cover
Contact Name
Baskoro Suryo
Contact Email
banindro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ars@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ARS: Jurnal Seni Rupa Dan Desain
ISSN : 18297412     EISSN : 25807374     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
ARS merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang seni rupa dan desain. Jurnal ini terbit 3 kali setahun dengan 6 artikel setiap edisi yang jatuh pada bulan Januari - April, Mei - Agustus, September - Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019" : 6 Documents clear
STUDI PERUBAHAN DESAIN TATA LETAK SURAT KABAR HARIAN “KOMPAS” TAHUN 1965 – 2015 Clara Victoria Padmasari
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.22 KB) | DOI: 10.24821/ars.v22i3.2523

Abstract

Surat kabar KOMPAS adalah raksasa media cetak yang terbit secara berkala dan merupakan salah satu surat kabar yang telah lama berdiri di Indonesia. Dari awal terbit, yakni tahun 1965 hingga tahun 2015, surat kabar ini telah mengalami perubahan desain, baik yang signifikan maupun yang berevolusi. Perubahan desain tentunya memiliki alasan, karena surat kabar yang terbit setiap hari telah membentuk citra surat kabar terhadap pembacanya. Surat kabar harus bertahan di tengah gempuran kemajuan teknologi, maka ia harus beradaptasi dengan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang telah berubah maupun bagaimana perubahan tersebut dapat terjadi. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis sekaligus pendekatan analisis konten. Hasil penelitian ini berupa pemaparan perkembangan surat kabar harian KOMPAS dari tahun 1965 hingga 2015 dengan menjelaskan alasan di balik perubahan tersebut.Kata kunci : perubahan, surat kabar, tata letak
EKSPERIMENTASI TEKSTUR SILIKA DALAM PENCIPTAAN LUKISAN I Gede Arya Sucitra
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.223 KB) | DOI: 10.24821/ars.v22i3.3029

Abstract

Penciptaan lukisan secara tekstural membutuhkan pemahaman mengenai kelebihan dan kekurangan material padat yang akan digunakan maupun chemistrycampuran bahan kimia yang dilakukan dalam pengolahan berbagai material eksperimennya.penulis akan melakukan eksplorasi eksperimentasi karakterkekayon Bali dengan material padat yakni pasir silika yang nantinya akan memperkaya corak ornamentik melalui kesan teksturalnya. Adapun penelitian ini bertujuan untuk merealisasikan gagasan estetik mengenai eksperimen potensi artistik dari kolaburasi wujud artefak tradisional melalui elemen material padat pasir silika sesuai dengan pengalaman empiris kreativitas dalam wujud pengembangan teknik dan bahan melalui lukisan.Hasil formulasi tekstur dalam penciptaanini harus dapat dipastikan memiliki kekerasan yang baik dan daya tahan lama sehingga tidak mudah pecah, mengelupas, jamuran maupun memudarkan warna.Hasilnya, corak kekayon Bali yang diaplikasikan dengan tekstur nyata pasir silika akan menambah karakter ornamentiknya. Selain juga tekstur akan menghadirkan unsur-unsur spontan dan alami terutama pada pola kontur tebal, kasar, dan pewarnaan transparan.Eksplorasi medium melalui eksperimentasi menjadi cara untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan baru dan inovatif yang lebih segar dan kelak menimbulkan personalitaspenciptaan yang khassesuai dengan karakter dasar medium tersebut.
KREATIVITAS YANG “LAIN” IDENTIFIKASI KARYA RADEN SALEH DAN BASOEKI ABDULLAH PADA LUKISAN SENIMAN MODERN Amir Hamzah
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1727.33 KB) | DOI: 10.24821/ars.v22i3.2758

Abstract

Seniman modern Jawa Raden Saleh dan Basoeki Abdullah memilih melukis secara modern menghadapkan problem kultural dalam penciptaanya. Terdapat keyakinanbahwa melukis orisinalitas seorang seniman modern menjadi tuntutan utama, membuat karya yang baru sebagai bentuk kreatifitas yang berkepribadian, mereka juga melakukan kreatifitas denganmengidentifikasi terhadap karya yang sudah ada dianggap memiliki nilai yang negatif.Kita dapat memandangnya sebagai bentuk kreatifitas “lain” dari seni rupa modern. Sebagai agen yang menghadapi struktur kreatifitas mereka ditelaah dalam habitus, modal dan arena yang mereka jalani.
ANALISIS ISI TEKS PENGANTAR KURATORIAL MIKKE SUSANTO ANTARA TAHUN 2000-2017 Trisna Pradipta Putra
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.247 KB) | DOI: 10.24821/ars.v22i3.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan isi komunikasi kurator dalam teks pengantar kuratorial.  Dari 110 pameran yang dikurasi Mikke Susanto, dipilih 10 pameran yang dinilai mewakili seluruh teks pengantar kuratorial yang peenah dibuat.  Berdasadkan analisis isi terhadap 10 teks pengantar kuratorial karya Mikke Susanto, ditemukan bahwa setidaknya terdapat enam poin informasi utama yang disampakan yaitu:  1) Latar belakang; 2)Tujuan & Manfaat diselenggarakanya pameran; 3)Konsep pameran; 4)Seniman yang terlibat; 5)Karya yang dipamerkan; 6)Proses kreatif penyelenggaraan pameran. Hasil penelitian ini, diharapkan mampu berkontribusi sebagai salahsatu referensi dalam proses pembelajaran mahasiswa untuk menyusun teks pengantar kuratorial. Hasil analisis ini juga dapat menjadi salahsatu referensi pengembangan bahan ajar Mata Kuliah Kuratorial. 
PENGELOLAAN LUKISAN-LUKISAN KOLEKSI MUSEUM ISTANA KEPRESIDENAN YOGYAKARTA Khoirul Anam
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.946 KB) | DOI: 10.24821/ars.v22i3.2531

Abstract

Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta merupakan salah satu lembaga yang merawat dan mengelola benda seni di bawah Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.Lukisan-lukisan koleksi di dalamnyamemiliki nilai sejarah dan seni yang sebagian besar dikoleksiolehPresiden pertama, Sukarno.Warisan tersebut memiliki potensi yang sangat besar bagi masyarakat, namun minimnya ilmu pengetahuan tentang pengelolaan koleksi museum membuat pengelolaan dan penyampaian nilai koleksi dinilai kurangoptimal.Penelitian ini bertujuan untukmengkaji dan memperoleh pemahaman yang benar serta mendalam, tentang pengelolaan lukisan-lukisan koleksi museum.Metode pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif. Adapun pengumpulan data dilakukan denganpengamatan dan pendokumentasian langsung terhadap pengelolaan lukisan-lukisan koleksi, mempelajari dan mencatat data dari berbagai sumber. Penelitian ini menggunakan landasan teori tentang pengelolaan koleksi museum yang meliputi struktur organisasi, pengadaan koleksi, pendataan, penyajian, pengamanan dan pemeliharaan koleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan koleksi museum ini,mempunyai struktur organisasi museum yang tidak seperti organisasi museum yang lain, seperti memiliki kepala museum dan jajarannya, museum hanya memiliki pengelola. Perbedaan ini dinilai menyebabkan kurang optimalnya pengelolaan koleksi. Adapun untuk pengalihan risiko dengan menggunakan asuransi belum dilakukan pengelola, namun di sisi lain secara menyeluruh, pengelolaan koleksi yang meliputi; pengadaan koleksi, pendataan, penyajian, pengamanan dan pemeliharaan koleksi berada dalam taraf baik.
KERUSAKAN ALAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN SENI LUKIS Camelia Mitasari Hasibuan
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 22, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.796 KB) | DOI: 10.24821/ars.v22i3.2950

Abstract

Proses pembuatan karya dengan tema dan konsep kerusakan alam ini berdasarkan pengalaman pribadi yang dialami, pengamatan, dan pengumpulan referensi-referensi mengenai kerusakan alam yang terjadi. Melalui karya-karya tersebut, diharapkan pesan mengenai kerusakan alam seperti penebangan illegal hutan, pembunuhan hewan langka, pencemaran lingkungan dan dampak negatif lainnya yang ditimbulkannya dapat tersampaikan kepada apresiator karya. Karya-karya       lukisan dua dimensional dalam artikel ini menggambarkan fenomena kerusakan alam yang difantasikan tidak secara nyata namun dilukiskan secara  logika (realistik). Aliran Seni yang digunakan untuk melukiskan tema tersebut adalah Surrealisme, sehingga objek sering tampil  dengan tidak  logis  dan imajinatif seakan-akan melukis alam mimpi saja. Aliran  Surrealisme  figuratif dan  Surrealisme  murni/photografik dipilih karena aliran ini dapat menampilkan visual fenomena kerusakan alam dalam lukisan dengan bebas berimajinasi dan berfantasi, sehingga dapat lebih menggugah perasaan mengenai suasana kejadian dan dampak yang ditimbulkan dari fenomena kerusakan alam. Objek-objek yang dilukiskan dalam karya-karya dipilih dan dideformasi sesuai dengan fenomena  kerusakan  alam  dan kaitannya  dengan  subject matter yang diangkat sehingga dapat menggambarkan fenomena kerusakan alam dan dampak yang  ditimbulkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6