cover
Contact Name
Aditya Mahatidanar Hidayat
Contact Email
adityamahatidanar@gmail.com
Phone
+6281379843467
Journal Mail Official
tekniksipil@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Z.A. Pagar Alam No 26, Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20872860     EISSN : 27456110     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jts.v14i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil ini memberikan para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil dengan forum unik untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan dampak potensial yang signifikan. Jurnal Teknik Sipil mengundang pengajuan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup berbagai bidang Teknik Sipil yang terdaftar (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa 3. Mekanika Batuan dan Rekayasa Geoteknik 4. Teknik Lingkungan 5. Ilmu dan Teknik Air 6. Rekayasa Transportasi 7. Teknik Kelautan dan Kelautan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2015): Oktober" : 5 Documents clear
Study Karakteristik Arus Lalu Lintas Berkaitan Dengan Populasi Penduduk Kota Batu Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan Junardi JUNIARDI
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.409 KB) | DOI: 10.36448/jts.v6i2.913

Abstract

Dalam suatu wilayah, peranan sarana perhubungan khususnya perhubungan darat yaitu jalan raya, sangat memegang peranan dalam memacu lajunya perkembangan kota dan pertumbuhan ekonomi daerah. Peranannya sebagai wadah bagi pergerakan manusia dan barang menjadi sangat penting bagi kegiatan manusia sehari-hari dan juga merupakan faktor penentu bagi pengembangan wilayah di suatu daerah tertentu (regional). Perbedaan ekonomi yang dimiliki oleh pusat-pusat pertumbuhan dalam suatu wilayah, mengakibatkan timbulnya hubungan ekonomi antara saiu pusat dengan pusat lainnya untuk keperluan pertukaran ekonomi sehubungan dengan laju perkembangan saat ini dan saat yang akan datang Hubungan ekonomi yang dibutuhkan dalan suatu wilayah hanya akan dapat terjadi bila ada jaringan jalan raya. Meningkatnya jumlah penduduk Baturaja yang relatif tinggi sebesar 3,36 % per tahun, akan berakibat pula semakin meningkatnya kegiatan hidup manusia serta peranan yang harus diterima oleh jaringan jalan raya sebagai sarana perhubungan dari proses pergerakan manusia dan barang dari suatu tempat ke tampal yang lainnya. Dari kenaikan pertumbuhan penduduk sebesar 3,36 % per tahun dan kenaikan jumlah kendaraan cukup tinggi yaitu sebesar 3,20 % per-tahun (BPS- Baturaja 2001) maka kota Baturaja mengalami pertumbuhan cukup pesat. Dari penelitian hubungan komposisi jumlah kendaraan terhadap populasi penduduk pada 3 (tiga) ruas jalan yang diamati, maka pada ruas jalan Jend. Sudirman Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Batu Raja Timur Kota Batu Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu terlihat jumlah kendaraan lebih tinggi dibandingkan dengan ruas jalan lainnya, yaitu sebesar 2420 kendaraan, dengan populasi penduduk sebesar 5.973 jiwa lain halnya dengan ruas jalan M. Hatta jumlah kendaraan tidak terlalu tinggi, yaitu sebesar 1210 kendaraan, dengan populasi penduduk sebesar 3.772 jiwa. Pada ruas jalan A. Yani Kota Balu Raja, populasi penduduk sangat dominan, yaitu sebesar 14.417 jiwa, namun jumlah kendaraan tidak terlalu tinggi yaitu sebesar 2225 kendaraan. Dari hasil penelitian hubungan komposisi lalu lintas dengan populasi penduduk di Kota Batu Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan ini, ternyata tingginya jumlah populasi penduduk pada suatu kecamatan tidak berarti tinggi pula komposisi jumlah kendaraan pada suatu daerah tersebut, demikian juga rendahnya jumlah populasi penduduk pada suatu daerah tidak berarti rendah pula komposisi jumlah kendaraan pada daerah tersebut.
Pengaruh Penggunaan Semen Pozzolan Tipe-B Terhadap Kuat Tekan beton A Ikhsan Karim
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.079 KB) | DOI: 10.36448/jts.v6i2.914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku statis elemen struktur balok beton bertulang pracetak yang disambung dengan sambungan basah. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang 30 MPa dengan 6 buah tulangan utama diameter 8 mm yang diletakkan di atas dua tumpuan sendi rol pada masing-masing ujungnya mempunyai penampang prismatis segi empat 10x18 cm2. Sambungan basah adalah sambungan yang menggunakan bahan beton polimer 40 MPa dengan metoda penyambungan menggunakan metoda prepacked. Kajian perilaku statis pada model benda uji untuk mengetahui kekuatan lentur struktur, kekakuan dan pola retak struktur balok akibat beban statis yang diletakkan di tengah bentang. Beban statis adalah beban mempunyai arah dan besar  tetap.Hasil kajian struktur beton yang disambung kemudian dibandingkan dengan struktur yang tanpa sambungan (monolit).Kekuatan balok dengan sambungan basah lebih kecil daripada kekuatan balok monolit.
Uji Kekakuan Balok Dengan Sambungan Tulangan Baja Metode Sambungan Kait Hery Riyanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.687 KB) | DOI: 10.36448/jts.v6i2.910

Abstract

Bahan - bahan campuran beton terdiri dari agregat kasar(kerikil), agregat halus(pasir), bahan perekat(semen) dan air secukupnya sebagai fasilitator reaksi kimia hingga beton mengeras. Beton mempunyai kekuatan tekan yang cukup besar, namun sangat lemah terhadap tarik.Karena itu penggunaan beton selalu dipadukan dengan bahan yang mempunyai kuat tarik tinggi yaitu baja.Beton dengan tulangan baja adalah perpaduan yang sangat kuat, sehingga beton bertulang banyak digunakan sebagai bahan bangunan.Nilai kuat tekan beton relatif tinggi dibandingkan dengan kuat tariknya, dan beton merupakan bahan yang bersifat getas.Nilai kuat tariknya hanya berkisar 9%-l5% saja dari kuat tekannya. Umumnya beton diperkuat dengan batang tulangan baja sebagai bahan yang dapat membantu kelemahan dari beton, terutama pada bagian yang menahan gaya tarik sehingga dapat bekerja sama sebagai komponen struktur bangunan. Dari hasil kesimpulan penelitian maka, rata-rata kekakuan dari balok dengan tulangan tanpa sambungan, lebih besar di bandingkan dengan rata-rata dari balok dengan tulangan dengan sambungan kait.Balok dengan sambungan kait lebih kecil mampu menahan beban dari pada balok yang memiliki hilangan tanpa sambungan, sehingga masih diperlukan metode - metode penyambungan yang lain, agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Perencanaan Check Dam Way Rarem Di Kabupaten Lampung Utara Sugito SUGITO
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.098 KB) | DOI: 10.36448/jts.v6i2.911

Abstract

Besarnya erosi, angkutan dan pengendapan sedimen merupakan masalah yang harus diatasi secara terpadu karena selain akan menyebabkan pembekakan biaya pemeliharaan juga akan mempercepat usia guna Waduk Way Rarem dan prasarana penunjang lainnya.  Melihat kondisi tersebut maka diperlukan upaya yang konkret baik yang bersifat segera maupun jangka panjang untuk menanggulangi / mengurangi permasalahan sedimentasi.Reboisasi dan penataaan lahan serta pengawasan sektor kehutanan merupakan upaya jangka panjang yang perlu dilakukan secara terpadu untuk mengurangi erosifitas lahan, sedangkan upaya yang besifat segera adalah dengan membuat bangunan pengendali sedimen berupa Check Dam di badan sungai yang berguna secara langsung untuk menghambat masuknya angkutan sedimen ke dalam tampungan waduk. Perencanaan check dam way rarem ini dengan menggunakan berbagai alternatif metode analisis hidrologi hujan dan banjir rancangan sehingga akan diperoleh data masukan desain yang lebih optimal.
Analisa Dan Desain Pondasi Tiang Pancang Berdasarkan Bentuk Tiang Lilies Widojoko
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087 KB) | DOI: 10.36448/jts.v6i2.912

Abstract

Definisi pondasi adalah bagian terbawah dari suatu bangunan (sub structure) yang menerima dan meneruskan seluruh beban-beban yang bekerja di bag'an atasnya dengan segala efeknya, termasuk beban tidak tetap, gempa, angin, suara, yang kemudian diterima oleh suatu lapisan tanah sehingga diharapkan bangunan dalam kondisi aman.Pondasi tiang merupakan type pondasi yang sering digunakan pada stuktur bangunan yang membutuhkan daya dukung yang sangat besar, seperti gedung bertingkat, jembatan dan lain-lain. Apabila tanah dasar di bawah bangunan tersebut tidak mempunyai daya dukung yang aman untuk memikul berat bangunan serta beban yang bekerja di atasnya, atau apabila lapisan tanah yang mempunyai daya dukung (bearing capacity) yang aman untuk memikul berat bangunan letaknya sangat dalam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ditinjau dari segi kekuatan bahan, maka daya dukung pondasi yang paling besar adalah pondasi baja H yaitu sebesar 194,6 ton, (2)          Ditinjau dari daya dukung tanah, daya dukung pondasi yang paling besar adalah pada pondasi tiang baja profil H yaitu sebesar 7719 ton, (3)      Kondisi tanah sangat berpengaiuh dalam menentukan besarnya kapasitas daya dukung yang dapat dipikul oleh tiang pancang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5