cover
Contact Name
IImar Andi Achmad
Contact Email
ilmar.andiachmad22@gmail.com
Phone
+6281242891463
Journal Mail Official
ilmarandiachmad@umbulukumba.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno No. 17 Telpon (0413) 81481 Bulukumba
Location
Kab. bulukumba,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Education Sciences: Fondation & Application
ISSN : -     EISSN : 29630274     DOI : https://doi.org/10.161985/jesfa
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam Journal of Education Sciences: Fondation & Application ini adalah sebagai berikut: 1. Community Development 2. Learning Models 3. Training and Courses 4. Informal Education 5. PAUD Setiap artikel yang akan diterbitkan akan menjalani proses review yang diserahkan kepada reviewer.
Articles 33 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Muhammad Athar Asmas; Ihwan Ridwan
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.605 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Di Desa Bababulo Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai)”. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Di Desa Bababulo Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai)”. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Di Desa Bababulo Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai)”. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif Kulatitatif. Subjek penelitian adalah kepala desa dan 1 orang, tokoh masyarakat 1 orang,  Ketau BPD, dan organisasi kemasyarakatan yang terdiri dari Ketua BKM. Tahnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara. Dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui Pemberdayaan masayarakat pedesaan pesisir pantai digunakan strategi pemberdayaan masyarakat pedesaan yang memperoleh hasil penelitian bahwa: Pemberdayaan yang dilakukan oleh Organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat sangat baik karena iklim yang dibangun oleh seluruh lapisan masyarakat saling melindungi dan saling membangun fasilitas infrastruktur dan suprasturktur, dan strategi gotong roying yang diciptakn menghasilkan kerjasama yang baik yang berakibat pada mudahnya pemecahan masalah yang di hadapai masyarakat karena pemberdayaan yang dlikaukan bukan sekedar kreatifitas melinkan lebih menekankan pada nilai-nilai kemanusiaan.
Efektivitas Kampung KB di Desa Kolamar Kecamatan Aru Utara Kabupaten Kepulauan Aru Lutfi Sandi
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.052 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.7

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program Kampung KB di Desa Kolamar Kecamatan Aru Utara Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas program Kampung KB di Desa Kolamar. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan bersifat induktif, yakni suatu analisis berdasarkan data yang yang di peroleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Kolamar Kecamatan Aru Utara Kabupaten Kabupaten Kepulauan Aru memiliki program Kampung KB yang terdiri dari berbagai kegiatan yaitu dari kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL) agar dapat mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas dan sejahtera melalui program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Adapun kegiatan dalam program Kampung KB yang saat ini sudah berjalan tetapi belum maksimal dengan baik yaitu Bina Keluarga Balita (BKB) sedangkan untuk kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL) belum berjalan dan hanya sebatas pembentukan. Faktor yang menjadi penghambat kegiatan program Kampung KB ialah masih kurangnya sosialisasi dan edukasi terhadap program Bangga Kencana ke masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah tersebut.
Pelaksanaan Pendidikan Politik Sebagai Program Pendidikan Nonformal Study Kasus Di Partai Keadilan Sejahtera Ilmar Andi Achmad; Henra Saputra Tanjung; Florianus Aloysius Nay; jimmy charter atty
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.711 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.8

Abstract

Pendidikan politik bagi partai politik merupakan wadah peningkatan dan penguatan kualitas kader partai politik. Dalam suasana perkembangan partai politik di Indonesia, terdapat kecenderungan menurunnya kualitas para kader partai, sehingga dibutuhkan pendidikan politik sebagai sebuah solusi akselerasi kualitas kader. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pendidikan politik, khususnya yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi, serta analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan politik PKS Kabupaten Sinjai dilaksanakan menggunakan berbagai metode dan strategi antara lain kegiatan pelatihan, pembinaan, dan pemberdayaan. Pelaksanaannya ditentukan menurut kondisi yang tepat, terjadwal dan rutin, akan tetapi tidak menutup kemungkinan kegiatan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Selain itu, pendidikan politik PKS Kabupaten Sinjai pada pelaksanaannya tidak hanya selalu bermuatan politik saja akan tetapi juga terdapat muatan-muatan materi keagamaan, hal tersebut tidak terlepas dari PKS sebagai partai dakwah. Di sisi lain, pelaksanaan pendidikan politik tidak selalu berjalan dengan lancar, seringkali ada kendala-kendala, antara lain: a) adanya pandangan negatif masyarakat terhadap partai politik, b) komunikasi yang tidak terjalin antara DPC dan DPR yang merupakan ujung tombak pelaksanaan pendidikan politik, c) sarana dan prasarana yang terbatas meliputi tempat dan sarana pendukung pelaksanaan pendidikan politik, d) terbatasnya dana, dan e) kurangnya kader partai yang dapat menjadi narasumber atau pemateri dalam pelaksanaan pendidikan politik.
Strategi Pengembangan Minat Belajar Peserta Lembaga Kursus dan Pelatihan Taruna Akademia Kupang Florianus Nay; Alexius Andiwatir; Rudobertus Talan; Emirati
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.21 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.9

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Strategi Pengembangan Minat Belajar Peserta Didik di Taruna Akademia Kupang.Penelitian ini dilaksanakan di Taruna Akademia Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi,wawancara,dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan teknik reduksi data,teknik penyajian data dan teknik penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan minat belajar peserta didik Taruna Akademia yang diterapkan pada peserta didik dalam proses belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan dan keadaan peserta didik seperti tutor yang menciptanya lingkungan belajar yang menyenangkan,menyediakan bahan praktik kerajinan untuk peserta didik. Oleh karena itu Strategi Pengembangan minat belajar peserta didik Taruna Akademia Kupang yang di terapkan oleh tutor adalah ,strategi belajar diselingi dengan permainan (games),Belajar di selingi dengan praktik pelatihan, dan berkenalan dengan orang-orang baru .
Profil Kehidupan Anak Jalanan Perempuan Case Study Anak Jalanan Perempuan Yusril Arib; Rismayanti; Nurbintang Hafid
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.632 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.10

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana profil kehidupan anak jalanan perempuan di Kabupaten Gowa. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kehidupan anak jalan perempuan di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah Orang Tua dan Anak Jalanan yang berjumlah 4 keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara. Proses pengumpulan data penelitian dilaksanakan 4 tahap, yaitu: persiapan, klasifikasi data, mengumpulkan data dan menyimpulkan hasil. Selanjutnya Teknik analisis data menggambarkan tentang keberadaan dan berkembangnya jumlah anak jalanan merupakan persoalan yang perlu menjadi perhatian. Setelah data dianalisis disimpulkan bahwa (1) anak jalanan perempuaan di Kabupaten Gowa melakukan pekerjaan mengemis, mengelap mobil/motor, memanfaatkan barang bekas, mengamen, (2) faktor penyebab anak jalanan perempuan di Kabupaten Gowa adanya kekerasan dalam keluarga, dorongan keluarga, impian kebebasan, ingin memiliki uang sendiri, pengaruh dari teman, (3) cara anak jalanan perempuan mempertahankan hidup antara lain membangun solidaritas, melakukan kegiatan ekonomi, memanfaatkan barang bekas, melakukan tindakan kriminal, melakukan kegiatan yang rentan terhadap eksploitasi seksual.
Motivasi Warga Belajar Dalam Mengikuti Pendidikan Kesetaraan Paket C di kelompok Belajar Bonto Nyeleng Binaan SKB Bulukumba Mirna Yanti; Ana Safitri; Fatul Qodratullah
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.469 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.15

Abstract

Penulis mengkaji tentang motivasi warga belajar dalam mengikuti pendidikan kesetaraan paket C di kelompok belajar Bonto Nyeleng binaan UPT SKB Bulukumba. Dalam melakukan proses belajar motivasi sangat berperan penting. Hal ini dikarenakan motivasi adalah sebagai suatu pion yang membantu warga belajar dalam mengikuti pembelajaran. Apabila warga belajar memiliki motivasi yang tinggi maka akan berdampak baik baginya namun apabila warga belajar memiliki motivasi yang kurang. Maka tujuan dari diadakannya program-program pendidikan salah satunya seperti program pendidikan kesetaraan paket C tidak akan mencapai tujuannya yakni mencerdaskan dan ,mensejahterahkan masyarakat. Dalam hal ini motivasi dapat terbangun dan terhambat dikarenakan dengan adanya 2 faktor baik itu dari faktor intrinsik(dalam) maupun ekstrinsik(luar). Penulis mencoba mendeskripsikan bagaimana motivasi warga belajar di kelompok belajar bonyel dalam mengikuti proses maupun menghadiri setiap kegiatan pembelajaran. Penulis ingin mengetahui tingkat motivasi dan faktor yang mendorong dan yang menghambat para warga belajar. Adanya Pendidikan kesetaraan paket C ini mampu meningkatkan kemampuan intelektual masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kursus Desain Grafis Di Balai Latihan Kerja Kabupaten Bulukumba Erna Harianti; Nurpadillah
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.91 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perberdayaan masyarakat melalui kursus desain grafis di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bulukumba. Tujuan penulisan yaitu untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui kursus desain grafis. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, jumlah peserta yang mengikuti kursus ini mencakup sebanyak 20 peserta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui kursus desain grafis di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bulukumba yang telah di laksanakan mempunyai manfaat bagi peserta pelatihan. Hal ini terlihat dari semangat keterlibatan para peserta dari awal pelatihan hingga program pelatihan selesai, peserta selalui disiplin dalam setiap pertemuan pelajaran.
Peran Penting Mahasiswa Pendidikan Non Formal dalam Membentuk Warga Binaan Lapas Bulukumba Nelly agustina Dg tapaccing; Nur Yanti; Azisyah Nursyahbani
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.592 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.21

Abstract

Peran penting mahasiswa Pendidikan non formal dalam membentuk warga binaan lapas Bulukumba. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana peran penting mahasiswa Pendidikan non formal dalam membentuk binaan lapas Bulukumba. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan untuk dapat membentuk warga binaan lapas bulukumba agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterimah Kembali di lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan dan dapat hidup secara wajar sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab. Maka dari itu mahasiswa Pendidikan non formal membantu warga binaan dalam proses pengembangan sikap dan kepribadian, serta keterampilan warga binaan sedangkan diantara permasalahan yang terjadi di lapas adalah keributan antara sesama narapidana, perlakuan para petugas lapas terhadap narapidana, mencoba pelarian narapidana, terjadinya pembunuhan sesama narapidana , perdagangan narkoba pelecehan, seksual dan berbagai persoalan-persoalan negatif lain yang sering terdengar dari balik jerujinya. Lembaga permasyarakatan memiliki pembinaan narapidana melalui program kegaiatan belajar mengajar atau bisa disebut dengan pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM). Program ini merupakan Pendidikan kesetaraan, Pendidikan non formal dengan kompotensi kelulusan yang sama dengan sekolah formal lainnya namun lebih memberikan konseptematik, indiktif yang berhubungan dengan permasalahan lingkungan dan berusaha untuk mandiri dan melatih kehidupan untuk kerja.
Peran Sosial Media Terhadap Masyarakat Buta Aksara Banri Alang; Reski ariska; Caicah Azizah Amelia; Sulkifli
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.987 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.27

Abstract

Penulis mengkaji tentang peran sosial media terhadap masyarakat buta aksara di Desa Kambuno Kabupaten Bulukumba. Media sosial sebagai platfom digital yang memudahkan penggunanya untuk dapat berkomunikasi, bersosialisasi maupun bertukar informasi dengan mudah sehingga memberikan kemudahan bagi penggunanya. Penggunaan media sosial dapat mempengaruhi perubahan kebiasaan pada masyarakat. Perubahan yang terjadi dapat berupa perubahan sosial maupun interaksi sosial di tengah masyarakat. Penggunaan Media sosial hampir mencakup di semua golongan umur dan lapisan masyarakat termasuk bagi masyarakat yang kurang bisa membaca dengan baik bahan tidak bisa membaca sama sekali. Banyak masyarakat yang pada awalnya mereka tidak tahu membaca maupun menulis tetapi karena kebutuhan komunikasi mereka belajar melalui ponsel agar dapat berkomunikasi dengan keluarga maupun orang lain. Penulis mencoba mengungkapkan bahwa dengan pemanfaatan penggunaan media sosial mampu membantu masyarakat khususnya bagi masyarakat buta aksara. Media sosial yang digunakan sehari-hari untuk bertukar kabar dengan keluarga maupun dengan orang lain dapat melatih maupun meningkatkan kemampuan belajar membaca masyarakat, serta memperolah wawasan baru yang disajikan oleh sosial media. Dengan demikian penggunaan sosial media diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi masyarakat agar dapat memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Survey Kepuasan Mahasiswa Terhadap Layanan Akademik di Universitas San Pedro Kupang sefri fallo; Florianus Nay; Alexius Andiwatir
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.774 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v1i1.30

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk melakukan evaluasi dan merencanakan tindak lanjut peningkatan mutu terhadap mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survey dan pengolahan data dilakukan melalui statistik sederhana berupa presentase. Survey dilakukan terhadap 30 mahasiswa mewakili program studi matematika dan Pendidikan Luar biasa (PLB) yang terdiri atas 8 mahasiswa program studi matematika dan 22 mahasiswa program studi PLB. Teknik analisis data yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil survey menunjukkan bahwa, pada aspek tangible masih terdapat 10% mahasiswa yang menyatakan kurang puas, aspek reliability masih terdapat 7% mahasiswa menyatakan kurang puas, dan pada aspek responsiveness terdapat 13% mahasiswa menyatakan kurang puas. Adapun indikator-indikator yang perlu ditingkatkan antara lain: Fasilitas ibadah yang dapat dipergunakan oleh mahasiswa, Dosen mengembalikan hasil ujian/tugas dengan nilai yang obyektif, Universitas San Pedro memberikan bantuan pengobatan bagi mahasiswa yang sakit, Waktu dipergunakan secara efektif oleh dosen dalam proses pengajaran, Besarnya kontribusi biaya (sumbangan pengembangan lembaga) dibicarakan dengan orang tua wali mahasiswa, dan Universitas San Pedro berusaha memberikan respon positif setiap pengaduan mahasiswa.

Page 1 of 4 | Total Record : 33