cover
Contact Name
Bayu Dwi Setyo
Contact Email
bayu.dwisetyo@unimman.ac.id
Phone
+6285146303044
Journal Mail Official
jurnal@apji.org
Editorial Address
Jalan Pandu Pangiang Lingkungan, Pandu, Kec. Bunaken, , Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 95249
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
ISSN : 29621593     EISSN : 29621577     DOI : https://doi.org/10.57214/pengabmas.v4i3
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat. Focus dan Scope pada bidang Multidisiplin Ilmu, pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat indonesia memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabmas Nusantara terbit 1 tahun 4 kali (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara" : 8 Documents clear
Pelatihan Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas dan Menyusui Sebagai Media Peningkatan Produksi ASI Di Desa Watutumou Kecamatan Kalawat Kota Minahasa Utara Irne Wida Desiyanti; Mutmainnah Mutmainnah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.778 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.100

Abstract

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka cakupan ASI di indonesia mencapai 43% dibanding (SDKI) tahun 2012. Berdasarkan hasil survey pada tanggal 16-17 Februari 2020, di Desa Watutumou Kecamatan Maumbi Kabupaten Minahasa Utara didapatkan salah satu masalah prioritas yang terjadi adalah masih kurangnya pemberian ASI pada bayi dan balita yang disebakan karena kurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, sehingga dapat tercapai peningkatan gizi bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuliah umum (pemaparan), sharing atau talk show dengan media proyektor, serta memberikan peragaan bagaimana cara melakukan perawatan payudara, menyajikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin agar dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Kegiatan pelatihan perawatan payudara pada ibu nifas dan menyusui sebagai media peningkatan produksi ASI adalah kegiatan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan harapan dapat melancarkan produksi ASI, sehingga proses pemberian ASI berjalan lancar sampai 2 tahun.
Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat yang Rasional untuk Penanggulangan Penyakit Berdasar Bukti Klinis (Pengabdian Dilakukan Di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara) Rizal Rizal; Suwandi I. Luneto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.749 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.101

Abstract

Target terapi suatu penyakit dapat tercapai jika pengobatannya rasional. Rasionalitas penggunaan obat meliputi tepat diagnosis, tepat indikasi penyakit, tepat pemilihan obat, tepat dosis, tepat cara pemberian, tepat interval waktu pemberian, tepat lama pemberian, waspada terhadap efek samping, tepat tindak lanjut (follow-up), tepat penyerahan obat, dan patuh terhadap perintah pengobatan. Efek farmakologi suatu obat dalam penggunaanya menimbulkan respon klinis berupa efektivitas atau efek yang dikehendaki dan efek toksisisitas atau efek yang merugikan dari suatu obat. Indonesia merupakan mega centre tumbuhnya berbagai spesies tanaman yang berkhasiat obat. Masyarakat Desa Munte memiliki tingkat pemahaman rasionalitas penggunaan obat yang masih rendah (6,4%), dan persentase penggunaan tanaman sebagai bahan obat yang tinggi (90%). Tujuan pengabdian ini yaitu masyarakat mampu memformulasikan dan memanfaatkan tanaman obat yang rasional untuk penanggulangan penyakit berdasarkan bukti klinis. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan pemberian edukasi dan pelatihan tentang prinsip dasar obat sintesis dan herbal, prinsip dasar penggunaan obat yang rasional, penggunaan obat herbal yang berdasarkan bukti ilmiah, dan praktik formulasi obat dari herbal/ tanaman obat, serta dilaksanakan pemeriksaan deteksi dini penyakit degeneratif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Munte, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, pada tanggal 4 Maret 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh 55 orang yang sebagian besar merupakan tokoh masyarakat, kepala-kepala lingkungan, aparat-aparat desa, pemuda masjid dan gereja, serta masyarakat Desa Munte secara umum. Luaran pada pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat Desa Munte mengetahui dan memahami lebih mendalam tentang prinsip-prinsip dasar obat sintesis maupun herbal, mengetahui cara penggunaan obat yang rasional, masyarakat mampu memformulasikan obat herbal yang tepat berdasarkan prinsip-prinsip kefarmasian, rasional, dan berdasarkan bukti-bukti ilmiah.
PELATIHAN PENGAKTIFAN ENDORFIN DAN ENZIM PENCERNAAN DALAM MENURUNKAN PREVALENSI PENYAKIT JANTUNG BERDASARKAN SUNNAH RASUL Rizal Rizal; Muh. Hidayat; Maulana I. Naki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.398 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.102

Abstract

Penyakit jantung merupakan masalah kesehatan yang progresif dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Penyebab utama timbulnya suatu penyakit adalah pola hidup dan pola makan. Tujuan dari kegiatan ini adalah Masyarakat mengetahui pentingya menjaga keseimbangan pola hidup dan pola makan yang akan mengaktifkan endorfin dan enzim berdasarkan sunnah Rasulullah SAW. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan, diskusi dan tanya jawab tentang cara pengaktifan endorfin dan enzim pencernaan dalam menurunkan prevalensi penyakit jantung berdasarkan sunnah Rasul. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat Kelurahan Kampung Jawa, Kec. Tondano Utara, Kab. Minahasa mengetahui pentingya menjaga keseimbangan pola hidup dan pola makan yang akan mengaktifkan endorfin dan enzim pencernaan, dan masyarakat mengetahui cara menjaga pola hidup dan pola makan berdasarkan sunnah Rasulullah SAW yang dapat mencegah dari penyakit jantung. Keseimbangan pola makan yang dimaksudkan yaitu dengan menjaga pola makan yang tidak berlebih-lebihan dan keseimbangan pola hidup yakni mengatur pengoptimalan hormon beta endorfin dengan selalu menjaga kebahagiaan dengan terapi senyum.
Pelatihan Pengukuran Tekanan Darah Di Desa Watudambo II Kecamatan Kauditan Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Faradilla Miftah Suranata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.515 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.103

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik pada tingkat 140 mmHg atau lebih tinggi dan diastolik pada tingkat 90 mmHg atau lebih yang didasarkan pada hasil nilai tiga kali pengukuran atau lebih pada waktu yang berkala (LeMone, et al., 2016). Hipertensi diketahui sebagai penyakit dengan tekanan darah tinggi yang banyak diderita oleh lanjut usia (lansia), sehingga pemantauan tekanan darah perlu dilakukan. Posbindu adalah wadah pelayanan kepada lansia di masyarakat yang proses pementukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat teruatam sebagai kader kesehatan yang dibentuk oleh tenaga kesehatan. Permasalahan yang ditemukan di Desa Watudambo II yaitu kader kesehatan belum mengetahui bagaimana cara melakukan pengukuran tekanan darah. Berangkat dari permasalaha itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Watudambo dengan tujuan untuk memberdayakan kader kesehatan dengan melakukan pelatihan pengukuran tekanan darah yang bertujuan agar kader kesehatan dapat dengan mandiri melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter aneroid dan stetoskop. Peserta dalam pelatihan ini yaitu 20 orang kader kesehatan di Desa Watudambo II. Hasil dari pelatihan yang dilakukan adalah kader kesehatan telah memahami pengendalian dan pencegahan serta mengetahui langkah-langkah pengukuran tekanan darah.
PELATIHAN PENGGUNAAN ESSENTIAL OILS DALAM MENDUKUNG PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DI KOTA MANADO Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.692 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.104

Abstract

Trend penggunaan susu formula sebagai pengganti Air Susu Ibu (ASI) di Indonesia bahkan dunia tidak dapat terelakkan dengan berbagai klaim yang diberikan produk susu formula yang beredar di pasaran. Susu formula pada dasarnya mengandung nutrisi utama yang dibutuhkan bayi diantaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Penggunaan susu formula disarankan untuk bayi hanya jika terdapat permasalahan medis baik pada ibu atau pada bayi, sehingga ASI memang lebih direkomendasikan untuk diberikan pada bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisiyang mendukung pertumbuhannya. Oleh karenanya pemberian ASI eksklusif perlu digalakkan dan perlu diberi edukasi, baik untuk ibu menyusui, ibu hamil, calon ibu, bahkan remaja. Menanamkan pendidikan sejak dini ada baiknya untuk mencegah kesalahpahaman mengenai nutrisi terbaik untuk anak-anak kita di masa mendatang. Trend terbaru untuk membantu melancarkan produksi ASI adalah dengan menggunakan essential oil baik dengan cara dihirup maupun secara topikal. Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak esensial yang diperoleh dari tanaman atau bagian tanaman melalui proses destilasi, bertujuan untuk membantu mengatasi masalah terkait kesehatan.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PELATIHAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH PADA IBU PKK DI KELURAHAN TEWAAN KECAMATAN RANOWULU KOTA BITUNG Kristine Dareda; Dian Pratiwi Iman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.223

Abstract

Hipertensi merupakan satu dari penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian prematur di dunia. Dalam masa pandemi COVID-19, hipertensi muncul dengan cepat sebagai komorbiditas utama yang berpotensi terkait dengan peningkatan mortalitas Covid-19. Dukungan keluarga pada penderita hipertensi dapat meningkatkan kesehatan serta meningkatkan kepatuhan terhadap praktik perawatan diri yang terkait dengan manajemen kontrol tekanan darah. Ibu PKK merupakan tonggak yang utama dan memiliki peranan penting dalam sebuah keluarga sehingga diharapkan dapat membuat anggota keluarganya hidup lebih sehat dan sejahtera. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Ibu PKK tentang hipertensi, faktor risiko dan bahayanya. Serta memberikan pelatihan agar Ibu PKK dapat melakukan pengukuran tekanan darah secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan tanggal 28 Juni 2022, bertempat di Kantor Kelurahan Tewaan, Kec. Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ditutup dengan penyerahan tensimeter serta foto bersama antara pemateri dengan seluruh peserta dan perangkat kelurahan Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan darah
PENYULUHAN PRAKTEK CARA PEMBUATAN RAMUAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH DI ERA PANDEMI Irne Wida Desiyanti; Meinita Wulansari; Amir Fathah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.224

Abstract

Sejak ditemukannya, virus Corona menyebar dengan sangat cepat di seluruh dunia. Hingga 26 April 2020, sebanyak 2.804.796 jiwa penduduk dunia terkonfirmasi telah terpapar virus Corona, dan sebanyak 193.170 jiwa diantaranya mengalami kematian (WHO, 2020). Di Indonesia sendiri hingga 21 Maret 2022, tercatat 5.96.182 jiwa terkonfirmasi terpapar virus corona dan 153.892 jiwa diantaranya meninggal dunia (Kemenkes RI, 2022). Di Sulawesi Utara tepatnya di Kota Bitung, hingga 21 Maret 2022, tercatat sebanyak 4.497 jiwa yang terkonfirmasi terpapar virus corona dan 69 jiwa lainnya meninggal dunia. Sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat Kelurahan Pateten 2 Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, yang dilaksanakan pada Jum'at 25 Maret 2022. Narasumber dalam kegiatan ini adalah dosen S1 Kebidanan dan Farmasi. Tahapan yang dilakukan terdiri dari tahap persiapan dengan melakukan survey tempat, selanjutnya analisis masalah serta penetapan masalah. Evaluasi diperoleh dengan melakukan analisis terhadap hasil pre-test dan post-test. Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait cara pembuatan ramuan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Peserta juga dapat mempraktekkan secara mandiri cara pembuatan ramuan herbal peningkat imunitas tubuh. Melihat keantusiasan dan manfaat yang diperoleh peserta, oleh karena itu penyuluhan ini dapat di tindak lanjuti ke kelurahan-kelurahan lainnya dan bekerja sama dengan dinas Kesehatan setempat untuk memperhatikan Kesehatan warga dengan memberdayakan warga setempat untuk memanfaatkan tanaman herbal yang ada dilingkugan sekitar untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Pemeriksaan Kesehatan Lansia Dan Edukasi Pemanfaatan Bahan Pangan Sebagai Pengobatan Alternatif Hipertensi Di Kelurahan Paudean Kec. Lembeh Selatan Kota Bitung Lisa Ardiningtyas; Dyta Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i2.225

Abstract

Penyakit terbanyak pada lansia berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2019 adalah hipertensi (57,6%), artritis (51,9%), stroke (46,1%), masalah gigi dan mulut (19,1%), penyakit paru obstruktif menahun (8,6%) dan diabetes melitus (4,8%). Sementara itu dengan bertambahnya usia, gangguan fungsional akan meningkat dengan ditunjukkan terjadinya disabilitas. Dilaporkan bahwa disabilitas ringan yang diukur berdasarkan kemampuan melakukan aktivitas hidup sehari-hari atau Activity of Daily Living (ADL) dialami sekitar 51% lansia, dengan distribusi prevalensi sekitar 51% pada usia 55-64 tahun dan 62% pada usia 65 ke atas; disabilitas berat dialami sekitar 7 % pada usia 55-64 tahun, 10% pada usia 65– 74 tahun, dan 22 % pada usia 75 tahun ke atas. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 15 Lansia di Kelurahan Paudean dan dilaksanakan. Instruktur dan narasumber dalam kegiatan ini adalah dosen S1 Kebidanan dan dosen S1 Gizi. Tahap persiapan dilakukan dengan survey tempat, analisis masalah dan penetapan masalah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaa penyuluhan adalah talk show dan pemeriksaan kesehatan kepada 15 lansia di Kelurahan Paudean dilanjutkan talkshow pemanfaatan bahan pangan sebagai alternatif pengobatan hipertensi. Evaluasi dilakukan dengan analisis hasil pre test dan post test. Hasil pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan para lansia telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, kadar gula darah serta kadar asam urat dan dapat menjawab pertanyaan tentang bahan pangan yang dapat menurunkan tekanan darah. Melihat keantusiasan dan manfaat yang didapat peserta maka sebaiknya penyuluhan ini ini dapat dilakukan di kelurahan-kelurahan lainnya yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan terkait untuk terus memperhatikan kesehatan lansia dengan mengaktifkan kegiatan posyandu lansia.

Page 1 of 1 | Total Record : 8