cover
Contact Name
Aditya Mahatidanar Hidayat
Contact Email
adityamahatidanar@gmail.com
Phone
+6281379843467
Journal Mail Official
tekniksipil@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Z.A. Pagar Alam No 26, Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20872860     EISSN : 27456110     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jts.v14i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil ini memberikan para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil dengan forum unik untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan dampak potensial yang signifikan. Jurnal Teknik Sipil mengundang pengajuan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup berbagai bidang Teknik Sipil yang terdaftar (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa 3. Mekanika Batuan dan Rekayasa Geoteknik 4. Teknik Lingkungan 5. Ilmu dan Teknik Air 6. Rekayasa Transportasi 7. Teknik Kelautan dan Kelautan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2011): April" : 7 Documents clear
Kinerja Mortar Abu Batu Basalt Skoria Dengan Menggunakan Semen Serbaguna Baturaja Dan Superplasticiser Structuro 335 Lilies Widojoko; . Rajiman
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1799.332 KB) | DOI: 10.36448/jts.v2i1.258

Abstract

Batu basalt Skoria terbentuk ketika lava mencapai permukaan bumi akibat letusan gunung berapi. Bentuknya yang berpori menyebabkan keraguan orang untuk menggunakan batu ini. Penggunaan abu batu ini untuk pembuatan mortar diteliti.Penelitian yang dilakukan adalah :(1) Kuat tekan mortar yang dapat dicapai  (2) Perbandingan antara kuat tekan mortar dengan menggunakan batu basalt Skoria dan kuat tekan beton yang menggunakan batu pecah. 3) Kuat tarik belah silinder mortar.Kuat tekan mortar tertinggi pada percobaan ini adalah pada air/semen  0,29 yaitu sebesar 597 kg/cm2. Bila dibandingkan dengan kuat tekan beton pada Air/ Semen rasio  0,34 kuat tekan beton 10 % lebih tinggi, sedangkan pada Air/ Semen rasio  0,44 kuat tekan beton 13% lebih rendah.   Pada uji ini kuat tarik belah yang dihasilkan sebesar 129 kg/cm2, sementara kuat  tekan nya sebesar 650 kg/cm2. Dengan demikian maka besarnya kuat tarik adalah 19% terhadap kuat tekan.Persentase yang tinggi ini diduga disebabkan karena permukaan abu batu basalt Skoria kasar dan bersudut.
Beberapa Parameter Penting Untuk Mengontrol Tegangan Tanah Pasir Tersementasi Tiruan John Tri Hatmoko; Yohanes Lulie
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.843 KB) | DOI: 10.36448/jts.v2i1.263

Abstract

Cara-cara tradisional pada stabilisasi tanah seringkali menghadapi kendala ekonomi dan lingkungan. Penambahan semen untuk stabilisasi tanah akan merupakan suatu hal yang menarik bilamana suatu proyek akan meningkatkan kekuatan tanah pada skala lokal. Peningkatan kekuatan tanah dengan semen dapat diterapkan dilapangan, sebagai contoh pada konstruksi tanah dasar pada jalan raya, stabilitas lereng dan lapisan pendukung pada pondasi dangkal. Namun demikian, belum ada hasil penelitian yang mengemukakan berapa prosen semen harus ditambahkan pada tanah agar diperoleh kukuatan yang optimal, tidak seperti pada teknologi betaon dimana faktor air semen merupakan faktor yang sangat menentukan pada kuat desak beton. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh faktor-faktor seperti: kadar air, porositas, jumlah semen didalam campuran tanah pasir tersementasi tiruan; dan juga untuk asesmen penggunaan rasio volume air dan volume semen; volume pori dengan volume semen terhadap kuat tekan bebas. Pada penelitian ini dilakukan pengujian-pengujian kuat tekan bebas, triaksial, dan tekanan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan semen pada tanah akan meningkatkan kuat tekan tanah. Peningkatan kuat tekan bebas linier tehadap kenaikan kadar semen yang diberikan pada tanah sampel. Kenaikan kuat tekan bebas yang ditunjukkan oleh gradien dari kurva-kurva meningkat dengan kenaikan kepadatan kering tanah yang menunjukkan bahwa tambahan semen akan efektif pada kondisi padat. Semakin rendah rasio antara volume pori dengan volume semen, tegangan ultimit tanah sampel akan meningkat. Penurunan porositas pada campuran padat akan meningkatkan kekuatan tanah. Kuat tekan ultimit tanah meningkat secara eksponensial dengan penurunan porositas. Pada kondisi kepadatan kering tertentu, variasi kadar air akan berpengaruh terhadap kuat tekan bebas tanah sampel. Tidak ada hubungan yang jelas antara kuat tekan bebas dengan rasio antara kadar air dan semen.
Studi Kelayakan Ekonomi Teknik Pembangunan Embung . Suryanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.738 KB) | DOI: 10.36448/jts.v2i1.259

Abstract

The government program focuses to increase the prosperity level of the community in poor village. In general, the location of poor village lies on narrow plateu with geologist condition of non aquiferous rocks and deep regional ground water level. One of the alternatives to overcome the problem is to construct ponds to catch the waterthat can be used in dry season.. The viability of ponds project is valued by analyse the agro-economy. It is needed to weight beetwen cost componenst and benefit component; and compare the condition without project in present condition, future without project and future with project. The parameters that are used to value the engineering economics viability of the project are NPV, IRR, BCR and Pay Back Period. Employing the inflation rate of 12%, ROR 20% and economic life of 20 years, it is known that all ponds have the positive parameter values and viable to be constructed.
Penerapan Sistem Pelayanan Otomatis Berbasis Teknologi RFID Untuk Mengeliminasi Antrian Di Pintu Tol . Sodikin; . Suwarno; Eko Supriyanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.513 KB) | DOI: 10.36448/jts.v2i1.260

Abstract

Sistem pelayanan otomatis berbasis teknologi RFID dalam sistem pelayanan di pintu tol bukanlah hal baru, namun ketika teknologi tersebut didesain untuk dikembangkan dan diterapkan di Indonesia, maka banyak hal yang secara khusus akan membedakan dengan sistem RFID yang diterapkan di beberapa negara lain. Perbedaan dimaksud terutama pada karakteristik lalu lintas, pengemudi dan jenis atau golongan kendaraan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh keputusan teoritis dan menghasilkan suatu produk pendukung bagi penerapan sistem pelayanan pintu tol yang mampu mengeliminasi antrian di pintu tol, dimana teknologi yang digunakan disesuaikan dengan golongan kendaraan dan karakteristik lalu lintas serta pengguna jalan tol di Indonesia. Kendaraan yang telah terpasang Tag RFID memasuki pintu tol yang bertanda RFID. Saat kendaraan memasuki pintu tol, maka RFID reader yang terpasang pada toll-gate akan membaca data dari Tag RFID dan mengirimkan ke pusat pengolah data. Data tersebut merupakan data tentang ID dan lokasi gerbang masuk tol. Sensor IR1 dan IR2 akan aktif mengidentifikasi adanya kendaraan yang memasuki gerbang tol. Kondisi aktif dari sensor IR1 dan IR2 ini digunakan sebagai validasi data yang diambil oleh RFID reader. Apabila kendaraan tanpa Tag RFID memasuki gerbang tol berdasarkan sensor IR1 dan IR2 maka pusat unit kendali akan mengaktifkan perangkat enforcement sehingga kendaraan tersebut dialihkan ke jalur pengambilan tiket, sedangkan kendaraan yang menggunakan Tag RFID akan langsung masuk ke jalur tol. Saat kendaraan dengan Tag RFID keluar pintu tol, maka RFID reader yang terpasang pada toll-gate akan membaca data dari Tag RFID dan mengirimkan data ke pusat pengolah data. Data tersebut merupakan data tentang ID dan lokasi gerbang keluar tol. Sensor IR1 dan IR2 akan aktif mengidentifikasi adanya kendaraan yang akan keluar gerbang tol dan kondisi ini digunakan sebagai validasi data yang diambil oleh RFID reader. Apabila kendaraan tanpa Tag RFID akan keluar dari gerbang tol berdasarkan sensor IR1 dan IR2 maka pusat unit kendali akan mengaktifkan perangkat enforcement sehingga kendaraan tersebut dialihkan ke jalur pembayaran tiket. Sedangkan kendaraan yang menggunakan tag RFID akan langsung keluar jalan tol.
Pengaruh Material Plastik Terhadap Kekuatan Geser Pada Tanah Lempung . Sazuatmo
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v2i1.261

Abstract

Clay is one of soil type, where the bearing capacity is low and water conten sensitivity highly. Where the water content is increased, their physical characteristic and mechanics ( chesion and internally priction ). Will decrease and on the dry condition will be in contrast. Manyefforts has been done to improve , especially clay. One of them is soil reinfort ced by plastics or plastic waste. In the research , a series of laboratory work has been done I.e atterberg limits test, grain size distribution , compaction and direct shear test. In the research it is made 18 vebriation of speci men i.e 3 size plastics ( 2 x 2 cm2, 2 x 1 cm2 dan 2 x 0.5 cm2 ) and the varying of plastics into clay ( 0%; 0,5%; 1,5%; 2% ; 2,5% ) the percentage of plastics is based on weight percentage to soris weight. The test result shows, waste plastics has enhanced shear strength of soil  ( 84,538%), this increase to occur 2 X 2 Cm2 by 1 % plastic . and waste plastics in size 2 X 0,5 Cm2 has enhanced shear strength of soil ( 77,454 % ) by 1% plastic. For waste plastics in size 2 X 1 cm2 has enhanced shear strength of soil ( 54,894 % ) by 2,5 % plastics. The concolusion , plastics enhanced shear strength of soil.
Tinjauan Karakteristik Lalu Lintas Dan Daerah Rawan Kecelakaan Pada Ruas Jalan Raya Sentani Abepura Kota Jayapura Andung Yunianta
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.059 KB) | DOI: 10.36448/jts.v2i1.257

Abstract

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun, maka kebutuhan untuk melakukan pergerakanpun menjadi meningkat. Akibatnya kemacetanpun terjadi yang dapat menimbulkan adanya kecelakaan lalu lintas. Pada ruas jalan raya Sentani - Abepura Kota Jayapura, sering sekali terjadi kecelakaan, yang diakibatkan oleh kurang tersedianya rambu rambu lalu lintas, kondisi lebar jalan yang tidak memadai, kurang berfungsinya lampu jalan sehingga para pengguna jalan kurang berhati hati. Metode yang digunakan yaitu pengamatan secara langsung, wawancara dengan para nara sumber dan membaca literatur-literatur yang berkaitan dengan objek yang diteliti. Volume Lalu Lintas Kendaraan (LV, HV, MC) maksimum yang melewati ruas jalan raya Sentani Abepura K ota Jayapura adalah pada hari kerja yaitu sebesar 7300,36 smp/hari. Jumlah kecelakaan tertinggi berdasarkan perhitungan Jumlah Penduduk Satu Area terjadi pada titik 2 daerah rawan kecelakaan, yaitu pada Tanjakan Ale-ale Padang Bulan. Penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas pada titiktitik daerah rawan kecelakan lalulintas adalah ketidakteraturan/manajemen lahan perkotaan dari banyaknya permukiman penduduk, perkantoran, pertokoan, perusahaan/industri, asrama mahasiswa, gereja serta tempat usaha lainnya milik masyarakat yang berada dipinggiran poros jalan utama pada daerah rawan kecelakaan tersebut. Human and Erorr, terbukti juga merupakan factor utama terjadinya kecelakaan lalu lintas pada Tanjakan Ale-ale sekitaran Padang Bulan Sosial, hal ini dapat terlihat dari sejumlah kecelakaan yang terjadi akibat pengemudi kendaraan.Diharapkan dengan adanya penelitian ini, kecelakaan yang sering terjadi dapat berkurang.
Improving The Early Life Strength Of Cold Bituminous Emulsion Mixtures By Plastic Cells Reinforcement I Nyoman Arya Thanaya
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.301 KB) | DOI: 10.36448/jts.v2i1.262

Abstract

Cold Bituminous Emulsion Mixtures (CBEMs) for road pavement are weak at their early life time because they still contain some amount of water. When it is necessary reinforcement on CBEMs is possible to improve the early life strength of the mixtures. The objective of the investigation was to find out the suitable position of the reinforcement on CBEMs in order to improve the early life strength of the mixture that can prevent early life failure. The reinforcement materials used was plastic cells which were made from standard extruded polyvinyl chloride (PVC) sheet. The plastic cells were positioned at the middle height and at the upper side close to the surface of the CBEMs samples. The samples were subjected to dynamic cylindrical loading, where the number of dynamic load applied and the deformation were electronically recorded. Stress and strain distribution was analyzed using BISAR 3.0 software from Shell company. It was found that the suitable position of the reinforcement on CBEMs is on the upper side (close to the surface), which gives significant prevention on deformation and crack during early age of CBEMs.

Page 1 of 1 | Total Record : 7