cover
Contact Name
Dina Kartika Maharani
Contact Email
dinakartika@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ujc@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Unesa Journal of Chemistry
  • unesa-journal-of-chemistry
  • Website
ISSN : -     EISSN : 22528180     DOI : -
UNESA Journal of Chemistry is published online by the Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University, located at Jl Ketintang, Surabaya, East Java, Indonesia. 60231. Published 3 times a year (January, May and September) Aims and Scope: UNESA Journal of Chemistry is online Journal covering all aspects of Chemistry. The journal publishes original research paper and review articles.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL DAUN KALIANDRA (CALLIANDRA CALOTHYRSUS) ANTIOXIDANT ACTIVITY ASSAY OF THE METHANOL EXTRACT OF CALIANDRA (CALLIANDRA CALOTHYRSUS) LEAFES MUFID, YAN; , SUYATNO
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kaliandra yang sebelumnya diketahui sebagai tanaman perdu, namun dewasa ini telah dipergunakan oleh masyarakat daerah Pujon, Malang sebagai tambahan bahan pakan ternak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidanaekstrak metanol dari daun kaliandra. Proses ekstraksi menggunakann metode maserasi dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode penangkapan radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol daun kaliandra tergolong kecil dengan harga IC50=340,8624 ppm. Kata kunci: Aktivitas antioksidan, calliandra calothyrsus, DPPH, ekstrak metanol
KARAKTERISASI KARBON AKTIF DARI TEMPURUNG BUAH BINTARO (CERBERA MANGHAS) DENGAN AKTIVATOR H3PO4 CHARACTERIZATION OF ATIVATED CARBON FROM BINTARO (CERBERA MANGHAS) FRUITS SHELLS USING H3PO4 AS AN ACTIVATOR RAMADIANSYAH PERMANA PUTERA, IPAM; TJAHJANI, SITI
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempurung buah bintaro merupakan limbah biomassa dengan ketersediaan melimpah.Tempung dari buah bintaro (Cerbera maghas) dapat dimanfaatkan sebagai karbon aktif. Karbon aktif terdiri dari 87%-97% karbon sisanya berupa hidrogen, okesigen, sulfur, dan nitrogen serta senyawa-senyawa lain. Aktivasi dalam proses pembuatan karbon aktif bertujuan untuk membuka dan memperbesar luas permukaan karbon. aktivator menggunakan asam kuat yaitu asam fosfat (H3PO4). Sebagai indikator kualitas karbon aktif dilakukan sesuai dengan karakteristik Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-3730-1995. Hasil penelitian menunjukakan karbon aktif tempurung buah bintaro terbaik menggunakan aktivator H3PO4 11% yang sesuai dengan karakteristik Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-3730-1995. Hasil karateristik mulai dari kadar air 0,39%, kadar abu 0,30%, kadar zat menguap 6,98%, kadar karbon terikat 93,12%, daya serap iodium 818,65 mg/g, dan daya serap benzene 2,31%. Sifat kimia dari karbon aktif dilakukan analisis gugus fungsi menggunakan FTIR untuk melihat panjang gelombang gugus fungsi karbon aktif, terlihat pita serapan gugus P=O sekitar gelombang 1710 cm-1 ini aktivator asam fosfat (H3PO4). Sifat fisik dari karbon aktif melihat morfologi menggunakan SEM untuk melihat diameter karbon aktif, hasil minimum 2,664 µm dan maksimum 22,20µm. Kata Kunci : buah bintaro, karbon aktif, H3PO4, karakteristik
PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI KARBON AKTIF UTILIZATION OF BAGASSE AN ACTIVATED CARBON PUTRI HANDAYANI, DWI; , RUSMINI
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

maksimal. Pada penelitian ini, bertujuan untuk membuat karbon aktif. Penambahan aktivator HCl 5 M pada pembuatan karbon aktif ampas tebu diperoleh hasil pengujian mutu karbon aktif ampas tebu meliputi rata-rata kadar air sebesar 3,51%, kadar abu sebesar 5,73%. Hasil karakteristik kimia menggunakan FTIR menunjukkan bahwa telah terjadi interaksi ditandai dengan munculnya gugus-gugus fungsional seperti ?OH, C-O, C=C Alkena, dan C-H Alkana. Pengujian menggunakan SAA menunjukkan luas permukaan sebesar 455,185 m2/g, volume pori sebesar 0,354 cc/g dan rerata jari-jari pori sebesar 11,719 Å. Kata kunci: Ampas tebu, Karbon aktif, FTIR, SAA. Abstract. This research studied to utilized the bagasse to were used as activated carbon. The addition of activator HCl 5 M on the manufacture of activated carbon bagasse were obtained the quality of activated carbon of bagasse including average water content was 3.51%, ash content equal to 5.73%. The result of chemical characterization activated carbon used spectrophotometer FTIR indicated that interaction were characterized such as ?OH, C-O, C=C Alkene, and C-H Alkana. The result of characterized used SAA were surface area was 455.185 m2/g, the pore volume was 0.354 cc/g, and the pore diameter was 11.719 Å. Keywords: Bagasse, Activated Carbon, FTIR, SAA.
PEMBUATAN ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI HCL DAN KARAKTERISASINYA MAKING ACTIVATED NATURAL ZEOLITE AND CHARACTERIZATION FITRIANA, NINING; , RUSMINI
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan zeolit alam teraktivasi HCl 5M dan karakterisasinya menggunakan FTIR dan Surface Area Analyzer (SAA). Hasil karakterisasi kimia menggunakan FTIR menunjukan adanya gugus fungsi O-H di panjang gelombang 3425,69 cm-1 gugus fungsi Si-OH atau Al-OH pada panjang gelombang 1639,55 cm1 dan gugus fungsi Si-O-Si atau Al-O-Al pada panjang gelombang 1087,89 cm-1 dan 794,7 cm-1. Hasil analisis luas permukaan dilakukan menggunakan instrument Surface Area Analyzer (SAA). Hasil analisis menunjukan luas permukaan zeolit alam dan zeolit teraktivasi sebesar 6,376 m2/g dan 86,724 m2/g. Kata kunci:Zeolit Alam Teraktivasi, FTIR, Surface Area Analyzer (SAA) Abstract. Research has been carried out aimed at utilizing natural zeolite activated 5M HCl and characterization using FTIR and Surface Area Analyzer (SAA). chemical characterization activated natural zeolite used spectrophotometer FTIR showed that functional group such as O-H 3425,69 cm-1 Si-OH or Al-OH 1639,55 cm1 and Si-O-Si or Al-O-Al 1087,89 cm-1 and 794,7 cm-1. Surface area analysis was carried out using Surface Area Analyzer (SAA).The result of characterization using were surface area natural zeolite and activated natural zeolite was 6,376 m2/g and 86,724 m2/g Keywords: Natural Zeolite, Activated Natural Zeolite, FTIR, SAA.
PENGARUH PENAMBAHAN NANOGOLD TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB.) EFFECT OF NANOGOLD ADDITION TOWARD ANTIOXIDANT ACTIVITY OF EXTRACT GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB.) NOVITA SARI, DIA; TAUFIKUROHMAH, TITIK
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan nanogold pada berbagai konsentrasi terhadap aktivitas antioksidan ektrak gambir dan mengetahui konsentrasi nanogold yang terbaik untuk mendukung aktivitas antioksidan ekstrak gambir. Konsentrasi ekstrak gambir yang digunakan adalah 100 ppm dan nanogold konsentrasi 5, 10, 15, 20 dan 25 ppm. Pada penelitian ini dilakukan uji fitokimia senyawa fenolik terhadap gambir dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dengan Spektrofotometer UV-Vis. Pada uji fitokimia menghasilkan bahwa ekstrak gambir positif mengandung senyawa fenolik ditunjukkan dengan terbentuknya warna coklat kehitaman. Pada penelitian ini aktivitas antioksidan ditentukan dengan persentase peredaman radikal bebas. Hasil menunjukkan bahwa penambahan nanogold pada ekstrak gambir memberi pengaruh dalam meningkatkan aktivitas antioksidan. Konsentrasi nanogold terbaik yang mendukung aktivitas antioksidan ekstrak gambir yaitu 25 ppm dan memiliki hasil peredaman radikal bebas terbaik yaitu sebesar 89,89 %. Hasil menunjukkan semakin besar konsentrasi nanogold, semakin besar pula persen peredamannya. Kata Kunci : Ekstrak Gambir, Nanogold, Aktivitas Antioksidan, DPPH, %Peredaman Abstract. The research aims to was to determine the effect of adding nanogold at various concentrations to the antioxidant activity of gambir extract and to know the best concentration for the addition of nanogold which supports gambir extract antioxidant activity. The gambir extrct concentration used was 100 ppm and nanogold concentration 5,10,15,20 and 25 ppm. In this research phytochemical test of phenolic compounds were performed and antioxidant activity test using DPPH method with using UV-Vis spectrophotometer. In phytochemical test resulted gambir extract that the positive extract contain phenolic compounds, shown by the formation of brown black. Antioxidant activity in this research was determined from decrease percentage of free radical. The results showed that the addition of nanogold to gambir extract gave influence in increasing the antioxidant activity. The best nanogold concentration that supports antioxidant gambir extract activity is 25 ppm and has the best result to support that is 89,89 %. This result showed that nanogold concentration, was higher then percentage reduction. Keywords : Gambir extract, Nanogold, Antioxidant activity, DPPH, % Reduction
KARAKTERISTIK SOYGURT HASIL PENAMBAHAN BAKTERI LACTOBACILLUS PLANTARUM B1765 TERENKAPSULASI CHARACTERIZTIC SOYGURT THE RESULTS OF THE ADDITION OF BACTERIA LACTOBACILLUS PLANTARUM B1765 ENCAPSULATED ENDAH PERWITA SARI, YOHANA; RETNO WIKANDARI, PRIMA
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bakteri probiotik pada umumnya ditambahkan dalam produk pangan karena fungsinya yang mampu memberikan keuntungan pada manusia, khususnya dalam sistem saluran pencernaan manusia. Bakteri probiotik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lactobacillus plantarum B1765. Selanjutnya telah dilakukan penelitian tentang karakteristik soygurt hasil penambahan bakteri Lactobacillus plantarum B1765 terenkapsulasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik soygurt dari penambahan bakteri Lactobacillus plantarum B1765 terenkapsulasi terhadap pengujian pH dan pertumbuhan total BAL. Pertama, dilakukan proses enkapsulasi Lactobacillus plantarum B1765 menggunakan teknik emulsifikasi dengan bahan penyalut rumput laut 3% dan minyak nabati yang mengandung 0,2% tween 80. Kedua, pembuatan soygurt yang dibagi menjadi dua perlakuan yaitu sebagai kontrol dan penambahan bakteri terenkapsulasi. Hasil pada soygurt kontrol dengan pH 4 dan pertumbuhan total BAL sebanyak 7,48 log CFU/mL, sedangkan pada soygurt dengan penambahan bakteri terenkapsulasi menghasilkan pH 4,02 dan pertumbuhan total BAL sebanyak 8,35 log CFU/mL. Kata kunci : Enkapsulasi, Lactobacillus plantarum B1765, Soygurt, pH, Total BAL Abstract. Probiotic bacteria generally added in food products because of their functions which can give an advantage in humans , especially in the human gastrointestinal tract . The probiotic bacteria used in this study were Lactobacillus plantarum B1765.The study about soygurt characteriztic of the additional bacteria Lactobacillus plantarum B1765 encapsulated . The purpose of this study was to determine the characteriztic of soygurt from the addition of encapsulated Lactobacillus plantarum B1765 bacteria on pH and total growth of LAB. First, the encapsulation process of Lactobacillus plantarum B1765 was carried out using an emulsification technique with 3% seaweed coating material and vegetable oil containing 0.2% tween 80. Second, the making of soygurt was divided into two treatments, namely as control and addition of encapsulated bacteria. The results on soygurt controls with pH 4 and total LAB growth of 7.48 log CFU / mL, whereas in soygurt with the addition of encapsulated bacteria produced pH 4.02 and total LAB growth of 8.35 log CFU / mL. Keywords: Encapsulation, Lactobacillus plantarum B1765, Soygurt, pH, Total LAB
PENGARUH EDTA TERHADAP AKTIVITAS LISOZIM SEBAGAI ANTIBAKTERI GRAM NEGATIF EFFECT OF EDTA ON LISOZIM ACTIVITY AS A NEGATIVE GRAM ANTIBACTERIAL PERMATA SARI, DESI; HERDYASTUTI, NUNIEK
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Aktivitas antibakteri lisozim terbatas terhadap bakteri strain Gram positif. Untuk meningkatkan pemanfaatan lisozim yang dapat bekerja pada bakteri Gram negatif, dapat dilakukan dengan penambahan EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan larutan EDTA untuk mengubah aktivitas lisozim putih telur bebek menjadi antibakteri pada bakteri Gram negatif. Lisozim diperoleh dari ekstraksi menggunakan silika (SiO2). Penentuan profil protein putih telur bebek yang dilakukan dengan SDS-PAGE menunjukkan adanya pita protein disekitar 10-16 kDa yang diduga terdapat lisozim. Penambahan larutan EDTA dengan konsentrasi 1 mg/mL menunjukkan adanya pengaruh terhadap aktivitas antibakteri ekstrak lisozim. Kata Kunci : Aktivitas antibakteri, EDTA, Lisozim, Putih telur bebek. Abstract. Lysozyme antibacterial activity is limited to Gram positive bacterial strains. To increase lysozyme utilization that can work on Gram negative bacteria, it can be done by adding EDTA. This study aims to determine the effect of the addition of EDTA solution to change the lysozyme activity of duck egg white to antibacterial in Gram negative bacteria. Lysozyme is obtained from extraction using silica (SiO2). Determination of protein profiles of duck egg white carried out with SDS-PAGE showed the presence of protein bands around 10-16 kDa which were thought to be lysozyme. The addition of EDTA solution with a concentration of 1 mg / mL showed an effect on the antibacterial activity of lysozyme extract. Keywords : Antibacterial activity, EDTA, Lysozyme Duck egg white.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN ENZIM PROTEASE DARI ISOLAT LACTOBACILLUS PLANTARUM B1765 TERHADAP KEEMPUKAN DAGING SKRIPSI DIAJUKAN KEPADA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN PENYELESAIAN PROGRAM SARJANA KIMIA OLEH :I GUSTI NGURAH AGUNG OKA DHANA14030234037 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN KIMIAPROGRAM STUDI S1 KIMIA 2018 GUSTI NGURAH AGUNG OKA DHANA, I; RETNO WIKANDARI, PRIMA
Unesa Journal of Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH KONSENTRASI ENZIM PROTEASE DARI ISOLAT Lactobacillus plantarum B1765 TERHADAP KEEMPUKAN DAGING Nama : I Gusti Ngurah Agung Oka Dhana NIM : 14030234037 Program Studi : S-1 Jurusan : Kimia Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Prima Retno Wikandari, M.Si Daging merupakan bagian yang tersusun oleh serat-serat sejajar otot dan melekat pada tulang manusia dan hewan yang memiliki tekstur padat kuat. Selama ini masyarakat dalam mengempukan daging menggunakan enzim papain dan bromelain dari getah papaya dan nanas yang merupakan enzim protease. Pada penelitian ini dipelajari potensi enzim protease yang diisolasi dari bakteri asam laktat L.plantarum B1765 sebagai alternatif dalam pengempukan daging. Keempukan daging diuji menggunakan penetrometer dan dianalisis statistik anova satu arah untuk mengetahui pengaruh Konsentrasi enzim protease 0.25%, 0.50%, 0.75%, dan 1% selama waktu perendaman 30 menit. Ada pengaruh konsentrasi enzim protease terhadap keempukan daging yang ditunjukkan dengan p > 0.05. Semakin tinggi konsentrasi enzim protease dan lama waktu perendaman yang digunakan, maka semakin tinggi nilai keempukan daging. Hasil uji keempukan daging menunjukkan nilai keempukan daging tertinggi dengan lama waktu perendaman 30 menit yaitu konsentrasi enzim protease 1% sebesar 8.0 mm/g/10 s, konsentrasi enzim protease 0.75%, 0.50%, 0.25% menghasilkan nilai keempukan daging berturut-turut sebesar 6.9 mm/g/10 s, 5.8 mm/g/10s, 5.3 mm/g/10 s. Kata kunci : L.plantarum B1765, Pengempukan Daging, Protease. ABSTRACT THE INFLUENCE OF PROTEASE ENZYME CONCENTRATION FROM Lactobacillus plantarum B1765 ISOLATE TO MEAT TENDERNESS. Name : I Gusti Ngurah Agung Oka Dhana Registration Number : 14030234037 Study Programme : Bachelor of Chemistry Department : Chemistry Faculty : Mathematics and Natural Science Institution : Universitas Negeri Surabaya Supervisor : Dr. Prima Retno Wikandari, M.Si Meat is composed of parallel fibers of the muscle and attached to the bones of humans and animals that has a strong solid texture. In general, people use the proteace papain and bromelain enzyme of papaya and pineapple latex. This reaseatch studied the potential of protease enzymes from lactic acid bacteria L.plantarum B1765 isolated as an alternative for meat tenderness. Meat tenderness was tested using a penetrometer and one-way ANOVA statistical analysis to determine the effect of protease enzyme concentrations of 0.25%, 0.50%, 0.75%, and 1% during soaking time 30 minutes. There is an effect of protease enzyme concentration on meat tenderness as indicated as big as p> 0.05. The highest the concentration of protease enzymes and the soaking time, then the higher the value of meat tenderness. Meat tenderness test results showed the highest meat tenderness value with 30 minutes soaking time that is 1% protease enzyme concentration as big as 8.0 mm / g / 10 s, protease enzyme concentration of 0.75%, 0.50%, 0.25% resulting in meat tenderness values of 6.9 mm / g / 10 s, 5.8 mm / g / 10s, 5.3 mm / g / 10 s respectively. Keyword : L.plantarum B1765, Meat Tenderness, Proteace.

Page 1 of 1 | Total Record : 8