cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
ANALISIS CEDERA OLAHRAGA PENCAK SILAT DALAM KEJUARAAN DANDIM - 0815 CUP 2018 MOJOKERTO (STUDI KASUS ATLET KATEGORI TANDING PUTRA SMA (REMAJA) KELAS B DAN C) ROCHMANIA, AZIZATI; PRAKOSO, YUDHA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah peneliti sering menjadi tim kesehatan dalam sebuah kejuaraan olahraga, dimana peneliti sering melakukan pertolongan pertama pada atlet pasca terjadinya cedera, karena dalam olahraga kemungkinan terjadinya cedera sangat tinggi. Resiko cedera ini dapat terjadi pada atlet pencak silat kategori tanding dalam sebuah pertandingan.Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan jenis cedera apa saja dan bagian tubuh yang sering terkena cedera. Subyek penelitian ini menggunakan atlet pencak silat kategori tanding kelas b dan c yang melakukan pertandingan mulai babak kualifikasi hingga babak final sebanyak 26 atlet. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pemberian angket kepada atlet serta proses wawancara kepada tim medis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah jenis cedera memar yang sering terjadi menunjukkan presentase sebesar 58%. Kemudian hasil penelitian mengenai bagian tubuh yang sering mengalami cedera pada tubuh bagian atas adalah kepala presentase sebesar 25%, pada bagian tangan adalah jari tangan presentase sebesar 43%, kemudian bagian badan adalah dada diperoleh presentase sebesar 29%.Sedangkan untuk bagian kaki yaitu jari kaki diperoleh presentase sebesar 31%. Penyebab terjadinya cedera adalah adanya benturan sesama atlet saat pertandingan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mengenai jenis cedera serta bagian tubuh yang sering mengalami cedera hal ini dapat dijadikan literatur bagi atlet, pelatih, dan tim medis untuk mengetahui jenis ? jenis cedera yang sering terjadi didalam pertandingan sehingga dapat melakukan penanganan atau pencegahan untuk mengurangi resiko terjadinya cedera olahraga pada atlet pencak silat kategori tanding menjadi kecil. Kata kunci : analisis, cedera,pencak silat,ABSTRACTThe background of this study isthat researcher often become health team in a championship, which researcher often do first aid for athletes after an injury. It is because in sports, the possibility of injury is very high. The injury can occur in the category of martial arts athletes in a match. The purpose of this study is to describe what types of injuries and body parts are injured mostly. The subject of this study used wereclass B and C athletes who partticipated in the competition starting from the qualifying round to the final round as many as 26 athletes. This type of research is descriptive and for the data collection technique, the researcher used questionnaires to athletes and interview to medical team.The results of this study were the types of injuries that often occur showed a percentage of 58%. Then the results of research on body parts that often get injured to the upper body : (head) 25%, (finger) 43%,(chest) 29%. While for the part the foot is the percentage of the toe is 31%. The causes of injuries are the impact of fellow athletes during a match. So, it can be concluded that regarding the types of injuries and body parts that are often injured this can be used as literature for athletes, coaches, and medical teams to find out the types of injuries that often occur in a match so that they can handle or prevent them from reducing the risk of sports injuries in the martial arts competition category, the competition became small. Keywords: analysis, injury, pencak silat,
PERBANDINGAN METODE HYDROTHERAPY COLD WATER IMMERSION (CRYOTHERAPY) DENGAN SPORT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT PASCA CIRCUIT TRAINING SIFAQ, AGHUS; TSAQIF ARDANI KURNIAWAN, MUCHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada penurunan kadar asam laktat yang signifikan pasca circuit training melalui metode cryotherapy, serta mengetahui apakah ada penurunan kadar asam laktat yang signifikan pasca circuit training melalui metode sport massage, dan mengungkap apakah terdapat perbedaan yang signifikan diantara kedua metode pemulihan tersebut. Jenis peneltitan ini adalah penelitian kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Pendekatan yang digunakan ini adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design terhadap 9 mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga dengan teknik menggunakan nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Accutrend Lactacid . Hasil penelitian yang di peroleh adalah terdapat penurunan kadar asam laktat yang signifikan dengan nilai rata-rata pre-test 8,01 mMol/L pasca circuit training melalui metode pemulihan cryotherapy, pada akhir nilai post-test dengan rata-rata 3,36 mMol/L. Terdapat penurunan yang signifikan juga pada metode pemulihan sport massage dengan nilai pre-test 7,26 mMol/L dan nilai post-test sebesar 3.28 mMol/L. Dari data tersebut dapat disimpulkan kedua metode pemulihan tersebut sama-sama berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar asam laktat dalam darah. Tetapi rata-rata penurunan kadar asam lakat pada metode pemulihan cryotherapy lebih unggul 0,68 mMol/L dari metode pemulihan sport massage, yang berarti metode pemulihan hydrotherapy cold water immersion (cryotherapy) lebih efektif dalam menurunkan kadar asam laktat.
PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU HAND PADDLE TERHADAP KECEPATAN BERENANG 50 METER GAYA BEBAS ATLET PUTRA SIDOARJO AQUATIC CLUB SIFAQ, AGHUS; KURNIAWAN, ENDRY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam olahraga renang alat bantu hand paddle sangatlah penting digunakan oleh atlet. Hal ini sangatlah penting untuk membantu atlet dalam melakukan latihan meningkatkan kecepatan renang. Dalam renang terdapat beberapa alat bantu, salah satunya adalah hand paddle. Hand paddle sendiri mampu membantu atlet dalam latihan untuk meningkatkan kecepatan berenang. Tujuan penelitian ini adalah 1)Untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan alat bantu hand paddle terhadap kecepatan berenang 50 meter gaya bebas atlet putra sidoarjo aquatic club.2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh latihan menggunakan alat bantu hand paddle terhadap kecepatan berenang 50 meter gaya bebas atlet putra sidoarjo aquatic club. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen, dengan metode pretest, post test. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan menggunakan alat bantu hand paddle terhadap kecepatan berenang 50 meter gaya bebas atlet putra sidoarjo aquatic club, hal ini dibuktikan dari hasil analisis statistik bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (t-hitung > t-tabel ) (8,11 > 1,83), peningkatan dari pretest dan posttest sebesar 3,03%, Maka hipotesis yang menyatakan alat bantu hand paddle dapat meningkatkan kecepatan renang 50 meter gaya bebas dapat diterima. Kata Kunci: Renang Gaya Bebas, Hand Paddle, Latihan, Kecepatan
PENGARUH LATIHAN PADA MALAM HARI TERHADAP KUALITAS TIDUR (STUDI PADA CLUB FUTSAL ESPIRITO FUTSALISMO SURABAYA) ROCHMANIA, AZIZATI; ARIFUDIN, RAFIUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat Olahraga membuat tubuh menjadi segar, bugar, dan sehat. Akan tetapi, kesibukan jam kerja atau jam sekolah memang memaksa seseorang untuk memanfaatkan aktivitas olahraga pada malam hari. Meskipun menyehatkan, olahraga malam juga mempunyai efek samping yang tidak baik untuk tubuh dan kesehatan manusia. beberapa risiko beraktivitas fisik di malam hari yang menjadi ancaman bagi kesehatan, salah satunya yaitu kekacauan waktu tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh antara latihan pada malam hari terhadap kualitas tidur. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dari PSQI. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 20 orang atlet. Dalam penelitian ini, peneliti memberikan perlakuan (treatment) yaitu latihan futsal pada malam hari, kemudian atlet melakukan istirahat pada malam hari dan pagi hari atlet melakukan pengisian kuesioner PSQI. Berdasarkan hasil studi berupa latihan pada malam hari dan pengisian kuesioner PSQI, didapatkan hasil mengenai kualitas tidur atlet Espirito Futsalismo Surabaya menunjukkan bahwa mayoritas atlet memiliki kualitas tidur yang buruk. Terbukti dari total jam tidur kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki total jam tidur yang berbeda, yaitu kelompok eksperimen memiliki total jam tidur yang relatif pendek sekitar 5-7 jam. Sedangkan untuk kelompok kontrol memiliki total jam tidur yang realatif panjang yaitu sekitar 6-8,5 jam. Dan dari hasil alisis uji paired sample t-test antara latihan pada malam hari dengan kualitas tidur menghasilkan nilai 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara latihan pada malam hari terhadap kualitas tidur. Kata kunci : Latihan pada malam hari, Kualitas tidur.
EVALUSI KONDISI FISIK ATLET BOLAVOLI PANTAI PUSLATDA JAWA TIMUR 2018 , MUHAMMAD; PRAYOGI, ADITYA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Beach volleyball is a variation of indoor volleyball which is played by two people in one team, the size of the field is also smaller at 8x16 and sandy, using a really point 2-time win system, the Indonesian beach bolt represented by danang and stars are now in fringe 5 the world in the FIVB Beach Volleyball U19 Word Championship. The purpose of this study was to find out how the physical condition of athletes in Puslatda beach volleyball in East Java. This study uses quantitative methods, then the data obtained in the analysis uses descriptive static. From the results of the components of the physical condition of the beach Bolavoli players who were tested in KONI East Java with the results of the test, the sons Sit and Reach obtained good categories and for the girls were also good, Sons abdominal muscle strength was obtained while the girls were also classified as good, male arm muscle strength (Chin Up) obtained good category while daughter is also classified as good, sons endurance (Beep Test) is obtained in good category while daughter is classified as sufficient, sons speed (Speed) is good and daughter is good, power Vertical jump running son with very good category while the daughter is good. Puslatda beach volleyball athletes in East Java have a good training program as evidenced by the annual, monthly, weekly, and daily training programs equipped with achievement cycles, but there are several aspects of physical conditions that must be corrected and are still quite adequate, VO2Max in athletes the daughter and the category are very good at explosive limb muscle power while the other test items are good. Keywords: Physical condition, Beach Volleyball, athleteAbstrakBolavoli pantai merupakan variasi dari Bolavoli indoor yang dimainkan oleh dua orang dalam satu tim, ukuran lapangan juga lebih kecil yaitu 8x16 dan berpasir, dengan mengunakan sistem really point 2 kali kemenangan, Bolavoli pantai indonesia yang diwakili danang dan bintang kini berada di ringking 5 dunia dalam FIVB Beach Volleyball U19 Word Championship. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagai mana kondisi fisik atlet Bolavoli pantai Puslatda Jawa Timur. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, kemudian data yang diperoleh di analisis mengunakan statis deskriptif.Dari hasil komponen kondisi fisik pemain Bolavoli pantai yang dilakukan tes di KONI Jawa Timur dengan hasil tes yaitu kelentukan (Sit and Reach) putra diperoleh kategori baik dan untuk putri juga tergolong baik, kekuatan otot perut (Sit Up) Putra diperoleh kategori baik sedangkan putri juga tergolong baik, kekuatan otot lengan (Chin Up) putra diperoleh kategori baik sedangkan putri juga tergolong baik, daya tahan ( Beep Test) putra diperoleh ketegori baik sedangkan putri tergolong cukup, kecepatan (Speed) putra dengan kategori baik dan untuk putri tergolong baik, daya ledak otot tungkai (Vertical jump running) putra dengan kategori baik sekali sedangkan putri tergolong baik. Kesimpulan atlet Bolavoli pantai Puslatda Jawa Timur memiliki progam latihan yang baik ini terbukti dengan adanya progam latihan tahunan,bulanan, mingguan, dan harian dilengkapi dengan siklus pemuncakan prestasi, namun ada beberapa aspek kondisi fisik yang harus diperbaiki dan masih tergolong cukup yaitu VO2Max pada atlet putri dan kategori sangat baik pada daya ledak otot tungkai putra sedangkan item tes yang lain tergolong baik. Kata Kunci : kondisi Fisik, Bolavoli Pantai, atlet
PEMBINAAN USIA DINI OLAHRAGA HOCKEY DI JAWA TIMUR FARUK, MOHAMMAD; KHOLID, MOH
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembinaan usia dini merupakan fakor sangat penting dalam memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga. kegiatan tersebut dilakukan secara efektif untuk memperoleh hasil yang lebih baik pada anak usia 6-13 tahun. Hockey merupakan olahraga permainan yang cukup berkembang pesat di JawaTimur. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil pembinaan pada anak usia dini dalam permainan hockey yang diterapkan oleh pelatih-pelatih disetiap daerah di Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, lokasi pengambilan data dilakukan disetiap pengurus cabang Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Subyek penelitian ini adalah Pelatih, Pembina, Atlet dan Wali Atlet. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pedekatan deskriptif dengan cara mewawancai seorang pelatih, pembina, wali atlet dan atlet di 10 tempat Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan disetiap pengurus cabang olahraga hockey yang sudah baik. Hal itu dikarenakan tekad semangat yang kuat dari atlet, motivasi dari wali atlet, sarana dan prasarana yang sudah disediakan pembina serta donatur-donatur yang membantu pada saat kejuaraan. Hasil pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis dan wawancara dengan Pelatih, Pembina, Atlet dan Wali Atlet. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pembinaan usia dini olahraga hockey di Jawa Timur sangat baik. Karena dilihat dari segi sarana dan prasarana, program latihan yang sangat menunjang untuk pembinaan atlet sehingga dapat meraih prestasi yang maksimal. Pelatih, pembina dan atlet selalu berkoordinasi dengan baik serta adanya dukungan dari wali atlet. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah cukup baik. Kelemahan yang ada pada sarana dan prasarana hanyalah lapangan yang kasar sehingga dapat merusak stick dan juga lapangan outdoor yang tidak rata, sehingga arah jalannya bola tidak sesuai denga yang diharapkan. Kata Kunci : Pembinaan, Usia Dini, Hockey. Abstract Early childhood development is a very important factor in advancing and improving sports performance. these activities are carried out effectively to get better results in children aged 6-13 years. This study aims to obtain the results of coaching in early childhood in hockey games that are in each region in East Java. This type of research is qualitative research using descriptive methods, the location of data collection is carried out in each Regency / City branch manager in East Java. The subjects of this study were trainers, coaches, athletes and athletes guardians. The method in this study is qualitative with descriptive approach method by interviewing a coach, coach, guardian of athletes and athletes in 10 regency / city places in East Java. The results of the study showed that the coaching in each of the hockey sports managers was good. That is because of the strong determination of the athletes enthusiasm, the motivation of the athletes guardians, the facilities and infrastructure provided by the coach and the donors who helped during the championship. The results of data processing are carried out using analysis and interviews with Trainers, Trustees, Athletes and Athlete Guardians. The conclusion in this study is that the development of early age hockey in East Java is very good. Because it is seen in terms of facilities and infrastructure, a training program that is very supportive for fostering athletes so that they can achieve maximum achievement. Trainers, coaches and athletes always coordinate well and support the athletes guardian. The facilities and infrastructure owned are quite good. The weaknesses in the facilities and infrastructure are only rough terrain which can damage the stick and also the uneven outdoor field, so that the direction of the ball is not as expected. Keywords: Development, Early Age, Hockey.
EFEKTIVITAS PERMAINAN PESERTA INDONESIAN BASKETBALL LEAGUE (IBL) 2017 / 2018 PADA PERTANDINGAN SEMIFINAL DAN FINAL(BERDASARKAN STATISTIK PERTANDINGAN) HARIYANTO, AGUS; DEDDI K, RAHMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu pertandingan olahraga, statistik merupakan bagian yang penting. Statistik pertandingan mempunyai peranan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim secara maksimal, dapat digunakan untuk menganalisis kelemahan dan kelebihan calon lawan, dan sebagai alat untuk menyusun strategi yang efektif untuk menghadapi calon lawan. Indonesian Basketball League (IBL) adalah kompetisi bolabasket professional yang dinaungi PERBASI dan telah menggunakan statistik pertandingan disetiap pertandingannya. Setiap tim peserta IBL pasti memiliki tingkat efektivitas permainan yang berbeda-beda disetiap pertandingan, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas permainan tim semifinalist dan finalist IBL 2017/2018.Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengambilan data dilakukan dengan mengambil data sekunder berupa dokumen hasil statistik pertandingan semi final dan final Indonesian Basketball League (IBL) 2017/2018 yang di download dari website resmi IBL www.iblindonesia.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Pada pertandingan semifinal, tim yang unggul dan paling efektif dalam rata-rata komponen statistik per pertandingan adalah tim Satria Muda Pertamina yang unggul dalam field goal sebesar 42%, 2 point sebesar 47%, 3 point sebesar 29%, total rebound sebanyak 56 kali,dan assist sebanyak 23,66 kali. Urutan kedua adalah tim adalah tim Hangtuah Sumsel yang unggul dalam rata-rata komponen statistik pertandingan free throw sebesar 63%, steal sebanyak 7,66 kali, dan paling sedikit dalam komponen statistik turn over sebanyak 8,66 kali dan fouls sebanyak 17,66 kali. Urutan ketiga adalah tim Pelita Jaya yang unggul dalam rata-rata komponen statistik pertandingan free throw sebesar 63%, dan block sebanyak 4,33 kali. Urutan keempat adalah tim Stapac Jakarta yang unggul dalam rata-rata komponen statistik pertandingan steal sebanyak 7,66 kali. 2). Pada pertandingan final, Tim Satria Muda unggul dalam rata-rata komponen statistik pertandingan field goal sebesar 39%, 2 point sebesar 43%, 3 point sebesar 22%, free throw sebesar 64%, assist sebanyak 19 kali, dan lebih sedikit dalam fouls sebanyak 18,33 kali. Sedangkan tim Pelita Jaya unggul dalam rata-rata komponen statistik pertandingan total rebound sebanyak 45,66 kali, steal sebanyak 9,33 kali, blocks sebanyak 3,66 kali, dan lebih sedikit melakukan turn over sebanyak 11,33 kali. Kata kunci : Efektivitas, Statistik, Bolabasket, IBL
PENGARUH LATIHAN CHEST PRESS RESISTANCE BAND DAN PUSH UP TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA PURNOMO, MOCHAMAD; QUTORIKI ROHMAH, MIFTAH
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik menjadi peran penting bagi olahraga khususnya olahraga prestasi dimana penguasaan komponen biomotor seperti daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan kelentukan sangat dibutuhkan. Dalam penelitian ini mengkaji tentang kekuatan otot lengan. Kekuatan adalah kemampuan otot atau sekelompok otot mengatasi suatu beban atau tahanan yang berasal pada saat melakukan kegiatan atau aktifitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan chest press resistance band dan push up terhadap kekuatan otot lengan dan mana yang lebih berpengaruh terhadap kekuatan otot lengan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sebanyak 34 subjek penelitian di UKM Bulutangkis Universitas Negeri Surabaya putra dan terbagi menjadi 2 kelompok, kelompok pertama adalah kelompok latihan chest press resistance band dan kelompok kedua adalah kelompok latihan push up. Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu diluar dari pre-test dan post-test. Hasil dari penelitian ini adalah Sig. (2-tailed) 0,219 > 0,05 ada pada latihan chest press resistance band dan Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 pada latihan push up. Kesimpulannya adalah latihan push up berpengaruh signifikan daripada latihan chest press resistance band.
EVALUASI KETEPATAN TENDANGAN MAE-GERI (TENDANGAN DEPAN) TERHADAP ATLET KARATE AMURA BANYUWANGI , WIJONO; RAHMANITA SINGGIH, ALMIRA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karate adalah ilmu seni beladiri dari Jepang, karate memiliki banyak teknik dasar, salah satunya adalah Mae-Geri atau tendangan depan dan targetnya adalah perut atau kepala dengan arah kedepan. Didalam kompetisi, teknik tendangan Mae-Geri yang tepat sasaran kepada target memiliki banyak keunggulan, keunggulan tersebut adalah mendapatkan dua poin atau Wazari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi tendangan Mae-Geri atau tendangan depan di dalam karate oleh Atlet Karate Amura Banyuwangi dengan jumlah atlet sebanyak 6. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengolahan data menggunakan tes. Rata-rata dari hasil yang dapat dilihat bahwa atlet karate Amura Banyuwangi mampu atau dapat melakukan 17 kali tendangan yang tepat sasaran. 5 atlet (83,30%) masuk kedalam kategori presentase Cukup dan 1 atlet (16,70%) masuk kedalam kategori presentase Kurang. Dengan demikian kesimpulan yang dapat diambil adalah rata-rata tendangan Mae-Geri (tendangan depan) terhadap Atlet Karate Amura Banyuwangi masuk kedalam kategori Cukup. Kata kunci: Evaluasi, Mae-Geri
ANALISIS ANTROPOMETRI DAN KEMAMPUAN FISIK TIM BOLAVOLI PUTRA SMAN 1 TAMAN WIDYAH KUSNANIK, NINING; GAZHWAN MAULANA, MUHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan kemampuan fisik sangat penting dalam permainan olahraga bolavoli, sehingga seorang pelatih harus memiliki kejelian dalam menjalankan program latihan agar para pemain atau atlet mempunyai kemampuan fisik yang optimal. Kemampuan fisik yang baik dan stabil sangat diperlukan karena hal tersebut berdampak pada performance pemain dalam suatu pertandingan, jika kemampuan fisik kurang baik maka teknik dan permainan pemain dalam pertandingan kurang maksimal. Tim bolavoli putra SMAN 1 Taman tergolong dalam satu tim yang cukup memiliki prestasi, tetapi prestasinya masih dalam kategori sedang atau dapat disebut kurang stabil sehingga hal tersebut mebuat peneliti perlu melakukan pengetesan tingkat antropometri dan beberapa komponen kemampuan fisik . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat antropometri dan kemampuan fisik yang meliputi; power otot tungkai kekuatan power lengan kelincahan daya tahan. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif, dengan jumlah sampel 12 atlet. Data dikumpulkan dengan melakukan tes terhadap antropometri yang meliputi tinggi badan, berat badan guna mengetahui tingkat indeks massa tubuh, panjang lengan, panjang tungkai, kemampuan fisik yang meliputi kecepatan, daya tahan, kelincahan, dan power otot tungkai. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata indeks massa tubuh (IMT) adalah 20,2 kg/m2 berada dalam kategori normal, rata-rata power otot lengan adalah 6,6 meter berada dalam kategori sedang, rata-rata kekuatan adalah 2,6 kali berada dalam kategori sedang, rata-rata power otot tungkai adalah 26,6 cm berada dalam kategori baik sekali,rata-rata kelincahan adalah 10,03 detik berada dalam kategori baik sekali dan rata-rata daya tahan adalah 31,2 mL/kg/min berada dalam kategori kurang. Kesimpulan penelitian ini adalah Indeks masa tubuh (IMT) TIM bolavoli putra SMAN 1 Taman masuk dalam kategori normal, power otot lengan masuk dalam kategori sedang, kekuatan masuk dalam kategori sedang, power otot tungkai masuk dalam kategori baik sekali, kelincahan masuk dalam kategori baik sekali, dan daya tahan TIM bolavoli putra SMAN 1 Taman masuk dalam kategori Kurang. Hal tersebut mendorong peneliti untuk menjadikannya sebagai objek penelitian, menyusun program latihan yang lebih baik serta dapat mencapai target sesuai dengan ketentuan dan standarisasi atau norma yang berlaku.

Page 1 of 41 | Total Record : 408