cover
Contact Name
Aditya Mahatidanar Hidayat
Contact Email
adityamahatidanar@gmail.com
Phone
+6281379843467
Journal Mail Official
tekniksipil@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Z.A. Pagar Alam No 26, Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20872860     EISSN : 27456110     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jts.v14i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil ini memberikan para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil dengan forum unik untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan dampak potensial yang signifikan. Jurnal Teknik Sipil mengundang pengajuan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup berbagai bidang Teknik Sipil yang terdaftar (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa 3. Mekanika Batuan dan Rekayasa Geoteknik 4. Teknik Lingkungan 5. Ilmu dan Teknik Air 6. Rekayasa Transportasi 7. Teknik Kelautan dan Kelautan
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2010): Oktober" : 6 Documents clear
Evaluasi Emisi Kendaraan Bermotor Pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek Menggunakan Mobile Versi 6.2. A. Ikhsan Karim
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2010): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.145 KB) | DOI: 10.36448/jts.v1i1.253

Abstract

In general, vehicle emission in Jakarta – Cikampek toll road increases from the year 2003 to the year 2005, and its predicted to increase continuously. Regression analyses shown that vehicle volume have quadratic regression correlation with emission. Emission of HC, CO and NOx pollutant have calculated by MOBILE6.2 based on vehicle type and used fuel type including its pressure. It is also based on climate factors like air temperature in area wide, altitude, and relative humidity. Other factors that also determine are average speed and fraction of Vehicle Miles Traveled (VMT). The objective of this research are to calculate quantity of HC, CO, and NOx that produced by vehicle volume across Jakarta – Cikampek Toll Road, to generate relation pattern between traffic volume and emissions for every section in Jakarta - Cikampek Toll Road, and also predicted amount of emission will be happened in the year 2007. Analysis conducted at every section of Jakarta – Cikampek Toll Road section consist of 13 (thirteen) sections, including Cikampek direction and Jakarta direction. This is done because every section have different characteristic that is including vehicle volume factor, vehicle type, and used fuel type. These methods have better R2 value where its compared with method without division of direction and section. Hydro Carbon (HC) pollutant, at both Cikampek and Jakarta direction of year 2003 untill 2005 increases and it prediction increase continuously. HC pollutant increases with mean value 14.4 % at Cikampek direction and increasing 12.3 % at Jakarta direction with R2 mean value 0.964 at Cikampek direction and have R2 mean value 0.967 at Jakarta direction.For the pollutant of CO at both Cikampek and Jakarta direction of year 2003 untill 2005 increases and its predicted increase continuously, with mean increase 9.3% at Cikampek direction and have mean values 9.0 % increase at Jakarta direction. R2 of CO with vehicle number has mean value 0.911 at Cikampek direction and R2 mean 0.935 at Jakarta direction.Pollutant NOx also increases for both Cikampek direction and Jakarta direction of year 2003 until 2005 experiencing increase and it predict will be continuing increase. These pollutants have 6.6 % mean increase at Cikampek direction and 6.0 % at Jakarta direction. R2 mean value 0.865 at Cikampek direction and have R2 mean value 0.875 at Jakarta direction.The result of evaluation MOBILE6.2 emission factor against to Minister State of Environment Decree No.141/2003 for light duty gasoline vehicle type, obtained that the emission factor of carbon monoxide, hydrocarbon and nitrogen oxide pollutant, exceed determined threshold. The light duty diesel vehicles type, hydrocarbon and nitrogen oxides pollutant below emission threshold persistence. The medium-duty diesel vehicles and heavy-duty diesel vehicles type, hydrocarbon, carbon monoxide, and nitrogen oxide pollutant below emission threshold persistence.
Pengaruh Serapan Air Terhadap Soil Semen Pada Tanah Lempung Bercampur Pasir Ditinjau Dari Keterlambatan Waktu Pemeraman . Sugito
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2010): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.694 KB) | DOI: 10.36448/jts.v1i1.254

Abstract

Tanah yang digunakan sebagai tanah dasar (sub grade) pada suatu strutur pada dasarnya harus memenuhi persyaratan kekuatan dan daya dukung tanah. Namun, banyak dijumpai kondisi tanah yang tidak memenuhi persyaratan kekuatan dan daya dukung sebagai tanah dasar.Stabilisasi tanah merupakan suatu cara untuk meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah. Dan seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka semakin banyak metode stabilsasi yang telah dikembangkan. Hal ini dimaksudkan untuk menapatkan tingkat kepadatan  dan daya dukung tanah yang maksimum.Dan salah satu metode stabilisasi tanah yaitu dengan soil semen, dalam penelitian ini akan dilakukan penambahan bahan campuran  berupa pasir dengan persentase campuran, untuk pasir 15 % sedangkan persentase semen 0%, 5%, 10%, dan 15 % serta keterlambatan waktu pemeraman yang bervariasi yaitu : 7 hari, 14 hari, dan 28 hari.
Pengaruh Sifat Kimia Terhadap Unjuk Kerja Mortar Lilies Widojoko
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2010): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.285 KB) | DOI: 10.36448/jts.v1i1.255

Abstract

Oksida dominan semen portland terdiri dari CaO, SiO2, Al2O3 dan Fe2O3, . Oksida tersebut setelah diproses menjadi senyawa C3S, C2S, C3A dan C4AF. Reaksi hidrasi antara senyawa tersebut dengan air mempengaruhi unjuk kerja mortar yaitu pengikatan, pengerasan dan kecepatannya, panas hidrasi, kuat tekan dan ketahanan terhadap sulfat. C3S mengeras dalam beberapa jam dan berpengaruh terhadap kekuatan beton pada umur awal, terutama pada 14 hari pertama. Sedangkan formasi senyawa C2S berlangsung perlahan dengan pelepasan panas yang lambat, senyawa ini berpengaruh terhadap proses peningkatan kekuatan yang terjadi dari 14 hari sampai 28 hari,   Tulisan ini membahas besarnya peningkatan kuat tekan mortar akibat kadar C3S dan C2S pada mortar. Data diambil dari laboratorium kimia dan fisika pabrik semen Baturaja.
Perilaku Statis Struktur Beton Pracetak Dengan Sistem Sambungan Basah Hery Riyanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2010): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.624 KB) | DOI: 10.36448/jts.v1i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku statis elemen struktur balok beton bertulang pracetak yang disambung dengan sambungan basah. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang 30 MPa dengan 6 buah tulangan utama diameter 8 mm yang diletakkan di atas dua tumpuan sendi rol pada masing-masing ujungnya mempunyai penampang prismatis segi empat 10x18 cm2. Sambungan basah adalah sambungan yang menggunakan bahan beton polimer 40 MPa dengan metoda penyambungan menggunakan metoda prepacked. Kajian perilaku statis pada model benda uji untuk mengetahui kekuatan lentur struktur, kekakuan dan pola retak struktur balok akibat beban statis yang diletakkan di tengah bentang. Beban statis adalah beban mempunyai arah dan besar  tetap. Hasil kajian struktur beton yang disambung kemudian dibandingkan dengan struktur yang tanpa sambungan (monolit). Kekuatan balok dengan sambungan basah lebih kecil daripada kekuatan balok monolit.
Pembenahan Transportasi Kota Bandar Lampung Melalui Pengendalian Volume Lalulintas Dan Kapasitas Jalan IB. Ilham Malik
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2010): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.91 KB) | DOI: 10.36448/jts.v1i1.256

Abstract

Membenahi transportasi kota harus dilakukan dengan mengendalikan volume kendaraan pribadi dan membangun sistem angkutan umum. Biaya pengendalian volume lalulintas akan jauh lebih murah dan bersifat solutif jika dibandingkan dengan menambah kapasitas jalan. Anggaran pemerintah yang terbatas menjadi alasan penambahan kapasitas tidak realistis untuk dilakukan, selain tidak menyelesaikan masalah transportasi perkotaan. Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk mewujudkan angkutan umum yang handal, dan hal ini sudah menjadi perintah UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan yang harus dijalankan oleh seluruh pemerintahan.
Analisis Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Dan Perilaku Pejalan Kaki Menyeberang Di Ruas Jalan Kartini Bandar Lampung . Juniardi
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2010): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.817 KB) | DOI: 10.36448/jts.v1i1.252

Abstract

Pejalan kaki merupakan bagian dari sistem transportasi yang tidak kalah pentingnya dibandingkan moda transportasi lainnya. Walaupun tindakan berjalan kaki terlihat sangat sederhana, akan tetapi memainkan peranan penting dalam sistem transportasi, karena jika pejalan kaki mengalami gangguan akan mempengaruhi bagian lain dari sistem transportasi. Tujuan analisis pejalan kaki pada sepanjang ruas jalan Kartini adalah untuk mengetahui karakteristik pejalan kaki; mencari hubungan persamaan antara kecepatan berjalan; serta menentukan fasilitas penyeberangan yang sesuai dengan karakteristik pejalan kaki. Tingkat kesesuaian penggunaan fasilitas penyeberangan diruas jalan Kartini dihitung berdasarkan PV2, DS, Kecepatan rerata, Time Headway sehingga diperoleh nilai : P = 78 orang/jam, DS = 0.60, kecepatan rerata = 40,3488 km/jam, dan time headway kendaraan kecil (LV) dan kendaraan sepeda motor (MC) mempunyai nilai time headway < 2.5 detik yang menggambarkan kondisi kepadatan tinggi, sehingga di lokasi penelitian yaitu pada jalan Kartini Bandar Lampung sesuai persyaratan dan penyeberangan yang sesuai adalah pelican dengan pelindung. Dari hasil analisis regresi dan korelasi menunjukkan pada lokasi ruas jalan Kartini Bandar Lampung volume lalu lintas tidak berpengaruh terhadap prosentase penyeberang jalan hal ini terlihat dari R2 = 0.002 yang berarti hubungan antara penyeberang dengan volume lalu lintas hanya 0.2 % menandakan tergolong hubungan sangat rendah Fasilitas penyeberangan pelican dengan pelindung direkomendasikan dengan menggunakan pulau pelindung dengan dilengkapi lampu isyarat mengingat jalan Kartini Bandar Lampung adalah jalan satu arah dengan empat lajur.

Page 1 of 1 | Total Record : 6