cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
mediasi341@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
mediasi341@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan)
ISSN : 29857309     EISSN : 29857309     DOI : -
Core Subject : Education,
INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education and Teaching. Scopes INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan includes research papers from researchers, academics, and practitioners. In particular, papers which consider the following general topics are invited: Teaching and Learning in Education Educationcal Technology Curriculum Development Material Development Education Professionalism Education Curriculum Education in 5.0 era E-Learning in Education Character building. Special Needs Education. Global Issues in Education. Technical and Vocational Education. Language and Literature Education. Social Sciences Education. Education Management. Sports Science and Physical Education. Learning Models and Strategies Other Fields in Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERBASIS PENDEKATAN LINGKUNGAN UNTUK KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DI SDN 3 SAMBUNG JAWA KELAS III Abd Rajab; Rezky Andiny; Nuraeni; Rahmad Risan
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan pembelajaran Tematik Terpadu berbasis lingkungan untuk perolehan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di SD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitiatif dan subjek penelitian terdiri dari peserta didik dan guru di SDN 3 Sambung Jawa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pembelajaran Tematik Terpadu berbasis Lingkungan peserta didik termotivasi dan mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti kemampuan menganalisis, kemampuan mengevaluasi, dan kemampuan berkreasi. Dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran Tematik Terpadu berbasis Lingkungan sebagaian besar peserta didik mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi berupa menganalisis, mengevaluasi, berkreasi/mencipta, dan pembelajaran Tematik Terpadu   berbasis Lingkungan sangat baik untuk diterapkan karena peserta didik dapat berpikir secara sceintifik untuk menghindari pola pikir menghafal dan mengingat.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KERJA KELOMPOK YANG BERMAKNA andi adam; Nurmidayanti; Nur Indah Sari; Nurhikmah; Rexy Fernanda
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan metode kerja kelompok yang bermakna untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pemgetahuan Alam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas  belajar siswa  di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Sambung Jawa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Berdasarkan pengamatan ( observasi ) awal peneliti hanya 38,15% aktivitas belajar siswa yang memiliki Subjek penelitian ini adalah 20 orang peserta didik. Selama penerapan Penelitian Tindakaan kelas (PTK) persentase tersebut meningkat menjadi 61,14 % pada siklus pertama (I), kemudian menjadi 86,00% pada siklus kedua (II). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode kerja kelompok yang bermakna dapat meningkatkan aktivitas  belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN REALISTICS MATHEMATICS EDUCATION (RME) PADA SISWA KELAS IV UPT SD NEGERI 3 SAMBUNG JAWA andi adam; Sahrina Said; Emmi Rahmawati; Nurfadillah; Irmawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan pendekatan Realistics Mathematics Education (RME). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 UPT SD Negeri 3 Sambung Jawa yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar angket, dan lembar tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Realistics Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV UPT SD Negeri3 Sambung Jawa. Hal tersebut dapat dibuktikan dari meningkatnya hasil belajar siswa dari kondisi awal nilai rata-rata (pra siklus) yaitu 64 (tidak tuntas) menjadi 80,4 (tuntas) pada kondisi akhir siklus II. Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat dari kondisi awal 30%, meningkat menjadi 65% pada evaluasi siklus I dan menjadi 85% pada evaluasi siklus II.
PENGEMBANGAN VILI-HAVE (VIRTUAL LAB IDENTIFIKASI HEWAN VERTEBRATA) UNTUK MENGUATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK Wahyu Sugiarto
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup, bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik adalah amanat Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016. Berkaitan dengan hal yang terjadi, bila pandemi Covid-19 ini masih berkepanjangan dan kita tak tahu kapan akan berakhir, penulis mengembangkan media pembelajaranm yang bernama “ViLi-Have (Virtual laboratory identifikasi Hewan Vertebrata)” untuk menguatkan literasi sains. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengembangkan “ViLi-Have” yang layak digunakan sebagai media di SMP Satu Atap Negeri 7 Biak Timur dan mengetahui hasil “ViLi-Have” untuk menguatkan literasi sains peserta didik. Penelitian di lakukan di SMP Satu Atap Negeri 7 Biak Timur, Biak Numfor Provinsi Papua. Sampel yang di ambil adalah Kelas VII berjumlah 19 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan model Quasi Eksperimental. Hasil penelitian menunjukan media ViLi HaVe mampu menarik minat peserta didik dengan 12 peserta didik sangat tertarik dan 6 tertarik. Sedang untuk literasi sains peserta didik setelah dilakukan uji Normalisasi Gain didapatkan kenaikan rata-rata 0,52 untuk tiga indikator litrasi sanins yaitu Pengetahuan atau Konsep Sains, Proses Sains, Konteks Sains. Hasil tersebut masuk dalam kategori sedang.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR TEMATIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS II UPT SD NEGERI 113 PANA Rahmad Risan; Rahmaindriani; Hasriani G
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sisa pada mata pelajaran tematik dengan menggunakan model Discovery Learning pada kelas II UPT SD Negeri 113 Pana. Subjeknya adalah siswa kelas II UPT SD Negeri Pana berjumlah 26 siswa. Desain PTK menggunakan model Kemmis dan Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data yang digunakan statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan pada hasil belajar siswa, hal itu dapat di lihat dari ketuntasan KKM siswa dari tahap pra siklus sampai kegiataan setiap siklus, yaitu pada pra siklus sebesar 21%,pada siklus I pertemuan 1 sebesar 28,58%, pada siklus I pertemuan 2 sebesar 42,86%,pada siklus II pertemuan 1 sebesar 89,3% sedangkan Siklus II pertemuan 2 sebesar 92,9%. Hal tersebut di iringi dengan peningkatan rata – rata hasil belajar siswa dari pra siklus sebesar 67, siklus 1 pertemuan 1 sebesar 69, siklus I pertemuan 2 sebesar 73, siklus II pertemuan 1 sebesar 91 sedangkan siklus II pertemuan 2 sebesar 93. Begitu juga dengan aktivitas siswa dari pra siklus sampai siklus I dan II mengalamai kenaikan pada pra siklus indikator aktivitas siswa sebesar 36 ( Pasif), siklus I sebesar 50 – 55 ( Cukup Aktif ) sedangkan siklus II sebesar 78 – 86 ( Aktif ). Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dalam pembelajaran tematik di kelas 2 dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI METODE DISKUSI UNTUK MATERI SISTEMPEMERINTAHAN DESA DAN KECAMATAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI SONTOI TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Mikhael Kolo; Yovinia Siki
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn pada materi Sistem Pemerintahan Desa dan Kecamatan dengan menerapkan metode diskusi. Sebelum penerapan metode diskusi pada pembelajaran diketahui bahwa dari 31 siswa yang tuntas belajar hanya 6 siswa atau 19 % dan 25 siswa atau 81 % belum tuntas. Hal ini menunjukkan kegagalan dalam pembelajaran. Pada perbaikan pembelajaran siklus I menggunakan metode diskusi yang setiap kelompok terdiri dari 6-7 siswa. Hasil evaluasi yang diperoleh dari 31 siswa ada 15 siswa yang mendapat nilai 75 ke atas atau 48 % siswa tuntas belajar, sedangkan 16 siswa atau 52 % siswa masih belum tuntas belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh pada perbaikan pembelajaran siklus I dibanding dengan sebelum perbaikan pembelajaran ada peningkatan, dari 55,5 menjadi 67,9 atau ada kenaikan nilai sebesar 12,4. Pada siklus II peneliti menggunakan metode diskusi dengan jumlah tiap kelompok diskusi adalah 5 siswa. Selain itu peneliti juga menggunakan media seperti makanan cepat saji, soft drink, dll. Hal ini sesuai dengan pendapat para ahli tentang penggunaan media pembelajaran atau alat peraga dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran. Peneliti memperoleh hasil pada perbaikan pembelajaran siklus II. Dari 31 siswa semua siswa sudah tuntas belajar, dengan nilai 75 ke atas, dan nilai rata-ratanya adalah 81,8. Melihat hasil yang telah diperoleh maka peneliti tidak melakukan perbaikan pembelajaran siklus III pada mata pelajaran PKn kelas IV dengan materi Sistem Pemerintahan Desa dan Kecamatan di SDN Sontoi.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI ICHSAN FAUZI RACHMAN
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada siswa Kelas VIID SMPIT Insan Kamil Karanganyar, diketahui bahwa kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa di kelas tersebut masih tergolong rendah. Hasil observasi tersebut dijadikan sebagai motivasi peneliti dalam dalam melaksanakan penelitian di sekolah tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf naratif melalui metode pembelajaran mind mapping berbasis teknologi informasi yang diterapkan di kelas VIID SMPIT Insan Kamil Karanganyar. Penelitian ini direncanakan pelaksanaannya sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIID SMPIT Insan Kamil Karanganyar tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, tes, analisis dokumen dan wawancara. Penerapan metode pembelajaran mind mapping berbasisteknologi informasi dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi. Hal ini ditunjukkan dari hasil nilai rata-rata keseluruhan dan nilai tes akhir yang mengalami peningkatan. Pencapaian rata-rata hasil tes siklus I 71,75 meningkat menjadi 80,65 pada siklus ke II.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT PERAGA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KONSEP KESEBANGUNAN suhada suhada
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu usaha untuk menciptakan pembelajaran yang efektif adalah dengaan menyelenggarakan pembelajaran yang mengeksplorasi alat peraga yang ada dan tersedia di lingkunga belajar. Dalam penelitian ini penulis berusaha mengungkap seberapa besar efetivitas penggunaan alat peraga dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran matematika konsep kesebangunan di semester 2 kelas IX-A MTsN 1 Pandeglang tahun ajaran 2022/2023. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa 20 item soal tes obyektif yang sudah diujicobakan terlebih dahulu kepada 41 siswa di MTs Anwarul Hidayah Menes dengan koefesien validitas empirik tes 0,781 dan koefesien reliabilitas tes 0,635. Indek kesulitan butir-butir soal adalah 30% mudah, 50% sedang dan 20% sulit dengan daya pembeda cukup baik. Populasi dari penelitian adalah siswa-siswi kelas IX-A di MTsN 1 Pandeglang Metode yang ditempuh adalah eksperimen. Berdasarkan hasil analisis dari data hasil tes akhir pada ulangan blok konsep kesebangunan, rata-rata nilai yang diperoleh kelompok eksperimen jauh lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Kemudian hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik uji-t disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol dengan taraf signifikan 5%. Dari pembuktian ini disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga pada pembelajaran konsep kesebangunan cukup efektif.
UPAYA MELESTARIKAN BUDAYA MESA SEBAGAI OLAHRAGA TRADISIONAL DI DESA DEMONDEI KECAMATAN WOTAN ULUMADO KABUPATEN FLORES TIMUR Yeremias Mamu Sare
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesa adalah suatu seni bela diri tradisional masyarakat  Desa Demondei. Mesa diperagakan oleh dua orang atau kelompok yang saling berhadapan diiringi bunyi gong dan gendang. Mesa biasanya di pertunjukan pada saat upacara-upacara adat yang sedang berlangsung, dan menghibur seluruh masyarakat Desa Demondei. Sebagai warisan leluhur, mesa harus dipertahankan dan dikembangkan, sekaligus menjaga dan melestarikan nilai-nilai warisan leluhur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna budaya mesa dalam kehidupan masyarakat di Desa Demondei dan gerakan-gerakan dalam mesa sebagai olahraga tradisional di Desa Demondei. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi data yakni pengumpulan data reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, masyarakat Demondei memaknai mesa sebagai: upaya mempertahankan diri dari serangan musuh dan mengikat tali persaudaraan antara ribu ratu (masyarakat). Kedua, gerakan-gerakan dalam mesa meliputi: Nuluyem Nolho (sikap awal), Tubuk (pukulan), Erem (mengelak) dan Hode limakha (jabat tangan). Ketiga, mesa sebagai salah satu jenis olahraga tradisional mengandung nilai kebersamaan, kejujuran, tanggung jawab, sikap lapang dada, sikap menerima kekalahan, ketangkasan. 
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER DAN TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA mardiana M.Pd
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian eksperimen semu ini adalah untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan Team Games Tournament (TGT) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah siswa berbentuk uraian. Pokok bahasan yang diajarkan adalah matriks. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Swasta Harapan Stabat, sampel eksperimen A berjumlah 35 orang dan sampel eksperimen B berjumlah 33 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen A 44,99 dan rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen B 68,03. Setelah dilakukan uji-t diperoleh t hitung  7,628 dan ttabel 1,996. Hal ini menunjukkan thitung  > ttabel dan dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dalam penelitian ini terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan TGT.

Page 1 of 15 | Total Record : 144