cover
Contact Name
Nilma Zola
Contact Email
zola@konselor.org
Phone
+628116615155
Journal Mail Official
jurnal@iicet.org
Editorial Address
http://journal.iicet.org/index.php/lentera/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Lentera Negeri
ISSN : 27467988     EISSN : 27467996     DOI : https://doi.org/10.29210/99430
Lentera Negeri is a peer-reviewed published by Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy. The aim of this journal is to publish articles dedicated to disseminate the conceptual thoughts, ideas and research results that have been achieved in the area of community services, social sciences, applied science, technology and other relevan field. Specifically, topics of interest include but are not limited to: Community services Teaching and Learning Social sciences Applied science Technology and Enggenering other relevan field
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020): Lentera Negeri" : 5 Documents clear
Dampak Homeschooling Terhadap Perkembangan Sosial Anak serta Peranan Konselor Silvia Adila Nusa
Lentera Negeri Vol 1, No 2 (2020): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99770

Abstract

Di era globalisasi semua bergerak dan berubah semakin cepat dan kompetitif. Semua bidang mengalami pergeseran dan tantangan, termasuk Lembaga pendidikan. Dalam rangka upaya menciptakan terobosan di bidang pendidikan, maka munculah pendidikan alternatif yang beragam bentuknya. Pendidikan informal yang mulai berkembang di indonesia sekarang ini, Salah satunya adalah pendidikan homeschooling. Dilihat dari perkembangan atau peminat dari pendidikan homeschooling itu sendiri, khususnya masyarakat perkotaan. Beberapa hal yang melatarbelakangi para orang tua memilih homeschooling dibandingkan dengan sekolah formal. Salah satunya adalah untuk mengembangkan potensi anak, karena jika di sekolah formal anak sudah lelah dengan kurikulum.
Penggunaan Media Teknologi Informasi dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Zafira Elpas
Lentera Negeri Vol 1, No 2 (2020): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99780

Abstract

Di era globalisasi ini, perkembangan media teknologi informasi berkembang sangat pesat. Perkembangan itu terjadi karena berkembangnya ilmu pengetahuan manusia dan adanya keinginan untuk kehidupan yang lebih maju. Dengan begitu mempermudah manusia dalam mengakses info ke seluruh penjuru dunia dan mempermudah pekerjaannya dalam berbagai bidang. Diantaranya yaitu, penggunaan media teknologi informasi dalam bidang pendidikan. Yang mana hampir seluruh kegiatan di dunia pendidikan menggunakan media teknologi informasi, salah satunya pada layanan BK. Penggunaan media teknologi dalam layanan BK memberikan kemudahan dan keefektifan bagi konselor atau guru BK untuk mengembangkan kemampuan siswa disekolah. Oleh sebab itu, konselor atau guru BK harus mahir dalam media teknologi informasi agar dapat menggunakannya dengan kreatif, inovatif, variatif dan fleksibel dalam memberikan layanan BK.
Bimbingan Kelompok dalam Mengurangi Kecemasan Siswa Kelas 6 SD Menghadapi Ujian Nasional Suci Dwi Fernanda
Lentera Negeri Vol 1, No 2 (2020): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99790

Abstract

Ujian nasional merupakan salah satu syarat kelulusan dari satuan pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 72 ayat (1) Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kondisi psikologis siswa yang menghadapi ujian nasional yang cenderung cemas berlebihan penting untuk mendapatkan layanan agar berhasil menghadapi ujian. Kondisi psikologis siswa dalam menghadapi ujian akhir sekolah berbeda-beda, hal ini disebabkan adanya dinamika psikis yang berbeda pada diri masing-masing siswa. Siswa yang memiliki dinamika psikis yang baik tidak mengalami kecemasan atau ketakutan dalam menghadapi ujian. Sebaliknya siswa yang memiliki dinamika psikis yang buruk akan mengalami kecemasan atau ketakutan dalam menghadapi ujian. Mengingat dampak kecemasan, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi kondisi tersebut dengan memberikan layanan bimbingan.
Mengatasi Perilaku Membolos Siswa Melalui Konseling Individual Dengan Menggunakan Pendekatan Behavioral Ravidah Aziz
Lentera Negeri Vol 1, No 2 (2020): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99750

Abstract

Perilaku membolos adalah perilaku tidak masuk sekolah, meninggalkan sekolah saat jam mata pelajaran atau keluar saat jam mata pelajaran tanpa mendapat izin dari pihak sekolah. Perilaku membolos harus segera ditangani karena dapat berpengaruh terhadap akademik, perilaku yang menyimpang dari tata tertib sekolah serta moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi permasalahan-permasalahan yang ada di sekolah,salah satunya membolos. Sebagaimana dipahami bahwa dampak dari perilaku membolos adalah mengalami kegagalan dalam pelajaran. Kegiatan layanan konseling dapat diselenggarakan dengan baik secara individual maupun kelmpok. Konseling individual ditujukan kepada peserta didik untuk membantu memperbaiki kebiasaan yang memadai seperti perilaku membolos agar menjadi perilaku yang lebih baik lagi di lingkungan sekolah.
Penggunaan Desensitisasi untuk Mengurangi Phobia Siska Permata Sari; Yeni Karneli
Lentera Negeri Vol 1, No 2 (2020): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99760

Abstract

Phobia adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk menjauhi sesuatu yang ditakuti itu. Jika sudah parah bisa sangat mengganggu aktifitas seseorang. Seperti seseorang akan sesak nafas, deg-degan, keringat dingin, gemetaran, bahkan sampai tidak bisa menggerakkan badannya. Dengan menggunakan teknik desensitisasi agar bisa mengurangi tingkat ketakutan seseorang terhadap phobianya atau rasa takutnya terhadap suatu hal. Teknik ini dapat membuat penderita merasakan relaksasi/ketenangan sehingga ketakutan nya akan berkurang dan panik segala macam bisa lebih terkendali. Hasil yang didapat setelah diberikan teknik ini banyak penderita yang mulai bisa mengontrol ketakutan terhadap sesuatu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5