali) selama 38 tahun lagi. Dari perhitungan di atas diperoleh susut umur diakibatkan oleh suhu lingkungan diperoleh untuk jenis pendingin ONAN pada blok 3 sebesar 0,71 p.u/ hari dan pada blok 4 sebesar 0,70 p.u/ hari. Sedangkan pada jenis pendingin ONAF pada blok 3 sebesar 0,004 p.u/ hari dan pada blok 4 sebesar 0,005 p.u/ hari. Hal ini sesuai dengan peraturan SPLN50/ 1982 mengenai susut umur transformator.Kata Kunci : Pembebanan, Susut Umur, Transformator 
PERANCANGAN RADIAL FLUX PERMANENT MAGNET SYNCHRONOUS GENERATOR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM) muhammad ilham manishe; Arnawan Hasibuan; Raihan Putri
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4895

Abstract

Penelitian ini tentang perancangan desain dan simulasi Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG) yang memiliki prospek cerah dalam aplikasi turbin angin skala kecil. Turbin angin sebagai pembangkit listrik yang menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pembangkit listrik yang murah dan mudah dengan tingkat efesiensi yang tinggi adalah salah satu jawaban atas permasalahan akan kebutuhan listrik. Metode Fenite Element Method (FEM) adalah alat untuk mempelajari dan merancang Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG). Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG), Generator yang diracang memiliki jumlah 18 slot ,16 pole dan 3 fasa dengan menggunakan radial flux. Hasil dari pemodelan dan simulasi PMSG ini dapat membangkitkan daya sebesar 661,234 Watt pada kecepatan 1000 RPM dengan efisiensi mencapai 81 %.
ANALISA PENGOPERASIAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER SATU FASA Muhammad Reza; Muhammad Muhammad; Misbahul Jannah
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4917

Abstract

Pada umumnya penggunaan peralatan listrik di rumah tangga sangat dominan dengan menggunakan sumber satu fasa, sementara penggunaan listrik tiga fasa hanya ada di lingkungan industri. Untuk mengatasi masalah tersebut maka penulis mencoba merancang dan membuat suatu konverter fasa yang berfungsi mengubah sistem kelistrikan satu fasa ke sistem kelistrikan tiga fasa dengan pemanfaatan motor listrik induksi tiga fasa.Pada perhitungan yang dilakukan kapasitor start yang cocok untuk motor induksi tiga fasa berkapasitas 2,2 kW adalah 94,2 µF sedangkan penggunaan kapasitor start pada alat uji berkapasitas 96,2 µF. Perhitungan yang dilakukan untuk kapasitor run yang cocok untuk motor induksi yang digunakan yaitu 54,2 µF, sedangkan kapasitor yang digunakan pada alat uji berkapsitas 47,9 µF.
ANALISA SETTING KOORDINASI PROTEKSI OVER CURRENT RELAY PADA JARINGAN DISTRIBUSI DI PT. PLN (PERSERO) ULP PANGKALAN BRANDAN Elvi Idriana; Raihan Putri; Selamat Meliala; Dedi Fariadi
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4960

Abstract

Dalam kehidupan manusia energi listrik adalah kebutuhan primer yang sangatlah penting. Dalam pendistribusian tenaga listrik adapun gangguan baik di dalam sistem maupun diluar jaringan distribusi, salah satunya adalah hubung singkat yang dapat mengakibatkan kerusakan sistem pada peralatan distribusi dan beban listrik. Oleh karena itu, diperlukan perhatian yang lebih untuk melindungi kerugian yang disebabkan adanya gangguan hubung singkat yang terjadi pada sistem jaringan distribusi tenaga listrik. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis menggunakan perangkat proteksi relai arus lebih. Adapun metode penelitian ini untuk meningkatkan koordinasi relai arus lebih yaitu dengan menggunakan simulasi pada softwareETAPuntuk memulai koordinasi relai yaitu dengan pembuatan single line diagram, penentuan penempatan relai sesuai waktu kerja, penentuan tahap waktu kerja relai, nilai arus yang terhubung yaitu hubung singkat tiga fasa dan dua fasa pada bus yang terdekat dengan relai dan parameter nilai lainnya untuk perhitungan setting koordinasi relai sesuai dengan karakteristiknya.Arus gangguan hubung singkat terbesar pada bus 2 sebesar 6.130 A dan arus gangguan terkecil pada bus 46 sebesar 1.565 A. Hasil perhitungan setting relai pada bus 3 adalah Ip = 0,147125 A dan TMS = 1,02 s, pada bus 7 yaitu Ip = 0,1056 A dan TMS = 0,78 s, pada bus 17 yaitu Ip = 0,0671 A dan TMS = 0,64 s, pada bus 34 yaitu Ip = 0,0363 A dan TMS = 0,481 s, dan pada bus 46 yaitu Ip = 0,0044 A dan TMS = 0,282 s.Hasil analisa dalam pengujian terhadap beberapa skenario sumber gangguan pada bus 3, 7, 17, 34, 46 dapat dilihat dari circuit breaker bekerja secara berurutan dari sumber gangguan.Dari pengujian simulasi kurva dapat dilihat waktu relai bekerja sesuai arus gangguan, semakin besar arus gangguan maka waktu relai bekerja akan semakin cepat. Ini menunjukkan bahwa penyetelan relai sudah berjalan dengan baik dan tidak tumpang tindih antar relai yang lainnya.
ANALISIS PENEMPATAN RECLOSER GUNA MEMAKSIMALKAN KINERJA SISTEM TENAGA LISTRIK DI JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV PADA PT. PLN (Persero) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN (UP3) SIGLI Badriana Badriana; Jordan Jordan; Salahuddin Salahuddin; Selamat Meliala; Kartika Kartika
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.4984

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian yang penting dalam kegiatan penyaluran energi listrik karena langsung terhubung dengan beban. Sistem distribusi ini berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik besar (bulk power source) sampai ke konsumen. Oleh karena itu, sistem distribusi selalu dituntut untuk memiliki keandalan yang baik. Semakin sering suatu jaringan distribusi mengalami gangguan maka kontinuitas penyaluran energi listrik juga akan semakin buruk. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan peralatan proteksi yang dapat mengatasi gangguan diantaranya Recloser. Recloser adalah suatu peralatan proteksi yang berfungsi untuk meminimalisir daerah yang terkena dampak gangguan. Untuk menguji formulasi yang diusulkan dalam Penelitian dilakukan pada sistem jaringan distribusi 20 kV di P.T PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sigli pada penyulang P. Seulawah (SK9). Untuk penempatan recloser dapat di ambil dari hasil nilai FITNESS terbesar atau dari nilai SAIFI dan SAIDI yang terkecil. Penempatan recloser yang paling optimal pada penyulang P. Seulawah yaitu pada trafo 2 yang di ambil dari nilai FITNESS terbesar yaitu sebesar 1612,903 dan SAIFI sebesar 0,0032, nilai SAIDI sebesar 0,1968. Untuk mendapatkan nilai indeks keandalan pada penyulang P. Seulawah dapat dihitung dengan cara membagi nilai dari laju kegagalan atau padam dengan jumlah pelanggan.
PERANCANGAN SISTEM SIRINE OTOMATIS DAN PERINGATAN PERGANTIAN JAM KULIAH DENGAN OUTPUT SUARA PADA RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA32 Isaruddin Isaruddin
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 1 (2021): JEE Edisi April 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i1.5599

Abstract

Makalah ini menjeleaskan alat bantu manusia yang dapat menjaga waktu dalam melakukan pekerjaan rutin yang kemungkinan lupa untuk melakulannya. Dari itu penulis merancang alat yang dapat melakukan dengan otomatis untuk melakukan peringatan pergantian jam perkuliahan yang dapat mampu mengingatkan sistem perkuliahan secara penuh mulai dari tanda bunyi sirine pada buzzer pada saat tanda waktu kuliah dimulai di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe, peringatan pergantian mata kuliah ini bersuara pada jam kuliah sudah berganti, dan alat ini juga bersuara setiap satu jam kuliah berganti dan juga diakhiri dengan suara jam kuliah sudah berakhir. Alat ini dikembangkan dengan Atmega32 karena kecepatan dalam eksekusi program yang lebih cepat dan konsumsi daya terhadap kecepatan eksekusi perintah rendah, selain Atmega32 juga terdapat RTC DS1307, ISD 2560, LCD 16x2, speaker, amplifier dan microphone. Hasilnya sistem ini dapat membunyikan sirine dalam tiga waktu yaitu pada waktu jam masuk kuliah juga pada waktu istirahat dan juga pada saat waktu pulang kuliah. Ssitem akan mengeluarkan output suara tanda prkuliahan telah dimulai dan dapat diimplementasikan untuk tiga ruang kuliah.
SISTEM ANTISIPASI AIR PASANG DAN AIR SURUT PADA KOLAM IKAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC BERBASIS ARDUINO UNO Hari Pratama Barus; Asran Asran; Andik Bintoro
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 2 (2021): JEE Edisi Oktober 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i2.1908

Abstract

Permasalahan air pasang dan air surut dikalangan masyarakat dan para peternak ikan dikolam sudah sering terjadi di Indonesia. Faktor penyebab terjadinya air pasang dan air surut pada kolam ialah salah satunya faktor gejala alam, contohnya jikalau air pasang yang berlebihan terjadi karena curah hujan yang tinggi dan jikalau air surut dikarenakan musim kemarau. Dalam penelitian ini arduino uno berfungsi sebagai mikrokontroler, sensor ultrasonic hc-sr04 menjadi sensor utama, dan pompa air sebagai alat untuk mengalirkan air kolam pada alat antisipasi banjir. Untuk kondisi air pasang ketinggian air yang didapat untuk membuang air setinggi 2 cm - 9 cm pompa membutuhkan waktu selama 40 detik, 20 secon untuk membuang air dari dalam wadah dengan jumlah volume air sebanyak 2,6 liter dan status pompa yang bekerja untuk membuang ialah pompa pasang (pompa 2). Untuk kondisi air normal, pengujian dilakukan secara manual akibat tidak ada pompa yang hidup (bekerja) dikarenakan kondisi air dalam keadaan normal. Tetapi dalam kondisi tersebut, sensor ultrasonic tetap bekerja mendeteksi ketinggian air. Untuk kategori air surut dimulai dari 30 cm hingga 20 cm, pompa air membutuhkan waktu selama 50 detik, 08 second untuk dapat mengisi air hingga kebatas normal dengan hasil sebanyak 3,25 mililiter air.