cover
Contact Name
Aditya Mahatidanar Hidayat
Contact Email
adityamahatidanar@gmail.com
Phone
+6281379843467
Journal Mail Official
tekniksipil@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Z.A. Pagar Alam No 26, Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20872860     EISSN : 27456110     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jts.v14i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil ini memberikan para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil dengan forum unik untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan dampak potensial yang signifikan. Jurnal Teknik Sipil mengundang pengajuan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup berbagai bidang Teknik Sipil yang terdaftar (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa 3. Mekanika Batuan dan Rekayasa Geoteknik 4. Teknik Lingkungan 5. Ilmu dan Teknik Air 6. Rekayasa Transportasi 7. Teknik Kelautan dan Kelautan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2022): April" : 5 Documents clear
Google Map Sebagai Alat Bantu Penentuan Waktu Pencacahan Lalu Linta Alfa Narendra
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2614

Abstract

Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) umum digunakan dalam perencanaan dan pengoperasian jalan di Indonesia. Dalam MKJI dikenal beberapa arus lalu lintas, yaitu Arus Jam Rencana (QDH atau VJP) dan Lalu-lintas Harian Rata-rata Tahunan (LHRT). Dalam peraturan tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, bisa ditafsirkan jika VJP dan LHRT merupakan turunan dari hasil pencacahan volume lalu lintas yang sifatnya menyeluruh selama satu tahun. Penulis tidak menemukan publikasi terbuka daring dari hasil pencacahan volume lalu lintas yang sifatnya menyeluruh selama satu tahun, untuk berbagai ruas jalan di Indonesia. Di sisi lain, ada Google maps yang menyediakan informasi lalu lintas dan waktu populer. Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan memberi alternatif menentukan waktu survei untuk mendapatkan VJP. Alternatif disampaikan dengan membandingkan secara deskriptif kualitatif. Google Maps melalui fasilitas lalu lintas biasanya dan waktu populer, memungkinkan penggunanya untuk menentukan waktu survei untuk VJP dengan mudah. Namun tanpa Application Programming Interface (API) penggunaannya sebatas waktu jangka pendek. Penggunaan yang terbatas ini, mengingat tampilan data lalu lintas Google Maps tidak lebih dari satu minggu, dan tidak dengan spesifik disebutkan rentang waktu data yang digunakan untuk membangun tampilan tersebut
Analisis Factor Penyebab Angkutan Umum Perkotaan Tidak Berkembang IB Ilham Malik; Erwin Octavianto; Aditya Mahatidanar Hidayat
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2615

Abstract

Pengembangan angkutan umum perkotaan penting dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menekan persoalan perkotaan yang disebabkan oleh kondisi transportasi yang buruk. Responden ahli yang menjadi responden dalam penelitian ini terdiri dari aparatur pemerintah, akademiksi, konsultan dan tokoh masyarakat. Ada 10 pertanyaan utama yang diajukan untuk melihat pandangan mereka tentang kondisi angkutan umum perkotaan dan empat factor utama yang mempengaruhinya yaitu kebijakan, anggaran, persepsi tentang masyarakat dan persepsi tentang jenis angkutan umum yang sesuai dengan kota. Hasilnya menunjukkan bahwa factor P1 (-92%), P2 (-62%), P3 (-56%), P4 (-56%), P5 (-64%), P6 (-95,8%), P7 (-76%), P8 (+80%), P9 (+92%), P10 (bus 56%). Kesimpulannya adalah angkutan umum perkotaan mengalami kondisi belum baik disebabkan oleh adnaya permasalahan pada factor kebijakan dan pembiayaan. Sementara potensi pengguna diperkirakan besar dan jenis angkutan umum yang bisa dikembangkan adalah bus kota
Peramalan Jumlah Penumpang Pada Transmetro Bandung di 4 Koridor Akibat Dampak Pembatasan Kegiatan di Kota Bandung Hasan Ma'ruf; Alfa Narendra
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2616

Abstract

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 14 tahun 2020 dilakukan sebagai salah satu upaya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Trans Metro Bandung (TMB) termasuk salah satu perusahaan transportasi yang terkena dampak dari PSBB. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah penumpang TMB di 4 koridor akibat dampak dari pelaksanaan PSBB dengan menggunakan data penumpang dari tahun 2018 – 2020. Penelitian ini menggunakan metode peramalan time series Arfima, Auto.arima, ETS, Holt-winters, Snaive, dan TBATS. Dari model tersebut kemudian dilakukan perbandingan antara data empiris dan hasil peramalan pada masing-masing koridor untuk menghitung penurunan jumlah penumpang pada 10 bulan kedepan, yaitu bulan Maret-Desember 2020. Uji akurasi model yang digunakan adalah Mean Absolute Error (MAE) dan Mean Absolute Precentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukan metode holtwinters tepat untuk memprediksi jumlah penumpang Trans Metro Bandung pada koridor 1-3, sementara untuk koridor 4 menggunakan metode ETS (A,N,N). Data jumlah penumpang Trans Metro Bandung memiliki pola seasonal dan trend. Selisih hasil peramalan dengan aktual, yang diperoleh untuk periode pada bulan Maret-Desember 2020 di koridor 1 menunjukan penurunkan jumlah penumpang sebesar - 104.719 orang, koridor 2 -82.109 orang, koridor 3 -81.677 orang, dan koridor 4 -47.289 orang. Selisih total penurunan jumlah penumpang akibat dampak pembatasan kegiatan di koridor 1-4 Trans Metro Bandung sebesar -315.794 orang
Perancangan Sistem Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih di Desa Sukaraja Kecaamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Menggunakan Aplikasi EPANET 2.0 Jupria Mahendra; Any Nurhasanah
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2617

Abstract

Pada perencanaan jaringan perpipaan tentunya ada beberapa cara, baik secara perhitungan manual maupun perencanaan menggunakan aplikasi. Salah satu cara yang dilakukan oleh peneliti untuk melakukan sistem jaringan perpipaan adalah dengan perencanaan menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sistem distribusi yang sesuai untuk Desa Sukaraja, menghitung jumlah debit air minum yang dibutuhkan di Desa Sukaraja dan menghitung diameter pipa yang diperlukan di lapangan dalam sistem jaringan perpipaan air minum. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah melakukan perancangan sistem jaringan perpipaan dengan melalukan survei lokasi menggunakan aplikasi Google Earth dan dilanjutkan menggunakan beberapa aplikasi lain yaitu Microsoft Excel yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menghitung koordinat, aplikasi Paint yang berfungsi mengganti format gambar ke BMP supaya bisa dibaca oleh aplikasi EPANET 2.0, dan yang paling utama adalah aplikasi EPANET 2.0 yang berfungsi untuk memproses data hingga mendapatkan hasil berupa pressure, velocity dan lain-lain. Untuk data kebutuhan air mengacu pada Departemen PU Ditjen Cipta Karya Direktorat Air Bersih (1994:40), yang dimana pada perencanaan ini diasumsikan perencanaan untuk kota sedang dengan kebutuhan air bersih 90liter/orang/hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pressure (sisa tekan) di bagian node dan velocity (kecepatan) di bagian pipa sesuai dengan syarat ketentuan, yaitu pressure (sisa tekan) tidak ada yang hasilnya di bawah 6m dan velocity (kecepatan) tidak ada hasilnya yang di bawah 0,3m/det dan tidak ada yang lebih dari 3m/det.
Pengaruh Filler Serbuk Kaca terhadap Karakteristik Beton Substitusi Pasir Besi dengan Curing Air Panas Restu Meihadi; Sugito Sugtio
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v13i1.2618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu beton dengan waktu produksi yang cepat. Bahan campuran berupa serbuk kaca digunakan sebagai filler (bahan pengisi) dengan variasi 1%, 2%, 3%, 4%, 5% dan 6% untuk menentukan kadar filler serbuk kaca optimum dan didapat kadar optimum sebesar 3%, kemudian proporsinya dibuat sebagai benda uji untuk pengujian lanjutan dengan curing air panas. Digunakan data sekunder berupa substitusi pasir besi optimum sebanyak 10% dan curing air panas optimum pada suhu 40o C selama 4 jam. Curing air panas dapat mempercepat proses pematangan benda uji yang ditunjukkan dengan kuat tekan rata-rata sebesar 26,69 kg/cm2 saat benda uji berumur 6 jam. Namun, kuat tekan rata-rata di umur lainnya lebih rendah jika dibandingkan dengan benda uji tanpa curing air panas. Kuat tekan rata-rata benda uji dengan curing air panas saat berumur 1 hari sebesar 93,75 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -22,58%), umur 3 hari sebesar 129,04 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -39,30%), umur 7 hari sebesar 177,56 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -41,70%) dan umur 28 hari sebesar 304,71 kg/cm2 (pengaruh penurunannya -10,47%). Selain itu, didapat pula hasil rata-rata kuat tarik belah sebesar 17,83 kg/cm2 dan penyerapan air sebesar 2,48%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5