cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi" : 78 Documents clear
ARTIKEL KAJIAN PERANAN DAN POLA AKUMULASI PROLINE TANAMAN PADA ADAPTASI CEKAMAN KEKERINGAN Prihastanti, Erma
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.244 KB)

Abstract

ABSTRAK Para ahli klimatologi memperkirakan dampak pemanasan global akan menyebabkan terjadinya periode kekeringan yang lama. Periode kekeringan sering berasosiasi dengan peristiwa ENSO (El Nino Southern Oscillation). Dibanding dekade sebelumnya, peristiwa ENSO diramalkan akan lebih sering terjadi di masa datang.  Saat musim kering panjang dan berasosiasi dengan peristiwa ENSO sering diiringi oleh penurunan pertumbuhan bahkan kematian tanaman. Tanaman yang mengalami cekaman kekeringan akan berusaha untuk melakukan perubahan-perubahan fisiologi sebagai bentuk adaptasinya. Salah satu bentuk adaptasi tersebut adalah kemampuan tanaman untuk mempertahankan tekanan osmotik dengan mengakumulasi senyawa osmolit  sel sebagai respon terhadap perubahan potensial air dari lingkungan sel. Sebagai konsekuensi dari akumulasi ini, potensial osmotik sel lebih rendah dan cenderung untuk menjaga tekanan turgor. Proline bebas sering terakumulasi selama tanaman mengalami kekeringan yang disebabkan oleh aktivasi biosintesa  dan inaktivasi  degradasi proline. Seringkali peningkatan jumlah proline  dianggap merupakan indikasi toleransi terhadap  kekeringan. Namun demikian masih terjadi kontrovesi tentang fungsi proteksi dari akumulasi proline karena beberapa kasus menunjukkan jika terjadi  over produksi proline justru dapat berakibat buruk saat tanaman menghadapi kondisi cekaman kekeringan. Tulisan ini bertujuan mengkaji peranan dan pola akumulasi proline pada tanaman dalam menghadapi cekaman kekeringan.   Kata Kunci : Proline, pola akumulasi prolin, cekaman kekeringan
HUBUNGAN KANDUNGAN TIMBAL (PB) DI UDARA DENGAN PB DALAM TALUS LICHEN XANTHOPARMELIA XANTHOFARINOSA Jamhari, Mohammad
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.839 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kandungan Pb di udara dengan Pb dalam talus lichen X.  xanthofarinosa. Penelitian dilakukan di kota Malang. Hipotesis yang diajukan terdapat hubungan kandungan Pb di udara dengan Pb dalam X. xanthofarinosa. Lichen X. xanthofarinosa diambil dari 20 lokasi yang tersebar di kota Malang. Kandungan Pb dalam X. xanthofarinosa dianalisis dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (ASS). Sedangkan kandungan Pb di udara diukur dengan menggunakan alat High Volume Air Sampler (HVAS). Data tentang hubungan kandungan Pb di udara dengan Pb dalam X. xanthofarinosa dianalisis dengan regresi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pada Standardized Coefisients (Beta) memiliki nilai 0,657, hal ini  menunjukkan bentuk hubungan positif dan tingkat korelasi antara Pb di udara dengan Pb dalam X. Xanthofarinosa. Nilai t = 3,702 dengan tingkat signifikansi 0,002. Karena 0,002 < 0,05, maka hipotesis statistik (Ho) ditolak, dengan demikian hipotesis penelitian diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif  antara kandungan Pb di udara dengan Pb di dalam talus lichen X. Xanthofarinosa.   Kata kunci : Pb, Udara, dan  X. Xanthofarinosa
PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POWER POINT DAN MEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN REMEDIAL BIOLOGI TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA Sudarisman, Suciati; Listyorini, Sri
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.769 KB)

Abstract

ABSTRAK Rendahnya hasil belajar biologi di SMA Negeri 1 Klaten dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru, sehingga pembelajaran tidak menarik, membosankan dan siswa menjadi pasif. Rendahnya hasil belajar tersebut tercermin dari capaian nilai siswa yang cenderung berada di bawah nilai KKM yang ditetapkan. Kondisi tersebut kurang relevan dengan hakikat sains, dimana idealnya biologi diajarkan mengacu pada aspek produk, proses, dan sikap ilmiah.                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan pengaruh penggunaan media Power Point dan Media Animasi pada pembelajaran remedial biologi terhadap ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel penelitian siswa kelas XII SMA Negeri 1 Klaten, semester 1 tahun pelajaran 2010/2011 pada materi Pembelahan Sel, dengan menggunakan media Power Point dan media Animasi.. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk hasil belajar aspek kognitif dan aspek afektif dengan observasi penilaian sikapHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Power point dan Animasi dapat meningkatkan hasil belajar dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 80%. Media pembelajaran merupakan  sarana yang dapat mendorong siswa lebih aktif sehingga siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Keterampilan proses sains yang dikembangkan dalam pembelajaran  mampu meningkatkan perolehan nilai dalam pencapaian ketuntasan belajar secara signifikan.Walaupun media Power Point dan Animasi efektif digunakan dalam pembelajaran remedial biologi khususnya pada materiPembelahan Sel, namun diperlukan peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran secara lebih sistematis. Kata kunci : Media Power Point, media Animasi, pembelajaran remedial, hasil belajar
POTENSI GENISTEIN PADA SISTEM REPRODUKSI MENCIT JANTAN (MUS MUSCULUS) Amin, Mohamad; Primiani, Cicilia Novi; Lestari, Umie
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.028 KB)

Abstract

ABSTRAK Usaha untuk mendapatkan sarana kontrasepsi pria sebenarnya telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan bahan alami yang berasal dari tanaman. Salah satunya adalah tanaman famili Leguminoceae yang mengandung senyawa genistein. Genistein sebagai salah satu senyawa derivat isoflavon mempuyai struktur kimia mirip dengan 17?-estradiol yang bersifat seperti hormon steroid estrogen, yang mampu menyebabkan kerusakan pada sistem reproduksi jantan sebagai salah satu indikator digunakannya genistein sebagai senyawa antifertilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh genistein terhadap sistem reproduksi mencit jantan (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental, yang rancangannya mengikuti Rancangan Acak Kelompok. Variabel bebas adalah dosis genistein 0 mg/g, 0,0035 mg/g, 0,0042 mg/g, dan 0,0049 mg/g. Variabel terikatnya adalah sel-sel germinal dalam tubulus seminiferus testis, morfologi spermatozoa, viabilitas spermatozoa, dan kadar hormon testosteron. Data sel-sel germinal dalam tubulus seminiferus testis kadar hormon testosteron dianalisis menggunakan Analisis Varians Satu Jalan (One Way ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5%. Selanjutnya dilakukan uji Post Hoc dengan Least Significant Difference (LSD) 5%. Data morfologi dan viabilitas spermatozoa dinyatakan dalam prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh genistein pada sistem reproduksi mencit jantan (Mus musculus). Genistein yang diberikan dengan dosis 0,0035 mg/g; 0,0042 mg/g; dan 0,0049 mg/g berpengaruh terhadap jumlah sel germinal, morfologi dan viabilitas spermatozoa. Kadar hormon testosteron berbeda nyata pada dosis 0,0049 mg/g. Kata kunci : genistein, sistem reproduksi jantan
PENGINTEGRASIAN NILAI-NILAI RELEGIUS DALAM BUKU PELAJARAN KIMIA SMA/MA SEBAGAI METODE ALTERNATIF MEMBENTUK KARAKTER INSAN MULIA PADA SISWA Saputro, Agung Nugroho Catur
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.827 KB)

Abstract

AbstrakBuku pelajaran merupakan salah satu sumber  belajar  yang sangat strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pendidikan karakter yang sekarang ini telah masuk dalam kurikulum pendidikan seyogyanya mendapat perhatian serius dari praktisi  pendidikan. Karakter siswa yang bagaimana yang akan dibentuk perlu dipikirkan secara matang. Dalam makalah ini, penulis memberikan wacana tentang pendidikan karakter berdasarkan nilai-nilai relegius bersumber dari Al Qur?an melalui buku pelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Kemungkinan pemasukan nilai-nilai relegius dalam buku pelajaran kimia SMA/MA sebagai upaya  mengintegrasikan pendidikan karakter islami (karakter insan mulia), dan 2). Metode pengintegrasian nilai-nilai relegius dalam buku pelajaran kimia SMA/MA. Penelitian ini dilakukan melalui kajian berbagai pustaka yang berkaitan dengan materi kimia dan nilai-nilai relegius dalam ayat-ayat Al Qur?an dan didukung dengan pengalaman selama mengajar dan menyusun buku pelajaran kimia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1). Nilai-nilai relegius dapat dimasukkan dalam buku pelajaran kimia SMA/MA, 2). Metode pengintegrasian nilai-nilai relegius dalam buku pelajaran kimia SMA/MA  dapat ditempuh melalui pengutipan ayat-ayat AlQur?an yang berkaitan dengan tema materi kimia di awal atau di dalam isi uraian materi pelajaran disertai penjelasan makna yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut.Kata Kunci : integrasi, nilai-nilai relegius, buku pelajaran kimia, pendidikan karakter.
MEKANISME INFEKSI VIRUS KUNING CABAI (PEPPER YELLOW LEAF CURL VIRUS) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES FISIOLOGI TANAMAN CABAI Ariyanti, M.P., Nur Aeni
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.78 KB)

Abstract

ABSTRAK   Inveksi virus kuning cabai (Pepper Yellow Leaf Curl Virus) menyebabkan penurunan hasil hingga 75% terutama pada musim kemarau. Penyakit ini hanya dapat ditularkan oleh serangga vektor kutu kebul (Bemisia tabaci L.) dan bukan merupakan seed born diseases. Masa inkubasi virus dalam tanaman hingga memunculkan gejala hanya memakan waktu 15-29 hari. Mekanisme infeksi virus diawali dengan replikasi dan pembentukan protein virus di dalam tubuh tanaman menggunakan ATP dari tanaman inang. Proses ini diikuti dengan perubahan proses fisiologi yang berupa peningkatan aktivitas protein anaplerotik, peningkatan laju fotosintesis dan peningkatan kandungan pati. Setelah proses replikasi selesai maka laju fotosintesis akan turun yang disebabkan oleh induksi dan degradasi dinding sel floem dengan menghidrolisis sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Gejala yang ditimbulkan akibat infeksi virus ini adalah daun tanaman menjadi menguning dan mengeriting. Hal ini disebabkan oleh menurunnya jumlah membran tilakoid, stroma membesar dan volume fotosintesis mengecil. Hal ini juga menyebabkan menurunnya laju fotosintesis yang dapat menyebabkan penurunan produksi tanaman cabai.   Key words : virus, infeksi, fisiologi
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PHANEROGAMAE MELALUI METODE SELF ASSESMENT DAN ASSESMENT BERBASIS KOMPETENSI Muzayyinah, Muzayyinah
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.548 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini betujuan: (1) Mengembangkan kepercayaan diri dari mahasiswa melalui pembelajaran berbasis self assessment pada mata kuliah KKP di Pendidikan Biologi FKIP UNS, (2)Mengembangkan kemandirian mahasiswa melalui pembelajaran berbasis self assessment pada mata kuliah KKP di Pendidikan Biologi FKIP UNS, (3) Mengembangkan metode self assessment pada mata kuliah KKP di Pendidikan Biologi FKIP UNS, dan (4) Mengetahui kendala-kendala yang ditemui dalam pembelajaran KKP dengan metode self assessment untuk mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNS. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa Pendidikan Biologi semester IV tahun 2010. Jumlah mahasiswa 45 orang, Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dua siklus, siklus 1 menggunakan 4 kali pertemuan, siklus 2 dilakukan selama 3 kali pertemuan,data yang adalah keaktifan, kemandirian, kepercayaan diri, kemampuan perencanaan terhadap kuliah lapangan, evaluasi kinerja dosen, dan evaluasi diri terhadap perencanaan. Upaya menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa dapat dicapai dengan memberi tanggungjawab dan mengikutsertakan pengambilan keputusan dalam pembelajaran.Keikutsertaan dapat dilihat pada kegiatan yang dilakukan pada siklus 1 maupun siklus 2. Penyusunan deskriptor untuk persiapan identifikasi suatu takson pada siklus 1 masih harus dibimbing untuk menjadi layak ketika digunakan di lapangan, sementara pada siklus 2 mahasiswa pendidikan biologi telah memiliki kepercayaan untuk menyelesaikan masalah, yaitu plakatisasi tumbuhan yang ada di kampus. Konsep dan rencana plakatisasi tumbuh dari pemikiran ketika dilakukan kuliah di kebun-kebun sekitar kampus. Kemandirian tidak serta merta tumbuh dalam diri mahasiswa, namun dengan kegiatan yang dilakukan dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi diri selama dalam siklus 1 dan siklus dua2 menjadi meningkat. Peningkatan dapat dilihat dari tanggapan terhadap pelaksanaan pembelajaranKKP dengan metode self evaluation yang mengatakan bahwa self assessment dapat: (1) lebih mudah memahami materi, (2) Dapat mengukur kemampuan, (3) Menyenangkan, (5) lebih mandiri, (6) lebih bebas, (7) lebih mengembangkan pikiran, (8) Lebih variatif dan tidak membosankan, dan (9) lebih mandiri.   Kata kunci: self assessment, kepercayaan diri, kemandirian,
VISUALISASI INFORMASI GEOSPASIAL TEMATIK TUMBUH-TUMBUHAN BERNILAI ILMIAH KEBUN RAYA BOGOR Handoyo, Sri; Dewi, Fiska Sari
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.838 KB)

Abstract

ABSTRACT Bogor Botanical Garden (BBG) is one of many important assets of Indonesia. It has very wide range of botanical collection that have high scientific values. Up to present there are only line maps available to visualize the BBG, and none of them available in the form of image maps yet. To completely and clearly present the information of the BBG, a satellite remote sensing IKONOS imagery is required to visualize the thematic geospatial information on a map at the scale of 1:5.000. The aim of the research project is to visualize the thematic geospatial information of the scientific botanical garden on a 1:5.000 scale image map.Data of thematic geospatial information of the scientific botanical garden were collected from the old maps of the BBG and the catalogues of the Indonesian Institution of Sciences. Other data of line maps and IKONOS imageries were processed in a series of phases i.e. geometric correction, determination of the 321 band, data editing and updating, and cartographic designs in one and two levels, including the distribution of questionnaires to test the design out and get the feed back from the respondents.Result of the visualization is considered substantially sufficient, cartographically correct and complete at scale of 1:5.000, and aesthetically interesting in terms of tourism due to the acceptance of the entire 30 designed image symbols. Key words : bambu visualization, image map, bogor botanical garden, cartography, ikonos imagery.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ACADEMIC PAPER REVIEW DAN PEMAHAMAN PROBLEMATIK PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI JOURNAL BASED LEARNING RESOURCE PADA MATA KULIAH SEMINAR PENDIDIKAN BIOLOGI (STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATAKULIAH SEMINAR PENDIDIKAN BIOLOGI Utami, Runtut Prih
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.02 KB)

Abstract

ABSTRAK Matakuliah Seminar Pendidikan Biologi merupakan matakuliah baru hasil dari redesain kurikulum Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 2009. Tujuan matakuliah ini yaitu menyeminarkan topik biologi/pendidikan biologi dan pembelajarannya dari academic paper review yang dibuat. Matakuliah Seminar Pendidikan Biologi ini disamping harapannya mahasiswa dapat membuat academic paper review dari jurnal-jurnal yang dipelajarinya, diharapkan juga mahasiswa dapat mengenal dan memahami berbagai permasalahan dalam pembelajaran Biologi di dunia nyata. Sebagai matakuliah baru dengan menggunakan jurnal sebagai sumber belajar (Journal based learning resource), maka evaluasi terhadap pelaksanaan matakuliah seminar pendidikan biologi ini perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimanakah kemampuan mahasiswa dalam membuat academic paper review dengan Journal based learning resource pada Matakuliah Seminar Pendidikan Biologi? (2) bagaimanakah pemahaman mahasiswa terhadap problematik pembelajaran Biologi di dunia nyata dengan Journal based learning resource pada Matakuliah Seminar Pendidikan Biologi? Penelitian ini dilakukan pada bulan April ? Mei 2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian atau informan merupakan sumber data penelitian kualitatif. Informan kunci (sumber data primer) dalam penelitian ini yaitu Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, dosen pengampu matakuliah Seminar Pendidikan Biologi dan mahasiswa yang sudah menempuh matakuliah Seminar Pendidikan Biologi. Informan mahasiswa ditetapkan dengan menggunakan teknik snow ball sampling atau teknik bola salju. Sedangkan seluruh tim dosen pengampu ditetapkan sebagai informan penelitian. Data primer penelitian ini diperoleh dari wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen yang relevan dengan penelitian ini. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif, yaitu dengan melakukan unitisasi dan kategorisasi. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa : (1) Kemampuan mahasiswa dalam membuat academic paper review dengan Journal based learning resource secara umum menurut pandangan tim dosen pengampu sudah bagus setelah melalui beberapa tahap dan semakin bertambahnya intensitas bimbingan serta latihan. Mahasiswa yang menempuh Matakuliah Seminar Pendidikan Biologi 100 % memberikan apresiasi bahwa matakuliah tersebut sangat bermanfaat dalam menyusun academic paper review, dan (2) Matakuliah Seminar Pendidikan Biologi semakin memberi wawasan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang berbagai masalah atau problematik di dalam pembelajaran Biologi di kelas. Melalui MK ini siswa mengenal berbagai tipe masalah, sumber masalah baik teoritis maupun pragmatis.   Kata kunci : academic paper review, problematik pembelajaran Biologi, Journal based learning resource, MK. Seminar Pendidikan Biologi
PROBLEMATIKA PENUMBUHAN ALTEROMONAS LUTEOVIOLACEUS PENGHASIL MARINE ANTIBIOTIK PENTABROMPSEUDILIN DALAM MEDIUM M1+DAN DIFCO MARINE 2216 BESERTA ISOLASI DNA GENOMIKNYA Mulyani, Sri; Astirin, Okid Parama
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.413 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari kondisi dalam menumbuhkan  kultur Alteromonas luteoviolaceus dan mengisolasi DNA genomiknya sebagai langkah awal dalam penelitian dengan tema Identifikasi Gen Halogenase dari A. luteoviolaceus Penghasil Antibiotik Penta-brompseudilin Secara Hibridisasi. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan disain penelitian faktor tunggal yang dianalisis secara kualitatif. Penumbuhan  A. Luteoviolaceus dilakukan dalam medium M1+ yang dimodifikasi dan dalam Difco Marine Broth 2216. Isolasi DNA genom A. luteoviolaceous dengan dua prosedur, yaitu (1) dengan prosedur salting out (Pospiech and Neuman, 1995) dan (2)  dengan  prosedur Kirby mix dari (Hopwood et al.,1985). Hasil penelitian menunjukkan bahwa marine bakteri A. luteoviolaceous dapat ditumbuhkan dalam medium M1+ modifikasi pada 27-30oC selama 2-7 hari sedangkan dalam Marine Broth 2216 pada hari ke 3 terjadi penurunan pertumbuhan. Pertumbuhan dapat dipercepat dengan meletakkan spiral pada dasar Erlenmeyer yang digunakan. Isolasi DNA genom Actinoplane sp berhasil dilakukan dengan prosedur Kirby mix yang kulturnya ditumbuhkan dalam medium cair M1+ modifikasi selama maksimum 2 hari. Dengan waktu inkubasi lebih dari 2 hari DNA genom tersebut sulit diperoleh. Meskipun dengan waktu inkubasi sampai 2 hari DNA genom juga tidak diperoleh jika diisolasi dengan prosedur salting out. Isolasi DNA genom Actinoplane sp juga tidak memperoleh hasil bila ditumbuhkan pada Difco Marine Broth 2216 selama 2 hari baik dengan prosedur salting out maupun Kirby mix.