cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
ISSN : 20856725     EISSN : 25021532     DOI : -
Jurnal Biologi Edukasi (J.BioEd) contains the results of biology and biology education research from many educational institutions in Indonesia. It published twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi" : 9 Documents clear
Kualitas Air Sumur di Kawasan Pemukiman Mahasiswa Berdasarkan Uji Bakteriologis dengan Bioindikator Bakteri Escherichia coli Iswadi Iswadi; Hasanuddin Hasanuddin
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.847 KB)

Abstract

Kualitas air tidak hanya ditentukan dari sifat fisiknya saja, tetapi juga kandungan mikroorganisme penyebab penyakit (patogen) dan zat kimia yang merusak kesehatan. Mikroorganisme sebagai indikator kualitas air adalah coli fecal dan coli non-fecal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur berdasarkan uji ada tidaknya Escherichia coli. Sampel terdiri dari 10 sumur, dengan rincian 5 sampel sumur di Kopelma Darussalam (Lampoh U) dan 5 sampel sumur di Desa Rukoh. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan MPN seri lima tabung. Adapun tahapan pengujian yaitu presumptive test (uji dugaan), confirmed test (uji penguat), dan completed test (uji kesempurnaan). Hasil pengujian menunjukkan indeks MPN coliform yang diperoleh dari ke-sepuluh sampel air sumur tidak memenuhi standar mutu Kementerian Kesehatan yang tertuang dalam Permenkes No.907/Menkes/SK/VII/2002, yaitu 3 koloni per 100 mL. Bakteri coliform yang mengkontaminasi air sumur di lokasi penelitian adalah Escherichia coli dengan katagori  tercemar berat.
Uji Alat Pengasap Tipe Rak untuk Pisang Sale dengan Variasi Bahan Bakar Ratna Ratna; Rita Khatir; Elly Shafriaty
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.485 KB)

Abstract

Selama ini kualitas pisang sale di Aceh masih belum memuaskan konsumen. Perlu adanya upaya memperbaiki mutu pisang sale misalnya melalui peningkatan kualitas pengasapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji performansi alat pengasap tipe rak pada pengolahan pisang sale dengan menggunakan  bahan bakar  biomassa. Sebuah alat pengasap pisang sale dirancang dengan 2 bahagian yang masing-masing mempunyai 7 buah rak. Alat pengasap ini diuji dengan variasi 3 jenis bahan bakar yaitu kayu bakar, kayu bakau dan tempurung kelapa. Proses pengasapan dilakukan sampai kadar air maksimal 18%. Parameter analisis meliputi temperatur dan kelembaban relatif ruang pengasapan, kapasitas kerja alat, rendemen, kadar air, karbohidrat, vitamin C dan uji organoleptik terhadap karakteristik bentuk, warna, bau, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur dan kelembaban relatif ruang pengasap ketika alat menggunakan bahan bakar tempurung lebih baik dari bahan bakar kayu. Hal ini mengakibatkan waktu yang diperlukan untuk pengasapan pisang sale dan kapasitas kerja alat ketika alat pengasap menggunakan bahan bakar tempurung kelapa juga lebih singkat yaitu 10 jam dan 4 kg/jam. Perbedaan jenis bahan bakar tidak menyebabkan terjadinya perbedaan rendemen pisang sale. Kandungan karbohidrat pisang sale mengalami peningkatan setelah proses pengasapan menjadi 8,84%, 10,18%, dan  9,45%  masing-masing menggunakan bahan bakar kayu bakar, kayu bakau dan tempurung kelapa. Sedangkan kandungan vitamin C pisang sale mengalami penurunan menjadi 7,37 mg/100g (kayu bakar), 7,458 mg/100g (kayu bakau), dan 7,194 mg/100g (tempurung kelapa). Berdasarkan uji organoleptik, pisang sale yang proses pengasapannya menggunakan bahan bakar tempurung kelapa dan kayu bakau adalah yang paling disukai bentuk, warna, bau, rasa dan teksturnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) dan Learning Strategy terhadap Kesadaran Metakognisi dan Hasil Belajar Kognitif pada Materi Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia terhadap Lingkungan Mauizah Hasanah; Abdullah Abdullah; Sugianto Sugianto
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.217 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) dan Learning Strategy Terhadap Kesadaran Metakognisi dan Hasil Belajar Kognitif Pada Materi Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan”. telah dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2013 di MTsN Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model SQ3R dan Learning Strategy terhadap kesadaran metakognisi dan hasil belajar kognitif serta hubungan antara kesadaran metakognisi dan hasil belajar kognitif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dan deskriptif untuk 2 kelas experimen dan satu kelas kontrol  dengan desain One-variable Multiple-condition . Data penelitian diperoleh dengan pemberian posttes dan angket MAI (Metacognitive Awareness Inventory) pada akhir pembelajaran. Data dianalisis dengan menggunakan uji t dan deskriptif. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai t-hitung dari t-tabel 1,645. Kesadaran metakognisi menunjukkan nilai t-hitung t-tabel. Kesadaran metakognisi kelas eksperimen 1 adalah 0,74, kelas eksperimen 2 adalah 0,41 dan kelas kontrol 0,15. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya peningkatan kesadaran metakognisi dan hasil belajar kognitif dengan penerapan model SQ3R dan Learning Strategy dan adanya hubungan antara kesadaran metakognisi dan hasil belajar kognitif.
Pengetahuan Masyarakat dan Status Malaria di Desa Bumi Sari Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya Yulidar Yulidar
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.044 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan masyarakat terhadap malaria dan mendapatkan gambaran status malaria di desa Bumi Sari wilayah kerja pusekmas Beutong, Kabupaten Nagan Raya.Metodologi penelitian yang digunakan adalah survei eksploratif non intervensi dan pemeriksaan mikroskopis sediaan darah jari. Hasil wawancara yang dilakukan pada 75 responden menunjukkan sebesar 74,7% memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 25,3% tingkat pengetahuan yang kurang baik terhadap malaria. Berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis pada 119 sampel, tidak ditemukan sampel darah yang positif mengandung parasit penyebab malaria, oleh karena itu gambaran status malaria desa Bumi Sari wilayah kerja puskemas Beutong berada pada tahap pre-eliminasi.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia Azhari Azhari; Cut Nurmaliah; Rini Safitri
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.172 KB)

Abstract

Kajian penerapan pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan keterampilan metakognitif siswa pada konsep sistem reproduksi manusia telah dilakukan di SMA Negeri 2 Sigli dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian the one group pre-test and pos-test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI semester ganjil pada Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 120 orang. Sampel diambil siswa kelas XI-B yang berjumlah 30 orang. Analisis data dilakukan dengan uji t menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat perbedaan skor keterampilan metakognitif siswa yang signifikan (P0,05) dengan nilai thiting= 16,76 ttabel =2,045  antara sebelum dan sesudah pembelajaran berbasis masalah.  Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan metakognitif siswa pada konsep sistem reproduksi manusia.
Penerapan Peta Konsep sebagai Bentuk Asesmen Formatif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Struktur dan Perkembangan Tumbuhan Muhibbuddin Muhibbuddin
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.68 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan peta konsep sebagai bentuk asesmen formatif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur dan perkembangan tumbuhan. Penelitian ini dilakukan pada semester genap (Juni-Desember 2013) di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unsyiah dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur dan perkembangan tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental desain Pretest-posttest Control Group. Jumlah sampel 92 orang mahasiswa yang dikelompokkan dalam dua kelompok secara acak, yaitu kelompok eksperimen (perkuliahan penerapan peta konsep) dan kelompok kontrol (perkuliahan tidak menerapkan peta konsep). Untuk keperluan pengumpulan data dikembangkan sejumlah instrumen yang meliputi peta konsep standar, lembar kerja mahasiswa (LKM), dan perangkat tes (objektif tes). Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan. Data peningkatan hasil belajar diperoleh dengan menghitung skor gain ternormalisasi. Untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dilakukan uji beda dua rata-rata skor gain ternormalisasi dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peta konsep sebagai bentuk asesmen formatif dapat meningkatkan hasil belajar mahasiwa dalam memahami konsep-konsep stuktur dan perkembangan tumbuhan. Pemberian  scaffolding,  umpan balik yang intensif serta kesempatan self  assessment  yang  diberikan  kepada  mahasiswa  memberikan dampak baik terhadap hasil belajar. Sebaliknya scaffolding, umpan balik dan kesempatan  self  assessment  tidak  diberikan menyebabkan hasil belajar yang kurang optimal.
Studi Komparatif Kinerja Guru Biologi yang Belum Sertifikasi dengan Guru Biologi yang Sudah Sertifikasi Pada SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie M. Nasir; Samingan Samingan; Abdullah Abdullah
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.181 KB)

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan profesionalisme guru yaitu melalui sertifikasi. Guru-guru biologi di SMA Negeri  Rayon 01 Kabupaten Pidie ada yang belum dan sudah sertifikasi, untuk mengetahui kinerja kedua kelompok guru tersebut dilakukan penelitian tentang Studi Komparatif Kinerja Guru Biologi yang belum Sertifikasi dengan Guru Biologi yang telah Sertifikasi  di SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie.Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kinerja guru biologi yang belum sertifikasi dengan yang telah bersertifikasi di SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie; (2) Untuk mengetahui perbedaan kinerja guru biologi yang belum sertifikasi dan guru biologi yang telah sertifikasi di SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran biologi yang belum dan sudah sertifikasi di SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie. Jumlah populasi sebanyak 40 orang, maka seluruh populasi ditetapkan sebagai sampel penelitian (Population Studies). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya survei, dengan instrumen pengumpulan data adalah lembar observasi kinerja guru. Data dianalisis dengan teknik persentase. Untuk mengetahui perbedaan kinerja guru yang belum dan sudah sertifikasi diuji dengan chi-kuadrat (X2). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja guru biologi yang belum sertifikasi dengan guru biologi yang sudah sertifikasi pada SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie. Kinerja kompetensi pedagogik dan profesional guru biologi yang sudah sertifikasi lebih baik dari guru biologi yang belum sertifikasi pada SMA Negeri Rayon 01 Kabupaten Pidie.
Karakterisasi Lichenes di Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan Kabupaten Aceh Besar Wardiah Wardiah; Nurhayati Nurhayati
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.854 KB)

Abstract

Spesies dan morfologi talus Lichen yang terdapat di Taman Hutan Raya (TAHURA) Pocut Meurah Intan Kabupaten Aceh Besar belum teridentifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies dan tipe morfologi talus Lichen yang terdapat di Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan Kabupaten Aceh Besar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survey (eksploratif) yang dilakukan di dua stasiun penelitian, yaitu di kawasan Vegetasi Pinus dan Akasia. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif disajikan dalam tabel dan gambar. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat 38 Spesies Lichen yang termasuk dalam 27 famili. Tipe morfologi talus yang ditemukan di Stasiun I (kawasan Vegetasi Pinus) adalah tipe morfologi talus crustose, foliose, squamulose dan fruticose, sedangkan di stasiun II (Kawasan Vegetasi Akasia) ditemukan tipe morfologi talus crustose dan squamulose. Crustose adalah tipe talus yang umum dimiliki oleh spesies Lichen yang ditemukan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbasis Praktikum terhadap Penguasaan Konsep Sistem Pencernaan Manusia Di SMA Negeri 1 Sigli Rosdiani Rosdiani; Khairil Khairil; Cut Nurmaliah
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.55 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap penguasaan konsep sistem pencernaan manusia di SMA Negeri I Sigli. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan Pretest-postest Control Group Design. Populasi penelitian adalah  seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri I Sigli semester dua sebanyak 8 kelas dengan jumlah siswa 240 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak atau random sampling sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas XI-IPA5 sebagai kelas eksperimen dan 30 orang siswa kelas XI-IPA6 sebagai kelas kontrol. Pembelajaran kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis praktikum, sedangkan kelas kontrol diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT tanpa praktikum. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan penguasaan konsep terhadap siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran TGT berbasis praktikum dengan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT tanpa praktikum, dengan perbedaan keduanya pada taraf P 0,05, t hitung = 7,570 t tabel = 2,000  untuk penguasaan konsep. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis praktikum terhadap penguasaan konsep siswa pada konsep sistem pencernaan manusia.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2023): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2022): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 13, No 2 (2021): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2021): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 12, No 2 (2020): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 12, No 1 (2020): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2019): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 10, No 2 (2018): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2017): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2015): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2014): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2014): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 5, No 1 (2013): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2012): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 4, No 1 (2012): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 3, No 2 (2011): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2011): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 2, No 3 (2010): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 2, No 2 (2010): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2010): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2009): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1, No 1 (2009): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi More Issue