cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
ISSN : 1411318X     EISSN : 25486101     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Teknologi Lingkungan (JTL) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. JTL is published twice annually and provide scientific publication for researchers, engineers, practitioners, academicians, and observers in the field related to science and environmental technology. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Environmental Sciences, Environmental Technology as well as other related topics to Environment including sanitation, environmental biology, waste water treatment, solid waste treatment, environmental design and management, environmental impact assessment, environmental pollution control and environmental conservation.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN" : 24 Documents clear
PENGARUH UKURAN PARTIKEL CHITOSAN PADA PROSES DEGRADASI LIMBAH CAIR TEKSTIL Prayudi, Teguh; Susanto, Joko Prayitno
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.681 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.226

Abstract

Sebagai salah satu dampak dari perkembangan industri, khususnya industri tektil adalah timbulnya berbagai masalah lingkungan yang diakibatkan oleh limbah industri yang belum terolah secara optimal. Hal ini disebabkan karena masih sedikitnya teknologi pengolahan limbah yang mudah dan murah untuk di terapkan.Pada Penelitian terdahulu (1) telah dicoba mengkaji efektivitas penggunaan chitosan untuk mengikat partikel-partikel koloid pada proses pengolahan limbah industri dalam air limbah industri tekstil. Sebagai kelanjutan penelitian di atas, pada penelitian ini dilakukan optimalisasi ukuran (mesh) untuk mengetahui ukuran chitosan yang paling optimal pada proses degradasi bahan-bahan pencemar dalam limbah industri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel chitosan sangat berpengaruh terhadap daya adsorbsi polutan dan semakin kecil ukuran chitosan maka daya adsorpsi terhadap BOD5 dan COD semakin besar. Dari hasil penelitian diketahui pula bahwa kemampuan optimum chitosan mengadsorsi polutan dalam limbah cair adalah masing- masing 4,56% untuk BOD dan 4,49% untuk COD dari berat yang digunakan.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT DENGAN PROSES BIOLOGIS BIAKAN MELEKAT MENGGUNAKAN MEDIA PALSTIK SARANG TAWON Said, Nusa Idaman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.646 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.217

Abstract

Masalah yang sering muncul dalam hal pengelolaan limbah rumah sakit khususnya untuk rumah sakit tipe kecil dan menengah adalah terbatasnya dana yang ada untuk membangun fasilitas pengolahan limbah serta biaya operasionalnya. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dikembangkan teknologi pengolahan air limbah rumah sakit yang murah, operasionalnya mudah serta hemat energi. Salah satu cara pengolahan air limbah rumah sakit yang murah, sederhana dan hemat energi adalah proses pengolahan dengan proses biofilter anaerob-aerob tercelup menggunakan media sarang tawon. Tujuan penelitian ini adalah melakukan uji performance pengolahan air limbah rumah sakit dengan proses kombinasi biofilter tercelup anaerob dan aerob menggunakan media plastik tipe sarang tawon. Pengolahan limbah rumah sakit dengan proses biofilter tercelup menggunakan media sarang tawon cukup tahan terhadap fluktuasi debit dan konsentrasi, terlihatdari tetap tingginya angka penyisihan COD, BOD, TSS, ammonia, dan deterjen. Total efisiensi penghilangan beberapa parameter polutan selama percobaan yakni untuk COD 87,0 – 98,6 %; BOD5 93,4 – 99,3 %; Total padatan tersuspensi (TSS) 80,0 – 97,8 %; Ammonia 93,75 – 98,2 % ; dan Deterjen (MBAS) 95,8 – 99,7%.
POTENSI MIKROBA PENITRIFIKASI KAWASAN PERTAMBAKAN UDANG TANJUNG PASIR, TANGERANG Komarawidjaja, Wage; Ambarsari, Hanies
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.745 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.222

Abstract

High concentration of ammonia in shrimps pond sediment due to the accumulation of feed excessive will become negative impact to the shrimp culture. Therefore, increasing the indigenous microbial abilities in minimizing toxicity effect of ammonia through biotransformation of ammonia into nitrite and nitrate is very important for shrimp growth and health.Isolation and identification of nitrifying microbes has been done. The number of microbes isolated form shrimps pond are six namely 2p, 2k, 3p, 1p, 3k, and 2. The number of isolated microbes in aquaculturing pond (T-bd) is five and in post harvest pond (T-pp) is three.In T-bd samples, autotroph nitrifying microbes are 2(k), 2(p) and 3(p), but 1(p) and 3(k) as heterotroph nitrifying microbes. And in T-pp samples, autotroph nitrifying microbe is 3(p), except 2 and 3(k) as heterotroph nitrifying microbes. The rank of effectivness In nitrifying activity is 2k, 3p and 2p respectively.
PERSEPSI DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP MANFAAT BANTUAN PSD-PU Sidik, Muhammad Ansorudin
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.838 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.227

Abstract

Dirjen Cipta Karya telah memberikan bantuan PSD-PU kepada Pengembang dan Koperasi yang membangun RS dan RSS. Selama ini besarnya manfaat dari bantuan tersebut kepada masyarakat dan Pemda belum pernah diukur. Dengan berdasar kepada persepsi dan sikap masyarakat dilakukan kajian dengan menggunakan skala Likert yang diinterpretasikan ke dalam skala derajat manfaat.Dari kajian tersebut diketahui bahwa derajat manfaat yang diperoleh masyarakatatas bantuan prasarana jalan mendapat nilai rata-rata 67% yang berarti dalam derajat lebih bermanfaat. Demikian pula untuk bantuan saluran air dan gorong- gorong mendapat nilai rata-rata 79% yang masih dalam kategori lebih bermanfaat. Manfaat yang diperoleh antara lain : meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dapat menyerap tenaga kerja setempat, dapat menunjang perekonomian masyarakat sekitar, dan dapat meningkatkan nilai jual tanah.Sedangkan dari sudut pandang Pemda nilai rata-rata yang diperoleh 60% yang berarti dalam kategori bermanfaat. Adapun manfaat yang diperoleh antara lain dapat mendorong masyarakat membayar pajak.
PENCEMARAN LAUT OLEH SENYAWA ORGANOTIN Sudaryanto, Agus
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.759 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.218

Abstract

Organotin compounds have attracted to focusing study due to theirbioaccumulative potential and deleterious effects to the aquatic organisms. These compounds are ubiquitous contaminants in the environment and have been used commercially for many years and in a variety of diverse applications as polyvinyl chloride (PVC) stabilizers, industrial catalysts, wood preservatives and biocides. Direct exposure to organotin into aquatic environments generally through the usage of TBT in antifouling paints applied for boat, marine infrastructures and aquaculture net. Due to its persistency and biological effects at various organisms, many developed countries have banned and restricted the TBT usage for boating and aquaculture purposes. In this paper the aquatic ecotoxicology of organotin based on a multidisciplinary approach is reviewed.
PENGELOLAAN SAMPAH KERTAS DI INDONESIA Wahyono, Sri
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.945 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.223

Abstract

Paper waste is one type of municipal solid wastes that is not properly manage yet. It contributes about ten percent of MSW. Indonesia paper waste generation is about 1.6 million ton per year which 70 percent of them was recovered byscavengers and sold to the recycling paper industries. To optimize the paperwaste management, it is needed cooperation between community, private sectors and government in the MSW management. In this article, the author talks about paper waste generation and its potency, prospect and route of its market, and strategy of paper waste management.
PENERAPAN METODA RESISTIVITY DAN PERSAMAAN ARCHIE UNTUK KAJIAN POTENSI AKUIFER DI PULAU NATUNA Kuswanto, Agus; Sudinda, Teddy W
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.177 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.219

Abstract

Natuna Island will be developed as main center of LNG mining and refineryactivities which will be located in South Cina Sea. As consequences, manyindustries will grow fast in this island, and water consumption will increasedrastically. Therefore, it is important to identify aquifer potentiality. There is manymetode of identificaton. This paper show the application of resistivity combine with Archie’s equation to identify vertical depth and horizontal profile of aquifer. From resistivity we got value of every rock formation whereas use Archie’s equation we interpreted resistivity value of good aquifer.
KANDUNGAN BEBERAPA LOGAM BERAT DI PERAIRAN PESISIR TIMUR PULAU BATAM Soetrisno, Yudhi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.701 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.224

Abstract

Untuk mengetahui dan mengantisipati pungaruh peningkatan berbagai kegiatan di pulau Batam terhadap kandungan logam berat di perairan pesisir timur pulau Batam yang sebagiannya diperuntukan bagi pengembangan pariwisata dan rekreasi maka penelitian ini dilakukan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa berdasarkan beberapa paramater logam berat yang dikandungnya seperti Cr, Pb dan Cd, perairan pantai pesisir timur pulau Batam secara umum tidak memenuhi persyaratan untuk pengembangan pariwisata dan rekreasi.
PEMODELAN STATISTIK HUBUNGAN DEBIT DAN KANDUNGAN SEDIMEN SUNGAI Contoh Kasus di Das Citarum – Nanjung Wibowo, Mardi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.684 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.220

Abstract

Kandungan sedimen menunjukkan konsentrasi zat padat yang tersuspensi dalam air. Untuk mengukur kandungan sedimen diperlukan peralatan khusus, relatif sulit, lama dan perlu biaya, sedangkan data debit sungai jauh lebih mudah diukur dan merupakan data yang selalu tersedia di tiap aliran sungai. Oleh karena itulah perlu dicari hubungan antara debit air sungai dengan kandungan sedimen dalam air sungai. Sehingga dengan adanya data pengukuran debit sungai tanpa ada pengukuran kandungan sedimen dapat diperkirakan kandungan sedimen dalam air sungai tersebut dengan cepat dan murah.Hubungan antara debit dengan kandungan sedimen untuk data DAS Citarum - Nanjung pada bulan Maret 1998 adalah : dengan analisis regresi eksponensial : Y = 0.7379 e0.0332 X dengan : koefisien korelasi (R) = 0.978 dan kesalahan baku perkiraan (SEY) = + 1.25 juta m3/hari; dengan analisis regresi berpangkat : Y = 6.7655.10-4 X2.2644 dengan : koefisien korelasi (R) = 0.985 dan kesalahan baku perkiraan (SEY) = + 1.20 juta m3/hari.Berdasarkan nilai koefisien korelasi dan nilai kesalahan baku perkiraan, maka analisis regresi berpangkat lebih sesuai dibandingkan dengan analisis regresi eksponensial untuk data kasus hubungan debit dan kandungan sedimen di DAS Citarum - Nanjung, Maret 1998.
MERANCANG SISTEM BUOY DAN SENSOR SEBAGAI PERANGKAT PEMANTAUAN LINGKUNGAN PERAIRAN YANG MURAH, HANDAL DAN MANDIRI purwanta, wahyu
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.225

Abstract

Dalam rangka alih teknologi khususnya dalam perancangan sistem pemantauan lingkungan perairan yang murah, handal dan mandiri, maka pada tahun 2000 dimulai perancangan buoy dan sensor yang ditujukan baik bagi pemantauan perairan darat (waduk dan sungai) maupun laut. Sistem ini pada dasarnya terdiri atas seperangkat buoy pengukur serta pusat pengolahan data yang saling terhubungkan dengan telemetri radio (VHF/HF).Beberapa parameter yang dapat diukur dengan sistem sensor antara lainparameter bawah air dan permukaan air seperti tekanan udara, kecepatan dan arah angin, konduktivitas, Kelarutan Oksigen, arah kecepatan arus, tinggi gelombang kekeruhan perairan. Rekayasa dan pengembangan diarahkan pada aspek fungsi dan kinerja dasar sistem buoy yang real time. Beberapa perangkat keras dari sistem buoy antara lain ; transducer, on-board computer, conditioning signal, converter, data acquitition controller, storage media dan instrument komunikasi data.

Page 1 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2001 2001


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 1 (2022) Vol. 22 No. 2 (2021) Vol. 22 No. 1 (2021) Vol. 21 No. 2 (2020) Vol. 21 No. 1 (2020) Vol. 20 No. 2 (2019) Vol. 20 No. 1 (2019) Vol. 19 No. 2 (2018) Vol. 19 No. 1 (2018) Vol. 18 No. 2 (2017) Vol. 18 No. 1 (2017) Vol. 17 No. 2 (2016) Vol. 17 No. 1 (2016) Vol. 16 No. 1 (2015) Vol. 15 No. 2 (2014) Vol. 15 No. 1 (2014) Vol. 14 No. 2 (2013) Vol. 14 No. 1 (2013) Vol. 13 No. 3 (2012) Vol. 13 No. 2 (2012) Vol. 13 No. 1 (2012) Vol. 12 No. 3 (2011) Vol. 12 No. 2 (2011) Vol. 12 No. 1 (2011) Vol. 11 No. 3 (2010) Vol. 11 No. 2 (2010) Vol. 11 No. 1 (2010) Vol. 10 No. 3 (2009) Vol. 10 No. 2 (2009) Vol. 10 No. 1 (2009) Vol. 9 No. 3 (2008): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 9 No. 2 (2008): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 9 No. 1 (2008): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 8 No. 3 (2007): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 8 No. 2 (2007): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 8 No. 1 (2007): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 7 No. 3 (2006): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 7 No. 2 (2006): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 7 No. 1 (2006): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 6 No. 3 (2005): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 6 No. 2 (2005): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 6 No. 1 (2005): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 5 No. 3 (2004): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 5 No. 2 (2004): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 5 No. 1 (2004): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 4 No. 3 (2003): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 4 No. 2 (2003): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 4 No. 1 (2003): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 3 No. 3 (2002): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 3 No. 2 (2002): JURNAL TEKNIK LINGKUNGAN Vol. 3 No. 1 (2002): JURNAL TEKNIK LINGKUNGAN Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 2 No. 2 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 2 No. 1 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 1 No. 3 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 1 No. 2 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol. 1 No. 1 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN More Issue