cover
Contact Name
Muhammad Ridha Syafii Damanik
Contact Email
mridhadamanik@unimed.ac.id
Phone
+6285225469715
Journal Mail Official
tunasgeografi@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate Medan, 20211 Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tunas Geografi
ISSN : 2301606X     EISSN : 26229528     DOI : https://doi.org/10.24114/tgeo
The main focus of this journal is Geography Learning, Social and Human Geography, Regional Development, Geographic Information Systems, Remote Sensing, Disaster and Mitigation, Geology and Geomorphology, Oceanography and Coastal. This journal target is teachers, lecturers, graduates, and practitioners in the field of geography. As a scientific communication medium, this magazine serves to provide a publication tool for the development of concepts and theoretical studies, and actual issues relevant in the field of Geography. This journal is published twice a year in July and December and is circulated as a publication material for education in geography, geography, or other relevant fields.
Articles 116 Documents
INDEKS PEMAKAIAN AIRTANAH DI KOTA YOGYAKARTA Ahmad Cahyadi; Indra Agus Riyanto; Hendy Fatchurohman; Sigit Heru Murti Budi Santosa; Raras Endarto
Tunas Geografi Vol 9, No 1 (2020): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v9i1.17630

Abstract

The rapid development of the city causes an increase in the amount of water that needed to support various activities. The Utilization of groundwater in large quantities causes negative impacts such as the decrease in groundwater level so that people are difficult to access groundwater. The aim of this study is to analyze the index of groundwater use which describe the condition of groundwater use in the city of Yogyakarta. The groundwater use index is calculated by dividing the total water demand and the availability of groundwater in the City of Yogyakarta. The result shows that in general groundwater use in the city of Yogyakarta is categorized in the safe enough classification (III). However, in the shallow groundwater use index there is one area with less safe classification (II) namely Kotagede District, and one area with unsafe classification (I) namely Umbulharjo District. The main factor which influence to the high index of shallow groundwater use is large population that causes high water domestic needs. This is reflected in the percentage of water domestic needs reaching 90.43%.Keywords: Groundwater, Index of Groundwater Use, Yogyakarta City Perkembangan kota yang pesat menyebabkan semakin banyak jumlah air yang dibutuhkan untuk menunjang berbagai kegiatan di dalamnya. Pemanfaatan airtanah dalam jumlah yang besar menyebabkan dampak negatif seperti penurunan muka airtanah, sehingga masyarakat sulit untuk mengakses airtanah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis indeks pemakaian airtanah yang diharapkan dapat menggambarkan kondisi penggunaan airtanah di Kota Yogyakarta. Indeks pemakaian airtanah dihitung dengan membagi total kebutuhan air dengan ketersediaan airtanah di Kota Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum pemakaian airtanah di Kota Yogyakarta masuk dalam  klasifikasi cukup aman (III). Namun demikian pada indeks pemakaian airtanah dangkal terdapat satu wilayah dengan klasifikasi kurang aman yakni Kecamatan Kotagede, dan satu wilayah dengan klasifikasi tidak aman, yakni Kecamatan Umbulharjo. Faktor utama yang berpengaruh tingginya indeks pemakaian airtanah dangkal adalah jumlah penduduk yang sangat besar yang menyebabkan kebutuhan air domestik yang sangat tinggi. Hal tersebut tergambar dari nilai persentase kebutuhan domestik yang mencapai 90,43%Kata Kunci: Airtanah, Indeks Pemakaian Airtanah, Kota Yogyakarta
FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI PETANI JERUK MENGGANTI TANAMANNYA MENJADI TANAMAN KOPI DI DESA BARUS JULU KECAMATAN BARUS JAHE KABUPATEN KARO Rizal Sembiring
Tunas Geografi Vol 5, No 1 (2016): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v5i1.5853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang mempengaruhi petani mengganti tanaman jeruk menjadi tanaman kopi di Desa Barus Julu Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Barus Julu Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo tahun 2013. Populasi penelitian ini adalah petani yang mengganti tanaman jeruk menjadi tanaman kopi yaitu sebanyak 183 KK. Sampel dalam penelitian dilakukan dengan teknik random sampling (acak) yaitu 20% dari jumlah populasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 36 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah komunikasi langsung/wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan tabel frekuensi berdasarkan jawaban-jawaban responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 29 responden (80,56%) mengalami peningkatan pendapatan setelah menanam kopi dan 7 responden (19,44%) belum mengalami peningkatan pendapatan karena masih baru mengganti tanamannya. Untuk luas lahan kopi >2ha responden mendapatkan keuntungan setiap panennya sekitar 11,2 juta. Dimana pendapatan 19,4 juta dikurangi biaya produksi 8,2 juta. Pada umumnya responden mengganti tanaman jeruk menjadi tanaman kopi dikarenakan (1)perawatan dan pemeliharaan yang dibutuhkan untuk tanaman jeruk lebih sulit dibandingkan tanaman kopi. Perawatan tanaman jeruk harus lebih intensif karena rentan terhadap hama dan penyakit, sehingga penyemprotan pestisida dan pemupukan harus sering dilakukan. (2)biaya produksi yang dibutuhkan untuk tanaman jeruk lebih banyak dibandingkan tanaman kopi antara lain untuk biaya pupuk, pestisida, sewa karyawan, transportasi dan lainnya. Biaya yang paling banyak pada tanaman jeruk yaitu pada pembelian pupuk dan penyemprotan pestisida. Sedangkan pada tanaman kopi, modal yang paling banyak dibutuhkan adalah untuk sewa tenaga kerja. (3)harga kopi lebih menguntungkan daripada jeruk. Meskipun jumlah produksi jeruk lebih banyak daripada kopi, tapi harga kopi jauh lebih besar daripada harga jeruk per kg. Harga jeruk lebih berfluktuasi dan jeruk lebih rentan terhadap penyakit.Kata kunci: petani, tanaman jeruk, kopi, pemeliharaan, biaya produksi, dan harga
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DESA DI KECAMATAN LEUSER KABUPATEN ACEH TENGGARA Yuslinawati Yus linawati
Tunas Geografi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Tunas Geografi
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v1i1.474

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kemiskinan desa di Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Leuser. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh desa yang ada di Kecamatan Leuser dengan jumlah 23 desa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 desa yaitu : Desa Alga Musara, Desa Sepakat dan Desa Harapan. Data dikumpulkan melalui komunikasi tidak langsung, observasi, dan studi dokumentasi dan dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada 7 (tujuh) faktor yang menyebabkan kemiskinan desa di Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara, yaitu 1) jalan utama desa dan transportasi tidak memadai serta tidak adamya pasar tradisional di masing-masing desa dan hanya ada di ibukota Kecamatan, 2) tingkat pendidikan penduduk yang masih rendah, 3) kurangnya fasilitas pendidikan, 4) kurangnya fasilitas kesehatan, 5) Luas lahan yang sedikit serta status kepemilikan lahan milik orang lain, 6) minimnya utilitas umum, 7) tidak ada tenaga kesehatan yang tinggal di desa. Kata kunci : faktor-faktor, kemiskinan desa
PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMAKAIAN KONTRASEPSI PADA REMAJA DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Rayhan Utami
Tunas Geografi Vol 7, No 2 (2018): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v7i2.11502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan dan sikap mahasiswa terhadap alat konstrasepsi. Pengumpulan data menggunakan angket dengan menggunakan google formulir. Populasi seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan, dan sampel penelitian ini 70 orang. Adapun varibel bebas pengetahuan konstrasepsi pada remaja dan varibel terikat adalah sikap pemakaian konstrasepsi pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden mengetahui bahwa alat kontrasepsi dapat mencegah kehamilan. Sedangkan sebanyak 50% responden tidak mengetahui cara memakai berbagai alat kontrasepsi. Sebanyak 64,2% responden mengetahui bahwa alat kontrasepsi dapat mencegah penyakit menular. Hasil penelitian mengenai sikap mahasiswa tentang pemakaian kontrasepsi menunjukkan sikap yang negative terutama mengenai perilaku melakukan hubungan seks dengan menggunakan alat kontrasepsi agar tidak hamil
ANALISIS SEBARAN PENGGUNAAN AIR DOMESTIK DI KECAMATAN BINJAI KOTA Hilda Syahrani; Nahor M. Simanungkalit
Tunas Geografi Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v6i1.8345

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui jenis sumber air bersih yang digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air domestik di Kecamatan Binjai Kota, (2) Untuk mengetahui jumlah pemakaian air bersih untuk kebutuhan domestik per bulan per kapita di Kecamatan Binjai Kota. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di Kecamatan Binjai Kota dan sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan stratified random sampling yaitu mengambil sampel dengan memperhatikan strata di dalam  populasi.Teknik analisis data menggunakan jenis analisis deskriptif yang digunakan adalah analisis deskriptif dalam presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  (1) Jenis sumber air bersih yang digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air domestik di Kecamatan Binjai Kota  adalah PDAM yaitu sebanyak 63 jiwa (63%) dan Sumur sebanyak 37 jiwa (37%). (2) Penggunaan air domestik di Kecamatan Binjai Kota tahun 2016 menurut hasil penelitian adalah sebesar 235,2 liter/kapita/hari.Kata kunci : sebaran, air domestic, binjai kota 
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN DUA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATERI BIOSFER DI KELAS XI SMA NEGERI 3 KISARAN TAHUN AJARAN 2011/2012 Lilis Suriani Sitorus
Tunas Geografi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Tunas Geografi
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v1i1.495

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif Number Head Together (NHT), dan Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi Biosfer Di Kelas XI SMA Negeri 3 Kisaran Tahun Ajaran 2011/2012. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa nilai tugas individu, nilai tugas kelompok dan tes, kemudian dianalisis dengan analisis statistik kuantitatif. Hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Number Head Together (NHT) memiliki nilai rata – rata 73,53 dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division  (STAD) dengan rata – rata 75,45. Hasil ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi Biosfer di kelas XI IPS SMA 3 Kisaran T.A. 2011/2012, dengan  thitung (1,5) <  t tabel (2,00) dengan dk = 59 pada taraf α = 0,05.   Kata Kunci : Komparasi, Hasil Belajar, Pembelajaran Kooperatif
Analisis Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Terhadap Pelaksanaan Ujian Berbasis Online Pada Mata Kuliah Statistik Ade Wiranda; Darlina Siallagan; Nabila Anggraini; Nelvi Murniwati Mendrofa; Sania Mutia; Rasni Arihta Siboro
Tunas Geografi Vol 8, No 1 (2019): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v8i1.15478

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the perception of 2017 Geography Education Department students of the Faculty of Social Sciences, Medan State University, on the implementation of online-based examinations in the Statistics course. This research is a descriptive study, with the population being all students of the 2017 Geography Education Department, Medan State University. Sampling in this study used a purposive sampling technique, where the sample in this study were all C class students of the 2017 Geography Education Department, Faculty of Social Sciences, Medan State University, totaling 26 students. Data collection techniques through the distribution of questionnaires (questionnaires) to respondents, then the data were analyzed through several stages, namely editing, coding, scoring, and measuring perceptions with the interval scale method, the mean value, mean, median, mode, and standard deviation. The results of this study are to show that the perception of Class C students of the Department of Geography Education on the implementation of online-based exams in the Statistics subject is good or has a positive value.Keywords: Perception, online exams, and statistics  AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2017 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan terhadap pelaksanaan ujian berbasis online pada mata kuliah Statistik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan populasi adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2017 Universitas Negeri Medan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa kelas C Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2017 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan sebanyak 26 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dengan melalui penyebaran kuesioner (angket) kepada responden, kemudian data dianalisis melalui beberapa tahap yaitu editing, coding, scoring, dan pengukuran persepsi dengan metode skala interval, nilai rata-rata (mean), median, modus, dan standar deviasi. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwasanya persepsi mahasiswa kelas C Jurusan Pendidikan Geografi terhadap pelaksanaan ujian berbasis online pada mata kuliah Statistik adalah baik atau bernilai positif.Kata Kunci: Persepsi, ujian online, dan statistik
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PEKANBARU KOTA TAHUN 2007 DAN TAHUN 2014 Lusiana Anjulian; Ali Nurman
Tunas Geografi Vol 6, No 2 (2017): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v6i2.8673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Pekanbaru Kota, (2) Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan di kecamatan Pekanbaru Kota. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pekanbaru Kota pada tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Pekanbaru Kota atau total sampling. Penentuan sampel penggunaan lahan ditentukan menggunakan teknik Purposive random sampling.Teknik analisis data yang digunakan yaitu Sistem Informasi Geografi (Overlay) dan Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Perubahan penggunaan lahan dalam jangka waktu 7 tahun (2007 dan 2014) tidak terlalu signifikan perubahan luas penggunaan yang terjadi di Kecamatan Pekanbaru Kota tahun 2007 dan tahun 2014 adalah 79,37 ha dari seluruh luas wilayah Kecamatan Pekanbaru kota. Penggunaan lahan yang mengalami perubahan paling banyak adalah lahan Pekarangan yaitu 32,5 ha. Selanjutnya disusul penambahan penggunaan lahan pertokoan sebanyak 8,41 ha, perkantoran 3,9 ha, dan hotel 0,24 ha.(2) Faktor-faktor yang menyebabkan penggunaan lahan yaitu faktor eksternal yang disebabkan adanya pertumbuhan ekonomi kota yang meningkat dan faktor daya dukung pemerintah dalam merancang perkotaan. Arah perubahan lahan saat ini mengarah kepada pembangunan perdagangan dan perhotelan, ini sesuai dengan rencana tata ruang kota pekanbaru yang memfokuskan bagi kecamatan Pekanbaru Kota menjadi wilayah perdagangan/pusat bisnis.Kata kunci: Perubahan Penggunaan Lahan, Qucikbird
ANALISIS KEBERADAAN PENAMBANGAN TANAH LIAT TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DI KELURAHAN SILANDIT KECAMATAN PADANG SIDIMPUAN SELATAN Rio Laurend Panggabean
Tunas Geografi Vol 4, No 1 (2015): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v4i1.5808

Abstract

Keberadan penambangan tanah liat merupakan suatu kebutuhan dalam pembangunan yang hasilnya digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan batu bata, sebagai tanah timbunan dan berbagai fungsi untuk pembangunan lainnya. Berkaitan dengan lingkungan tentunya kegiatan penambangan haruslah penambangan yang berwawasan lingkungan sehingga terjadi pembangunan yang berkelanjutan, mengoptimalkan dampak positif dari penambangan tanah liat itu sendiri dan meminimalisir dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Potensi tanah liat di Kelurahan Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan (2) Dampak usaha keberadaan penambangan tanah liat terhadap kondisi lingkungan fisik di Kelurahan  Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Populasi yang digunakan adalah seluruh wilayah Kelurahan Silandit yang berjumlah 4 Lingkungan dengan sampel yang digunakan adalah Lingkungan III dan Lingkungan IV yang merupakan area penambangan tanah liat yang diambil dengan teknik pengambilan sampel area yang ditentukan secara puposive. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Potensi cadangan tanah liat di Kelurahan Silandit masih cukup melimpah hal ini dapat dilihat dari jumlah volume tanah liat yang ada mencapai 12.480.000 m3 sedangkan jumlah penambangan yang dihasilkan atapun yang dikeruk dari lahan ini setiap tahunnya hanya 58.800 m3. Dampak keberadaan usaha penambangan tanah liat terhadap kondisi lingkungan fisik dapat terlihat dari berubahnya bentang lahan yang dulunya berbukit-bukit menjadi datar akibat aktifitas penambangan, menyebabkan kerusakan lingkungan dan ekosisitem di area penambangan yang menyebabkan menyebabkan longsor dan terganggunya habitat hewan-hewan sehingga mengakibatkan bahaya disekitar lingkungan penambangan tanah liat. Kata Kunci:  Penambangan, Tanah Liat, Lingkungan
MANAJEMEN RISIKO WISATAWAN TANGGUH BENCANA DI KAWASAN WISATA ALAM MELALUI PENDEKATAN EDUWISATA (STUDI KASUS: HULU DAS ASAHAN DI SUMATERA UTARA) Sylvia Aldriani; Johan Budi Andra
Tunas Geografi Vol 8, No 2 (2019): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v8i2.16213

Abstract

AbstractThis research was conducted in Upstream of Asahan Watershed, Asahan Regency and Toba Samosir Regency, North Sumatera in 2018. This study aims to identify the potency of natural tourism as edutoursim in Upstream Asahan watershed and to map distribution of edutourism area. The population is Upstream of Asahan Watershed. The data are collacted by using survey techniques and documentary studies. Data processing techniques are descriptive. The instruments used are nature tourism, access attractions are Asahan Regency and Toba Samosir Regency, activity potential in tourist attraction.Edutourism potential is Ponot Waterfall, Sigura-Gura Dam, Siharimo Waterfall, Asahan River, Asahan Hydro Power Plant, Baturangin Waterfall. Access to attraction through Toba Samosir Regency and Asahan Regency. Potential activities in tourism objects such as outbound activities, physical science research (geology, geomorphology, hydrology, fisheries, agriculture, plantations, disaster mitigation, and biology), social studies (indigenous peoples, livelihoods or economic systems, population activities, residential areas), camping areas, trekking, rafting sports, selling souvenirs in the tourist area.Keywords: Potential Area, Edutourism, Asahan River  AbstrakPenelitian ini dilaksanakan di Hulu DAS Asahan, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wisata alam berpotensi sebagai kawasan eduwisata di Hulu DAS Asahan dan memetakan sebaran potensi kawasan eduwisata di Hulu DAS Asahan. Populasi dalam penelitian ini adalah Hulu DAS Asahan. Teknik pengumpulan data dengan teknik survei dan studi dokumenter. Teknik pengolahan data secara deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah wisata alam, akses menuju tempat wisata, potensi aktivitas di objek wisata.Potensi eduwisata adalah Air Terjun Ponot, Bendungan Sigura-Gura, Air Terjun Siharimo, Sungai Asahan, Gardu PLTA Asahan, Air Terjun Baturangin. Akses menuju objek wisata strategis di jalur Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Asahan. Potensi aktivitas di objek wisata seperti kegiatan outbond, penelitian sains fisik (geologi, geomorfologi, hidrologi, perikanan, pertanian, perkebunan, mitigasi bencana, dan biologi), penelitian sosial (masyarakat adat, jenis mata pencarian atau sitem perekonomian, aktivitas penduduk, dan pola pemukiman), area berkemah, tracking, olahraga arung jeram, berjualan cinderamata di area wisata.Kata kunci : Potensi Area, Eduwisata, Sungai Asahan

Page 1 of 12 | Total Record : 116