cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi" : 31 Documents clear
PRESTASI BELAJAR BIOLOGI PADA KOMPETENSI DASAR BIOTEKNOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DISERTAI HAND OUT DAN MODEL PEMBELAJARAN SEARCH SOLVE CREATE AND SHARE (SSCS) DITINJAU DARI INTELEGENSI SISWA Utami, Runtut Prih
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9340.619 KB)

Abstract

ABSTRAKMakalah ini merupakan hasil penelitian studi kasus siswa kelas X di SMA Negeri 1 Karanganyar tahun ajaran 2005/2006. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Search Solve Create and Share (SSCS) dengan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) disertai Hand Out terhadap prestasi belajar biologi, (2) perbedaan pengaruh antara IQ siswa tinggi dan IQ siswa rendah terhadap prestasi belajar biologi, (3) interaksi antara model pembelajaran dengan IQ siswa terhadap prestasi belajar biologi.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2006, menggunakan metode eksperimen dengan mengambil dua kelompok secara acak. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2005/2006. Sampel dalam penelitian ini adalah enam kelas yang diambil sacara acak dengan melalui undian, sebagai kelas kontrol adalah kelas Xl, X4, dan X6, sedangkan kelas eksperimennya adalah kelas X2, X3, dan X5. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode tes, dokumentasi, angket dan observasi. Data dianalisis dengan teknik Anava tiga jalan yang dilanjutkan dengan uji Scheffe.Dali hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa : (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) disertai Hand Out dan model pembelajaran Search Solve Create and Share (SSCS) terhadap prestasi belajar biologi, (2) terdapat pengaruh antara IQ siswa tinggi dan IQ siswa rendah telhadap prestasi belajar biologi, (3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan IQ siswa terhadap prestasi belajar biologi.Keywords: PBI, SSCS, prestasi, intelegensi
OPTIMALISASI KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGGUNAAN LOG PEMBELAJARAN (LP) PADA MATA KULIAH EMBRIOLOGI DAN REPRODUKSI TUMBUHAN Probosari, Riezky Maya
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6419.253 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) penggunaan log pembelajaran dalam meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran, 2) penggunaan log pembelajaran terhadap penguasaan konsep, 3) dampak penggunaan log pembelajaran terhadap performa mengajar dosen mata kuliah Embriologi dan Reproduksi Tumbuhan.Penelitian ini rnerupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus meliputi identifikasi permasalahan yang ada di kelas, perencanaan tindakan berupa penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pelaksanaan tindakan berupa log pembelajaran, observasi dan evaluasi, serta refleksi untuk tindakan berikutnya. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester 4 di Prodi P. Biologi UNS tahun ajaran 2007 /2008. Data diperoleh melaluiobservasi, wawancara, penyebaran angket dan tes. Analisis data secara deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, secara umum didapatkan bahwa prosentase mahasiswa yang lulus sebesar 98,18% dengan prosentase nilai A dan B sebesar 72,73 persen. Penelitian dinyatakan selesai pada akhir siklus 2 karena indikator kinerja yang diharapkan yaitu jumlah mahasiswa yang lulus minimal sebesar 80% dengan prosentase mahasiswa yang memperoleh nilai diatas B sebesar 70%, meningkatnya keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa serta meningkatnya performansi mengajar dosen di mata mahasiswa sudah tercapai.Kesimpulan yang bisa diambil adalah: 1) Log pembelajaran bisa meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Embriologi dan Reproduksi Tumbuhan. 2) Penguasaan konsep mata kuliah Embriologi dan Reploduksi Tumbuhan bisa ditingkatkan dengan adanya logpembelajaran, terbukti dengan meningkatnya prosentase mahasiswa yang mendapat nilai A dan B, 3)Penggunaan log pembelajaran bisa meningkatkan performa mengajar dosen mata kuliah Embriologi dan Reproduksi Tumbuhan di mata mahasiswa.Kata kunci : Log pembelajaran, penguasaan konsep, embriologi reproduksi tumbuhan
UTILIZATION OF AUDIOVISUAL MEDIA AND SNOWBALL THROWING METHOD TO IMPROVEMENT BIOLOGICAL LEARNING PROCESS ON THE ELEVENTH YEARS OF NATURAL SCIENCE 2 IN BATIK I SURAKARTA SENIOR HIGH SCHOOL THE YEAR EDUCATED OF 2007/2008 Santosa, Slamet; Nugraheni P., Tri
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7377.541 KB)

Abstract

Abstrak Purpose of this research is to improvement biological learning process at human nervous and sense system materials by using audiovisual media and Snowball Throwing method on the eleventh years of natural science 2 in Batik I Surakarta senior high school the year educated of 2007/2008. Kind of this research is Classroom Action Research (PTK), which is conducted in 2 cycles. The action research includes: identifying, planning, acting, observing, and reflecting. Subject of this research is student of eleventh years of natural science 2 in Batik I Surakarta senior hight school the year educated of 2007/2008. Technique collecting data are observational technique by using observational document, questionnaire, interview, document analysis, and test. Technique analyzing data in this research use descriptive qualitative method. The result of the research show that utilization of audiovisual media and Snowball Throwing method can improvement biological learning process which is characterized with the increases of student's result. The result of observatioru student's learning process is increases of active students from first cycle to second cycle are 16,275%. The result of average student's cognitive study increases 10,5 from first cycle to second cycle. The result of student's affective study increases 5,58% from first cycle to second cycle. Based on the research can be concluded that: utilization of audiovisual media and Snowball Throwing rnethod can improvement biological learning process on the eleventh years of natural science 2 in Batik I Surakarta senior high school the year educated of 2007/2008. Key word: Snowball Throwing method, audiovisual media, classroom action research, process of learning, descriptive qualitative.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN SENI TARI BERBASIS LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 BANYUBIRU Rakhmandasari, Arina
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3475.609 KB)

Abstract

ABSTRAKPembelajaran  seni  tari dapat menjadi  kegiatan belajar  kreatif dalam mengkonstruksi  gerak-gerak tari menjadi  sebuah  tarian ciptaan siswa. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran  seni tari berbasis  lingkungan  dalam meningkatkan kreativitas  dan motivasi belajar  mandiri siswa.Penelitian ini merupakan penelitian  tindakan  kelas  (Classroom Action Research).  Subyek penelitian adalah siswa kelas VIID SMP Negeri 2 Banyubiru  Tahun Ajaran  2008/2009  sebanyak 40sisrva. Data diperoleh dari kajian dokumen,  observasi, penyebaran  angket,  catatan lapangan  dan unjuk kerja. Data dianalisis  secara deskriptif kualitatif. Indikator gerak tali kreatif yaitu kelancaran keluwesan  (fleksibilitas), elabolasi  dan orisinalitas.Hasil penelitian menunjukkan  bahwa penerapan pembelajaran seni tari berbasis  lingkungan bisa meningkatkan kreativitas siswa dari 51% menjadi 75%,  dan meningkatkan motivasi  belajar  seni siswa dari 52,1% menjadi  83,9%  pada akhir siklus 3. Belajar menari secara kreatif memberikan wadah untuk menumbuhkembangkan  minat  dan bakat kreatif siswa khususnya  dalam bidang seni tari.Kata kturci  : seni budaya,  kreativitas, motivasi
PERBEDAAN HASIL BELAJAR KOGNITIF AKIBAT PEMBELAJARAN CLASSWIDE PEER TUTORING (CWPT) DENGAN PEMBELAJARAN MULTIMODEL PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG Sugiharto, Bowo
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11018.313 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar kognitif biologi akibat penerapan pembelajaran ClassWide Peer Tutoring dengan pembelajaran multimodel pada siswa kelas X SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang Tahun Pelajaran 2007/2008.Sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai, metode penelitian yang digunakan adalah  penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian dirancang dengan desain pretes dan postes dengan kelompok tidak diacak. Sampel dipilih dua kelas yang ada dengan jumlah siswa sebanyak 31 siswa untuk kelompok kontrol dan 31 siswa untuk kelompok eksperimen dari total populasi kelas X sebanyak enam kelas dengan jumlah siswa sebanyak 186 orang. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis kovarian (anakova) dengan melakukan kontrol terhadap nilai pretes masing variabel terikat. Analisis anakova memanfaatkan aplikasi SPSS 16,0 for Windows.Hasil uji statistik dengan anakova pada variabel terikat hasil belajar kognitif dengan melakukan kontrol terhadap nilai pretes menunjukkan bahwa nilai F hitung untuk strategi pernbelajaran adalah 5,764 dengan taraf signifikansi 0,020. Oleh karena taraf signifikansi 0,020 < 0,05 maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Jika Ho ditolak dan H1 diterima maka hipotesis penelitian ini diterima, artinya ada perbedaan hasil belajar kognitif biologi akibat pembelajaran CWPT dan hasil belajar kognitif biologi akibat pembelajaran multimodel pada siswa kelas X SMA Laboratoriurn Universitas Negeri Malang tahun pelajaran2007/2008.Kata Kunci: Classwide Peer Tutoring, hasil belajar kognitif
PENERAPAN BIOTEKNOLOGI CENDAWAN MIKORRHIZA ARBUSKULA (CMA) UNTUK PENGEMBANGAN MATERI AJAR SAINS DALAM PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) S, Chalimah
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6820.94 KB)

Abstract

ABSTRAKSalah satu pembelajaran sains yang sesuai dengan pembelajaran aktif dengan melakukan praktikum. Silberman (2006) rnenyatakan bahwa pembelajaran aktif (active learning) adalah pembelajaran yang mengajak siswa untuk melaksanakan kegiatan yang menggunakan koordinasi antara otak kanan dan otak kiri untuk mempelajarai masalah, memecahkan masalah dan menerangkan apa yang telah dipelajari. Pembelajaran aktif adalah fase pembelajaran cepat, menyenangkan, suportif dan melibatkan kemampuan individu dan kelompok. Praktikum adalah suatu bentuk pembelajaran melalui kegiatan praktek, baik dilakukan dalam laboratorium maupun dalam lingkungan atau disebut praktikum lapangan, yang diyakini sebagai strategi pembelajaran yang aktif, kreatif serta menyenangkan peserta didik. Melalui praktikum dalam bentuk eksperimen, mampu menanamkan konsep-konsep materi yang akan diajarkan. Tujuan yang akan dicapai 1) Mengembangkan model pembelajaran eksperimen dalam materi ajar Sain tentang peranan Bioteknologi CMA (Cendawan Mikorhiza Arbuskula), 2) memberikan alternatif variasi materi ajar Sains lebih relevan dan berdayaguna, 3) memasyarakatkan Bioteknologi CMA melalui pendidikan untuk peningkatan kualitas sumberdaya alam hayati nuupun non hayati, sebagai teknologi tepat guna, aman, murah, efisien dan efektif. Metode yang digunakan adalah eksploratif materi ajar, yang disusun dalam model eksperirnen, untuk mendukung proses pembelajaran aktif. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa model pembelajaran eksperimen merupakan salah satu strategi pembelajaran dalam kerangka kerja pengajaran. Pengembangan materi ajar sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran aktif, dalam bentuk eksperimen, karena peserta didik melakukan aktifitas yang sistematis dengan cara kerja kelompok. Pendidikan sebagai salah satu strategi untuk mengeiralkan, mensosialisasikan bioteknologi CMA yang efektif, dan efisien. Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa pembelajaran aktif melalui model eksperirnen dapat mengaktifkan aspek psikomotoik, afektif dan kognitif.KeyWord. Bioteknologi cendawan mikorrhiza arbuskula, materi ajar sains, pembelajaran aktif 
BLOG AS AN EDUCATIONAL TOOL IN THE ERA OF ACTIVE LEARNING AND E-LEARNING Sulistiyowati, Eka
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.6 KB)

Abstract

Abstrak Literasi digital dan teknologi digital telah merambah dunia pendidikan kita saat ini. Salah satu media digital berbasis internet yang popular sebagai alat pembelajaran adalah blog atau weblog. Blog memiliki nilai untuk dipergunakan sebagai media pendidikan karena dapat membawa pesan pendidikan. Saat ini banyak sekali guru dan pendidik yang telah memanfaatkan blog sebagai sumber informasi berupa lesson plan (rencana pengajaran), kurikulum, materi pengembangan profesi dosen. Diantara blog-blog tersebut adalah: http://librarygoddess.blogspot.com, http://www.educationlibrarian.com, http://edsourceonline.blogspot.com and so on. Blogs can do many things for education. Selain itu, blog-blog tersebut juga dimanfaatkan untuk penyebaran informasi, daftar link ke searching engine dan sumber belajar online, serta dipergunakan untuk mengevaluasi sumber-sumber referensi online. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, artikel ini akan mengevalusi penggunaan blog sebagai media pendidikan alternative di era digital. Serta akan memapalkan kelebihan dan kekurangan blog dan nilai penggunaan blog dalam pembelajaran aktif (active learning).
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI BAGI SISWA KELAS IV SDN 9 BOYOLALI MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PROSES Saparendah, Sri
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3877.995 KB)

Abstract

ABSTRAKPelajaran Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat diperlukan karena siswa dapat berlatih dan mengembangkan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan orang lain baik secara lisan maupun tulisan dalam berbagai kebutuhan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan para siswa kelas IV SDN Boyolali 9 dalam menulis narasi (cerita) melalui penerapan pendekatan proses.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroorn, Action research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus meliputi identifikasi permasalahan yang ada di kelas, perencanaan tindakan berupa penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pelaksanaan tindakan berupa log pembelajaran, observasi dan evaluasi, serta refleksi untuk tindakan berikutnya. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 9 Boyolali sejumlah 20 siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, penyebaran angket dan tes. Analisis data secara deskriptif kualitatif.Bertitik tolak dari tindakan yang telah dilakukan pada penelitian ini, maka upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita (narasi) bagi siswa kelas IV SDN Boyolali 9 dapat dilakukan dengan metode pendekatan proses yaitu tahap pra menulis, menulis draf, revisi, menyunting dan unjuk kera. Untuk mencapai hasil yang mendekati sempurna, hal tersebut dilakukan secara berulang-ulang. Pengamatan setiap tahap kegiatan sangat diperlukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan penetapan rencana pada tahap berikutnya.Kata kunci : Keterampilan proses, narasi, bahasa Indonesia
PENGARUH STRATEGI DIAGRAM ROUNDHOUSE TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITTF SISWA SMA KELAS XI IPA SMA LABORATORIUM UM Wibowo, Yuni
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3002.929 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian pengaruh diagram roundhouse terhadap hasil belajar biologi kelas XI SMA Laboratorium UM. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA Laboratorium UM kelas XI IPA 1 dan 2. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperirnen dengan menggunakan Nonrandomized Control Group Pretest-Posttest Design. Penetapan kelas eksperimen dengan kelas kontrol dilakukan secara acak. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan kognitif dan respons siswa terhadap strategi pembelajaran diagram roundhouse. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis univariat (anakova) untuk membedakan kelornpok eksperimen dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan kognitif dengan ditunjukkan nilai F hitung sebesar 15,683 dan nilai signifikansi 0,000. Siswa juga memberikan respons positif terhadap pembelajaran dengan diagram roundhouse. Kata kunci: diagtam roundhouse, kemampuan kognitif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER MEDIATED INSTRUCTION AND INTERVENTION (PMII) TIPE CLASSWIDE PEER (CWPT) DAN TEKNIK EVALUASI INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 22 SURAKARTA TAHUN PELAJ Budiarti, Herni
Prosiding Seminar Biologi Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9848.389 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk rneningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran biologi konsep Organisasi Kehidupan dengan menerapkan Peer Mediated Instruction and Interventton (PMII) tipe Class Wide Peer Tutoring (CWPT) dan teknik evaluasi Index Card Match.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian yang dilaksanakan dalam tiga siklus berdasarkan alur proses dari Kemmris dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 22 Surakarta, pada semester genap tahun pelajaran 2008/2009. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII F yang terdiri dari 38 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian dokumen, observasi, penyebalan angket, catatan lapangan wawancara dan hasil tes kognitif. Data dianalisis secara dekriptif kuantitatif dan kualitatif.Hasil observasi selama berlangsungnya Proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran PMII Tipe CWPT menunjukkan perubahan afektif yang nyata pada siswa. Hal ini berdasarkan atas hasil observasi selama berlangsungnya proses pembelajaran, catatan lapangan selama penelitian diperkuat dengan respon siswa berdasarkan penyebaran angket. Secara afektif, kualitas proses pembelajaran mengalami peningkatan prosentase pada tiap-tiap siklus, yaitu 52.63 % pada siklus I, 78.95%, pada siklus II, dan 89.41% pada siklus III.Aspek afektif dalam penggunaan teknik evaluasi Index Card Match baru menampakkan hasil yang positif pada saat dilaksanakan secara berkelompok pada siklus III. 100% siswa telah turut terlibat secara aktif dan memahami sepenuhnya pelaksanaan teknik evaluasi Index Card Match. Hasil tes kognitif rnenggunakan teknik evaluasi Index Card Match juga baru menampakkan hasil yang nyata pada siklus III. Dari 4 kelompok yang dibentuk dalam satu kelas, 3 kelompok siswa mampu nrenyelesaikan dengan tuntas seluuh soal yang tersedia atau 75o/o siswa telah tuntas. Selanjutnya, ketika dilaksanakan evaluasi akhir pada konsep Organisasi kehidupan ini, siswa yang mendapat nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal mencapai 28 siswa atau 73,68% dari total siswa di kelas VII F.Kata Kunci: classwide peer tutoring, hasil pembelajaran biologi, Index card match.

Page 1 of 4 | Total Record : 31