cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Arabia: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
ISSN : 25022482     EISSN : 2085644X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA" : 16 Documents clear
Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab (Respon, Tantangan Dan Solusi Terhadap Perubahan) Fatah, Ahmad
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1942

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi pembelajaran bahasa Arab dari aspek konseptual dan aktual. Pendekatan kajian ini adalah library research yaitu dengan membahasa literatur-literatur yang membahas inovasi pembelajaran bahasa Arab. Simpulan dari kajian ini adalah Inovasi pembelajaran merupakan sesuatu yang penting dan mesti dimiliki atau dilakukan oleh guru. Hal ini disebabkan karena pembelajaran akan lebih hidup dan bermakna. Berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi kepada siswa agar lebih giat dan senang belajar. Seperti yang telah dipaparkan, pada hakekatnya sifat inovasi itu amat relatif, dalam arti inovasi yang kita lakukan sebenarnya barangkali sudah tidak asing bagi orang lain. Tetapi sebagai seorang guru yang setiap hari berinteraksi dengan anak, maka tidaklah salah apabila terus-menerus melakkukan inovasi dalam pembelajaran. Kemauan guru untuk mencoba menemukan, menggali dan mencari berbagai terobosan, pendekatan, metode dan sistem pembelajaran merupakan salah satu penunjang akan munculnya berbagai inovasi-inovasi baru yang segar dan mencerahkan.
Standup category: Strategi Pembelajaranaktif Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara(Maharat Al-Kalam) Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ammar, Adzfar
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi stand up category dalam pembelajaran bahasa Arab untuk meningkatkan keterampilan berbicara (maharat al-kalam) dan untuk membuktikan ada tidaknya perbedaan yang signifikan dari hasil belajar matakuliah al-istima’ wa al-kalam antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis statistik diketahui uji Non Parametrik posttest antara kelompok kontrol dan eksperimen didapatkan nilai Sig 0.002 < 0.05 yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen. Sedangkan uji T nilai pretest dan posttest kelompok eksperimen menghasilkan nilai Sig 0.000 < 0.05 yang artinya terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa kelompok eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi stand up category dapat dijadikan sebagai solusi alternatif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara (maharat al-kalam).الغرض لهذا البحث معرفة تطبيقة على الإسترانتيجي"stand up category" في تعليم اللغة العربية لترقية مهارة الكلام واستدلال على امكان الإختلاف المعنوي من نتيجة تعليم المادّة الاستماع والكلام بين مخموعة تجريبية ومجموعة مراقبة لطلاب قسم تعليم اللغة العربية جامعة سونن كاليجاكا الإسلامية الحكومية. ويستخدم الباحث طريقة الاختبار و المقابلة و الملاحظة و الوثائق في جمع البيانات. ودلت نتيجة البحث على أن الإختبار الصفري المعامل قبل الإختبار بين مجموعة مراقبة و مجموعة تجربية تحصل على قيمة معنوية ٥.,.<٢..,.والمراد أن هناك فرق معنوي في نتيجة التعليم بين مجموعة مراقبة ومجموعة تجربية. وأما اختبار t القيمة قبل الإختبار وبعده في مجموعة تجربية تحصل على قيمة معنوية ٥.,.<...,.والمراد أن هناك ترقية معنوية في نتيجة تعليم الطلاب في مجموعة تجربية. ولذلك يستنبط أن الإسترانتيجي"stand up category"يمكن ان يجعله المعلم كحلّ إختياري في ترقية نتيجة الطلاب في تعليم مهارة الكلام.
تيسير النحو في اللغة العربية (دراسة مقارنة بين المفاهيم النحوية عند شوقي ضيف وإبراهيم مصطفى) Ni'mah, Umi Nurun
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1945

Abstract

At its birth, Arabic grammar (which usually called Nahw) was compiled for the purpose of teaching and learning. It was expected that this compilation could be useful for Arabic learners. The embrio of this activity took place in the I H (VII M) dan grew up until its maturity in IV H (XI M). Its peak occured in the second and the third century. Actually, the scholars’ endeavor was not separable from the many and varied activities, which included realms of fiqh, hadist, philosophy, medical science and so on. The activities were actualized in different forms. One of them was the translation of a large amount of ancient Greekphilosophers’ works that contained many ideas of philosopny and logic. This greatly affected and influenced the Arabic scholars’ way of thinking. Among of them were linguists.On one hand, the philosophy and logic were significant matters in the growth and maturity Arabic grammar. On the other hand, the more they analysed the more complicated it became to understand. It had escaped its first compilation goals; intended to be a teaching learning material of Arabic language, it had been a material of language logic.However, among the linguists were those who did not succomb to the current trend, since they compiled the language science from different approaches. Among them were Ibn Madha’, Az-Zajjajiy, Abu ‘Ubaidah and Al-Jurjani. Unfortunetly, so far the philosophical logical approaches become the mainstream in the Nahw discussions;so the educational approaches were buried in history or discussed as a different issue or realm. Their names did not come into view again until the XX century. A revival of intellectual questioning encouraged modern scholars to review their epistemological tradition, including the language science. Unavoidably, ideas about repositioning Arabic grammar as a pure language learning teaching material emerged.Many efforts to separate Arabic grammar from philosophy were performed. A number of ideas, concepts, inventions and suggestions had been innovated. Among them were Syauqi Dhaif and Ibrahim Musthafa. This paper intends to discuss and review their ideas in order to establish which approach of grammar most effective material for Arabic learning and teaching, withouteliminating its significant aspects. Comparing them, it appears that each of them has a different significant that may be implemented in different Arabic teaching learninggoals.
Metode Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Arab Shodiq, Muhammad Jafar
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1936

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya pembelajaran bahasa Arab di SMK Muhammadiyah 1 Patuk terutama dalam hal mencapai prestasi belajar bahasa Arab yang disebabkan faktor kemampuan rata-rata siswa yang masih dapat dikatakan awam  huruf Arab, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan alokasi waktu yang terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengujicobakan metode pembelajaran bahasa Arab berbasis Multiple Intelligences dan mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa.Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dan bersifat kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan dokumentasi. Teknik tes terdiri dari multiple intelligences test, pretest, dan posttest. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis yang diajukan adalah dengan melakukan uji-t melalui program SPSS 22 serta uji normalitas dan uji homogenitas yang dilakukan sebelumnya sebagai uji prasyarat.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan sigifikan antara prestasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah treatment yaitu dengan signifikansi sebesar 0.006. 2) Metode pembelajaran berbasis MI efektif meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas eksperimen dengan siginfikansi sebesar 0.022.قامت الباحثة هذا البحث على بعض الأسباب، هم قليل فعالية تعلم اللغة العربية في مدرسة محمدية الثانوية الأهلية الأولى فاتوك خاصة من حيث نيل نتائج الدرس لأن قدرة الطلاب في تعريف حروف العربية نقيصة، و قليل جنس مناهج التعليم العربية، و محدود الأوقات الجاهزة. أن هذا البحث بحث تجربي و هدفه تجريب منهج التعليم بالأساسس الذكائات المتعددة و معرفة فعاليته في ترقية نتائج درس اللغة العربية.هاذا البحث بحث ميداني كمي. استخدمت الباحثة طريقة الاختبار و التوثيق لجمع البيانات. و أما الاختبار ففيها اختبار الذكائات المتعددة و الاختبار القبلي و الاختبار البعدي. و في تحليل البيانات قامت الباحثة بالاختبار الفرق (Uji-T) بمساعدة SPSS 22 و الاختبار الطبيعي والتجانسي الذان قامت بهما الباحثة كشرط أساسي من قبل.دلت تبيجة تحليل الاختبار الفرق (Uji-T) على : ۱) أن هناك فرق هام بين النتائج الدراسية في قسم التجربة و قسم التوجيه بعد تطبيق المنهج بقيمة الأهمية 0.006. ۲) أن تطبيق منهج التعليم بالأساس الذكائات المتعددة  فعال في ترقية نتائج درس اللغة العربية لطلاب قسم التجربة بقيمة الأهمية 0.22.
Problem dan Tantangan Pembelajaran Bahasa Arab Pada Tingkat Madrasah Falah, Ahmad
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1946

Abstract

هذه الدراسة التي تاخذ العنوان " المشكلة والمناهدة  فى تعليم اللغة العربية" تحاول كشفبعض المشكلات التى تحول على تعليم الغة العربية. وهذه المشكلات  اما تتعلق بمشكلات بعدم الخطوط الواضحة من برنامج تعليم اللغة العربية , او عدم كفاءة المدرسين او غيرها. وبعد عرض تلك المشكلات تحاول الدراسة  لوضع بعض الحلول: الاول,  المدرس يعرف اول الدرس الاستطاعة الاولى عن اللغة العربية  لدى التلاميذ, الثانى, ترقية مهمة اللغة العربية لدى التلاميذ, الثالث,ترقية دوافع التعلم اللغة العربية لدى التلاميذ, الرابع, تخطيط البرنامج فى تعليم اللغة  العربية الذى يدخل فيه  الطريقة والاستراتيجية التعلم الفعال في تعليم اللغة العربية, والخامس, استخدام  وسيلة تعلم اللغة العربية لتطلب اهتمام التلاميذ
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batu Mandi Tilatang Kamang Vadhillah, Syukra; Alimin, Alimin; Suharmon, Suharmon
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika pembelajaran bahasa Arab yang dihadapi guru dan siswa di MAN Batu Mandi Tilatang Kamang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun problematika pembelajaran bahasa Arab yang dihadapi guru dan siswa di madrasah ini adalah tidak ada media pembelajaran untuk ijtima’, siswa berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, guru kurang termotivasi untuk berbicara bahasa Arab, labor bahasa sebagai penunjang pembelajaran bahasa Arab tidak ada, metode yang digunakan tidak bervariasi, lingkungan yang kurang mendukung untuk tercapainya proses pembelajaran yang baik dan waktu belajar yang ditetapkan tidak cukup.
Dikotomi Pembelajaran Bahasa Arab : Antara Knowledge dan Performance Nugroho, Puspo
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1948

Abstract

Bahasa Arab merupakan bahasa penting untuk dimiliki oleh umat Islam. Bahasa yang mengandung makna mendalam karena sumber pedoman agama Islam berupa al-Qur’an dan al-Hadist disampaikan dengan menggunakan bahasa Arab. Dalam kajian ini penulis berusaha menelaah secara mendalam problematika pembelajaran yang selama ini terjadi pada praktik pembelajaran bahasa Arab di beberapa lembaga pendidikan. Kajian ini lebih spesifik berupa kajian studi kepustakaan dengan menelaah artikel hasil kajian terdahulu, buku dan beberapa referensi lainnya. Hasil kajian ini mengerucutkan kepada beberapa problem yang muncul dalam praktik pembelajaran bahasa Arab seperti problem linguistik dan problem non-linguistik. Dalam banyak kasus ditemukan problem mendasar selain dua diatas adalah munculnya tipologi pandangan bahwa kemampuan berbahasa merupakan knowledge, pandangan kedua kemampuan berbahasa merupakan habit yang memerlukan ikhtiar performan dalam berkomunikasi, dan ketiga menyebutkan kemampuan berbahasa mencakup keduanya. Akan tetapi yang selama ini berjalan bahwa praktik pembelajaran bahasa Arab masih cenderung bersifat knowledge dan dan menomerduakan sisi performansi dalam berkomunikasi.
Problematika Penggunaan Kamus Arab-Indonesia dalam Pembelajaran Tarjamah di Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Setiyawan, Agung
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1934

Abstract

البحث في مشكلة استخدام القاموس عربي-إندونيسي في ترجمة النصوص العربية إلى اللغة الإندونيسية تسببه وجود صعوبة طلاب مركز تطوير اللغات جامعة سونان كاليجاكا الإسلامية الحكومية في استخدام القاموسعربي-إندونيسي خصوصا في بحوث عن بعض الكلمات و في تحديد معانيها المناسبة في عملية ترجمة النصوص العربية أثناء التعليم. ومن البحث يعرف به مشاكل الترجمة التي تخرج من استخدام القاموس في ترجمة النصوص العربية. وهذا البحث الميداني بطريقة تحليل البحث الكمية. ودلت نتائج البحث على أنّ 66،67% من الطلاب هم الذين يصعبون في تحديد أصل الكلمات من القاموس، و16،67% من الطلاب هم الذين يصعبون في تحديد معاني الكلمات المناسبة في عملية الترجمة والباقي 16،67% من الطلاب هم الذين يصعبون في تحديد أصل الكلمات ومعانيها معا. أمّا الحلول المعروض هو إضافة الفرصة لتعليم قواعد اللغة العربية –العلوم الصرفية- وتكثير التمرينات وتعويد على ترجمة النصوص العربية إلى اللغة الإندونيسية تسهيلا على ايجاد أصل الكلمة العربية وتحديد معانيها المناسبة حتى يكون إنتاج الترجمة خيرا من قبل.الكلمات الرئيسية : مشكلة والقاموس والترجمة Penelitian problematika penggunaan kamus Arab-Indonesia dalam menerjemahkan teks bahasa Arab ke Indonesia ini dilatarbelakangi adanya beberapa mahasiswa Pusat Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga yang masih kesulitan dalam menggunakan kamus, terutama dalam mencari akarsuatu kata serta menentukan makna yang tepat dari kata tersebut. Dari penelitian ini diketahui berbagai masalah yang timbul mengenai penggunaan kamus dalam proses menerjemahkan teks Arab ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode analisis yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,67% mahasiswa mengatakan sulit dalam menentukan akar kata dalam kamus, sebanyak 16,67% mengatakan sulit untuk menentukan makna yang tepat dari suatu kata dan sisanya 16,67% menyatakan sulit untuk menentukan akar kata dan artinyasecarabersamaan. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan tambahanwaktu untuk belajar tata bahasa Arab terutama ilmu Sharaf dan seringmelakukan latihanmenerjemahagar terbiasa dalam menemukan akar kata dan menentukan maknanya yang tepat sehingga kualitas hasil terjemahan akan menjadi lebih baik.
تيسير النحو في اللغة العربية (دراسة مقارنة بين المفاهيم النحوية عند شوقي ضيف وإبراهيم مصطفى) Umi Nurun Ni&#039;mah
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1945

Abstract

At its birth, Arabic grammar (which usually called Nahw) was compiled for the purpose of teaching and learning. It was expected that this compilation could be useful for Arabic learners. The embrio of this activity took place in the I H (VII M) dan grew up until its maturity in IV H (XI M). Its peak occured in the second and the third century. Actually, the scholars’ endeavor was not separable from the many and varied activities, which included realms of fiqh, hadist, philosophy, medical science and so on. The activities were actualized in different forms. One of them was the translation of a large amount of ancient Greekphilosophers’ works that contained many ideas of philosopny and logic. This greatly affected and influenced the Arabic scholars’ way of thinking. Among of them were linguists.On one hand, the philosophy and logic were significant matters in the growth and maturity Arabic grammar. On the other hand, the more they analysed the more complicated it became to understand. It had escaped its first compilation goals; intended to be a teaching learning material of Arabic language, it had been a material of language logic.However, among the linguists were those who did not succomb to the current trend, since they compiled the language science from different approaches. Among them were Ibn Madha’, Az-Zajjajiy, Abu ‘Ubaidah and Al-Jurjani. Unfortunetly, so far the philosophical logical approaches become the mainstream in the Nahw discussions;so the educational approaches were buried in history or discussed as a different issue or realm. Their names did not come into view again until the XX century. A revival of intellectual questioning encouraged modern scholars to review their epistemological tradition, including the language science. Unavoidably, ideas about repositioning Arabic grammar as a pure language learning teaching material emerged.Many efforts to separate Arabic grammar from philosophy were performed. A number of ideas, concepts, inventions and suggestions had been innovated. Among them were Syauqi Dhaif and Ibrahim Musthafa. This paper intends to discuss and review their ideas in order to establish which approach of grammar most effective material for Arabic learning and teaching, withouteliminating its significant aspects. Comparing them, it appears that each of them has a different significant that may be implemented in different Arabic teaching learninggoals.
Metode Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Arab Muhammad Jafar Shodiq
Arabia Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v8i1.1936

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya pembelajaran bahasa Arab di SMK Muhammadiyah 1 Patuk terutama dalam hal mencapai prestasi belajar bahasa Arab yang disebabkan faktor kemampuan rata-rata siswa yang masih dapat dikatakan awam  huruf Arab, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan alokasi waktu yang terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengujicobakan metode pembelajaran bahasa Arab berbasis Multiple Intelligences dan mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa.Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dan bersifat kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan dokumentasi. Teknik tes terdiri dari multiple intelligences test, pretest, dan posttest. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis yang diajukan adalah dengan melakukan uji-t melalui program SPSS 22 serta uji normalitas dan uji homogenitas yang dilakukan sebelumnya sebagai uji prasyarat.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan sigifikan antara prestasi belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah treatment yaitu dengan signifikansi sebesar 0.006. 2) Metode pembelajaran berbasis MI efektif meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas eksperimen dengan siginfikansi sebesar 0.022.قامت الباحثة هذا البحث على بعض الأسباب، هم قليل فعالية تعلم اللغة العربية في مدرسة محمدية الثانوية الأهلية الأولى فاتوك خاصة من حيث نيل نتائج الدرس لأن قدرة الطلاب في تعريف حروف العربية نقيصة، و قليل جنس مناهج التعليم العربية، و محدود الأوقات الجاهزة. أن هذا البحث بحث تجربي و هدفه تجريب منهج التعليم بالأساسس الذكائات المتعددة و معرفة فعاليته في ترقية نتائج درس اللغة العربية.هاذا البحث بحث ميداني كمي. استخدمت الباحثة طريقة الاختبار و التوثيق لجمع البيانات. و أما الاختبار ففيها اختبار الذكائات المتعددة و الاختبار القبلي و الاختبار البعدي. و في تحليل البيانات قامت الباحثة بالاختبار الفرق (Uji-T) بمساعدة SPSS 22 و الاختبار الطبيعي والتجانسي الذان قامت بهما الباحثة كشرط أساسي من قبل.دلت تبيجة تحليل الاختبار الفرق (Uji-T) على : ۱) أن هناك فرق هام بين النتائج الدراسية في قسم التجربة و قسم التوجيه بعد تطبيق المنهج بقيمة الأهمية 0.006. ۲) أن تطبيق منهج التعليم بالأساس الذكائات المتعددة  فعال في ترقية نتائج درس اللغة العربية لطلاب قسم التجربة بقيمة الأهمية 0.22.

Page 1 of 2 | Total Record : 16