cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
Membangun Kesadaran Bernegara Di Sekolah Dasar Dewi Restiaji; Meiwatizal Trihastuti; Yayuk Hidayah; Lisa Retnasari
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.767 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.10297

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha membangun kesadaran bernegara  di Sekolah Dasar. Metodologi penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa-siswi kelas VI C SDN Jagir I/393, Surabaya Tahun Ajaran 2019/2020. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi  pembelajaran membangun kesadaran bernegara  Di SDN Jagir I/393, Surabaya dilakukan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Faktor penghambat pembelajaran membangun kesadaran bernegara  Di SDN Jagir I/393 Surabaya adalah penyiapan pembelajaran, kemampuan mengendalikan kelas dan lingkungan peserta didik. Faktor pendukung pembelajaran membangun kesadaran bernegara  di SDN Jagir I/393 Surabaya adalah curah pendapat antar guru di di SDN Jagir I/393 Surabaya, penyediakan sarana belajar, dan kepemimpinan,  kebijakan kepala sekolah.
Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru Sekolah Dasar Yalvema Miaz; Zuardi Zuardi; Rafhi Febryan Putera
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.10395

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan guru  sekolah dasar dalam menulis penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melatih guru mengembangkan keterampilan guru dalam menulis penelitian tindakan kelas. Metode pengabdian ini menggunakan metode seminar dan pelatihan. Hasil pengabdian ini adalah guru mampu menulis penelitian tindakan kelas sesuai dengan baik. Implikasi pengabdian ini adalah sebagai acuan oleh praktisi pendidikan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menulis penelitian tindakan kelas
Inovasi Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Dasar Dalam Mendesain Video Pembelajaran Marleny Leasa; Fifi Astafiani Syam; Muhammad Sayyadi; John Rafafy Batlolona
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.664 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.10454

Abstract

Guru masa depan wajib menguasai ICT dan menggunakannya untuk mengembangkan iklim pembelajaran yang konstruktivis. Salah satu bentuk penguasaan ICT yang ditunjukkan guru adalah mengembangkan media pembelajaran dengan mengaplikasikan software tertentu. Pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan menggunakan software sparkol videoscribe ini adalah untuk mengembangkan kompetensi pedagogis guru dalam mendesain atau membuat video pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah dan workshop, yang melibatkan tim sebagai narasumber. Ceramah terkait dengan konten pelatihan berupa  prinsip desain perangkat pembelajaran termasuk media pembelajaran. Konten dan prosedur ini dilakukan untuk mentransmisikan pengetahuan atau wawasan peserta, sebelum dilatih, sedangkan workshop bertujuan untuk melatih keterampilan peserta untuk membuat video pembelajaran. Hasil pretes dan posttes yang dicapai oleh peserta menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mendesain perangkat pembelajaran dan media pembelajaran. Terkait dengan kemampuan mendesain perangkat pembelajaran, dari yang sebelumnya 90% menggunakan desain pembelajaran pada buku guru meningkat menjadi 80% kemampuan guru dalam mendesain perangkat pembelajaran mandiri yang relevan dan benar baik dalam menentukan tujuan instruktusional maupun metode serta model pembelajaran sesuai sintaknya. Selain itu, kemampuan mendesain media pembelajaran dari yang semula 80% menggunakan media visual dari buku atau charta serta 20% menggunakan media visual dari internet, meningkat menjadi 70% yang mendesain video pembelajaran dengan menggunakan sparkol videoscribe.
Pendampingan Kelompok Siswa Remedial Melalui Klinik Cerdas Diagnostik Berbasis Collaborative Learning Ulia, Nuhyal; Jupriyanto, Jupriyanto; Hariyono, Mohamad
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.687 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.11013

Abstract

Pada kurikulum strategi Mastery Learning terdapat istilah program remidial dan pengayaan. Remedial adalah diperuntukkan bagi siswa yang belum tuntas memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Di SD Islam Darul Huda Semarang masih ditemukam beberapa siswa yang mengalami remedial. Rendahnya prestasi belajar siswa membuat mereka tidak tuntas KKM sehingga dari pihak sekolah mengadakan jam tambahan. Pelaksanaan jam tambahan belum efektif. Akhirnya dibentuklah kelompok kelas remedial yaitu kelompok yang terdiri dari siswa-siswa yang remidi dalam pembelajarannya. Diperlukannya inovasi pembelajaran dalam menangani kelompok remedial tersebut menjadi latar belakang pada pengabdian ini. Collaborative learning merupakan pembelajaran kolaboratif yang mengutamakan kerja sama antar siswa dalam memahami pelajaran diharapkan dapat menjadikan pembelajaran siswa kelas remedial semakin menarik. Adanya klinik cerdas diagnostik sebagai mediator untuk mengatasi permasalahan siswa dalam pembelajaran. Dalam klinik ini akan ada semacam konseling yang dilakukan dengan pendekatan personal. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan beragai metode seperti sosialisasi dan pelatihan, small group discussion, pendekatan personal dan tutor sebaya. Pendampingan dilaksanakan sekitar 2 bulan. Dari hasil kegiatan pengabdian diperoleh peningkatan prestasi belajar hingga mencapai rata-rata 86,5. Adapun peningkatan yang dicapai jika di uji dengan gain ternormalisasi diperoleh capaian n-gain sebesar 0,71 dengan kriteria sedang.Kata Kunci: Kelompok siswa remedial, prestasi belajar, klinik cerdas diagnostik, collaborative learning.
Pendampingan Model Pembelajaran Inovatif menggunakan Kahoot sebagai Digital Game Based Learning Di KKG Sekolah Dasar Feby Inggriyani; Nurul Fazriyah; Acep Roni Hamdani; Ayi Purbasari
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.816 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.11992

Abstract

ABSTRAKMita PKM adalah KKG 066 Kecamata Lengkong Kota Bandung yang memiliki permasalahan dalam menciptakan pembelajaran inovatif dan minimnya pemahaman guru dalam pembelajaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu KKG dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan literasi digital sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode kegiatan ini dilakukan dengan workshop dan pendampingan yang mencakup dua pendekatan yaitu pendekatan teoretis dan praktis. Pendekatan teoretis dengan menjelaskan mengenai model pembelajaran inovatif dan penggunaan kahoot dalam pembelajaran. Pendekatan praktis dilakukan dengan menyiapkan rencana pembelajaran (RPP) menggunakan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan kahoot. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan guru tentang model pembelajaran inovatif dan menggunakan kahoot dalam pembelajaran, 2) meningkatkan pengetahuan guru dalam membuat rencana pembelajaran (RPP) dan 3) meningkatkan keterampilan menggunakan model pembelajaran inovatif dengan penggunakan media pembelajaran digital berbasis game. Kata Kunci : kahoot, model pembelajaran inovatif, pembelajaran berbasis game ABSTRACTMita PKM is a KKG 066 in Lengkong Sub-District of Bandung which has problems in creating innovative learning and the lack of understanding of teachers in digital learning. This activity aims to assist the KKG in increasing knowledge and skills using innovative learning models by using digital literacy so as to improve the quality of learning. This activity method is carried out with workshops and mentoring which includes two approaches namely theoretical and practical approaches. Theoretical approach by explaining about innovative learning models and the use of kahoot in learning. A practical approach is carried out by preparing a learning plan (RPP) using an innovative learning model using kahoot. The results obtained through this activity are 1) increasing teacher knowledge about innovative learning models and using kahoot in learning, 2) increasing teacher knowledge in making learning plans (RPP) and 3) improving skills using innovative learning models by using game-based digital learning. Keywords: kahoot, innovative earning model, games based learning
Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Abad 21 Dengan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEM Bagi Guru IPA Ryan Ardiansyah; Dea Diella; Herni Yuniarti Suhendi
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.738 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.12172

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk melatih guru IPA yang tergabung sebagai anggota MGMP IPA wilayah Barat Kabupaten Tasikmalaya tentang cara pembuatan perangkat pembelajaran  (RPP dan LKPD) dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM. Kendala yang biasa dihadapi oleh guru IPA dalam implementasi pembelajaran adalah selalu terbiasa menggunakan format lama dan model pembelajaran discovery learning yang memang dianggap selalu relevan dengan seluruh konsep. Padahal beberapa kompetensi dasar menuntut untuk diterapkannya model pembelajaran seperti PjBL berbasis STEM untuk diimplementasikan di dalam kelas sehingga guru IPA perlu melakukan kegiatan penyegaran dengan mengikuti kegiatan pelatihan ini. Selain itu, cara dan teknik mengimplementasikan model pembelajaran PjBL berbasis STEM ini pun dilatihkan pada guru-guru IPA. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan mini workshop. Pelatihan dilaksanakan di kegiatan awal sebagai pendahuluan yang dilanjutkan dengan kegiatan workshop penyusunan dan pengembangan perangkat pembelajaran abad 21 dengan PjBL berbasis STEM. Hasil atau capaian dari kegiatan ini disajikan secara deskriptif dengan menunjukkan bahwa kemampuan guru-guru IPA dalam menyusun perangkat pembelajaran berupa RPP  dan LKPD adalah sebagai berikut: 1) format perangkat pembelajaran 90%. 2) kesesuaian KD dan Model PjBL 50%, 3) ketepatan sintaks PjBL 70%, dan 4) kesesuaian dengan LKPD 60%.
Pengaruh Model Pembelajaran Meaningful Intructional Design(MID) terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Konsep Dasar IPA 2 Mahasiswa PGSD FIP UNM Makassar Adnan K; Muhammad Amran; Andi Makkasau
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.96 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.12495

Abstract

Masalah penelitian yaitu apakah terdapat perbedaan yang signifikan Model Pembelajran Meaningful Intructional Design(MID)  Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Konsep Dasar IPA 2 Mahasiswa PGSD FIP UNM Makassar?. Penelitian ini, kelas 27 D dan E akan dijadikan sebagai kelompok eksperimen  kelas 27 D dengan jumlah 20 orang Mahasiswa, sedangkan kelas  27 E sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 20 orang Mahasiwa. penelitian ini Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian jenisquasi eksperiment (ekperimen semu) yang bersifat nonequivalent Control Grup Design. Hasil penelitian Rata-rata hasil belajar pada kelompok eksperimen lebih tinggi  secara signifikan daripada rata-rata hasil belajar pada kelompok kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajran Meaningful Intructional Design(MID) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Konsep Dasar IPA 2 Mahasiswa PGSD FIP UNM Makassar
Upaya Guru dalam Menangani School Bullying Siswa di Sekolah Dasar Nurhaedah Nurhaedah; Andi Dewi Riang Tati; Irwansyah Irwansyah
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.468 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.12535

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimanakah upaya guru kelas VI dalam menangani school bullying di SD Negeri Bung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru wali kelas VI dalam menangani school bullying di SD Negeri Bung. Peneltian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di kelas VI SD Negeri Bung dengan sumber data ialah wali kelas VI, korban bullying, pelaku bullying, teman kelas korban dan pelaku bullying, wali korban bullying dan kepala sekolah SD Negeri Bung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengujian keabsahan data dilakuakan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru kelas VI dalam menangani bullying fisik seperti di kelas VI SD Negeri Bung ialah menasehati dan menjauhkan bangku korban bullying dari pelaku bullying. Upaya ini tidak berjalan dengan efektif, sehingga bullying fisik masih terjadi. Sedangkan upaya yang dilakukan guru wali kelas VI dalam menangani bullying nonfisik di kelas VI SD Negeri Bung ialah mendiskusikan masalah bullying dengan guru, kepala sekolah, dan orangtua murid. Upaya ini tidak menunjukkan perubahan terhadap bullying nonfisik yang dialami korban bullying. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa upaya guru kelas VI dalam menangani school bullying belum berjalan dengan baik.
Hubungan Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Efektivitas Kerja Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 12 Makassar Mislia Mislia
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.36 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.12678

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahuai Apakah Terdapat Hubungan yang signifikan Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Efektivitas Kerja Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 12 Makassar. Tempat dan waktu dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 12 Makassar, pada bulan September 2019 tahun Pelajaran 2019/2020. Populasi adalah Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 12 Makassar yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan sebanyak 48 orang yang terdiri dari 15 laki-laki dan 33 perempuan. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan uji product moment. Hasil penelitan menunjukkan bahwa Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan mempunyai hubungan signifikan terhadap efektivitas kerja tenaga kependidikan di SMA Negeri 12 Makassar. Hasil perhitungan uji p-value pada taraf signifikansi α = 0.05 dan n = 12 dengan pengujian 2 pihak dk = n-2 = 48-2 = 46, diperoleh 0,02 < 0,05. Faktor yang mempengaruhi efektifitas kerja adalah (a) Waktu, (b) Tugas, (c) Produktivitas, (d) Motivasi, (e) Evaluasi Kerja, (f) Perlengkapan dan Fasilitas, (g) Lingkungan Kerja, dan (h) Kemampuan Intelektual, dan (i) Pengawasan.
Pemetaan Kompetensi Kepala SD di Kota Makassar Ratmawati T; Ismail Tolla; Andi Wahed
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v10i1.12743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penguasaan dimensi kompetensi kepala sekolah khususnya bagi Kepala Sekolah Dasar di Kota Makassar berdasarkan Standar Kompetensi Kepala Sekolah/madrasah yang meliputi: (1) dimensi kompetensi kepribadian, (2) dimensi kompetensi sosial, (3) dimensi kompetensi manajerial, (4) dimensi kompetensi supervisi, dan (5) dimensi kompetensi kewrausahaan”. Jenis penelitian adalah penelitian survey dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mencari kedudukan, fenomena untuk mngetahui status dengan cara membndingkan dengan standar yang telah ditentukan. Subjek penelitian adalah 153 kepala sekolah SD yang tersebar di lima wilayah kecamatan di Kota Makassar yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah tes sebagai instrumen utama, dokumentasi, dan observasi, serta teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis pesentase. Berdasarkan hasil pemetaan kompetensi kepala sekolah dasar pada dimensi kompetensi Hasil analisis data pemetaan dimensi kompetensi kepribadian hanya mencapai 68% berada pada kategori sedang, dimensi kompetensi manajerial mencapai 72% atau berada pada kategori tinggi, demensi kometensi supervise akademik hanya mencapai 61% atau berada pada kategori sedang, dimensi kompetensi kewirausahaan menunjukkan penguasaan 53% atau berada pada kategori rendah dan dimensi kompetensi social mencapai  61% atau berada pada kategori sedang. Dan secara keseluruhan rata-rata penguasaan dimensi kompetensi kepala sekolah dasar dari lima dimensi berada pada pencapaian 65% atau berada pada kategori sedang dan hasil penelitian ini tidak jauh berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh LPPKAS pada tahun 2010.

Page 1 of 29 | Total Record : 288