cover
Contact Name
Dina Kartika Maharani
Contact Email
dinakartika@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ujc@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Unesa Journal of Chemistry
  • unesa-journal-of-chemistry
  • Website
ISSN : -     EISSN : 22528180     DOI : -
UNESA Journal of Chemistry is published online by the Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University, located at Jl Ketintang, Surabaya, East Java, Indonesia. 60231. Published 3 times a year (January, May and September) Aims and Scope: UNESA Journal of Chemistry is online Journal covering all aspects of Chemistry. The journal publishes original research paper and review articles.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Volume 1, Number 1, 2012" : 19 Documents clear
RASIONALISASI JALUR SINTESIS LAEVIFONOL DARI TRANS-RESVERATROL DENGAN MENGGUNAKAN TEORI FUNGSIONAL KERAPATAN (DFT) (THE RATIONALIZATION OF SYNTHESIS PATHWAY LAEVIFONOL FROM TRANS- REVERATROL WITH DENSITY FUNCTIONAL THEORY) ZAINUR RAHMAN, AHMAD Zainul
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Usulan jalur sintesis laevifonol dari trans-resveratrol yang diungkapkan berdasarkan hasil isolasi dan karakterisasi di laboratorium telah diuji secara komputasi untuk melengkapi landasan teori bagi kompleksitas jalur tersebut. Pendekatan komputasi dilakukan dengan Teori Fungsional Kerapatan (DFT) untuk mengetahui rasionalisasi model-model jalur sintesis laevifonol dari trans-resveratrol. Komputasi dilakukan menggunakan teori DFT (B3LYP) dengan basis set 6-31G. Penelitian mengusulkan usulan jalur yang rasional dengan perbaikan pada konformasi intermediet-1 dan intermediet-2. Hasil perhitungan energi aktivasi dari setiap tahapan pada jalur sintesis tersebut menunjukkan bahwa pada struktur intermediet-1 didapatkan energi aktivasi sebesar 3261,006 kj/mol dan pada struktur intermediet-2 didapatkan energi aktivasi sebesar 4362,4743 kj/mol. Pemilihan struktur intermediet dilakukan pada struktur yang memiliki harga energi aktivasi paling kecil dikarenakan secara teori bahwa semakin kecil harga energi aktivasi maka reaksi tersebut akan lebih cepat dan mudah terjadinya reaksi. Kata kunci: Jalur sintesis laevifonol, Teori Fungsional Kerapatan (DFT), trans-resveratrol. Abstract. Proposed of synthesis laevifonol from trans-resveratrol pathway unfolded by the isolation result and characterization at laboratory have been tested according to computation to equip theory basement for pathway complexity. Approach computation is done with Density Functional Theory (DFT) to determine the rationalization of the synthesis pathway models of laevifonol from trans-resveratrol. Computation performed using DFT theory (B3LYP) with 6-31G basis set. The study proposes a rational pathway to the proposed with reparation to the conformation intermediate-1 and intermediate-2. The results of calculation for the activation energy in each stage of the synthesis pathway is shown that the structure of intermediate-1 obtained activation energy of 3261.006 kJ/mol and the structure of intermediate-2 obtained activation energy of 4362.4743 kJ/mol. The selection made ??on the structure of the intermediate which has the smallest activation energy value caused by theoretically that the smaller activation energy value make the reaction will be faster and easier. Key word: Synthesis pathway of laevifonol, Density Functional Theory (DFT), trans-resveratrol.
SENYAWA TRITERPEN DARI EKSTRAK KLOROFORM KULIT BATANG TUMBUHAN AGLAIA ODORATISSIMA BLUME DAN UJI BIOAKTIVITAS INSEKTISIDANYA (TRITERPENE COMPOUND OF CHLOROFORM EXTRACT AGLAIA ODORATISSIMA BLUME’S STEM BARK AND INSECTICIDE BIOACTIVITY TEST) CHOTIMATUL RIZKA, RINANTY
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Aglaia odoratissma Blume merupakan salah satu tumbuhan dari famili Meliaceae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur molekul senyawa yang terkandung dalam kulit batang tumbuhan  Aglaia odoratissma Blume serta menguji bioaktivitas insektisida isolat dan ekstrak kloroform kulit batang tumbuhan ini. Penentuan struktur molekul dilakukan dengan metode isolasi dan identifikasi. Isolasi dimulai dengan ekstraksi serbuk kering kulit batang tumbuhan dengan pelarut kloroform. Ekstrak kloroform yang dihasilkan difraksinasi menggunakan metode Kromatografi Cair Vacum (KCV), Kromatografi Kolom Gravitasi (KKG), rekristalisasi dan selalu dimonitor dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Identifikasi isolat dilakukan melalui analisis menggunakan spektroskopi UV-Vis, IR dan GC-MS, serta membandingkannya dengan data yang telah dilaporkan untuk senyawa yang bersesuaian, dan diduga hasilnya adalah suatu senyawa triterpenoid jenis dammaran (dammaradienone) yaitu (8R, 10R, 14R)-4,4,8,10,14-pentamethyl-17-(6-methylhepta-1,5-dien-2-yl)tetradecahydro-cyclopenta [?] penanthren -3-one. Uji bioaktivitas insektisida terhadap ulat grayak (Spodoptera litura Farb.) memberikan nilai LC50 untuk 24, 48, dan 72 jam setelah perlakuan berturut-turut untuk ekstrak kloroform (EKAO) adalah 1258,678 mg/L, 987,1315 mg/L, dan 695,5272 mg/L. Sedangkan untuk isolat adalah 99,2473 mg/L; 87,1307 mg/L; dan 74,7889 mg/L. Kata Kunci : Aglaia odoratissima Blume, Meliaceae, triterpen, bioaktivitas insektisida   Abstract.Aglaia odoratissma Blume is an plant of the Meliaceous family. The aim of this research is to identify the molecular structure of compounds contained in the stem bark of the Aglaia odoratissma Blume plant and to examine  the insecticidal bioactivity of isolate and chloroform extract of this plant. Determination of structure molecular was done by using isolation and identification methods. Isolation process was initiated with extraction on dried powder of the plant?s stem bark with chloroform. Chloroform extract was fractionated by Vacuum Liquid Chromatography (VLC), Gravitational Column Chromatography (GCC),  recrystallization, and always monitored by Thin Layer Chromatography (TLC). Isolat identification process was analyzed by spectroscopic data including UV-Vis, IR, and GC - MS, and comparing with spectroscopic data of  related compounds that had been reported, the result is a triterpenoid of dammaran type, mainly:(8R,10R,14R)-4,4,8,10,14-pentamethyl-17-(6-methylhepta-1,5-dien-2-yl)tetradecahydro-cyclopenta[?]penanthren-3-one. Bioactivity of insecticide test toward Spodoptera litura Farb. gave the LC50 value for 24, 48, and 72 hours after treatments for chloroform extract are 1258,678 mg/L; 987,1315 mg/L; and 695,5272 mg/L. Meanwhile for the isolate are 99,2473 mg/L; 87,1307 mg/L; dan 74,7889 mg/L. Key words : Aglaia odoratissima Blume, Meliaceae, triterpene, insecticide bioactivity
PENGARUH SUHU POLIMERISASI L-ASAM LAKTAT MELALUI METODE RING OPENING POLYMERIZATION (ROP) TERHADAP KARAKTERISTIK POLYLACTIC ACID (PLA) (POLYMERIZATION TEMPERATURE EFFECT OF L-LACTIC ACID BY ROP METHOD ON PLA CHARACTERISTICS) ULYA, MINHATUL
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu polimerisasi terhadap karakteristik PLA yang meliputi viskositas, massa molekul, dan titik leleh. Viskositas  PLA diukur menggunakan viskometer Ostwald sehingga didapatkan viskositas intrinsik yang dapat dihubungkan melalui persamaan Mark-Houwink-Sakurada untuk mendapatkan massa molekul PLA. Titik leleh PLA dianalisis dengan  Differensial Scanning Calorimetry (DSC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu  polimerisasi L-asam laktat melalui metode ring opening polymerization (ROP) berpengaruh terhadap viskositas dan massa molekul PLA. Viskositas dan massa molekul PLA meningkat seiring dengan suhu polimerisasi yang semakin besar hingga mencapai suhu polimerisasi 140°C, kemudian terjadi penurunan pada suhu polimerisasi 160°C. Titik leleh PLA pada suhu polimerisasi 100°C, 120°C, 140°C, dan 160°C berturut-turut 157,82°C, 157,91°C, 164,41°C dan 161,97°C. Kata kunci      : PLA, viskositas, massa molekul, titik leleh. Abstract. The purpose of the research is to determine the effect of polymerization temperature on the characteristics of the PLA, including viscosity, molecular weight and melting point. PLA viscosity was measured using Ostwald viscometer, so the intrinsic viscosity which obtained could be connected with the Mark-Houwink-Sakurada equation to obtain the molecular weight of PLA. The melting point of PLA were analyzed with Differential Scanning Calorimetry (DSC). The result showed that polymerization temperature of L-lactic acid by ring opening polymerization (ROP) method influence to viscosity and molecular weight of PLA. Viscosity and molecular weight of PLA increased by  increasing polymerization temperature until reach polymerization temperature 140°C, then appear decreasing polymerization temperature at 160°C. Melting point of PLA at polymerization temperature 100°C, 120°C, 140°C and 160°C respectively 157.82°C, 157.91°C, 164.41°C and 161.97°C. Keywords: PLA, viscosity, molecular weight, melting point
SENYAWA STEROID DARI EKSTRAK KLOROFORM KULIT BATANG TUMBUHAN TOONA SINENSIS (A.JUSS) ROEM DAN UJI BIOINSEKTISIDA (STEROID COMPOUND IN CHLOROFORM EXTRACT OF TOONA SINENSIS (A.JUSS) ROEM AND BIOINSECTICIDAL TEST) EKA ARI PUTRI, WINDA Eka Ari
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Toona sinensis (A.Juss) Roem merupakan salah satu spesies tumbuhan genus Toona dan famili Meliaceae yang banyak tumbuh di daerah subtropis dan tropis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan struktur molekul senyawa metabolit sekunder dari ekstrak kloroform kulit batang tumbuhan Toona sinensis (A.Juss) Roem. Penentuan struktur molekul dilakukan dengan metode isolasi dan identifikasi. Isolasi dimulai dengan ekstraksi serbuk kering kulit batang tumbuhan tersebut dengan pelarut kloroform. Ekstrak kloroform difraksinasi menggunakan metode Kromatografi Cair Vakum (KCV), Kromatografi Kolom Gravitasi (KKG), dan selalu dimonitor dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Identifikasi isolat dilakukan melalui analisis menggunakan spektroskopi UV-Vis, IR, dan GC-MS. Dan hasilnya adalah suatu senyawa golongan kolestan yaitu ?-sitosterol. Uji bioinsektisida pada ekstrak kloroform kulit batang tumbuhan Suren (EKS) terhadap ulat grayak memberikan nilai LC50 untuk 24, 48, dan 72 jam setelah pemaparan berturut-turut untuk ekstrak adalah 1373,013; 614,605 dan 235,803 mg/L. Sedangkan untuk isolat (IKS) adalah 151,937; 81,899  dan 47,241 mg/L. Kata kunci : Toona sinensis.(A.Juss) Roem, steroid, bioinsektisida Abstract. Toona sinensis (A.Juss) Roem is one of plant species in Toona genus and Meliaceae family which are growth in subtropical and tropical area. The purpose of this research is to determine the structure of secondary metabolite contained in chloroform exctract of Toona sinensis (A.Juss) Roem?s stem bark Determination of molecular structure was done using isolation and identification methods. Isolation process was initiated with extraction on dried powder of stem bark of the plant with chloroform. Chloroform extract then was fractionated by Vacuum Liquid Chromatography (VLC), Gravitational Column Chromatography (GCC) and always monitored by Thin Layer Chromatography (TLC). Identification process was analyzed by spectroscopic data including UV-Vis, IR, and GC-MS. And it have been obtained a cholestan group, namely ?-sitosterol. Result of extract insecticide (EKS) showed the LC50 value for 24, 48, and 72 hours respectively were 1373,013; 614,605 and 235,803 mg/L And isolate insecticide (IKS) LC50 value were 151,937; 81,899  and 47,241 mg/L. Key words : Toona sinensis.(A.Juss) Roem, steroid, bioinsecticide
POTENSI BIOAKTIVITAS INSEKTISIDA DARI EKSTRAK KLOROFORM TUMBUHAN API-API JAMBU (AVICENNIA MARINA) (POTENTIAL BIOACTIVITY INSECTICIDE OF CHLOROFORM EXTRACT OF PLANT API-API JAMBU (AVICENNIA MARINA)) MAWADDAH, WILDANUL
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk uji bioaktivitas insektisida dari ekstrak kloroform tumbuhan Api-api Jambu (Avicennia marina). metode yang digunakan adalah metode semprot yang mengarah pada racun perut dan racun kontak. Uji ini menggunakan 7 variasi kosentrasi (0, 200, 400, 800, 1600, 3200, dan 6400 mg/L) dan dilakukan 4 kali pengulangan, dengan ulat Grayak Spodoptera Littura sebagai serangga target. Nilai LC50 ditentukan dengan analisis probit menggunakan program minitab 14 for windows, dan dihasilkan nilai LC50 untuk 24, 48, dan 72 jam setelah perlakuan masing-masing ekstrak kloroform adalah 9660,6 mg/L, 7783,1 mg/L, dan 5042,1 mg/L. Kata kunci : Bioaktivitas, Avicennia marina, kloroform Abstract. the aims of the research is to test bioactivity insecticide of chloroform extract of the plant of the plant Api-api Jambu (Avicennia marina). the research used spraying method that refers to stomach poison and contact poison. The test used 7 concentrations (0, 200, 400, 800, 1600, 3200, dan 6400 mg/L) and repetitions was performed 4 times, with caterpillar Grayak Spodoptera littura as the target insect. Value LC50 was determined by using probit analysis program minitab 14 for windows and resulted value LC50 for 24, 48, and 72 hours after treatment to give respectively chloroform extract was 9660,6 mg/L, 7783,1 mg/L, dan 5042,1 mg/L. Key words : bioactivity, Avicennia marina, chloroform
PEMANFAATAN MEMBRAN KITOSAN-SILIKA UNTUK MENURUNKAN KADAR ION LOGAM PB(II) DALAM LARUTAN (UTILIZATION OF CHITOSAN-SILICA TO REDUCE PB(II) ION LEVELS IN SOLUTION) YUNIANTI, SHOFIYAH
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan membran kitosan-silika untuk menurunkan kadar ion logam Pb(II) dalam larutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik membran kitosan-silika dan kinerja membran untuk menyaring ion logam Pb(II) dalam larutan Pb(NO3)2. Membran kitosan-silika dibuat dengan variasi konsentrasi kitosan 0,25%; 0,5%; 1%; 2%; 3% dan konsentrasi silika 0,004 M.. Uji karakteristik membran meliputi uji swelling, uji sifat mekanik, uji morfologi membran, dan analisa gugus fungsi. Uji kinerja membran terhadap ion Pb(II) dilakukan dengan proses filtrasi larutan Pb(NO3. Dari hasil uji swelling dan uji sifat mekanik didapatkan membran yang memiliki karakteristik terbaik yaitu membran kitosan-silika 3% Analisa gugus fungsi menunjukkan bahwa membran kitosan-silika 3% mengalami pergeseran, penurunan atau peningkatan bilangan gelombang, serta ditemukan gugus fungsional baru yang menunjukkan adanya gugus silika pada membran. Membran kitosan-silika 3% mampu menyaring ion logam Pb(II) dengan koefisien rejeksi paling besar yaitu 26,84%. Analisa SEM secara umum menunjukkan bahwa membran kitosan-silika mempunyai morfologi permukaan yang rapat dan halus. Kata kunci: membran kitosan-silika, filtrasi, ion logam Pb(II), koefisien rejeksi Abstract. The study about utilization of chitosan-silica membranes to reduce Pb(II) ion levels in solution has been done. The purpose of this study was to determine the characteristics of chitosan-silica membrane and its performance to filter out the Pb(II) ion in solution of Pb(NO3)2. Chitosan-silica membranes were prepared by varying concentration of chitosan 0.25%, 0.5%, 1%, 2%, 3% and the silica concentration 0.004 M. The characteristics of membrane were analized by swelling test, mechanical test, morphology test, and functional group test. The performance of membrane on Pb(II) ion was analized by filtration of Pb(NO3)2 solution. Based on the swelling test and mechanical test, it can be concluded that chitosan-silica 3% has the best characteristics. The functional groups of chitosan-silica membrane 3% showed that there was a shift, a decrease or increase of wavenumber, and there was new functional groups found, indicated the functional group of silica in membrane. The chitosan-silica membrane 3% has capability to filter Pb(II) ion in solution with coefficient rejection is 26,84%. The analysis SEM generally showed that the membrane morphology of chitosan-silica looks tight and smooth surface. Key words: chitosan-silica membrane, filtration, Pb(II) ion, coefficient of rejection
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA TERPEN DARI EKTRAK KULIT BATANG AGLAIA ODORATA LOUR (MELIACEAE) (ISOLATION AND IDENTIFICATION OF TERPENE COMPOUNDS FROM THE BARK OF THE PLANT EXTRACT AGLAIA ODORATA LOUR (MELIACEAE)) HARTANTO, SATRIO
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur molekul senyawa terpen hasil isolasi dari ektrak kulit batang tumbuhan pacar cina (Aglaia odorata Lour). Penelitian dilakukan di Laboratorium Penelitian Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. Metode yang digunakan dalam ektraksi adalah maserasi. Pemisahan senyawa dengan metode KCV, KKG, KKT, dan KLT-P. Diperoleh Isolat_I yang belum murni. Selanjutnya pada Isolat_I dimurnikan dan dilakukan identifikasi melalui spektroskopi IR, UV-Vis dan GC-MS. Dari hasil analisis diperoleh 3 senyawa terpen diduga  jenis seskuiterpen yaitu, Humulen Epoksi II m/z 147; bisiklik seskuiterpen m/z 205 dan ?-santalan-seskuiterpen m/z 279.   Kata kunci: Aglaia odorata, Meliaceae, Terpen Abstract. The study aims to determine the molecular structure of the terpene compound isolated from the bark of the plant extract Pacar Cina (Aglaia odorata Lour). The study was conducted at the Research Laboratory of the Department of Chemistry Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Surabaya. The method used in the maceration extraction. Separation of compounds by the method of KCV, KKG, KKT, and TLC-P. Isolat_I who have not obtained pure. Next on Isolat_I purified and identified by IR spectroscopy performed, UV-Vis and GC-MS. From the results obtained by analysis of three terpene compounds are thought to type sesquiterpene, Humulen Epoxside II m/z 147; bicyclic sesquiterpene m/z 205 and ?-santalan-sesquiterpene m/z 279. Keywords: Aglaia odorata, Meliaceae, Terpenes
AKTIVITAS ENZIM AMILASE RATTUS NORVEGICUS PADA DIET TINGGI SERAT PANGAN : VARIASI PH DAN LAMA PEREBUSAN (AMYLASE ENZYME ACTIVITY RATTUS NORVEGICUS ON A DIET HIGH IN FIBER FOOD: VARIATION OF PH AND BOILING TIME) MAHARDIKA NINGRUM, SESILIA
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh pH dan lama perebusan terhadap kadar komponen serat pangan kacang panjang, (2) pengaruh pakan tinggi serat pangan kacang panjang variasi pH dan lama perebusan terhadap aktivitas amilase duodenum dan pankreas hewan coba. Sampel penelitian adalah kacang panjang varietas hijau super dan hewan coba Rattus norvegigus sebanyak 45 ekor. Hewan coba dibagi menjadi 8 kelompok pakan perlakuan dan 1 kelompok pakan standar. Pakan perlakuan tinggi serat pangan mengandung kacang panjang variasi pH dan lama perebusan(pH7-LP0?; pH7-LP5?; pH7-LP20?; pH7-LP35?; pH3-LP0?; pH3-LP5?; pH3-LP20?;dan pH3-LP35?). Masa pemberian pakan selama 48 hari. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penurunan pH dan peningkatan lama perebusan tidak berpengaruh terhadap kadar pektin,  hemiselulosa, dan selulosa, namun meningkatkan kadar lignin. (2) Penurunan pH dan peningkatan lama perebusan meningkatkan aktivitas amilase baik duodenum maupun pankreas hewan coba. Aktivitas amilase duodenum maupun pankreas yang mendekati pakan standar terdapat pada perlakuan pH 7 dan lama perebusan 35 menit yaitu untuk aktivitas amilase duodenum 0,0288 U/mL dan aktivitas amilase pankreas 0,0445 U/mL; aktivitas amilase kelompok pakan standar duodenum adalah 0,0228 U/mL sedangkan pankreas adalah 0,0402 U/mL).   Kata-kata kunci: kadar komponen serat pangan, amilase, pH, lama perebusan   Abstract. The aim of the research is to determine (1) to know the effect of pH and long boiling dietary fiber component percentage string bean (2) to know the effect of feed food in dietary fiber variation of pH and long boiling string bean of duodenal and pancreatic amylase activity of Rattus norvegicus. Sample research is string beans green varieties super and Rattus norvegicus by as much 45. Animal trials are divided into 8 groups of feed treatment and group 1 standard. Food treatment feed containing string bean variation of pH and long boiling (pH7-LP0?; pH7-LP5?; pH7-LP20?; pH7-LP35?; pH3-LP0?; pH3-LP5?; pH3-LP20?;dan pH3-LP35?). Feeding time for 48 days. The results showed (1) Decrease the pH and increasing long boiling does not affect levels of pectin, cellulose, hemicellulose, and increase levels of lignin, however. (2) a decrease pH and increasing long boiling increase the activity of amylase in duodenal and pancreatic Rattus novergicus. Amylase of activity in duodenal and pancreatic approaching the feed standards contained on the treatment of pH 7 and long boiling 35 minutes to amylase activity of duodenal 0,0288 U/mL and pancreatic amylase activity of 0,0445 U/mL; amylase activity feed includes standard groups in duodenal is 0,0228 U/mL, while the pancreas is 0,0402 U/mL).   Key words: dietary fiber component percentage, amylase, pH, long boiling
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BAGIAN BATANG TUMBUHAN PAKU NEPHROLEPIS RADICANS (BURM.) KUHN (ACTIVITIES ANTIOXIDANT METHANOL PLANT EXTRACT NAILS NEPHROLEPIS RADICANS (BURM.) KUHN) DAYANTI, RINI
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kandungan kimia dalam ekstrak metanol bagian batang tumbuhan paku Nephrolepis radicans serta menentukan aktivitas antioksidannya. Uji kandungan kimia dilakukan menggunakan pereaksi Liebermann-Burchard untuk triterpenoid dan steroid, pereaksi Mayer, Dragendorf, dan Wagner untuk alkaloid, tes Forth untuk saponin, pereaksi FeCl3 untuk senyawa fenolik dan tes Shinoda untuk flavonoid. Aktivitas antioksidan ekstrak ditentukan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak metanol tumbuhan paku Nephrolepis radicans mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, fenolik, dan flavonoid. Sementara itu aktivitas antioksidan ekstrak tersebut tergolong kuat dengan  nilai IC50 sebesar 107,9447 ppm.   Kata-kata kunci: Nephrolepis radicans, tumbuhan paku,  aktivitas antioksidan   Abstract. The aims of research are to know the chemical constituents of methanol extract of  the Nephrolepis radicans?s stem and determine its antioxidant activity . The chemical constituent test were conducted using the Liebermann-Burchard reagent for triterpenoid and steroid; Mayer, Dragendorf, and Wagner reagent for alkaloid, Forth test for saponin, FeCl3 reagent for phenolic compound, and Shinoda test for flavonoid. The antioxidant activity of extract was determined by the DPPH method using the UV-Vis spectrophotometer. The results of qualitative tests showed the methanol extract of Nephrolepis radicans contained alkaloid, phenolic compound, and flavonoid. While it had the strong antioxidant activity with the IC50 values ??of 107.9447 ppm. Key words: Nephrolepis radicans, fern, antioxidant activity
AKTIVITAS ANTIBAKTERI SENYAWA FLAVONOID DARI TUMBUHAN PAKU PERAK (PITYROGRAMMA CALOMELANOS) (ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF FLAVONOID COMPOUND FROM SILVER FERN (PITYROGRAMMA CALOMELANOS) ) JULITA, NURMA
Unesa Journal of Chemistry Volume 1, Number 1, 2012
Publisher : Unesa Journal of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri senyawa flavonoid dari ekstrak etil asetat bagian aerial  tumbuhan paku perak (Pityrogramma calomelanos). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, pemisahan dengan teknik kromatografi, pemurnian dengan rekristalisasi, penentuan struktur molekul dengan metode spektroskopi.  Aktivitas antibakteri isolat flavonoid terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dilakukan dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat flavonoid yang diperoleh adalah 2?,6?-dihidroksi-4?-metoksi dihidrocalkon. Isolat tersebut menunjukkan aktivitas antibakteri dengan kategori sedang terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan zona hambatan masing-masing 18,43 mm dan 18,70 mm. Kata-kata kunci: Pityrogramma calomelanos, flavonoid, antibakteri, Staphylococcus aureus, Escherichia coli.   Abstract. The aim of research is to know the antibacterial activity of flavonoid from ethyl acetate extract of  silver fern (Pityrogramma calomelanos). Extraction was carried out by maceration, separation by chromatography techniques, purification by recrystallization, determination of molecular structure by spectroscopic method. While antibacterial activity of isolat against Staphylococcus aureus and Escherichia coli were determined using paper disk diffusion method. The results of research showed that flavonoid isolat obtained was identified as 2?,6?-dihydroxy-4?-methoxy dihydrochalcon. It showed antibacterial activity in middle category with zone of inhibition of 18.43 mm and 18.70 mm, respectively. Keywords: Pityrogramma calomelanos, flavonoid, antibacterial activity, Staphylococcus aureus, Escherichia coli.  

Page 1 of 2 | Total Record : 19