cover
Contact Name
Ridwan Zulpi Agha
Contact Email
ridwan.zulfiagha@akuntansi.pnj.ac.id
Phone
+628999111770
Journal Mail Official
ridwan.zulfiagha@akuntansi.pnj.ac.id
Editorial Address
UP2M - Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Gedung Q lantai 2 Politeknik Negeri Jakarta Jl Prof. Dr. G. A. Siwabessy Kampus UI, Depok Kodepos 16425
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ)
ISSN : 14122774     EISSN : 24079081     DOI : https://doi.org/10.32722/eb.v19i2
Core Subject : Economy,
urnal Ekonomi dan Bisnis adalah jurnal yang sudah terindeks sinta 5 yang mempublikasikan bidang ilmu yang berkaitan dengan ekonomi & bisnis, terbit secara berkala dua kali setahun (Juni dan Desember). Jurnal Ekonomi dan Bisnis mempublikasikan artikel hasil penelitian yang orisinal berkaitan dengan: ekonomi ,bisnis , manajemen, akuntansi, auditing, perpajakan ,kewirausahaan, serta ilmu yang berkaitan dengan perbankan konvensional maupun syariah.
Articles 246 Documents
NILAI INVESTASI UKM DAN NILAI EKSPOR UKM SERTA PENGARUHNYA TERHADAP ANGKA PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) PROVINSI SUMATERA SELATAN Pebrianti, Yulia; Rini; Lisnini; Maretha, Fetty
Ekonomi & Bisnis Vol. 20 No. 1 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 1 JUNI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh nilai investasi dan nilai ekspor UKM terhadap angka produk domestik regional bruto (PDRB) Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2010-2019. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai investasi dan nilai ekspor UKM tidak berpengaruh terhadap PDRB. Kata kunci: Nilai Investasi, Nilai Ekspor, PDRB
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen: Studi Pada Online Shop Shopee Achsa, Andhatu; Dewi , Mey Sinta Etika
Ekonomi & Bisnis Vol. 20 No. 1 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 1 JUNI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini kebanyakan orang lebih memilih untuk berbelanja di situs online karena keamanan, kemudahan, kepercayaan, dan pengalaman berbelanja yang di tawarkan oleh situs online. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi minat beli konsumen pada situs belanja online Shopee, faktor-faktor tersebut diantaranya yaitu faktor keamanan, faktor kemudahan, faktor kepercayaan, dan pengalaman berbelanja. Pada penelitian ini penulis memilih warga Desa semingkir yang berjumlah 3000 orang untuk dijadikan sebagai populasi atau objek yang akan diteliti. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, dimana responden memiliki kemampuan yang sama dalam mengaplikasikan situs belanja online dijadikan sebagai kriteria, sehingga didapat jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 91 sampel. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa faktor keamanan dengan rata-rata bobot sebesar 94,8%, faktor kemudahan dengan rata-rata bobot 70,3%, faktor kepercayaan dengan rata-rata bobot sebesar 93%, dan pengalaman berbelanja dengan rata-rata bobot 59,3% dapat menarik minat beli konsumen di situs online shop Shopee.   Kata kunci  : Minat Beli Konsumen, Online Shop, Shopee
PENGUKURAN KINERJA REKSA DANA DENGAN MENGGUNAKAN BESARAN ALPHA ( α ) HASIL PERHITUNGAN ‘INDEKS JENSEN’ DI PASAR MODAL INDONESIA Warsini, Sabar; Suhartati, Titi
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.466

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat investor mengenai konsep dan teknik analisis pengukuran kinerja Reksa Dana, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan strategi investasi khususnya investasi pada Reksa Dana. Dengan melakukan pengukuran kinerja Reksa Dana investor dapat memilih mana Reksa Dana yang layak untuk dijadikan sarana penempatan dananya. Model yang digunakan untuk pengukuran kinerja Reksa Dana dalam penelitian ini adalah model Jensen. Menurut Jensen kinerja Reksa Dana dapat dilihat dari besarnya alpha setiap Reksa Dana. Alpha merupakan selisih antara tingkat keuntungan yang diharapkan investor (Expected Return) dengan tingkat keuntungan minimum (Minimum Return) . Apabila suatu Reksa Dana mempunyai alpha yang positif berarti mempunyai kinerja yang baik, sebaliknya Reksa Dana dengan alpha negative mengindikasikan kinerja yang tidak baik. Expected Return diukur dengan rata-rata dari return riil dan Minimum Return diukur dengan model CAPM yang menggunakan dasar rata-rata return pasar, beta Reksa Dana dan Risk Free Rate. Pengukuran kinerja terhadap 50 Reksa Dana Saham yang menjadi sampel menggunakan pengamatan data NAB selama 17 minggu dan diperoleh hasil 40 Reksa Dana (80%) mempunyai alpha positif, sedangkan 10 Reksa Dana ( 20%) lainnya mempunyai alpha negative. Dari analisis deskriptif diperoleh hasil NAB tertinggi sebesar Rp.11.182,30 per UP dan NAB terendah berada pada angka Rp. 897,30 per UP. Untuk angka Expected Return mingguan tertinggi sebesar 0,0938 dan terendah -0,0299 dengan rata-rata expected retrun mingguan dari 50 Reksa Dana tersebut sebesar 0,0300. Risiko setiap Reksa Dana diukur dengan menggunakan betanya, dan diperoleh hasil Reksa Dana dengan risiko tertinggi berada pada β sebesar -5,810231 yang berarti apabila return pasar pada minggu ini sebesar 1% maka Reksa Dana tersebut akan rugi -5,810231%, dan beta terendah -0,000290 yang berarti apabila return pasar minggu ini 1% maka Reksa Dana ini akan merugi -0,00029 %. Kata kunci : return riil, return ekspektasi, beta Reksa Dana, return pasar, risk free
PENGUKURAN KINERJA REKSA DANA DENGAN MENGGUNAKAN BESARAN ALPHA ( α ) HASIL PERHITUNGAN ‘INDEKS JENSEN’ DI PASAR MODAL INDONESIA Sabar Warsini; Titi Suhartati
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.466

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat investor mengenai konsep dan teknik analisis pengukuran kinerja Reksa Dana, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan strategi investasi khususnya investasi pada Reksa Dana. Dengan melakukan pengukuran kinerja Reksa Dana investor dapat memilih mana Reksa Dana yang layak untuk dijadikan sarana penempatan dananya. Model yang digunakan untuk pengukuran kinerja Reksa Dana dalam penelitian ini adalah model Jensen. Menurut Jensen kinerja Reksa Dana dapat dilihat dari besarnya alpha setiap Reksa Dana. Alpha merupakan selisih antara tingkat keuntungan yang diharapkan investor (Expected Return) dengan tingkat keuntungan minimum (Minimum Return) . Apabila suatu Reksa Dana mempunyai alpha yang positif berarti mempunyai kinerja yang baik, sebaliknya Reksa Dana dengan alpha negative mengindikasikan kinerja yang tidak baik. Expected Return diukur dengan rata-rata dari return riil dan Minimum Return diukur dengan model CAPM yang menggunakan dasar rata-rata return pasar, beta Reksa Dana dan Risk Free Rate. Pengukuran kinerja terhadap 50 Reksa Dana Saham yang menjadi sampel menggunakan pengamatan data NAB selama 17 minggu dan diperoleh hasil 40 Reksa Dana (80%) mempunyai alpha positif, sedangkan 10 Reksa Dana ( 20%) lainnya mempunyai alpha negative. Dari analisis deskriptif diperoleh hasil NAB tertinggi sebesar Rp.11.182,30 per UP dan NAB terendah berada pada angka Rp. 897,30 per UP. Untuk angka Expected Return mingguan tertinggi sebesar 0,0938 dan terendah -0,0299 dengan rata-rata expected retrun mingguan dari 50 Reksa Dana tersebut sebesar 0,0300. Risiko setiap Reksa Dana diukur dengan menggunakan betanya, dan diperoleh hasil Reksa Dana dengan risiko tertinggi berada pada β sebesar -5,810231 yang berarti apabila return pasar pada minggu ini sebesar 1% maka Reksa Dana tersebut akan rugi -5,810231%, dan beta terendah -0,000290 yang berarti apabila return pasar minggu ini 1% maka Reksa Dana ini akan merugi -0,00029 %. Kata kunci : return riil, return ekspektasi, beta Reksa Dana, return pasar, risk free
ANALISIS PELUANG PASAR UNTUK MENGEMBANGKAN PRODUK OLAHAN JAMUR MERANG DI JAWA TIMUR Fitriady, Mochamad Yunus
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.467

Abstract

Abstrak Pengelola usaha produk olahan jamur merang yang masih tergolong baru tentu akan kesulitan beroperasi dalam pasar yang luas. Pemilihan lokasi pemasaran yang tepat dan potensial adalah langkah awal bagi manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pasar yang paling potensial produk olahan jamur merang di Provinsi Jawa Timur. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan analisis data tabulasi dan analisis penilaian “factor rating”. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peluang pasar yang paling potensial adalah dengan total nilai tertinggi sebesar 8.600, adalah Kabupaten Jember, kemudian dikuti dengan total nilai 8.350, yakni Kabupaten Malang. Pertimbangan keputusan antara pertama dan kedua, tidak harus pertama yang didahulukan, tetapi tidak menutup kemungkinan Kabupaten Malang yang mendekati pasar potensial juga mendapat perhatian yang lebih dari pihak pengelola usaha produk olahan jamur merang. Kata Kunci : Peluang Pasar, Pasar Potensial
ANALISIS PELUANG PASAR UNTUK MENGEMBANGKAN PRODUK OLAHAN JAMUR MERANG DI JAWA TIMUR Mochamad Yunus Fitriady
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.467

Abstract

Abstrak Pengelola usaha produk olahan jamur merang yang masih tergolong baru tentu akan kesulitan beroperasi dalam pasar yang luas. Pemilihan lokasi pemasaran yang tepat dan potensial adalah langkah awal bagi manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pasar yang paling potensial produk olahan jamur merang di Provinsi Jawa Timur. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan analisis data tabulasi dan analisis penilaian “factor rating”. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peluang pasar yang paling potensial adalah dengan total nilai tertinggi sebesar 8.600, adalah Kabupaten Jember, kemudian dikuti dengan total nilai 8.350, yakni Kabupaten Malang. Pertimbangan keputusan antara pertama dan kedua, tidak harus pertama yang didahulukan, tetapi tidak menutup kemungkinan Kabupaten Malang yang mendekati pasar potensial juga mendapat perhatian yang lebih dari pihak pengelola usaha produk olahan jamur merang. Kata Kunci : Peluang Pasar, Pasar Potensial
FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN ASET PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Syafrida, Ida; Abror, Ahmad
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.468

Abstract

Abstrak Target pertumbuhan pangsa pasar bank syariah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar 5 persen dapat diupayakan tercapai, salah satunya dengan cara meningkatkan jumlah aset yang ada di bank syariah. Peningkatan aset perbankan syariah dipengaruhi oleh banyak faktor yang secara umum dapat diklasifikasikan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah di Indonesia. Dalam hal ini faktor-faktor internal yang digunakan adalah jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan jumlah dana pihak ke-tiga (DPK) yang ada di bank syariah. Sedangkan faktor-faktor eksternal yang dipilih adalah office chaneling dan jumlah uang beredar (M2). Dimana data-data yang digunakan adalah data statistik bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) di Indonesia pada periode September 2008 sampai dengan September 2010. Untuk dapat mengambil kesimpulan, maka digunakan analisis dengan metode regresi linier berganda. Dari tujuh variabel yang diteliti, ternyata hanya lima variabel yang memenuhi persyaratan BLUE, yaitu jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan office chaneling dan berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah adalah junlah kantor, rasio FDR, dan biaya promosi. Kata kunci: NPF, FDR, DPK, office chaneling, M2
FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN ASET PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Ida Syafrida; Ahmad Abror
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.468

Abstract

Abstrak Target pertumbuhan pangsa pasar bank syariah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar 5 persen dapat diupayakan tercapai, salah satunya dengan cara meningkatkan jumlah aset yang ada di bank syariah. Peningkatan aset perbankan syariah dipengaruhi oleh banyak faktor yang secara umum dapat diklasifikasikan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah di Indonesia. Dalam hal ini faktor-faktor internal yang digunakan adalah jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan jumlah dana pihak ke-tiga (DPK) yang ada di bank syariah. Sedangkan faktor-faktor eksternal yang dipilih adalah office chaneling dan jumlah uang beredar (M2). Dimana data-data yang digunakan adalah data statistik bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) di Indonesia pada periode September 2008 sampai dengan September 2010. Untuk dapat mengambil kesimpulan, maka digunakan analisis dengan metode regresi linier berganda. Dari tujuh variabel yang diteliti, ternyata hanya lima variabel yang memenuhi persyaratan BLUE, yaitu jumlah kantor bank syariah, rasio NPF, rasio FDR, biaya promosi, dan office chaneling dan berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor yang mempengaruhi pertumbuhan aset perbankan syariah adalah junlah kantor, rasio FDR, dan biaya promosi. Kata kunci: NPF, FDR, DPK, office chaneling, M2
SENSITIVITAS PENGELOLAAN LIKUIDITAS TERHADAP RENTABILITAS BERBANKAN YANG SEHAT PADA BANK UMUM Sujarwo -
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.470

Abstract

Abstraksi Penelitian ini mengkaji sensitifitas likuiditas terhadap rentabilitas bank umum BUMN dan BUMD, dengan indikator keberhasilan likuiditas yang diukur dengan LDR dan ALR. Sedangkan untuk mengukur rentabilitas berdasarkan ROA, ROE dan BOPO, disamping itu juga melihat aspek kredit bermasalah yang ditunjukan dengan NPL. Berdasarkan indikator keuangan bank BUMN dan BUMD selama tiga tahun (2005-2007) mengalami peningkatan dilihat dari total asset, jumlah dana yang dihimpun, kredit yang diberikan, modal, dan laba. Dari 6 (enam) bank yang diteliti, kondisi Bank BRI relative lebih baik dibandingkan dengan bank lainnya. Likuiditas bank BUMN dan BUMD sangat likuid, terutama untuk Bank Mandiri , bank BNI, dan Bank DKI. Namun hal ini berpengaruh pada rendahnya rentabilitas yang disebabkan oleh tingginya NPL Keyword : Likuiditas, Rentabilitas, ROA, ROE, BOPO
FACTORS AFFECTING PRICE EARNING RATIO OF COMPANY’S SHARE IN THE MANUFACTURE SECTOR Purwaningrum, Endang
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.471

Abstract

Abstract This research is aimed to know factors significantly affecting Price Earning Ratio of manufacturing companies listed in Indonesian Stock Exchange listed in Indonesia Stock Exchange in the period of 2005 up to 2007. Using Multiple Regression Model, this research resulting summarises condition as follows : (a). Dividend Payout Ratio significantly affects Price Earning Ratio. (b). Return On Equity significantly affect to Price earning ratio. (c). Operating Profit Margin significantly affect to Price Earning Ratio. (d). The independent variables such as Dividend Payout Ratio, Return On Equity and Operating Profit Margin significantly affect the dependent variable Price Earning Ratio. From the result of the research, it can be implicated that investors should consider divident payout ratio, return on equity, and operating profit margin before investing their capital to share, especially in manufacture companies. For the emitens, they also have to consider them in order to increse their price earning ratio. Key words: DPR, ROE, OPM, PER. Abstrak

Page 1 of 25 | Total Record : 246


Filter by Year

2011 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 21 No 1 2022 Vol. 20 No. 1 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 1 JUNI 2021 Vol 20 No 1 (2021): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 20 NO 1 JUNI 2021 Vol 19, No 2 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 2 DESEMBER 2020 Vol 19, No 1 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 1 JUNI 2020 Vol 19 No 2 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 2 DESEMBER 2020 Vol 19 No 1 (2020): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 19 NO 1 JUNI 2020 Vol 18, No 2 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 2 DESEMBER 2019 Vol 18, No 1 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 1 JUNI 2019 Vol 18 No 2 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 2 DESEMBER 2019 Vol 18 No 1 (2019): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 18 NO 1 JUNI 2019 Vol 17, No 2 (2018): EKONOMI BISNIS VOLUME 17 No 2 Vol 17, No 1 (2018): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS VOL. 17 No.1 JUNI 2018 Vol 17 No 2 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 17 NO 2 DESEMBER 2018 Vol 17 No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 17 NO.1 JUNI 2018 Vol 16, No 2 (2017): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS, VOL 16 NO 2 DESEMBER 2017 Vol 16, No 1 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 16 NO 1 JUNI 2017 Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL. 16 NO.2 DESEMBER 2017 Vol 16 No 1 (2017): JURNAL EKONOMI & BISNIS VOL 16 NO 1 JUNI 2017 Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol 15 No 1 (2016): JURNAL EKONOMI BISNIS VOL 15 No.1 Juni 2016 Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 2015 Vol 14 No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 2015 Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 1 (2012): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis More Issue