cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INTEGRALISTIK
ISSN : 08537208     EISSN : 25495011     DOI : -
Core Subject :
Integralistik is a peer reviewed journal that covers the fields of scientific knowledge or academic that civics education studies. The Integralistik is a academic journal that centered in citizenship studies i.e. civic education (curriculum, teaching, instructional media, and evaluation), political education, law education, moral education, and multicultural education.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021" : 12 Documents clear
Pembentukan Karakter Berbasis Keteladanan Pada Murid Kelas V SD Islam Athirah 2 Makassar Hidayah Quraisy, Ilham Mais Muhammad Nawir
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.30319

Abstract

Pendidikan karakter yang kian merosot, hal tesebut dapat terlihat dari banyaknya penyimpangan seperti tindak korupsi, perusakan lingkungan hidup, tindak kriminal,  perilaku melanggar aturan, ditambah rendahnya disiplin waktu dan perilaku tidak bertanggungjawab. Sehingga, pembentukan karakter berbasis keteladanan menjadi penting  untuk dilaksanakan khususnya pada murid, sebagai dasar membangun peradaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembentukan karakter berbasis keteladanan pada murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pemaparan temuan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi partisipant, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter berbasis keteladanan pada murid kelas V SD Islam Athirah 2 Makassar terbagi menjadi dua, yaitu : Keteladanan secara sengaja, yang terdiri dari: disiplin hadir tepat waktu, bertanggungjawab, peduli lingkungan dengan dan peduli sosial. Keteladanan secara tidak sengaja, yang terdiri dari: keteladanan guru mengaplikasikan teknologi pembelajaran mutakhir, sopan dan santun. 
Analisis Partisipasi Penyandang Disabilitas Dalam Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Gunungkidul Bharata, Risma Wira; Rani, Utpala; Priyono, Nuwun; Novitaningtyas, Ivo
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.28818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi atau keterlibatan dari penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian dilakukan terhadap kelompok penyandang disabilitas dan organisasi perangkat daerah di kabupaten Gunungkidul. Kuesioner didistribusikan kepada responden sebagai teknik pengumpulan data, sedangkan teknik penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden dari penyandang disabilitas mengusulkan ketersediaan sarana dan prasana yang dapat diakses oleh para penyandang disabilitas. Selain itu, pemberdayaan ekonomi para penyandang disabilitas juga menjadi usulan yang cukup banyak disebutkan para responden. Lebih lanjut, hasil penelitian memberikan implikasi bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk meningkatkan keterlibatan dari para penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal tersebut diperlukan karena keterlibatan para penyandang disabilitas masih belum efektif untuk mengakomodasi kebutuhan mereka.
Menguatkan Karakter Ecology Citizenship Masyarakat Melalui Aktivitas Ecotourism Prasetyo, Danang; Ahmad, Halim
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.30353

Abstract

Tulisan ini mengguanakn pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan. Tujuan paparan dari tulisan ini adalah menemukan bukti-bukti pembentukan dan penguatan karakter kewarganegaraan ekologis masyarakat melalui aktivitas ekowisata (baik pengelola maupun wisatawan). Aktivitas ini menjadi bukti konsep kewarganegaraan ekologis dapat dilakukan melalui pendidikan non-formal berbasis kemasyarakatan. Hasil penelitian yang dipaparkan dalam tulisan ini menjelaskan bahwa aktivitas ekowisata yang dilakukan oleh pengelola objek wisata alam dengan menerapkan konsep eco-friendly activites  dan edu-ecotourism yang tidak merusak ekosistem lingkungan, menjaga kelestarian flora, dan fauna yang ada menjadi bukti karakter kewarganegaraan ekologis terbentuk dalam masyarakat. Begitu juga dengan wisatawan, dengan menjaga kelestarian lingkungan saat melakukan ativitas wisata, toleran terhadap budaya masyarakat yang beragam menjadi bukti memiliki karakter kewarganegaraan ekologis. Selain itu ada peran nilai-nilai kearifan lokal yang dapat menjadi pedoman tata laku dalam melaksanakan aktivitas ekowisata.
ANALISIS MODEL PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER DI SMA N 1 MALANG Kurniawan, Moh Wahyu; Setiyowati, Rini
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.29973

Abstract

Perkembangan pendidikan abad 21 tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan kemampuan intelektual melainkan juga pada pembangunan karakter. Ketercapaian nilai-nilai pendidikan karakter dalam pendidikan nasional merupakan tanggung jawab bersama dan sebuah cita-cita luhur bangsa. Keterlibatan banyak pihak dalam mendukung keberhasilan tersebut merupakan sebuah kebutuhan. Dalam hal ini, pemerintah sebagai penentu arah kebijakan tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran sekolah dan guru sebagai pelaksana kebijakan di tingkat akar rumput. Guru sebagai tenaga profesional memiliki peran sentral dalam melaksanakan pembelajaran yang berbasis pada penguatan nilai karakter mengingat guru memiliki tugas utama antara lain sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, dan pengarah bagi siswa. Dalam hal ini, guru berperan sebagai role model penguatan nilai karakter di sekolah. Penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah dapat diintegrasikan dalam  beberapa  pendekatan,  salah  satunya  ialah  kegiatan  proses  belajar mengajar  pada  setiap  mata  pelajaran. 
Civic Engagement Siswa dalam Masa Pandemi Covid 19 (Suatu Studi di SMK Telkom Purwokerto) Nurchotimah, Aulia Sholichah Iman
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.28969

Abstract

Siswa yang merupakan bagian dari warga negara Indonesia tentunya dituntut untuk memiliki keterlibatan sebagai warga negara untuk bekerjasama dalam mengatasi pandemi Covid- 19. Untuk itu sangat menarik mengkaji lebih dalam mengenai civic engagement siswa dalam menghadapi pandemi Covid-19 di SMK Telkom Purwokerto yang juga sebagai sekolah yang terdampak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Bagaimana bentuk civic engagement siswa SMK Telkom Purwokerto. Informan penelitian ini adalah siswa dan guru SMK Telkom Purwokerto. Observasi, wawancara dan dokumentasi serta studi literatur digunakan sebagai metode pengumpulan data. Data dianalisis dengan  mereduksi data, kemudian penyajian data, verifikasi serta penarikan kesimpulan. Validitas data penelitian menggunakan trianggulasi sumber dan waktu.  Hasil penelitian adalah adanya civic engagement siswa SMK Telkom Purwokerto di masa pandemi Covid- 19 yaitu civic engagement secara individu dan kolektif atau dalam sebauah komunitas. Simpulan penelitian adalah bentuk civic engagement siswa SMK Telkom dimasa pandemi Covid- 19 dilakukan dengan berbagai macam bentuk kegiatan baik kegiatan dalam proses pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah
Perempuan dalam Harmoni Tradisi dan Modernisasi (Studi pada Perempuan Suku Osing) Lestari, Puji
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.29473

Abstract

Artikel ini mendiskusikan perempuan yang berada dalam masyarakat dengan tradisi dan modernitas yang harus sejalan. Tarik menarik antara keduanya, berdampak pada konstruksi perempuan --yang beradaptasi atau tidak-- dalam kehidupan masyarakat. Penelitian kualitatif deskriptif analitis ini, dilakukan pada perjalanan kehidupan perempuan Osing yang tinggal di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi yang sangat taat melaksanakan tradisi dan sekaligus dekat dengan modernitas dalam kesehariannya. Teori Praktik Sosial Bourdieu digunakan sebagai pisau analisis dalam riset, sehingga ditemukan hasil penelitian; 1) Perempuan mengatur ritme dirinya, patuh dalam tradisi sekaligus masuk pada modernisasi yang banyak membawa pada perubahan, disatu sisi mereka tertutup pada perubahan nilai-nilai yang dijunjung tinggi, di sisi lain mereka terbuka pada perubahan sosial lainnya; 2) adaptasi perempuan Osing terhadap arenanya, ditopang oleh kepemilikan modal yang mereka miliki, yang paling menonjol adalah modal sosial dan modal simbolik yang disuguhkan oleh tradisi masyarakat Osing.
Pembentukan Karakter Berbasis Keteladanan Pada Murid Kelas V SD Islam Athirah 2 Makassar
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.30319

Abstract

Pendidikan karakter yang kian merosot, hal tesebut dapat terlihat dari banyaknya penyimpangan seperti tindak korupsi, perusakan lingkungan hidup, tindak kriminal,  perilaku melanggar aturan, ditambah rendahnya disiplin waktu dan perilaku tidak bertanggungjawab. Sehingga, pembentukan karakter berbasis keteladanan menjadi penting  untuk dilaksanakan khususnya pada murid, sebagai dasar membangun peradaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembentukan karakter berbasis keteladanan pada murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pemaparan temuan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi partisipant, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter berbasis keteladanan pada murid kelas V SD Islam Athirah 2 Makassar terbagi menjadi dua, yaitu : Keteladanan secara sengaja, yang terdiri dari: disiplin hadir tepat waktu, bertanggungjawab, peduli lingkungan dengan dan peduli sosial. Keteladanan secara tidak sengaja, yang terdiri dari: keteladanan guru mengaplikasikan teknologi pembelajaran mutakhir, sopan dan santun. 
Analisis Partisipasi Penyandang Disabilitas Dalam Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Gunungkidul
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.28818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi atau keterlibatan dari penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian dilakukan terhadap kelompok penyandang disabilitas dan organisasi perangkat daerah di kabupaten Gunungkidul. Kuesioner didistribusikan kepada responden sebagai teknik pengumpulan data, sedangkan teknik penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden dari penyandang disabilitas mengusulkan ketersediaan sarana dan prasana yang dapat diakses oleh para penyandang disabilitas. Selain itu, pemberdayaan ekonomi para penyandang disabilitas juga menjadi usulan yang cukup banyak disebutkan para responden. Lebih lanjut, hasil penelitian memberikan implikasi bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk meningkatkan keterlibatan dari para penyandang disabilitas dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal tersebut diperlukan karena keterlibatan para penyandang disabilitas masih belum efektif untuk mengakomodasi kebutuhan mereka.
Menguatkan Karakter Ecology Citizenship Masyarakat Melalui Aktivitas Ecotourism
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.30353

Abstract

Tulisan ini mengguanakn pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan. Tujuan paparan dari tulisan ini adalah menemukan bukti-bukti pembentukan dan penguatan karakter kewarganegaraan ekologis masyarakat melalui aktivitas ekowisata (baik pengelola maupun wisatawan). Aktivitas ini menjadi bukti konsep kewarganegaraan ekologis dapat dilakukan melalui pendidikan non-formal berbasis kemasyarakatan. Hasil penelitian yang dipaparkan dalam tulisan ini menjelaskan bahwa aktivitas ekowisata yang dilakukan oleh pengelola objek wisata alam dengan menerapkan konsep eco-friendly activites  dan edu-ecotourism yang tidak merusak ekosistem lingkungan, menjaga kelestarian flora, dan fauna yang ada menjadi bukti karakter kewarganegaraan ekologis terbentuk dalam masyarakat. Begitu juga dengan wisatawan, dengan menjaga kelestarian lingkungan saat melakukan ativitas wisata, toleran terhadap budaya masyarakat yang beragam menjadi bukti memiliki karakter kewarganegaraan ekologis. Selain itu ada peran nilai-nilai kearifan lokal yang dapat menjadi pedoman tata laku dalam melaksanakan aktivitas ekowisata.
ANALISIS MODEL PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER DI SMA N 1 MALANG
Integralistik Vol 32, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v32i2.29973

Abstract

Perkembangan pendidikan abad 21 tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan kemampuan intelektual melainkan juga pada pembangunan karakter. Ketercapaian nilai-nilai pendidikan karakter dalam pendidikan nasional merupakan tanggung jawab bersama dan sebuah cita-cita luhur bangsa. Keterlibatan banyak pihak dalam mendukung keberhasilan tersebut merupakan sebuah kebutuhan. Dalam hal ini, pemerintah sebagai penentu arah kebijakan tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran sekolah dan guru sebagai pelaksana kebijakan di tingkat akar rumput. Guru sebagai tenaga profesional memiliki peran sentral dalam melaksanakan pembelajaran yang berbasis pada penguatan nilai karakter mengingat guru memiliki tugas utama antara lain sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, dan pengarah bagi siswa. Dalam hal ini, guru berperan sebagai role model penguatan nilai karakter di sekolah. Penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah dapat diintegrasikan dalam  beberapa  pendekatan,  salah  satunya  ialah  kegiatan  proses  belajar mengajar  pada  setiap  mata  pelajaran. 

Page 1 of 2 | Total Record : 12