cover
Contact Name
Zaenal Mustofa
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6282359594933
Journal Mail Official
jumadi@apji.org
Editorial Address
Jalan Majapahit No 605
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Educational Innovation and Public Health
ISSN : 29646324     EISSN : 29630703     DOI : 10.55606
Core Subject : Health,
Praktek Kedokteran Bedah, Farmasi, Persalinan, Kesehatan Anak, Kesehatan Mental, Kesehatan Masyarakat, Gigi, Pendidikan Kedokteran, Kebidanan, Kedokteran dan Keperawatan, Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan Reproduksi, Promosi Kesehatan, Keselamatan & Keselamatan Kerja Kesehatan, Profesi Kesehatan Lainnya.
Articles 60 Documents
Hubungan Insomnia Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Bangun Dwi Hardika; Vincencius Surani; Lilik Pranata
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v1i3.1542

Abstract

The increasing number of elderly people will have an impact on all arrangements in the community or family. Problems that often occur in the elderly will be a burden on the elderly, one of the problems that occur is insomnia. So this study aims to find out the relationship between insomnia and blood pressure in the elderly. Research method with quantitative survey analysis design, crossectional. The research was conducted in a nursing home with a sample size of 30 active elderly respondents with insomnia disorders. The results showed that there was no relationship between the level of insomnia and blood pressure with a significance value of 0.757> p value 0.05. These results indicate that statistically there is no relationship between the elderly with insomnia and blood pressure. Suggestions for home managers to provide interventions for elderly people who experience insomnia disorders with light therapy that is fun and has a positive impact on the elderly..
Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) pada Laki-laki Dewasa Usia 46 Tahun: Laporan Kasus Aragibinafika Aragibinafika; Mohamad Mimbar Topik
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.996 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.837

Abstract

Nekrolisis epidermal toksik (NET) adalah peradangan sistemik akut yang melibatkan kulit, membran mukosa, epitel pernafasan dan pencernaan. Dalam banyak kasus, obat-obatan merupakan penyebab utama NET akan tetapi dapat juga disebabkan oleh infeksi dan faktor-faktor resiko lainnya. Membran mukosa (rongga mulut, konjungtiva dan anogenital) adalah bagian tubuh yang paling awal terlibat pada NET. Lebih dari 200 obat dari berbagai golongan berhubungan dengan terjadinya NET. Penggunaan obat-obatan yang memiliki resiko tinggi dan sering menyebabkan terjadinya NET seperti antigout (allopurinol), antiepilepsi (carbamazepine, fenitoin, fenobarbital, lamotrigin), antibiotik (kotrimoksazol dan sulfonamid lain, floroquinolone), anti inflamasi (sulfasalazine), anti-HIV (nevirapine), obat anti inflamasi golongan oxicam(meloxicam), dan analgesik (parasetamol). Pengobatan NET adalah pendekatan multidisiplin dan hingga kini belum ada panduan yang diakui secara internasional untuk terapinya.Tujuan dari studi kasus adalah membahas mengenai Nekrolisis epidermal toksikyang dipicu oleh obat penurun panas serta manajemen terapinya.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruh Kejadian Postpartum Blues di Puskesmas Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022 Rosmanidar Rosmanidar; Basaria Manurung
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.456 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.841

Abstract

Pospartum merupakan masa enam minggu sejak bayi lahir sampai organ-organ reproduksi wanita kembali kebentuk normal seperti sebelum hamil.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues Di Puskesmas Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian dengan survei analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 35 orang. Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square. hasil yang diperoleh dari 35 responden, Ada pengaruh usia ibu terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,000<0,05. Ada pengaruh status kehamilan ibu terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,008<0,05. Ada pengaruh pekerjaan ibu terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,000<0,05. Ada pengaruh dukungan suami terhadap postpartum blues dengan nilai p yaitu 0,001<0,05.
MENGELOLA SAMPAH SEBAGAI WUJUD CINTA TANAH AIR DI TPA RANDU ALAS, SARDONOHARJO, NGEMPLAK, SLEMAN, YOGYAKARTA. Ari Kurniawan
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.324 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.662

Abstract

It begins with the restlessness of the residents of Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta over the pollution of waste produced by every household there. There are various types of household waste, from organic waste to non-organic waste. Not all of these types of waste can be recycled. For types of waste that cannot be recycled, it will cause many problems, both health and social. Because of the reasons above, the residents there are moved to pick up household waste in order to keep the environment clean and the country beautiful. The purpose of this research is to find out the relationship between waste management and a sense of love for the motherland. This research method uses qualitative research methods, namely by means of observation and interviews. The reason for using qualitative research methods is because they can better understand every phenomenon that arises so that analyzing each problem becomes more accurate. The results of this study reveal that there is a positive relationship between waste management and a sense of patriotism. This can be seen from the community's awareness of the importance of protecting the environment, they argue that managing waste proves that they have loved the environment and their homeland. Broadly speaking, the conclusion is that the act of managing waste at the Randu Alas TPA is based on the great sense of love for the motherland that the residents around there have. With a great sense of love for the homeland, a sense of protecting the environment will grow.
Sabun Cuci Tangan Berbahan Aktif Larutan Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Sebagai Produk Bioteknologi Farmasi Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, dan Pantoea dispersa Arikha Ayu Susilowati; Rina Nurmaulawti; Firman Rezaldi
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.51 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.685

Abstract

Pharmaceutical biotechnology products in the form of hand washing soap with an active ingredient of telang flower kombucha fermented solution have the potential to inhibit the growth of Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, and Pantoea dispersa bacteria. The aim of this study was to formulate and prepare hand washing soap with an active ingredient in a solution of seagrass kombucha fermentation to inhibit the growth of Staphylococcus capitis, Bacillus cereus, and Pantoea dispersa. This research is an experimental laboratory by making 4 hand washing soap preparations, which consist of a hand washing soap base without an active substance. Hand washing soap base added to a solution of fermented butterfly pea flower kombucha at a sugar concentration of 20%, 30%, and 40%. Disc diffusion is a method used to calculate the average diameter of the inhibition zone for the three tested bacterial growth. The research data obtained were analyzed through one way ANOVA and post hoc analysis. The results of the ANOVA test proved that the obtained p value <0.05, which means that there were significant differences in the three treatment groups in inhibiting the growth of the three test bacteria. The post hoc analysis results also proved that 40% concentration was the best concentration in inhibiting the growth of the three tested bacteria, namely 18.34 mm (S. capitis/strong), 16.39 mm (B. cereus/strong), and 13.33 mm (P. disperse/strong).
RESILIENCE TERHADAP SELF AWARENESS TENTANG KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS Andini Rahmawati; Eppy Setiyowati; Rizma Yuhana Defitri; Naadiyah Roebbi Musfirah; Putri Nur Fadilah; Afdhol Mufassirin
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.654 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.768

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan..pada seseorang yang biasanya ditandai.dengan peningkatan gula darah. Resilience digambarkan sebagai proses beradaptasi dengan baik dalam menghadapi sikap positif dan strategi yang efektif termasuk mengembangkan kesadaran diri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan self awareness pada lansia DM. Metode Penelitian menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan 33 subjek memenuhi..kriteria yaitu inklusi dan ekslusi pada lansia. Analisis data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan.bahwa lansia dengan resiliensi sedang sebanyak 20 responden (60,6%), dan lansia dengan self awareness kurang sebanyak 25 responden (75,8%). Pada correlation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self awareness dengan nilai p-value sebesar 0,016 (p < 0,05). Kesimpulan. Dengan demikian dapat disimpulan penelitian ini adanya hubungan resiliensi dengan self awareness, dimana semakin rendah tingkat resiliensi pada lansia, maka semakin.rendah juga self awareness yang dimiliki lansia dengan DM tersebut.
Pengaruh Orang Tua, Guru, dan Lingkungan Terhadap Tuna Daksa dalam Spiritual Quotient Atun Lestari; Rahma Sabila; Difa'ul Husna; Yuhan Anendi; Aries Anang Anshori
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.731 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.775

Abstract

Penelitian kami buat dengan kesesuaian tema yang disarankan pembimbing dosen kami yaitu peristiwa dimana anak tunadaksa bisa berkembang dengan baik dengan dukungan orang tuan dan guru disekolahnya. Dengan tujuan para orang tua dan guru bisa sadar bahwasanya anak adalah titipan tuhan yang akan dipertanggung jawabkan di akhirat. Pada penelitian ini menggunakan kualitatif metode diskriptif yakni suatu metode yang meneliti sekelompok manusia atau objek, suatu kondisi, atau gejala mengenai populasi atau daerah tertentu dengan mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan. Hasil yang di temukan tidak semua anak tunadaksa memiliki pikiran yang divabel juga tetapi berkat orang tua dan guru bisa berfikir seperti orang normal. Kesimpulannya adalah anak tunadaksa bisa menjalankan hidupnya dalam sehari-hari dengan kemampuan yang ada dan tingkat kecerdasanya normal seperti anak-anak umumnya.
Sikap Perawatan Kuku Dengan Kesehatan Kuku Pada Remaja Riatul Arini; Eppy Sulistyowati; Nur Alfi Syahrin Al Imron; Silvi Ayu Apriliana; Febrianti Nova Marshanda; Tasya Sal Sabillla; Yusrial Dhea Ayu; Alifiya Nurhidayat
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.128 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.784

Abstract

Pendahuluan. Personal Hygiene merupakan perawatan diri yang berpengaruh pada kesehatan manusia sebagai aktivitas di kehidupan sehari-hari. Salah satu yang termasuk ke dalam personal hygiene adalah perawatan kuku, kuku termasuk bagian tubuh yang bisa menjadi tempat penyebaran bakteri dari luar ke dalam tubuh. Tujuan: menganalisis kesehatan kuku pada remaja. Metode: metode kuantitatif.dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Jumlah sampel dalam.penelitian ini sebanyak 30 orang yang terdiri dari kelompok remaja akhir dari usia 17-25 tahun. Hasil: hasil analisis dari 30 responden diperoleh 21 (80,76%) dan 5 (19,23%) untuk perawatan kuku dan 4 responden dengan hasil 2 (50%) kesehatan kuku baik 2 (50%) kesehatan kuku buruk dengan hasil p-Value = 0,176. Kesimpulan: hasil uji statistic Chi-square didapatkan hasil p-Value = 0,176 atau (p > 0,05) yang artinya H1 ditolak H0 di terima dimana tidak ada hubungan yang signifikan antara kesehatan kuku dengan perawatan kuku pada remaja.
Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Kebersihan Alat Vital Moh. Lutfi Nurfatoni Amirudin; Nabilah Gita Cahyani; Eppy Setiyowati; Vivi Alimatuzzain; Nanda Elvina Firdaus; Alfina Mahgfiroh; Intan Priyaningtyas
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.96 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.785

Abstract

Kesehatan merupakan dasar yang harus dimiliki oleh manusia dan faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Merawat kebersihan bagian tubuh yang vital memang tidak selayaknya menjaga kebersihan bagian tubuh yang lain, dan memerlukan perhatian khusus. Pada bagian tubuh yang penting ini, keringat diproduksi secara berlebihan. Tujuan: meneliti pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan alat vital. Metode: jenis kuantitatif dengan desain penelitian Analitik dan pendekatan Cross Sectional. Hasil penelitian: tidak ada hubungan pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan alat vital pada mahasiswa semester 3 S1 Keperawatan UNUSA. 16 mahasiswi (44,4%) responden berpengetahuan tinggi, 17 mahasiswi (47,2%) responden berpengetahuan sedang, dan 3 mahasiswi (8,3%) responden berpengetahuan rendah. Kesimpulan: sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik terkait kebersihan alat genitalia.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PERILAKU PHBS DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA SAINTIS Nisa Mahfirah Lubis; Zuhrina Aidha; Nur'ainun Berutu
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.239 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.790

Abstract

In order for the health and development of her family to be successful, a mother needs to have knowledge about clean and healthy living habits at home. PHBS was used by 53.9% of households in 2011, 56.5% in 2012, and 55.0% in 2013. This success is still far from what is needed. This study aims to find out how much housewives in Saintis village know PHBS behavior. A sample of 100 respondents was used in this research quantitative methodology. Based on the findings, 61% of respondents had sufficient knowledge, 22% had sufficient knowledge, and 17% had insufficient knowledge. As many as 42% of respondents showed good behavior, 49% showed moderate behavior, and 9% showed bad behavior. In Saintis village, most housewives already know about PHBS and behave accordingly, but some parents still don't understand or think too much about PHBS.