cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2013)" : 8 Documents clear
PREDATOR MENOCHILUS SEXMACULATUS SEBAGAI AGENS PENGENDALIAN HAYATI HAMA KUTU KEBUL BEMISIA TABACI PADA CABAI Simanjuntak, Dahlia
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup penting di Indonesia, diperlukan setiap hari, baik untuk konsumsi di dalam negeri maupun untuk ekspor. Kutu tanaman yang menjadi hama penting pada cabai antara lain kutu kebul Bemisia tabaci. Kutu kebul pada tanaman cabai sebagai hama dan vektor penyakit virus merupakan kendala dalam produksi cabai. Musuh alami hama tersebut antara lain Menochilus sexmaculatus. Predator M. sexmaculatus termasuk predator generalis atau polifagus dengan kisaran mangsa yang lebar, memangsa berbagai jenis kutu daun. Peranan predator M. sexmaculatus dalam ekosistem pertanian maupun ekosistem alami mampu mengendalikan populasi berbagai hama kelompok kutu-kutuan menjadi terkendali dan keseimbangan alamiah tercapai. Predator M. sexmaculatus merupakan agens pengendalian hayati yang efektif karena mampu meregulasi populasi hama yang menjadi mangsanya menjadi terkendali.
PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA DENGAN REKONSTRUKSI SEBAGAI WUJUD PELAKSANAAN FUNGSI KRIMINALISTIK Flora, Henny Saida
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekonstruksi adalah sebagai bagian dari penyidikan, dengan cara memperagakan kembali perbuatan tersangka, yang disesuaikan dengan keterangan saksi dalam tingkat penyidikan. Pemeriksaan yang dilakukan adalah merupakan usaha atau kegiatan dari penyidik guna mendapat keterangan, kejelasan dan keidentikan baik dari tersangka sendiri maupun dari saksi mengenai terjadinya tindak pidana dan kebenarannya bahwa tersangka sendirilah sebagai pelakunya. Sebab itu dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut harus menjunjung tinggi hukum dan hak-hak asasi manusia. Jadi rekonstruksi berfungsi sebagai sarana untuk menemukan alat bukti dan keterangan lainnya yang digunakan hakim sebagai dasar untuk memutus suatu perkara pidana yang disertai dengan keyakinannya sendiri.
PENGARUH JARAK TANAM DAN PEREBAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) VARIETAS GAJAH Sulastri, Yustina Sri
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi dan produktivitas kacang tanah di Indonesia tergolong masih rendah. Kacang tanah memiliki sifat pembungaan yang berlangsung terus-menerus hingga menjelang panen, masa berbunga yang lama dan tidak serentak. Akibatnya energi yang seharusnya disalurkan untuk pembentukan polong dan pengisian biji sebagian terarah untuk pembentukan bunga baru. Bunga-bunga baru terutama yang muncul pada saat tanaman sudah berusia di atas 30 hari dan kedudukan bunga berada di atas 15 cm dari permukaan tanah pada umumnya tidak berhasil menjadi polong. Untuk mengatasi permasalahan di atas dilakukan penelitian tentang pengaruh jarak tanam dan perebahan terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah varietas gajah. Penelitian terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu faktor jarak tanam terdiri dari 2 macam: 40x10cm dan 20x20cm dan faktor perebahan terdiri dari 3 taraf: tanpa direbah, direbah dengan kemiringan 60o, direbah dengan kemiringan 30o dari permukaan tanah. Parameter yang diamati: tinggi tanaman, jumlah cabang primer, jumlah polong keseluruhan, jumlah polong bernas per tanaman, bobot polong bernas per tanaman, bobot polong bernas per plot dan bobot 100 biji kering. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara jarak tanam dan perebahan berpengaruh nyata kepada tinggi tanaman, jumlah polong keseluruhan, jumlah polong bernas per tanaman, dan bobot polong bernas per tanaman dan kombinasi perlakuan yang memberi hasil tertinggi adalah perlakuan jarak tanam 20x20cm; perebahan dengan kemiringan 60o dari permukaan tanah. Perlakuan perebahan dengan kemiringan 60o dari permukaan tanah berbeda nyata dibanding tanpa direbah terutama pada rataan bobot polong bernas per plot dan bobot 100 biji kering.
PEMEROLEHAN BAHASA MELALUI MEMBACA PEMAHAMAN Lumbanraja, Viator
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada dua cara untuk belajar bahasa, (1) secara informal atau alamiah, dan (2) secara formal (Krashen dan Terrel, 1983). Cara yang pertama berlangsung sebagaimana pembelajar mempelajari bahasa ibunya. Artinya, bahasa itu dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Dengan kata lain, lingkungan membantu seseorang dalam mempelajari bahasa itu. Akibatnya, pemerolehan bahasa akan terjadi lebih cepat. Cara kedua berlangsung sebagaimana seseorang mempelajari bahasa asing di mana lingkungan sama sekali tidak berperan untk menolong pembelajar. Proses pembelajaran terjadi di ruang kelas, artinya ada pengajaran formal. Karena itu,cara kedua ini disebut juga “formal language setting”. Pertanyaan sekarang ialah, (1) apakah pemerolehan bahasa dapat terjadi dengan “setting formal”? (2) Adakah perbedaan pemerolehan bahasa antara “setting informal” dan “setting formal”?
PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR TANAH UNTUK MENGENDALIKAN INTRUSI AIR LAUT DI AKIFER DAERAH PANTAI Panjaitan, Delima
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air tanah adalah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Akhir-akhir ini penggunaan air tanah ini makin meningkat, baik untuk kebutuhan pemukiman, industri, maupun pertanian. Peningkatan pemanfaatan air ini dapat dijumpai pada daerah-daerah yang padat penduduk, daerah pemukiman baru dan daerah industri. Air tanah sebagai salah satu sumber air yang dapat digunakan secara mudah dan ekonomis yang dieksploitasi dengan cara pemboran ataupun penggalian. Terjadinya eksploitasi yang terus-menerus tanpa memperhitungkan daya produksi suatu akifer dapat menyebabkan intrusi air laut di daerah-daerah pantai. Intrusi air laut adalah penerobosan atau penyusupan air laut ke akifer air tawar di daratan akibat dari eksploitasi air tanah yang melebihi daya produksi dari suatu akifer, sehingga keseimbangan perbatasan antara air laut dan air tawar terganggu. Hal ini mengakibatkan penurunan permukaan air tanah. Intrusi air laut ini akan berdampak terhadap kesehatan manusia, pertanian maupun terhadap tanah.Untuk menjamin ketersediaan air tanah secara berkelanjutan dan mengatasi krisis air, diperlukan pengelolaan sumber daya air tanah melalui usaha-usaha konservasi yang meliputi perlindungan dan pelestarian sumber daya air, pengawetan air, pengelolaan kwalitas air dan pengendalian pencemaran air. Pengelolaan sumber daya air tanah ini penting dilakukan, dalam upaya melestarikan salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia.
PARADOX IN ARUNDHATI ROY’S THE GOD OF SMALL THINGS Simamora, Rosa Maria
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This writing discusses paradox in the novel The God of Small Things written by Arundhati Roy. Although the novel and the author are claimed to be controversial for her dare to break the rules, the novel was awarded The Booker Prize. Her way to break the rules is clearly shown through the use of paradox on almost every page. This is a library research and applies New Criticism proposed by M.H. Abrams. He states that the distinctive procedure of the New Criticism is its explication or close reading; detailed and subtle analyses of the complex interrelation and ambiguities (multiple meanings of the components within a work). It gives much attention to the language especially paradox, irony, complexity, contrast, tension, etc.. In this writing paradox is a person, situation, and action exhibiting inexplicable or contrary aspect. The discussion is limited on the use of paradox in events, characters, and language. The intention is shown through the interpretation. Paradox in the events is traced through main and complementary events. It is found that paradox is used to criticize Syrian Christians who force on breeding marriage and curse inter-religion and inter-clan marriages. It is also used to portray the abuse of people right and dignity. Paradox in characters is traced through major and minor characters. It is found that Paradox is used to show people who claim and be claimed to be respected are in fact savage, but the discarded people have humanity values and capabilities. Paradox in language is traced through phrases of sentences. In conclusion, the novel the God of Small Things is enriched on Paradox. Arundhati Roy intentionally and beautifully used it to criticize and blaspheme the Syrian Christian teachings which stresses and forces on marriage within the same caste where the innocent people become the victims of the teaching.
PERANAN PELAPORAN AUDIT KEUANGAN DALAM ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Sembiring, Sabeth
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai suatu proses, audit berhubungan dengan prinsip dan prosedur akuntansi yang digunakan oleh organisasi. Auditor mengeluarkan suatu opini atas laporan keuangan suatu entitas. Laporan keuangan merupakan hasil dari sebuah sistem akuntansi dan diputuskan atau dibuat oleh pihak penelola. Pengelola suatu entitas menggunakan data akuntansi untuk kemudian dialokasikan ke laporan surplus-defisit dan neraca serta menyajikan hasilnya dalam suatu bentuk laporan yang dipublikasikan. Audit seharusnya dilakukan oleh seorang independen dan kompeten. Pada kenyataannya, auditor juga harus memperhatikan seluruh hal yang ada dalam organisasi karena perilaku organisasi tidak hanya akan mempengaruhi data yang ada, tetapi yang lebih penting lagi, kebijakan manajemen akan dipengaruhi oleh akuntansi dan pelaporan data.
PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS BAHAN PEMANIS BUATAN PADA PEMBUATAN JAM PEPINO Pandiangan, Maruba; Situmorang, Apriadi
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi bahan pemanis buatan terhadap mutu jam pepino. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah pepino yang diperoleh dari supermarket Berastagi, pemanis buatan aspartam, asesulfam-K, sukralosa, sakarin, tepung maizena, gum arab, garam, jeruk nipis, vanila dan gula. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Perlakuan pertama yaitu jenis pemanis yang terdiri dari P1 = aspartam, P2 = asesulfam-K, P3 = sukralosa dan P4 = sakarin. Faktor kedua yaitu konsentrasi pemanis yang terdiri dari K1 = 0,02 %, K2 = 0,04 %, K3 = 0,06 % dan K4 = 0,08 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C, total asam, total padatan terlarut dan nilai organoleptik tertinggi terdapat pada jenis pemanis sukralosa, sedangkan kadar air tertinggi terdapat pada jenis pemanis Sakarin. Semakin tinggi konsentrasi zat pemanis kadar vitamin C, total padatan terlarut dan nilai organoleptik semakin meningkat, sedangkan total asam dan kadar air semakin menurun. Untuk memperoleh mutu jam pepino yang baik, dapat dilakukan dengan menggunakan pemanis sukralosa atau sakarin dengan konsentrasi 0,08 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2013 2013