cover
Contact Name
Peny Husna Handayani
Contact Email
jurnalusiadini.fipunimed@gmail.com
Phone
+6282216797714
Journal Mail Official
jurnalusiadini.fipunimed@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PG- PAUD FIP UNIMED Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Usia Dini
ISSN : 2301914X     EISSN : 25027239     DOI : https://doi.org/10.24114/jud.v7i1
Core Subject : Education,
Ruang lingkup Jurnal Usia Dini, yaitu: 1. Penelitian di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (tumbuh kembang anak usia dini, pola asuh anak usia dini, gizi anak usia dini) 2. Inovasi pembelajaran di bidang Pendidikan Anak Usia Dini 3. Pengembangan perangkat pembelajaran di bidang Anak Usia Dini 4. Evaluasi dan asesmen di bidang Pendidikan Anak Usia Dini 5. Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini 6. Tren Pendidikan Anak Usia Dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Menggunting Berpola Nuraini, Hesty
Jurnal Usia Dini Vol 2, No 1: Juni 2016
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.023 KB) | DOI: 10.24114/jud.v2i1.9293

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun pada kegiatan menggunting berpola. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelas B yang berjumlah 18 orang anak. Proses penelitian dilakukan melalui 2 siklus. Pengumpulan data  menggunakan lembar observasi. Hasil observasi dan refleksi pada siklus I diketahui bahwa perkembangan kreativitas anak yaitu sebanyak 1 orang (5 %) tergolong kreatif, dan sebanyak 17 orang anak (95%) tergolong cukup kreatif. Dari hasil observasi tersebut dapat diketahui bahwa perlu dilakukan pembelajaran melalui kegiatan menggunting berpola yang lebih baik pada siklus II. Pada siklus II setelah dilakukan perbaikan cara penyampaian pembelajaran dalam kegiatan menggunting berpola, maka diketahui bahwa perkembangan kreativitas anak berkembang yaitu bahwa 11 orang anak (61,11%) sangat kreatif dan 7 orang anak (38,89 %) kreatif. Dengan demikian, berdasarkan penelitian tindakan dan observasi yang telah dilakukan terbukti bahwa melalui kegiatan menggunting berpola dapat mengembangkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di PAUD Indra Kasih Medan
Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Penggunaan Metode Bercerita di TK ST Theresia Binjai Manurung, Mariana Putri; Simatupang, Dorlince
Jurnal Usia Dini Vol 5, No 1: Juni 2019
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.174 KB) | DOI: 10.24114/jud.v5i1.16189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode bercerita dapat meningkatkan konsentrasi anak usia 5-6 tahun di TK.ST Theresia Binjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Dimana setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan. Dalam setiap siklus dilakukan melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Subjek penelitian adalah anak kelas B di TK Santa Theresia Binjai yang berjumlah 18 orang anak,  terdiri atas 8 orang anak perempuan dan 10 orang anak laki-laki. Sedangkan objek penelitian ini adalah Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Penggunaan Metode Bercerita di TK Santa Theresia Binjai. Hasil analisis pada pertemuan1siklus I setelah metode bercerita dilakukan  rata-rata penilaian konsentrasi anak 32.3% yang berarti termasuk kategori cukup. Sedangkan pada pertemuan 2 siklus I setelah metode bercerita dilakukan, rata-rata konsentrasi anak 43.5%  masih berada pada kategor icukup. Hasil observasi dan refleksi pada pertemuan 1 siklus II setelah metode bercerita dilakukan rata-rata penilaian konsentrasi anak 65.7% yang  berarti sudah termasuk kategori baik. Sedangkan pada pertemuan 2 siklus II setelah metode bercerita dilakukan, rata-rata konsentrasi anak meningka tmenjadi 80.5% masih termasuk kategori baik. Dari hasil penelitian  diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode bercerita dapat meningkatan konsentrasi anak usia 5-6 tahun di TK Santa Theresia.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK ILMI INSANI JL. LETDA SUDJONO T.A 2014/2015 Ray, Damaiwaty; Parapat, Asmidar
Jurnal Usia Dini Vol 1, No 1: Juni 2015
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v1i1.5838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model make a match dan model index card match terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan di TK Ilmi Insani kelompok A2 sebagai kelas eksperimen dan kelompok A1 sebagai kelas kontrol yang ditentukan secara random dengan jumlah sampel disetiap kelas sebanyak 20 orang anak Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen, dengan desain penelitian post test only control design. Variabel bebas adalah model make a match sedangkan variabel terikat adalah kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10. Instrumen pengumpulan data adalah lembar observasi. Data dianalisis dengan metode deskriptif dan uji hipotesis dengan uji t yang dilanjutkan dengan uji signifikasi pada taraf nyata α = 0,05 Berdasarkan hasil analisis data diatas diperoleh nilai rata-rata pada kelas control 1,53 dengan nilai tertinggi 10 dan nilai terendah 6, sehingga kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 anak pada kelas eksperimen memperoleh perbedaan yang signifikan. Sedangkan nilai rata-rata pada kelas eksperimen 2,57 dengan nilai tertinggi 15 dan nilai terendah 11, Karena kedua nilai dibawah rata-rata ideal yang berarti kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 anak belum maksimal berkembang dikarenakan masih dalam tahap perkembangan. Berdasarkan hasil tersebut hipotesis menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara model make a match terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 hal itu dapat dilihat dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung >   ttabel yaitu 15.38 > 1,700  pada taraf α = 0.05. Berdasarkan penjelasan yang telah dipaparkan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model make a match memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model index card match.
Pengaruh Kegiatan Menggunting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Anak Bangsa Mandiri, Kecamatan Labuhan Deli T.A 2017/2018 Rezeki, Sri
Jurnal Usia Dini Vol 4, No 1: Juni 2018
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.779 KB) | DOI: 10.24114/jud.v4i1.14641

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menggunting terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan menggunakan One Group Pretest-Postest Design dengan sampel 20 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dalam bentuk kisi-kisi kemampuan motorik halus anak yang terdiri dari 3 indikator dan 9 deskriptor. Berdasarkan analisa data diperoleh skor rata-rata posttest di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan skor rata-rata pretest. Pada waktu kegiatan bernyanyi berlangsung dilakukan pengamatan terhadap anak dan seluruh kegiatan anak pada hari itu. Dari hasil uji normalitas pada tahap pretes dan posttest diketahui data berdistribusi normal. Selanjutnya dilakukan uji homogenitas pada tahap pretes dan tahap posttest diketahui bahwa keduanya berasal dari kelompok yang homogen. Untuk menguji hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh thitung>ttabel pada taraf signifikan α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada “Pengaruh Kegiatan Menggunting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Anak Bangsa Mandiri Kecamatan Labuhan Deli T.A  2017/2018”. Kata Kunci : Kegiatan Menggunting, Motorik Halus
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Mahasiswa PG-PAUD FIP Unimed dalam Pembelajaran Daring Sinaga, Roni
Jurnal Usia Dini Vol 6, No 2: Desember 2020
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.437 KB) | DOI: 10.24114/jud.v6i2.22187

Abstract

Penilaian sikap dalam pembelajaran daring akibat dampak dari munculnya virus corona menghadirkan tantangan kepada dosen di lingkungan PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED, dimana instrumen tersebut belum ada, maka pengembangan diperlukan untuk menciptakan instrumen penilaian sikap mahasiswa dalam menjalankan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian sikap mahasiswa PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED dalam pembelajaran daring, pengembangan instrumen dilakukan dengan metode penelitian yang dikembangkan Borg & Gall dengan tahapan (1) Research and information collecting, (2) Planning, (3) Develop preliminary form of  product, (4) Preliminary field testing, (5) Main product revision, (6) Main field testing, (7) Operational product revision, (8) Operational field testing, (9) Final product revision, (10) Dissemination and implementation. pengembangan instrumen dilakukan berdasakan SNPT yang tertuang dalam Permenristekdikti no 44 tahun 2015, serta mempedomani panduan penyusunan kurikulum Pendidikan tinggi di era industri 4.0. subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari ahli materi dan dosen PG-PAUD. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, instrumen skala penilaian dan daftar ceklis. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Produk akhir yang diperoleh setelah melalui keseluruhan tahap dalam metode penelitian sudah layak digunakan dengan kriteria baik, dimana Hasil uji coba pada kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 4,20 (baik) dan kelompok besar dengan nilai rata-rata 4,4 (baik). produk akhir berupa instrumen penilaian sikap di unggah kedalam google form yang dapat dengan mudah diakses dan diimplementasikan pada pembelajaran daring.
Keyakinan Epistemologis Dan Konsep Belajar Mengajar Mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Negeri Medan Sebayang, F.Ari Anggraini; Silalahi, Mery
Jurnal Usia Dini Vol 4, No 2: Desember 2018
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.959 KB) | DOI: 10.24114/jud.v4i2.12100

Abstract

Penelitian ini mempelajari keyakinan epistemologis dan konsep belajar mengajar mahasiswa calon guru TK di Universitas Negeri Medan serta hubungan kedua variable tersebut. Sebanyak 154 mahasiswa program studi pendidikan guru anak usia di Universitas Negeri Medan dijadikan sampel pada penelitian ini. Dua set kuesioner yang terdiri atas Epistemological Belief Questionnaire dan Teaching Learning Concept Questionnaire disebarkan kepada responden untuk mengumpulkan data keyakinan epistemologis dan konsep belajar mengajar. Analisa deskriptif digunakan untuk mengetahui keyakinan epistemologis dan konsep belajar mengajar responden. Ditemukan bahwa responden memiliki keyakinan epistemologis yang kompleks dimana keyakinan yang cukup kuat pada keyakinan kecapakan pemerolehan pengetahuan tidak berubah (innate/ fix ability), M=2.61; usaha belajar diperlukan pada pemerolehan pengetahuan (learning effort), M=4.27; sifat ilmu pengetahuan adalah pasti (certainty), M= 4.11. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep belajar mengajar mahasiswa calon guru lebih mengarah kepada konstruktivisme (M= 4.37). Sementara itu, ditemukan bahwa terdapat korelasi yang positif antara konsep belajar mengajar tradisional mahasiswa pendidikan guru anak usia dini dengan Kemampuan Turunan (r = .385, p<0.01), Pengetahuan Pakar (r= .226, p<0.01) dan Kepastian (r= .234, p<0.01), sedangkan korelasi yang positif ditemukan antara konsep konstruktivisme dengan Usaha Belajar (r = .427, p<0.01) dan korelasi negatif antara konsep konstruktivisme dengan Kepastian (r = -.363, p<0.01).
Penggunaan Portofolio dalam Penilaian Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini di PAUD Al Wafi Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Wulan, Dwi Septi Anjas
Jurnal Usia Dini Vol 6, No 2: Desember 2020
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.183 KB) | DOI: 10.24114/jud.v6i2.22189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penilaian portofolio dalam penilaian perkembangan motorik halus anak di PAUD Al-Wafi Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dalam penelitan  deskripsi  kuantitatif  dan  analisis  kualitatif  dalam  satu  kegiatan  penelitian dengan subjek penelitian guru, dokumen pembelajaran dan hasil karya anak. Teknik pengumpulan data dengan analisis dokumen, pengamatan dan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di PAUD Al-Wafi Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat sudah melakukan penggunaan penilaian portofolio dengan optimal dan baik. Dari analisis dokumen RPPH dan dokumen hasil karya yang dianalisis menjelaskan bahwa tahapan penilaian portofolio  sudah  dilaksanakan  dengan  baik. Penggunaan portofolio dalam penilaian perkembangan motorik halus anak dapat meningkatkan motivasi belajar anak dan meningkatkan proses penilaian yang efektif dikelas.
The Role of The Learning Cycle Method in The Form of Entrepreneurial Behavior in Early Childhood Situmorang, Santa Murni A.
Jurnal Usia Dini Vol 3, No 2: Desember 2017
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.539 KB) | DOI: 10.24114/jud.v3i2.9455

Abstract

Entrepreneurship has essence of a good character which is expected to be the driving force of the nation’s development.  Entrepreneurship is taught not to lead the child to be an entrepreneur, yet it is rather to form the basic behavior that is in the soul of an entrepreneur and it can be formed through a learning process.  This paper discusses about theory of learning cycle method and its roles to form the entrepreneurial behavior on early childhood.  There are several variations of learning cycle method that can potentially form the entrepreneurial behavior.  Keywords: entrepreneurship, entrepreneurial behavior, learning cycle method
Pengaruh Bermain Lempar Tangkap Bola Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 5 – 6 Tahun Di TK Melbourn Siregar, Jojor; Damaiwaty, Damaiwaty R; Lubis, May Sari
Jurnal Usia Dini Vol 6, No 1: Juni 2020
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.142 KB) | DOI: 10.24114/jud.v6i1.19159

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya keterampilan motorik kasar anak sehingga menyebabkan anak mengalami hambatan, hambatan yang terjadi disebabkan karena pembelajaran motorik kasar pada sekolah belum dilakukan secara optimal, kurang dalam melibatkan aktifitas fisik anak, anak cenderung aktif terhadap kegiatan bermain, anak hanya berlari kesana kesini dan bermain seadanya, anak kurang mampu melakukan praktik bermain melempar dan menangkap bola, meskipun ada beberapa anak yang sudah bisa melakukan lempar tangkap bola, namun masih banyak anak yang masih terlihat kaku dan masih membutuhkan bantuan guru, melakukan gerakan dengan mengikuti arahan-arahan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan lempar tangkap bola terhadap keterampilan motorik kasar kelompok B di TK Melbourn. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Exsperimental Design dengan bentuk the equivalent time sample design. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok B2 yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan uji normalitas, dan uji hipotesis (Uji-t).Hasil analisis data observasi akhir keterampilan motorik kasar pada anak dengan menggunakan uji normalitas diketahui bahwa data tidak diberi perlakuan Lhitung <Ltabel atau -0,9945 < 0,220 dan data diberi perlakuan Lhitung<Ltabel atau -0,8264 < 0,220 menunjukan bahwa kelompok data berdistribusi normal.Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata α = 0,05 diperoleh Thitung = 3,83 dan karena dk=14, maka Ttabel = 1,7531. Maka Thitung = 3,83 >Ttabel 1,7531 . Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan dari bermain lempar tangkap bola terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK melbourn.Kata Kunci: Keterampilan motorik, Permainan, Lempar tangkap bola, Anak usia 5-6 tahun.
PERBEDAAN TINGKAT MOTIVASI KERJA GURU TK PENERIMA TUNJANGAN PROFESI DAN NON PENERIMA TUNJANGAN PROFESI DI KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN Simare-mare, Aman; Fitriani, Fitriani
Jurnal Usia Dini Vol 2, No 1: Juni 2016
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v2i1.9296

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan motivasi kerja guru TK penerima tunjangan profesi dan non penerima tunjangan profesi di Kecamatan Medan Perjuangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  komparatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi kerja guru penerima tunjangan profesi dan non penerima tunjangan profesi. Subjek adalah guru-guru Tk sekecamatan Medan Perjuangan dengan jumlah 12 guru penerima tunjangan profesi dan 12 guru non penerima tunjangan profesi. Dari analisis data diperoleh nilai rata-rata guru penerima tunjangan profesi sebesar 55 dengan simpangan baku (standar deviasi) = 4,805, dengan persentasi tertinggi sebesar 41,7 % pada tingkat kategori baik. Hal ini menunjukkan motivasi guru penerima tunjangan profesi baik. Rata-rata guru non penerima tunjangan profesi sebesar 47,67 dengan simpangan baku (standar deviasi) = 4,941, dengan persentasi tertinggi sebesar 33,3 % pada tingkat kategori kurang baik. Hal ini menunjukkan motivasi guru non penerima tunjangan profesi kurang baik. Dari penelitian ini menunjukkan ada perbedaan motivasi kerja guru penerima tunjangan profesi dan non penerima tunjangan profesi dengan nilai rata-rata guru penerima tunjangan profesi 55 dan rata-rata guru non penerima tunjangan profesi 47,67.