cover
Contact Name
Dina Kartika Maharani
Contact Email
dinakartika@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ujc@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Unesa Journal of Chemistry
  • unesa-journal-of-chemistry
  • Website
ISSN : -     EISSN : 22528180     DOI : -
UNESA Journal of Chemistry is published online by the Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University, located at Jl Ketintang, Surabaya, East Java, Indonesia. 60231. Published 3 times a year (January, May and September) Aims and Scope: UNESA Journal of Chemistry is online Journal covering all aspects of Chemistry. The journal publishes original research paper and review articles.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015" : 13 Documents clear
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA FENOLIK EKSTRAK METANOLKULIT BATANG TUMBUHAN NYIRI BATU (XYLOCARPUS MOLUCCENSIS)ACTIVITY ANTIOXIDANT TEST OF PHENOLIC COMPOUND METHANOLEXTRACT FROM STEM BARK NYIRI BATU (XYLOCARPUS MOLUCCENSIS) APRILIA SURYA PUTRI, ADE
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis) merupakan salah satu tumbuhanfamili Meliaceace yang telah dikenal dan dimanfaatkan sebagai insektisida, antibakterialdan antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandungdalam ekstrak metanol kulit batang tumbuhan nyiri batu serta aktivitas antioksidan dariekstrak tersebut. Pada penelitian ini sampel di ekstraksi dengan cara maserasi. Selanjutnyadilakukan uji fitokimia, uji pendahuluan antioksidan, dan uji aktivitas antioksidan.. Pada ujifitokimia ekstrak metanol kulit batang tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis)menunjukkan hasil positif mengandung senyawa fenolik dengan pereaksi FeCl3, flavonoiddengan Shinoda test, dan saponin dengan metode Forth. Sedangkan hasil negatif ditunjukkanpada senyawa alkaloid dengan pereaksi Mayer, Dragendrof, dan Wagner. Uji kualitatifaktivitas antioksidan menunjukkan hasil positif dengan metode KLT Autografi. Uji aktivitasantioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhridrazil) menunjukkan hasilpersen peredaman diperoleh nilai IC50 sebesar 26,189 ppm dapat disimpulkan bahwa ekstrakmetanol kulit batang tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis) memiliki aktivitasantioksidan dengan kategori sangat kuat karena nilai IC50 <50 ppm.Kata kunci: aktivitas antioksidan, ekstrak metanol, nyiri batu.Abstract. Nyiri Batu (Xylocarpus moluccensis) is one of the plant family Meliaceace wereknown and used as an insecticide, antibacterial, and antifungi. The aims of this research areto know the group of compound that containing in the methanol extract of stem bark nyiribatu’s (Xylocarpus moluccensis) and to determine it’s antioxidant activity from this extract.In this research sample is extracted by means of maceration, preliminary test the antioxidantactivity and antioxidant activity test. The result obtained from the maceration weightmethanol extract stem bark of nyiri batu’s (Xylocarpus moluccensis) of 1678,7 grams. Inphytochemical test methanol extract of stem bark nyiri batu’s (Xylocarpus moluccensis)show positive results phenolic compounds containing with FeCl3, flavonoid with Shinoda test,and saponin with Forth method. While negative results show to compound an alkaloid withMayer, Dragendrof, Wagner reagent. Qualitative test antioxidant activity shown positiveresult with TLC Autography method. Antioxidant activity test uses DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhdrazyl) method shown the result obtained percent reduction IC50 value 26,189 ppm asmuch it can be concluded that methanol extract of stem bark nyiri batu’s (Xylocarpusmoluccensis) having antioxidant activity with the category of very strong because the value ofIC50 <50 ppm.Keywords: antioxidant activity, methanol extract, nyiri batu.
PENGARUH KOMPOSISI BLENDING DAN NON PELARUT TERHADAP KINERJAMEMBRAN POLYVINYLIDENE FLUORIDE(PVDF) - KITOSAN DALAM PEMISAHAN PEWARNARHODAMIN-BINFLUENCE OF BLENDING AND NON-SOLVENT H2O/C2H5OH COMPOSITION TOPOLYVINYLIDENE FLUORIDE(PVDF)–CHITOSAN MEMRANE PRFORMANCE IN THESEPARATION OF RHODAMIN-B GALIH INDAH AURORA, TRIAS
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan membran Polyvinylidene fluoride (PVDF) blending kitosanserta pemanfaatannya pada pemisahan limbah pewarna rhodamin B. Pada penelitian ini dilakukan variasi komposisiblending kitosan dan komposisi non pelarut yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi blending kitosandan non pelarut terhadap kekuatan mekanik, fluks, dan rejeksi serta uji morfologi permukaan pada membran terbaik.Pembuatan membran pada penelitian ini menggunakan metode preparasi inversi fasa dengan teknik perendapanpengendapan.Membran PVDF-kitosan padat kemudian diuji kekuatan mekanik pada membran menggunakan alatautograph. Fluks menggunakan alat dead end dan rejeksi menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis. Hasil yangdiperoleh pada penelitian ini yaitu membran pada komposisi 16/0/84/0 (PVDF/kitosan/NMP/NH4Cl) dengan nonpelarut 50% air/50% etanol memiliki nilai modulus young terbesar sebesar 2248 N/m2. Membran pada komposisi16/0/84/0 PVDF/kitosan/NMP/NH4Cl) dengan non pelarut 75% air/25% etanol memiliki nilai fluks terbesar sebesar2112 Lm-2jam-1 dan nilai koefisien rejeksi terbesar sebesar 96,24 %. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh,dapat disimpulkan bahwa komposisi blending dan non pelarut berpengaruh terhadap karakteristik mekanik dan kinerjamembran. Semakin banyak komposisi PVDF dalam larutan cetak dan semakin banyak presentase non pelarut etanolmaka semakin besar nilai modulus young, semakin kecil nilai fluks dan semakin besar nilai rejeksi yang dihasilkan.Berdasarkan nilai modulus young dan fluks membran, diperoleh membran PVDF-kitosan dengan komposisi terbaikyaitu pada komposisi 13/1,5/84/1,5 (PVDF/kitosan/NMP/NH4Cl) dengan non pelarut 75% air/25% etanol. Hasil dariuji morfologi membran yang terbaik melalui SEM dengan perbesaran 5000x, membran memiliki struktur pori yangrapat serta memiliki pori dengan ukuran pori 0,001695 μm.Kata kunci: membran PVDF-Kitosan,kinerja, karakteristik mekanik, pewarna rhodamin B, pengolahan limbahAbstract. A research had been done on the preparation of polyvinylidene fluoride (PVDF) membrane blendingchitosan and its utilization in waste separation of rhodamine B as a dye. This research is done by variating chitosanblending composition and non-solvent composition which aimed to determine the effect of chitosan blendingcomposition and non-solvent to mechanical strength, flux, and rejection as well as the morphology test of the bestmembrane. The preparation of membranes was using the phase inversion method with immersion-precipitationtechnique. Solid PVDF-chitosan membranes was determined its mechanical strength by using autograph. Flux of themembranes was determined by using a dead-end and its rejection by using spektrophotometer UV-Vis. The results ofthis research showed that the membrane of composition 16/0/84/0 (PVDF/chitosan/NMP/NH4Cl) with non solvent 50%of water/50% of ethanol has maximum modulus young value 2248 N/m2. Based on the results obtained, it can beconcluded that the composition of the blending and non-solvent effect on the mechanical characteristics and theperformance of the membrane. The more the composition of PVDF in solution the print and the more percentage thenon solvent ethanol, then the greater the value of modulus young, the smaller value of the flux and the greater theresulting rejection value. Membrane of composition 16/0/84/0 (PVDF/chitosan/NMP/NH4Cl) with non solvent 75% ofwater/25% of ethanol has maximum flux value 2112 Lm-2hour-1 and maximum rejection coefficient on 96,24%. Basedon modulus young and flux value of membrane, showed that the best PVDF-chitosan membrane was on composition13/1,5/84/1,5 (PVDF/chitosan/NMP/NH4Cl) ) with non solvent 75% of water/25% of ethanol. The results of the test thebest membrane morphologhy through SEM with a magnification of 5000x membrane porous structure, dense andhas a pore with a pore size 0,001695 μm.Keywords: membranes, PVDF-Chitosan, waste handling
ISOLASI METABOLIT SEKUNDER DAN UJI AKTIVITAS INSEKTISIDA EKSTRAK N-HEKSANA KULIT BATANG TUMBUHAN NYIRI BATU (XYLOCARPUS MOLUCCENCISS) ISOLATION SECONDARY METABOLITE AND ACTIVITIES INSECTICIDES TEST N-HEKSANA EXTRACT OF THESTEM BARK OF NYIRI BATU  (XYLOCARPUS MOLUCCENCISS) AMALYAH, RISADATUL
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk penentuan struktur molekul senyawa metabolit sekunder dan Uji aktivitas Insektisida dari Ekstrak n-heksana kulit batang tumbuhan nyiri batu. Proses isolasi dengan cara kemudian di fraksinasi menggunakan kromatografi Cair Vakum (KCV) lalu kromatografi kolom grafitasi (KKG) serta reksristalisasi lalu diuji kualitatif  liebermann burchard dan penentuan titik leleh.  Penentuan struktur molekul menggunakan spektroskopi UV-Vis, IR dan GC-MS. Uji aktivitas insektisida ekstrak n-heksana nyiri batu dengan 7 variasi konsentrasi yakni (0, 200,400, 800, 1600, 3200 dan 6400 mg/L) dengan 3 kali pengulangan terhadap hewan uji yakni ulat grayak instar ketiga. Pengamatan mortalitas ulat grayak didasarkan atas hasil analisis probit program Minitab Version 14 for windows yang memberikan tingkat mortalitas nilai LC50. Hasil dari proses isolasi tersebut didapatkan isolat seberat 0,068 gram dengan titik leleh sebesar 121-122°C. Hasil uji kualitatif isolat menunjukkan bahwa isolat mengandung golongan senyawa steroid. Penentuan struktur molekul menggunakan instrumen UV-Vis ,IR dan GC-MS, diduga isolat mengandung senyawa Ergost-5-en-3ol dengan berat molekul m/z 400 dan rumus molekul C28H48O . Hasil analisis probit uji aktivitas insektisida memberikan nilai LC50 setelah tiga hari pengamatan berturut-turut adalah sebesar 2366.76  mg/L yang menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana nyiri batu dikatakan dapat mematikan ulat grayak sebesar 50% pada konsentrasi 2366.76  mg/L.   Kata-kata kunci: Analisis probit, ergost-5-en-3ol, nyiri batu, n-heksana,dan spodoptera littura   Abstract. This research aims to determine the molecular structure a compound of a metabolite of secondary and the activity of the insecticide n-heksana extract from the stem bark of plants nyiri batu .The process of isolation by means of the extraction of the type of maceration fractionate then use a liquid chromatography vacuum  (KCV) and column chromatography grafitasi (KKG) as well as the refining process by means of reksristalisasi then tested qualitative liebermann-burchard and the determination of the melting point .The determination of the molecular structure UV-Vis use of spectroscopy , IR and GC-MS. A test of the activity of the insecticide extract n-heksana nyiri batu with 7 variation concentration  are ( 0 , 200,400 , 800 , 1600 , 3200 and 6400 mg/L) with 3 times the repetition of animal test on the ulat grayak third instar. Caterpillar mortalitas observation grayak based on the analysis of program probit minitab version 14 for windows that give a level mortalitas LC50 value .The process of the isolation which isolates weighing  0,068 gram with the melting point of 121-122°C. Qualitative testing shows isolates shows that isolates a compound containing the steroid .The determination of molecular structure UV-Vis use of the instruments , IR and GC-MS , allegedly isolates containing a compound ergost-5-en-3ol with the molecular weight of  m/z  400 and C28H48O molecular formula .The analysis of the activity probit an insecticide put a value LC50 after 3 days of successive observation is of 6055.14; 3922.52  and 2366.76  mg / L , So, extract n-hexana nyiri batu can be say effect to concentration 2366.76 mg/L can caterpillar grayak third instar deadly.   Keywords: Ergost-5-en-3-ol, nyiri batu, n-Hexane, Spodoptera litura, and probit analysis.
KAPASITAS ADSORPSI SILIKA ABU SEKAM PADI TERMODIFIKASI ARGININ UNTUK ADSORPSI ION LOGAM CR(VI) ADSORPSION CAPACITY OF RICE HUSK ASH SILICA OF ARGININE MODIFIED FOR ADSORPTION CR(VI) METAL ION AYU WULANDARI, DIAN
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Silika yang terbuat dari abu sekam padi dengan penambahan asam sitrat telah berhasil dimodifikasi menggunakan arginin dan senyawa penghubung 3-glisidoksipropiltrimetoksisilan (GPTMS). Modifikasi silika abu sekam padi (SGASP) dilakukan menggunakan metode sol gel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gugus fungsional adsorben silika abu sekam padi yang telah termodifikasi arginin (SASPArg), pengaruh pH, dan kapasitas adsorpsinya terhadap ion logam Cr(VI). Karakterisasi gugus fungsional dilakukan menggunakan teknik spektofotometri inframerah, kemampuan adsorben dengan pengaruh  pH  dan konsentrasi  dilakukan dalam sistem batch. Kadar ion logam Cr(VI) dalam larutan diukur dengan teknik Spektrofotometri Serapan Atom. Kapasitas adsorpsi dianalisis dengan model isotherm adsorpsi Langmuir dan Freundlich. Hasil karakterisasi inframerah (FTIR) dari SGASP menunjukkan munculnya pita pada daerah 3435,91 cm-1 yang merupakan vibrasi gugus OH dari silanol. Adanya bilangan gelombang pada 3431,07 cm-1, 1651,57 cm-1 dan 1400,41 cm-1  menunjukkan vibrasi ulur N-H, C=N, dan COO dari arginin serta hilangnya bilangan gelombang pada 910,01 cm-1 yang merupakan vibrasi cincin epoksida dari GPTMS menandakan SASPArg telah terbentuk.  Aplikasi SASPArg dan SGASP untuk adsorpsi ion logam Cr(VI) terjadi maksimum masing- masing pada pH 2 dan 6,  sebesar 77,17%  dan 16,89% . Kapasitas adsorpsi menggunakan model isoterm adsorpsi Langmuir pada SASPArg dan SGASP berturut-turut sebesar 4,64x10-4 mol/g dan 1,74x10-4 mol/g, sedangkan dengan model isoterm Freundlich sebesar 2,20x10-2 mol/g dan 1,98x10-2 mol/g. Kata kunci: silika abu sekam padi, arginin, 3-glisidoksipropiltrimetoksisilan, kapasitas adsorpsi, Cr(VI).   Abstract.. Silica was made from rice husks ash with added citric acid, modified with the amino acid arginine and coupling agent of 3-glycidoxypropyltrimethoxysilane (GPTMS) was successfully done. The modification of rice husks ash silica (SGASP) has been done by using sol gel method. The purpose of this research was to cognize functional group of adsorbent rice husk ash silica was modified with amino acid arginine (SASPArg),  pH effect, and his adsorption capacity to Cr(VI) metal ion. The characterization of functional group was determined by using infrared spectrophotometry technique (FTIR), while capability of adsorbent with pH effect and concentration conducted in bath system. The trace of Cr(VI) metal ion in aqueous solution measured by atomic absorption spectrophotometry technique. Adsorption capacity analyzed by Langmuir and Freundlich isotherm adsorption model. The result of this research obtained a peak on 3435,91 cm-1, showing stretching vibration OH from silanol in SGASP. The peak on 3431,07 cm-1, 1651,57 cm-1 and 1400,41 cm-1 that showed stretching  vibration of  N-H, C=N, and COO  from arginine and also lost of peak on 910,01 cm-1 from epoxide ring vibration on GPTMS indicated that SASPArg adsorbent has been formed. Applications of SASPArg and SGASP for adsorption Cr(VI) metal ions took place maximum at pH 2 and 6 was 77,17% and 16,89%. The adsorption capacity using Langmuir isoterm adsorption model of SASPArg and SGASP was obtained 4,64x10-4 mol/g and 1,74x10-4 mol/g, while Freundlich was obtained 2,20x10-2 mol/g dan 1,98x10-2 mol/g. Keywords: silica rice husk ash, arginine, 3-glycidoxypropyltrimethoxysilane, adsorption capacity, Cr(VI).
PENGARUH VARIASI LAMA PENYIMPANAN UMBI BENGKUANG (PACHIRHYZUS EROZUS)TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH RATTUS NORVEGICUSTHE EFFECTS OF STORAGE TIME VARIATON OF JICAMA’S TUBER(PACHIRHYZUS EROZUS) ONRATTUS NORVEGICUS BLOOD GLUCOSE KHAIRINA HANUM HASIBUAN, ANGGI
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi lama penyimpanan umbi bengkuangterhadap kadar glukosa darah dan aktivitas enzim amilase duodenum hewan coba. Digunakan desain ThePost Tes Only Control Group. Bengkuang disimpan dengan variasi waktu 1(P1),14 (P2) dan 28 hari (P3).Rattus norvegicus dibagi dalam empat kelompok ( K sebagai kontrol dan P1,P2,P3) dengan lama perlakuan50 hari dan variable yang diamati kadar glukosa darah dan aktivitas enzim amilase duodenum. Datadianalisis melalui ANOVA satu arah (α = 0,05). Hasil penelitian, ada pengaruh variasi lama penyimpananbengkuang terhadap kadar glukosa darah hewan coba dengan rerata K, P1, P2, P3 adalah 126,4, 129,124,161.6 (mg / dL), juga pada aktivitas enzim amilase di duodenum hewan coba dengan rerata K, P1, P2,P3 adalah 00:08, 00:04, 00:07 00:10 unit.Kata kunci: bengkuang, kadar glukosa darah, aktivitas enzim amylaseAbstract.The aim of this research was describe the effect of storage time variations of jicama’s tuber onblood glucose levels and duodenal amylase enzyme activity. Research design used The Post Test OnlyControl Group. Storage time variations of jicama were 1(P1),14 (P2) and 28 day (P3). Rattus norvegicusdivided into four groups ( K as control and P1,P2,P3). After given feed for 50 days, observed for bloodglucose data and duodenal amylase enzyme activity. Data were analyzed by one-way ANOVA (α = 0.05).Results: there was effect of storage time variation of jicama for animal blood glucose levels with a mean ofdata K, P1 , P2, and P3 are 126.4, 129, 124, and 161.6 (mg / dL), and amylase enzyme activity in theduodenum of experimental animals with the data mean K, P1, P2, and P3 are 00:08, 00:04, 00:07 00:10unit.Keywords: jicama, blood glucose levels, the activity of the enzyme amyl
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA FENOLIK EKSTRAK METANOLKULIT BATANG TUMBUHAN NYIRI BATU (XYLOCARPUS MOLUCCENSIS)ACTIVITY ANTIOXIDANT TEST OF PHENOLIC COMPOUND METHANOLEXTRACT FROM STEM BARK NYIRI BATU (XYLOCARPUS MOLUCCENSIS) APRILIA SURYA PUTRI, ADE
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis) merupakan salah satu tumbuhan familiMeliaceace yang telah dikenal dan dimanfaatkan sebagai insektisida, antibakterial dan antifungi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak metanolkulit batang tumbuhan nyiri batu serta aktivitas antioksidan dari ekstrak tersebut. Pada penelitian inisampel di ekstraksi dengan cara maserasi. Selanjutnya dilakukan uji fitokimia, uji pendahuluanantioksidan, dan uji aktivitas antioksidan. Dari hasil proses maserasi diperoleh berat ekstrak metanolkulit batang tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis) sebesar 1678,7 gram. Pada uji fitokimiaekstrak metanol kulit batang tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis) menunjukkan hasil positifmengandung senyawa fenolik dengan pereaksi FeCl3, flavonoid dengan Shinoda test, dan saponindengan metode Forth. Sedangkan hasil negatif ditunjukkan pada senyawa alkaloid dengan pereaksiMayer, Dragendrof, dan Wagner. Uji kualitatif aktivitas antioksidan menunjukkan hasil positifdengan metode KLT Autografi. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhridrazil) menunjukkan hasil persen peredaman diperoleh nilai IC50 sebesar 26,189 ppm dapatdisimpulkan bahwa ekstrak metanol kulit batang tumbuhan nyiri batu (Xylocarpus moluccensis)memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori sangat kuat karena nilai IC50 <50 ppm.Kata kunci: aktivitas antioksidan, ekstrak metanol, nyiri batu.Abstract. Nyiri Batu (Xylocarpus moluccensis) is one of the plant family Meliaceace were known andused as an insecticide, antibacterial, and antifungi. The aims of this research are to know the group ofcompound that containing in the methanol extract of stem bark nyiri batu’s (Xylocarpus moluccensis)and to determine it’s antioxidant activity from this extract. In this research sample is extracted bymeans of maceration, preliminary test the antioxidant activity and antioxidant activity test. The resultobtained from the maceration weight methanol extract stem bark of nyiri batu’s (Xylocarpusmoluccensis) of 1678,7 grams. In phytochemical test methanol extract of stem bark nyiri batu’s(Xylocarpus moluccensis) show positive results phenolic compounds containing with FeCl3, flavonoidwith Shinoda test, and saponin with Forth method. While negative results show to compound analkaloid with Mayer, Dragendrof, Wagner reagent. Qualitative test antioxidant activity shownpositive result with TLC Autography method. Antioxidant activity test uses DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhdrazyl) method shown the result obtained percent reduction IC50 value 26,189 ppm as much itcan be concluded that methanol extract of stem bark nyiri batu’s (Xylocarpus moluccensis) havingantioxidant activity with the category of very strong because the value of IC50 <50 ppm.
SINTESIS NANOPARTIKEL PLATINA DENGAN VARIASI ION AG+ DAN UJIAKTVITASNYA SEBAGAI PEREDAM RADIKAL BEBASSYNTHESIS OF PLATINUM NANOPARTICLE WITH VARIATION OF AG+ ION ANDFREE RADICAL SCAVENGING ACTIVITY ASSAY NUR MALA, DEWI
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan sintesis nanopartikel platina dengan variasi penambahan ion Ag+. Tujuan daripenelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ion Ag+ dalam sintesis nanopartikel platina sertamengetahui besarnya aktivitas peredaman radikal bebas (DPPH) yang dihasilkan. Pada penelitian inivariasi penambahan ion Ag+ yang dilakukan adalah 0,3; 0,4; 0,5; 0,6; 0,7 dan 0,8 mL. Pada penelitian inikarakterisasi nanopartikel platina dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan untuk ujiaktivitas peredaman radikal bebas menggunakan metode DPPH. Berdasarkan data panjang gelombangmaksimum spektra UV penambahan ion Ag+ mempengaruhi ukuran kluster nanopartikel platina, semakinbesar penambahan ion Ag+ maka ukuran kluster nanopartikel platina juga semakin besar, berturut-turutukuran kluster nanoplatina yang terbentuk 9,905; 10,03; 10,05; 10,07; 10;25 dan 10,25 nm. Pada pengujianaktivitas nanopartikel platina sebagai peredam radikal bebas menggunakan metode DPPH menunjukkanbahwa nanopartikel platina dapat meredam radikal bebas dengan semakin bertambahnya ion Ag+ yangditambahkan semakin kecil persen peredamannya dikarenakan pengaruh dari diameter nanopartikel platina.Kata kunci: Sintesis, nanopartikel platina, ion Ag+, aktivitas peredaman radikal bebas.Abstract. Platinum nanoparticles with the addition of ion Ag+ has been synthesized. The purposed of thisstudy was to determine the effect of addition Ag+ ion in the synthesis of platinum nanoparticles and todetermine how much free radical scavenginng activity of platinum nanoparticles. On this research theaddition of Ag+ ion was 0.3, 0.4, 0.5, 0.6, 0.7 and 0.8 ml. The characterization of platinum nanoparticles onthis research used UV-Visible spectrophotometer and for free radical scavenging activity assay by DPPHmethod. Based on maximum wavelength (λ) of UV spectra that the addition of Ag+ ion was affect of the sizeplatinum nanoparticle clusters, increasingly the addition of Ag+ ion then the size of platinum nanoparticleclusters also increasingly, respectivelly the size of platinum nanoparticle clusters is 9.90, 10.03, 10.05,10.07, 10.25 and 10.25 nm. The free radical scavenging activity used DPPH method showed that platinumnanoparticles be able free radical scavenging by increasingly the addition of ion Ag+ free radicalscavenging activity was decreased caused of the size platinum nanoparticle clusters.Keywords: synthesis, platinum nanoparticles, Ag+ ions, free radical scavenging activity.
SINTESIS NANOPARTIKEL PLATINUM DENGAN VARIASI KADAR GLISERINDAN UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI PEREDAM RADIKAL BEBASSYNTHESIS NANOPARTICLE PLATINUM WITH VARIOUS CONCENTRATIONSOF GLYCERIN AND TEST ACTIVITY OF FREE RADICAL SCAVENGING MAKKIYAH, TOYYIBATUL
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan sintesis nanopartikel platina dengan variasi kadar gliserin dan ujiaktivitasnya sebagai peredam radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuanperedaman radikal bebas 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) oleh nanopartikel platina dalammatriks gliserin serta mengetahui pengaruh kadar gliserin dalam sintesis nanopartikel platina. Untukmenguji peredaman radikal bebas digunakan spektrofotometer UV-Vis. Kadar gliserin yangdigunakan antara lain 1, 2, 3, 4, 5, dan 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasinanoplatina menggunakan spektrofotometer UV-Vis bahwa kadar gliserin pada sintesis berpengaruhterhadap ukuran klaster nanoplatina yang dihasilkan berturut – turut adalah 10.30, 10.32, 10.34,10.33, 10.30, dan 10.34 nm. Berdasarkan hasil spektrofotometer UV-Vis, nanoplatina yang telahdireaksikan dengan 1,1 difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) menunjukkan bahwa nanoplatina berpotensisebagai antioksidan.Kata kunci: DPPH, gliserin, karakterisasi, nanoplatina, sintesis.Abstract. The research has been done about synthesis of platinum nanoparticles with a variationconcentrations of glycerin and the activity as the scavenging of free radicals. The purpose of thisresearch for know the ability of free radical scavenger 1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl (DPPH) bynanoparticle platinum in a matrix of glycerin and knowing the effect of the concentrations of glycerinin the synthesis nanoparticle platinum. To test free radical scavenger the spectrophotometer UV-visused. Concentrations of glycerin used for nanoplatinum synthesis in 1, 2, 3, 4, 5, and 6%. The resultsof research shows that characterization nanoplatina using spectrophotometer UV-vis in levels ofglycerin in the synthesis effect to the measure of nanoplatinum cluster is 10.30, 10.32, 10.34, 10.33,10.30, and 10.34 nm. Based on the results of the spectrophotometer UV-vis , the nanoplatinum thathas reaction with 1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl (DPPH) shows that nanoplatinum potential as anantioxidant.Keyword: DPPH, glycerin, nanoplatinum, characterization, synthesis.
ELEKTRODA PASTA KARBON TERMODIFIKASI KITOSAN UNTUKANALISIS LOGAM FE(II) SECARA SIKLIK STRIPPING VOLTAMETRIDENGAN ION PENGGANGGU ZN(II) DAN CD(II)CARBON PASTE ELECTRODE MODIFIED BY CHITOSAN FOR ANALYSISFE(II) USING CYCLIC STRIPPING VOLTAMETRY WITH INTERFERENCEION ZN(II) AND CD(II) ADJIATMA PUTRA, CANDRA
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan Modifikasi elektroda pasta karbon dengan menggunakan kitosan untuk analisision Fe2+ secara siklik stripping voltametri dengan ion pengganggu Zn(II) dan Cd(II). Elektroda pastakarbon termodifikasi kitosan dibuat dengan cara mencampurkan karbon aktif, parafin dan kitosandengan perbandingan 3:4:3, 3:3:4, 3:5:2 dan 3:2:5. Campuran ini dimasukkan kedalam pipa pvc dengandiameter 2 mm dan dihubungkan dengan kawat tembaga sepanjang 12 cm. Setiap elektroda tersebutdiujikan pada larutan Fe(II) untuk ditentukan komposisi elektroda terbaik, kondisi optimumelektroda(pH, kecepatan scan, dan waktu deposisi) serta pengaruh ion pengganggu Zn(II) dan Cd(II)dalam analisis Fe(II). Dari hasil voltamogram menunjukkan elektroda dengan perbandingan 3:5:2memberikan respon terbaik dengan arus puncak sebesar 8.447 x 10-6A pada daerah potensial 0,128V.Hasil pengujian kondisi optimum elektroda pH optimum pada pH 3, waktu deposisi optimum 20 s denganarus puncak sebesar 9,204x 10-6 A pada daerah potensial 0,119 V dan kecepatan scan optimum sebesar0,08 V/s. Keberadaan ion pengganggu Zn2+ ataupun Cd2+ sangat mempengaruhi proses analisis ion Fe2+karena adanya ion pengganggu mampu meningkatkan besar arus puncak oksidasi.Kata kunci : elektroda, kitosan, voltametri,besi(II),strippingAbstract. modificationhave been made of carbon paste electrode by using chitosan for analyze ion Fe(II)in a cyclic stripping voltammetry with interference ion Zn(II) and Cd(II). Carbon paste electrodemodified by chitosan was made by with mixing carbon active, paraffin oil, and chitosan with ratio 3:4:3,3:3:4, 3:5:2, and 3:2:5. That mixture is fed into a pvc pipe with diameters 2 mm and conected with 12 cmcooper wire. Each electrode is tested in solution of Fe(II) to determine the best ratio of electrode,electrode optimum condition(pH, scan rate, and depotition time) as well as the effect of interference ionZn(II) and Cd(II) in analysis of Fe(II). From the results, voltamograms showed electrode with ratio 3:5:2provide the best response with current peak 8,447 x 10-6A on potential area 0,128 V. The results of testingthe optimum conditions of pH optimum at pH electrode 3, the optimum deposition time of 20 s with a peakcurrent of 9,204x 10-6 A at 0.119 V and optimum scan speed of 0.08 V/s . The interference of ion Zn2+ orCd2+ greatly influence the Fe2+ ion analysis because of the large ion interference capable of increasingthe oxidation peak current.Keywords : electrode, chitosan, Voltametry, iron(II), stripping
PENGARUH KOMPOSISI LARUTAN CETAK (PVDF/KITOSAN/NMP/NH4CL) DAN NONPELARUT (H2O/CH3OH) TERHADAP KINERJA MEMBRAN POLYVINYLIDENEFLOURIDE (PVDF)-KITOSAN DALAM PEMISAHAN PEWARNA RHODAMIN-BEFFECT OF CASTING SOLUTION (PVDF/KITOSAN/NMP/NH4CL)COMPOSITION AND NON SOLVENT (H2O/CH3OH) TO PVDF-CHITOSANMEMBRANE PERFOMANCE IN THE SEPARATION OF RHODAMIN-B DYE KUSUMA WARDANI, YOGI
Unesa Journal of Chemistry Vol 4, No 1 (2015): Volume 4, Number 1, 2015
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilakukan sebagai metode pengolahan limbah menggunakan membranPolyvinylidene fluoride (PVDF)-Kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi blending darilarutan cetak membran PVDF-Kitosan yang memiliki sifat karakteristik, mekanik dan kinerja membran.Untuk memastikan bahwa membrane PVDF-Kitosan terbentuk, membran diuji FT-IR sehingga munculgugus apa saja yang ada dalam spektra. Sifat mekanik membrane PVDF-Kitosan diketahui dari ujiautograph, untuk mengetahui sifat karekteristik dilakukan analisa menggunakan Scanning ElectronMicroscope (SEM) sehingga dapat diketahui morfolgi permukaan Sementara, untuk mengetahui kinerjamembran menggunakan “dead-end”dengan tekanan 1 atm, data yang dihasilkan adalah nilai fluks sertaSpektofotometer UV-Vis untuk mengetahui konsentrasi Rhodamin-B yang melewati membran, data yangdiperoleh adalah nilai rejeksi. Membran PVDF-Kitosan terbaik didapat pada komposisi 14/1/84/1(PVDF/KITOSAN/NMP/NH4Cl) pada non pelarut H2O/CH3OH 50%:50%, dengan nilai modulus young 1662.3N/m2, fluks sebesar 662 L/m2 dan rejeksi sebesar 93.35%. Membran terbaik diuji dengan SEM dan SAA,tampak bahwa membrane yang dihasilkan merupakan membrane yang berpori dengan ukuran pori lebih rapat.Kata kunci: membran, PVDF, NMP, Kitosan, pengolahan limbah.Abstract. This research was conducted as a method of waste treatment using membranepolyvinylidene fluoride (PVDF)-Chitosan. This study aims to determine the composition of thecasting solution and non-solvent on a PVDF-Chitosan membrane. Preparation of PVDF-Chitosanmembrane used the method of inverse phase with immersion-precipitation technique. PVDFmembrane has characteristic properties, mechanical and membrane performance. The mechanicalproperties of the PVDF-Chitosan membrane is known from autograph test, determine the nature ofthe membrane characteristics analyzed using Scanning Electron Microscope (SEM) so that it canbe seen Meanwhile surface morphology, determine the performance of the membrane using a "dead-end" with a pressure of 1 atm, the resulting data is flux and UV-Vis spectrophotometer determinethe concentration of Rhodamine-B that pass through the membrane. The data obtained is the valueof rejection. The best PVDF-Chitosan membrane was obtained on 14/1/84/1 composition(PVDF/CHITOSAN/NMP/NH4Cl) in non- solvent 50 % H2O:50% CH3OH, with the value ofYoung's modulus 1662.3 N/m2, the flux of 662 L/m2 and a rejection of 93.35% . The best choosenmembrane was tested with SEM and SAA, it appears that the resulting membrane is a porousmembrane with a pore size of more closely.Keywords: membrane, PVDF,NMP, Chitosan, waste treatment.

Page 1 of 2 | Total Record : 13