cover
Contact Name
Abdul Firmal Ashaf
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.metakom@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung C FISIPJl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi
Published by Universitas Lampung
ISSN : 24433691     EISSN : 27150089     DOI : https://doi.org/10.23960/metakom
Jurnal MetaKom merupakan peer-reviewed journal yang diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Lampung. Jurnal Kajian Komunikasi MetaKom menampung pemikiran-pemikiran dan hasil penelitian dari komunitas akademis. Terbit dua kali setahun, Jurnal MetaKom diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan civitas akademika, praktisi, komunitas, maupun masyarakat umum atas informasi seputar perkembangan dan persoalan-persoalan dalam kajian komunikasi yang mutakhir, baik dalam lingkup lokal, regional, maupun global.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition" : 7 Documents clear
CULTURE SHOCK OF NON-MUSLIM STUDENTS ON ISLAMIC CAMPUS Azza Abidatin Bettaliyah; Nur Qomariyah Nawafillah
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait Culture Shock yang terjadi pada mahasiswa Non Muslim di Universitas Islam Lamongan (UNISLA) yang merupakan sebuah universitas swasta yang berhasil melakukan branding sebagai kampus Islam berlandaskan Nahdlatul Ulama (NU). Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah mahasiswa non muslim di UNISLA mengalami gegar budaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Objek dalam penelitian ini adalah culture shock yang dirasakan oleh mahasiswa non muslim yang sedang kuliah di Universitas Islam Lamongan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan pengambilan gambar. Informan yang dipilih adalah 6 mahasiswa non muslim beragama Kristen Protestan. 2 informan berasal dari suku Jawa asal Lamongan, 2 informan keturunan Tionghoa asal Lamongan dan 2 informan berasal dari Nusa Tenggara Timur. Teknik analisa data yang digunakan yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa Culture Shock dirasakan oleh informan saat pertama kali mendengar lagu “Ya Lal Wathon”di kampus, saat mengetahui aturan wajib mahasiswa untuk mengikuti pondok pesantren mahasiswa, saat memasuki masjid kampus, saat Mata kuliah ASWAJA dan Pendidikan Agama Islam. Namun selain mengalami Culture Shock, kebiasaan baru tersebut menjadi sebuah kebiasaan menarik bagi informan.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN MEDIA ONLINE MENGENAI KEBIJAKAN PSBB PADA KOMPAS.COM DAN TIRTO.ID Angelita Kania Ramdan; Naura Beta Devita; Rasyifa Rusharijanto; Dini Safitri
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v1i5.109

Abstract

Sejak meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam upaya menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setiap media tentunya memiliki pengemasan berita tersendiri terhadap peristiwa ini. Karena pada dasarnya setiap media memiliki perbedaan dalam mengkonstruksi beritanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Kompas.com dan Tirto.id membingkai pemberitaan mengenai PSBB. Penelitian ini menggunakan model analisis framing Robert Entman. Penelitian ini menemukan bahwa pemberitaan pada Kompas.com dan Tirto.id terdapat perbedaan pengemasan berita mengenai PSBB ini. Berdasarkan problem identification, Kompas.com cenderung melihat identifikasi masalah dari PSBB dari sisi pelaksanaan PSBB pada pengendara, sedangkan Tirto.id melihat dari sisi pengaruh PSBB terhadap ojek online. Kemudian, casual interpretation pada Kompas.com adalah Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB, seedangkan casual interpretation Tirto.id adalah Peraturan Permenhub tentang pengendalian transportasi. Moral evaluation pada Kompas.com menekankan pada kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai PSBB, dan moral evaluation pada Tirto.id adalah aturan permenhub yang tidak berlawanan dengan aturan dari permenkes. Selanjutnya, treatment recommendation pada Kompas.com cenderung kepada penerapan sanksi yang tegas untuk pelanggar dan treatment recommendation pada Tirto.id adalah perizinan operasi ojek online.
KEGIATAN KNOWLEDGE SHARING PADA KOMUNITAS THE LOCAL ENABLERS JATINANGOR Ria Maudi Fatimah; Yunus Winoto; Dian Sinaga
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v1i5.93

Abstract

This study aims to determine how the process of knowledge sharing activities in the community based on socialenterpreneurship based on referring to the theory of Nonaka and Takeuchi, SECI in Yusuf's book that explains the four knowledge converts including Socialization, Externalization, Combination, and Internalization. The method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques used through observation, interviews, and literature study. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the knowledge sharing activities carried out in the community of The Local Enablers occur in formal and informal activities. Formal activities consist of Learning Day and Thursday sharing. Informal activities are activities without time limit through face to face or media such as Instagram and WhatsApp, these activities are carried out anytime and anywhere. The conclusion of this research is sharing activities in the context of sharing knowledge behind the same experience. There are responses and opinions from each member in response to topics discussed in formal and informal activities. Which then can produce writing and images in the form of documents, archives and others to be used again by community members. From these results the advice that can be given is the need for a planned management system. such as digital storage plus the need for networks to access must be able to pay attention to consumers, especially members for the smooth dissemination of information.
Reception Analysis of the Use of Social Media for Decision Making on the New Normal Campaign (Youtube Video "Tips to Prevent Corona by Doctor Reisa") Eravany Noura Widyanggari
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v5i1.146

Abstract

The decline in the spread of the Covid-19 Virus in May 2020 has provided a "fresh air" for people to start activities with a new life order (new normal). This step began with President Jokowi's visit to a mall in Bekasi and was followed by the delivery of health protocol information by the Covid-19 Task Force Communications Team on one of the Youtube social media "Tips to Prevent Corona in the Mall Ala Dokter Reisa". The purpose of this study was to determine the public's acceptance of the video, the decisions that the community would take after watching the video and whether the speaker had an effect on receiving information. The method in this research uses reception analysis and the theory of decision making by George R. Terry and Brinckloe. The results showed that not all informants agreed with the information presented or entered the Negotiated Reading category. 90% made the decision would go to the mall with health protocols implementation. This decision is based on Fact and Logic or Rationality. The community does not pay too much attention to the figure of the information provider but rather the information provided and still follows instructions given for health reasons. Keywords: Reception Analysis, New Normal, Decision Making Theory, Health Protocol
The DIGITALIZATION OF MARKETING TOURISM PROMOTION IN BANDAR LAMPUNG CITY Supriyanto Supriyanto; Putri Irmala Sari; Suripto Suripto
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v5i1.162

Abstract

The Sky Arch is one of the new tourist attractions in the city of Bandar Lampung. This can be seen from the public's curiosity to come to visit Lengkung Langit. The achievement of Lengkung Langit in attracting public visits when it opened, was recorded as only 1,000 to 2,000 on weekend holidays. This study wants to know how the marketing of the digitalization of the promotional strategies carried out by the manager of the Lengkung Langit tourist spot. This study uses the Villa Gardenia tourist spot as a comparison. The data in this study were obtained by conducting interviews with the manager of Lengkung Langit and a little with Villa Gardenia. Observation and documentation are carried out for field proof. The visitors who were interviewed were only to cross-check the data from the interview with the manager. The results of this study indicate that the promotional strategy carried out by Lengkung Langit is in accordance with the marketing mix concept, by combining the 4 elements of P, namely product, price, place and promotions. Promotion using social media and digital media according to the demands of the times has been carried out by the management and owner of Lengkung Langit.
ANALYSIS OF USE OF INSTAGRAM AS ONLINE CULINARY PROMOTION IN SURABAYA (CASE STUDY ON FOODSTAGRAM ACCOUNT @KOKOBUNCIT) Achmad Kanzulfikar
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v5i1.196

Abstract

Foodstagram. Fenomena ini dipelopori oleh foodstragrammer yang memiliki hobi memotret, mereview makanan dan suasana restoran kemudian diunggah di akun media sosial mereka dengan caption yang menarik. Misalnya, harga, lokasi, pendapat mereka tentang makanan, dan suasana restoran. Ada banyak foodstagram di Surabaya yang memberikan informasi tentang berbagai macam makanan, salah satunya adalah @kokobuncit. Akun ini menggunakan nama yang unik. Selain itu, pemiliknya juga seorang pemuda. Akun @kokobuncit juga sangat terkenal dengan pengikut lebih dari 300 ribu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Instagram, @kokobuncit, sebagai promosi kuliner di Surabaya. Melalui pemahaman penggunaan fitur media sosial Instagram yang memiliki layanan berbagi foto dan video. Menggunakan teori komunikasi pemasaran online dalam pemasaran instagram, Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, berdasarkan salah satu informan yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini Instagram dinilai efektif dalam melakukan kegiatan promosi produk kuliner karena Instagram memiliki fitur Post dan Caption dan sebuah foodstagram harus memiliki ciri dan kemampuan diantaranya yaitu dalam bidang fotografi dan pengetahuan tentang produk kuliner.
IMPLEMENTATION OF EMPLOYEE ORGANIZATIONAL CULTURE THROUGH FORMAL AND INFORMAL COMMUNICATION Elisa Budiyanti; Nadya Amalia Nasution; Umi Rojiat
Metakom Vol 5 No 1 (2021): 9th Edition
Publisher : Metakom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/metakom.v5i1.203

Abstract

Suatu organisasi di bentuk karena mempunyai dasar dan tujuan yang ingin dicapai. Pencapaian tujuan bukan hanya kepuasan individual, tetapi kepuasan dan manfaat bersama. Budaya organisasi yang kuat dapat memberikan arah kepada suatu organisasi terutama para pegawai. Budaya organisasi perlu diterapkan di dalam setiap bidang usaha, sebagaimana salah satunya adalah Bea Cukai yang memiliki peranan yang berkaitan erat dengan memungut pajak atas barang impor dan ekspor. Salah satu bagian dari Bea cukai adalah KPPBC Tipe Pabean A Bandung yang memiliki keunikan dalam budaya organisasi, yaitu budaya “API” serta tagline sendiri yang mengusung identitas dari Bea Cukai Bandung, yaitu “Gedebageur”. Metode penelitian yang digunakan dari penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek dari penelitian ini adalah implementasi budaya organisasi melalui komunikasi formal dan informal pegawai. Hasil dari penelitian ini yaitu tahap-tahap budaya organisasi yang telah dilakukan ketika pegawai masih mengikuti pendidikan di STAN. Nilai-nilai kedisiplinan telah ditanamkan dan dilanjutkan mengikuti SMAPTA pelatihan kepegawaian yang dilatih langsung oleh Koppasus. Meski menggunakan budaya semi militer, pegawai diharuskan selalu menggunakan 3S (senyum, salam, dan sapa) sehingga KPPBC Tipe Madya Pabean A Bandung, tidak kaku dan pengguna jasa merasa nyaman. Budaya API dalam bentuk kegiatan formal maupun informal dalam bekerja, memiliki nilai amanah ditunjukan dalam beberapa kegiatan formal agar pegawai melaksanakan kinerja sesuai dengan budaya organisasi KPPBC Tipe Madya Pabean A Bandung yakni berkinerja jujur, disiplin, memiliki integritas menjauhi diri dari korupsi untuk Bea Cukai makin baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7