cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PIJAR
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dengan akses terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Jurusan PMIPA FKIP Universitas Mataram, memuat artikel ilmiah baik berupa: 1. HASIL PENELITIAN. 2. LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT,3. KAJIAN PUSTAKA.Terbit setiap 6 bulan sekali (Maret dan September), mencakup pengkajian ilmu dan pengajaran dalam bidang MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Redaksi menerima tulisan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, baik dari kalangan universitas maupun dari luar universitas
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 1 (2014)" : 8 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM KELOMPOK KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA S1 PGSD TAHUN AKADEMIK 2013/2014 Hapipi, Hapipi; Azmi, Syahrul; Santosa, Aos
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah Matematika Dasar dengan melakukan perbaikan kualitas proses pembelajaran. Perbaikan kualitas proses ini dilakukan dengan menerapkan pembelajaran berbasis realistik dalam kelompok kooperatif. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa pada materi persamaan/pertidaksamaan linear dan persamaan/pertidaksamaan kuadrat. Ketuntasan klasikal mencapai 61% pada siklus I, sedangkan pada siklus II mencapai 88%.
MODEL PERUBAHAN KONSEPTUAL DENGAN PENDEKATAN KONFLIK KOGNITIF (MPK-PKK) makhrus, Muh; Nur, Mohamad; Widodo, Wahono
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang telah dialami oleh mahasiswa baik di sekolah menengah maupun di perguruan tinggi masih menyisakan ketidakpahaman konsep dan bahkan miskonsepsi yang kuat. Oleh sebab pembelajaran seharusnya difokuskan pada upaya untuk melakukan perubahan konseptual terhadap konsep-konsep yang masih salah dipahami oleh mahasiswa. Perubahan konseptual tersebut dapat terjadi, jika mahasiswa menyadari adanya ketidaksesuaian antara peristiwa-peristiwa yang pernah dialami dengan ekspektasi intelektual mereka. Kesadaran terhadap adanya ketidaksesuaian tersebut dapat menyebabkan mahasiswa mengalami konflik kognitif dan hal ini merupakan langkah pertama dalam perubahan konseptual, yaitu kesadaran terhadap adanya kontradiksi yang diikuti dengan kesadaran akan adanya kebutuhan untuk melakukan perubahan. Berdasarkan hal tersebut, maka pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan model perubahan konseptual dengan pendekatan konflik kognitif (MPK-PKK), agar mahasiswa benar-benar menyadari bahwa ada konflik kognitif yang terjadi pada dirinya sehingga proses perubahan konseptual yang diharapkan dapat terjadi. Model pembelajaran ini telah dikembangkan oleh peneliti beserta instrumennya dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan kondisi proses berpikir yang harus dimiliki mahasiswa agar terjadi perubahan konseptual, serta untuk mengetahui besarnya konflik kognitif yang terjadi pada mahasiswa pada saat pembelajaran. Model pembelajaran ini telah di validasi pada kegiatan FGD (Focused Group Discussion) yang dilakukan di Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan menghasilkan rekomendasi bahwa model ini layak di aplikasikan pada kegiatan pembelajaran di sekolah dan di perguruan tinggi.
KAJIAN KEINJEKTIFAN MODUL (MODUL INJEKTIF, MODUL INJEKTIF LEMAH, MODUL MININJEKTIF) Baidowi, Baidowi; Anwar, Yunita Septriana
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diberikan  adalah -modul. Modul  dikatakan injektif jika untuk setiap monomorfisma   dan setiap homomorfisma  terdapat homomorfisma   sedemikian hingga . Modul  dikatakan injektif-lemah jika  adalah  -injektif lemah untuk setiap modul    yang dibangun berhingga. Sedangkan  dikatakan mininjektif jika untuk setiap homomorfisma dari  dengan  ideal sederhana dari , terdapat homomorfisma  sedemikian hingga . Kajian keinjektifan dalam tulisan ini meliputi modul injektif, modul injektif-lemah, dan modul mininjektif yang mengkaji karakterisasi dari masing-masing modul. Khusunya ketiganya memiliki karakterisasi yang khusus pada jumlahan tak berhingganya.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENINGKATAN LITERASI SAINS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KURIKULUM SAINS SMP 2013 Setiadi, Dadi
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pembelajaran sains tingkat SMP di Indonesia tergolong rendah dengan ditunjukan  bukti hasil tes internasional berupa kemampuan literasi sains dimana kemampuan rata-rata peserta didik  Indonesia berada pada posisi paling bawah. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model pembelajaran sains berbasis peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, Data kualittatif dianalisis secara deskriptif  sedangkan data kuantittaif dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan literasi sains kelompok eksperimen signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Pembelajaran pada kelompok eksperimen peserta didik lebih aktif melaksanakan investigasi dan mendiskusikan hasilnya, mengembangkan konteks materi dengan kehidupan dan diperkaya dengan kemampuan mengidentifikasi isu-isu dan fenomena sains, Model pembelajaran dapat dilakasanakan dengan baik jika peran dan fungsi peserta didik dan pendidik dalam pembelajaran sesuai dengan tagihan dari model pembelajaran hasil pengembangan. Pendidik diharapkan dapat menerapkan model tersebut dikarenaka  hasil belajar peserta didik tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan literasi sains tetapi juga metode dan keterampilan lmiah, implikasi sains dan teknologi dalam kehidupan sehingga dapat mendukung implementasi kurikulum 2013.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERPADU NUMBERD HEAD TOGETHER DAN TWO STAY TWO STRAY DALAM UPAYA MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS X SMA MEMAHAMI KONSEP-KONSEP KIMIA Haris, Mukhtar; Muntari, Muntari; loka, I Nyoman
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep-konsep kimia dan mengembangkan perangkat pembelajaran kimia dengan model  pembelajaran kooperatif terpadu Numberd Head Together dan Two Stay Two Stray.  Kegiatan ini dilakukan pada siswa kelas X di SMAN 3 Mataram dan SMAN 7 Mataram semester gasal tahun 2013. Hasil penelitian tentang kesulitan belajar yang diperoleh adalah terdapat beberapa kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep-konsep kimia terutama lebih dari 50% siswa mengalami kesulitan belajar. Pada materi struktur atom & sistem periodik unsur berupa kesulitan belajar dalam hal memahami tabel periodik unsur, menentukan elektron valensi, menentukan jumlah netron dan elektron dari ion, dan kesulitan menentukan golongan dan periode unsur. Pada materi ikatan kimia, kesulitan dalam hal menentukan senyawa yang memiliki ikatan ion, menentukan rumus senyawa yang terbentuk dan jenis ikatannya, menentukan senyawa yang tidak memenuhi kaidah oktet, menentukan senyawa kovalen polar, menentukan kemampuan suatu unsur yang diketahui nomor atomnya, menentukan pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion dan pasangan golongan unsur yang dapat membentuk ikatan kovalen. Sedangkan pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi, siswa kesulitan pada semua konsep tentang tata nama senyawa biner dan penyetaraan persamaan reaksi.
ANALISIS KEMELEKAN SAINS (SCIENCE LITERACY) DAN KEMELEKAN INKUIRI (INQUIRY LITERACY) GURU MATA PELAJARAN IPA SMP Jufri, A Wahab; Hikmawati, Hikmawati
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemelekan sains dan kemelekan inkuiri adalah dua hal penting yang harus dikuasai secara memadai oleh peserta didik dalam era globalisasi. Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis tingkat kemelekan sains dan kemelekan inkuiri guru-guru mata pelajaran IPA SMP. Sampel penelitian terdiri atas 25 orang guru IPA SMP yang sedang menempuh program S2 pada Program Studi Magister Pendidikan IPA di Universitas Mataram tahun akademik 2012/2013. Penelitian dilaksanakan dengan pola pretes-postes dan diberikan perlakuan berupa pelatihan berjenjang dengan total waktu 400 menit (4 kali tatap muka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemelekan sains dan inkuiri guru-guru IPA SMP masih tergolong rendah. Dalam pola pelatihan berjenjang seperti ini guru hanya mampu meningkatkan kemelekan sains sebesar 1% dan kemelekan inkuiri sebesar 5%. Mengingat pentingnya peran kemelekan sains dan kemelekan inkuiri bagi peserta didik maka perlu dilakukan upaya sistematis untuk meningkatkan kompetensi profesional para guru khususnya aspek kemelekan sains dan kemelekan inkuiri.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI KELAS DENGAN TEKNIK BUZZ GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KIMIA MATERI POKOK HIDROKARBON Rahmayanti, Nuril; Muntari, Muntari; Siahaan, Jackson
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan model pembelajaran diskusi kelas teknik buzz group bertujuan meningkatkan prestasi belajar siswa materi pokok hidrokarbon. Penelitian dilaksanakan pada kelas X SMAN 1 Gunungsari.  Fokus penelitian ini adalah nilai post-test yang dianalisis dengan uji-t. Diperoleh thitung sebesar 2,23. Nilai thitung dikonsultasikan pada ttabel dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel 1,684. Nilai thitung..> ttabel sehingga penerapan model pembelajaran diskusi kelas  teknik buzz group berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar kimia siswa kelas X SMAN 1 Gunungsari.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DAN IMPLIKASINYA PADA PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA Gunawan, Gunawan; Harjono, Ahmad; Sahidu, Hairunnisyah; Satrio, Satrio
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif fisika dan menganalisis implikasinya dalam pembelajaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan pendidikan (Educational Research and Development). Jenis penelitian R&D adalah suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk-produk pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan terbukti mampu membantu mahasiswa untuk memahami konsep fisika dengan  lebih baik, khususnya pada konsep-konsep fisika abstrak yang telah divisualisasikan. Beberapa konsep yang mengalami peningkatan tertinggi antara lain optik geometri (58,2%), gaya sentral (68,8%), temperatur dan pemuaian (71,7%), hukum Coulomb (68,6%). Semua konsep tersebut umumnya merupakan konsep yang abstrak. Hal ini menunjukkan bahwa visualisasi pada konsep abstrak tersebut dapat dikategorikan berhasil membantu mahasiswa memahami konsep dengan lebih baik. Pada konsep-konsep dengan persamaan matematis yang dominan, umumnya peningkatan penguasaan konsep pada kedua kelas tidak berbeda secara signifikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8