cover
Contact Name
Rusman Rasyid
Contact Email
humanounkhair@gmail.com
Phone
+6285382904237
Journal Mail Official
humanounkhair@gmail.com
Editorial Address
Gedung LPPM Lt. 2, Jl. Yusuf Abdulrahman Kampus 2 Kelurahan Gambesi Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Humano: Research Journal
Published by Universitas Khairun
ISSN : 19786115     EISSN : 25979213     DOI : https://doi.org/10.33387/humano.v14i2
Humano: Jurnal Penelitian (HJP) adalah salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun yang memuat tentang hasil riset di bidang ilmu noneksakta atau sosial humaniora meliputi aspek-aspek sosial, politik, ekonomi, hukum dan budaya. HJP terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan November. HJP menerima tulisan berbentuk riset kuantitatif, kualitatif, maupun gabungan antara keduanya dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu noneksakta dan sosial humaniora.
Articles 131 Documents
THE INFLUENCE OF STUDENTS’ ACTIVITIES ON TEACHERS’ QUESTIONS IN CLASSROOM LANGUAGE LEARNING yusnita, naniek
HUMANO 2014: Jurnal HUMANO
Publisher : HUMANO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.18 KB)

Abstract

ABSTRAKLewat pengaturan aktifitas kelas, siswa bisa terlatih dalam melakukan aktifitas kelasyang diajarkan. Sebagaiman proses pembelajaran berlangsung saat aktivitas kelas dilakukan,melalui pertanyaan, aktifitas siswa membantu pembelajaran bahasa di dalam kelas. Namundemikian, penelitian terhadap aktifitas siswa yang bisa mendorong guru menggunakan jenispertanyaan tertentu masih sangat terbatas. Untuk itu, studi ini bertujuan untuk mencari tahu(1) jenis aktifitas siswa yang berkontribusi pada jenis pertanyaan guru, (2) respon siswaterhadap jenis pertanyaan guru, dan (3) jenis pertanyaan guru yang mengfasilitasipembelajaran bahasa. Studi ini merupakan studi kasus kualitatif yang melibatkan empatorang guru bahasa Inggris, empat kelas siswa dengan jumlah 45 orang peserta dan dari duakursus bahasa Inggris yang berbeda. Data untuk studi ini didapat dari observasi, rekamanvideo, dan wawancara. Hasil menunjukan bahwa guru mengimplementasikan jenis aktifitaskelas seperti whole-class, groupwork and pairwork, individual-work, games, TPR dan roleplay.Jenis pertanyaan yang muncul dalam kegiatan kelas tersebut adalah display question,referential question, clarification request, comprehension check dan confirmation check.Respon siswa secara verbal di cirikan dengan respon yang tegas dan singkat, dan responsiswa yang tidak secara verbal terlihat dengan mengangguk, tersenyum, gerak, terkejut danragu-ragu. Jenis-jenis pertanyaan guru tersebut dapat menyediakan pemahaman,mengfasilitasi interaksi dan membantu siswa untuk menggunakan bahasa sasaran sebagaimedium untuk berlatih berbahasa. Untuk itu, aktifitas siswa memiliki kontribusi positifkepada guru dalam mengelaborasikan jenis-jenis pertanyaan dalam mempromosikanpembelajaran bahasa.Kata Kunci: Aktifitas siswa, Jenis pertanyaan guru, Pembelajaran bahas di kelas
Pemetaan Sektor Unggulan dan Keterkaitan Antar-Sektor Dalam Perencanaan Pembangunan di Kota Ternate hasyim, abdul wahab
HUMANO 2014: Jurnal HUMANO
Publisher : HUMANO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.18 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sektor-sektor yang menjadi sektorBasis dan Non-Basis di Kota Ternate, menganalisis keterkaitan antar sektor dalammendorong peningkatan kontribusi pada Pembangunan daerah dan, memberikangambaran tentang sektor yang bukan basis. Analisis yang digunakan meliputiLocation Quitiont (LQ) dan analisis Shift – Share (S–S). Hasil penelitian, yangtermasuk sektor unggulan adalah: Listrik, Air & Gas, Bangunan, Perdagangan Hotel& Restaurant, Pengangkutan & Telekomunikasi, Keuangan dan Jasa Perusahaan danJasa-Jasa. Sedangkan Pertanian, Pertambangan & Penggalian dan IndustriPengolahan bukan merupakan sektor unggulan. Secara Regional Share,pertumbuhan seluruh sektor-sektor ekonomi menunjukkan hasil positif.Proportional Shiftnya positif, artinya secara sektoral pertumbuhan ekonomi KotaTernate tergolong cepat. Sementara untuk Differential Shift, seluruh sektor-sektorekonomi memberikan hasil negatif, sehingga secara sektoral daya saing ekonomiKota Ternate tergolong rendah. Belanja mempengaruhi sektor non basis maupunsektor basis 1 dan basis 2, demikian pula PAD berpengaruh terhadap setiap sektor
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PENALARAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA DALAM MATA KULIAH KALKULUS DENGAN PENERAPAN CTL BERBASIS PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH Nurdin A. Rahman; Ikram Hamid
Humano: Jurnal Penelitian Vol 8, No 2 (2017): Periode November
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.487 KB) | DOI: 10.33387/hjp.v8i2.589

Abstract

ABSTRAK. Penelitin ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemahaman konsep mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dalam mata kuliah kalkulus dengan menerapkan pembelajaran CTL berbasis pendekatan pemecahan masalah; (2) meningkatkan kemampuan penalaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dalam mata kuliah kalkulus dengan menerapkan strategi pembelajaran CTL berbasis pendekatan pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan teknik yang digunakan dalam memperoleh data yaitu dengan observasi, tes uraian, dan dokumentasi. Selanjutnya, pengujian hipotesis  dalam penelitian ini menggunakan uji inferensial dengan bantuan program SPSS 24. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dalam mata kuliah kalkulus dengan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual berbasis pendekatan pemecahan masalah; (2) terdapat peningkatan kemampuan penalaran matematis mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dalam mata kuliah kalkulus dengan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual berbasis pendekatan pemecahan masalah. Kata Kunci: CTL;Pendekatan Pemecahan Masalah; Pemahaman Konsep; penalaran; Kalkulus ABSTRACT. This research aims to: (1) improve the students' understanding of the concept of Physics Education Study Program in calculus course by applying CTL learning based on problem solving approach; (2) to improve the students' reasoning ability in the study program of physics in calculus course by applying CTL learning strategy based on problem solving approach. This research is an experimental research with techniques used in obtaining data that is by observation, description test, and documentation. Furthermore, hypothesis testing in this study using inferential test with the help of SPSS 24 program. The result of the research shows that: (1) there is an increase of understanding ability of mathematical concept of Physics Education Study Program in calculus course by applying contextual learning strategy based on problem solving approach; (2) there is improvement of mathematical reasoning ability of student of Physics Education Study Program in calculus course by applying contextual learning strategy based on problem solving approach. Keywords: CTL; Problem Solving Approach; Understanding Concepts; reasoning; Calculus
MENGENAL REDUPLIKASI BAHASA TIDORE DALAM UPAYA PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH Sunaidin Ode Mulae
Humano: Jurnal Penelitian Vol 7, No 1 (2016): Periode Juni
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.072 KB) | DOI: 10.33387/humano.v7i1.299

Abstract

ABSTRAK. Studi ini bertujuan untuk mengenal bahasa Tidore dalam proses reduplikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, mencatat, membaca, dan mengkategorisasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teori morfologi tentang reduplikasi. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa bahasa Tidore mempunyai beberapa proses reduplikasi yakni proses reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi proses awal kata dan reduplikasi proses akhir kata. Kata Kunci: Bahasa Tidore, Bahasa Daerah, ReduplikasiABSTRACT.This study goals to know Bahasa Tidore in reduplication processes. This research used descritive qualitative method with the collecting of the data namely, interview, notes, reading and data categoritation. The technique analysis of the data is doing with used morphology theories about reduplication. The result in this research to show that Bahasa Tidore have several reduplication processes, namely, partial reduplication, dwilingga reduplication, dwipurwa reduplication, and trilingga reduplication.Keywords: Bahasa Tidore, Local language, Reduplication
PEMBELAJARAN IPS BERBASIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SISWA SMK FARMASI CENDIKIA FARMA HUSADA Karsiwan Karsiwan; Pujiati Pujiati; Rufaidah Rufaidah
Humano: Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2017): Periode Juni
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.645 KB) | DOI: 10.33387/humano.v8i1.482

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan proses pembelajaran IPS dengan berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SMK Farmasi Cendikia Farma Husada pada tahun ajaran 2015-2016. Subjek penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas X.A SMK Farmasi Cendikia sebanyak 46 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berbasis nilai-nilai kearifan lokal mampu memberikan alternative proses pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan sekaligus menantang bagi siswa. Pembelajaran IPS dengan berpijak pada tema-tema kearifan lokal sangat membantu dalam proses pembelajaran di sekolah. Melalui proses pembelajaran IPS berbasis nilai-nilai kearifan lokal inilah, siswa diharapkan mampu mengembangkan ide, gagasan, kreatifitas dalam berfikir serta beragumentasi ilmiah, melalui proses pembelajaran yang mampu menempatkan siswa sebagai pelaku pembelajaran. Kata Kunci: Proses Pembelajaran; IPS; Kearifan Lokal ABSTRACT. This study aims to develop an IPS learning process based on local wisdom values. The research activity was conducted at SMK Farmasi Cendikia Farma Husada in academic year 2015-2016. Research subjects are all students of class X. A SMK Pharmacy Cendikia as many as 46 students. The results showed that IPS learning based on the values of local wisdom can provide an interesting learning process alternative, fun, and challenging for students. IPS learning based on the themes of local wisdom are very helpful in the learning process in school. IPS through a learning process based on the values of local wisdom of this, students are expected to develop ideas, ideas, creative thinking and scientific argumentation, through a learning process that is capable of placing students as perpetrators of learning. Keywords:  Learning process; IPS; Local wisdom
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS VIIIC SMP MUHAMMADIYAH 1 TERNATE TAHUN AJARAN 2015/2016 Herniati Herniati
Humano: Jurnal Penelitian VOL 8, No.2 (Edisi Khusus Hari Guru) (2017): Periode November
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.983 KB) | DOI: 10.33387/hjp.v8i2.523

Abstract

ABSTRAK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan penguasaan konsep siswa kelas VIIIC SMP Muhammadyah 1 Kota ternate pada tekanan dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIC dengan jumlah siswa 25 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal- soal tes dalam bentuk essay pada tahap evaluasi, lembar observasi untuk guru dan siswa serta lembaran angket. Pada siklus I terdiri atas 10 soal essay penguasaan konsep dengan jumlah skor total 65   dan pada siklus II terdiri dari 10 soal essay penguasaan konsep dengan jumlah skor total 54 . Setelah data dianalisis secara deskriptif, diperoleh pada siklus I aktivitas siswa rata-rata 65,00%, aktivitas guru 70,37% dan jumlah siswa yang tuntas penguasaan konsep sebanyak 17 orang atau 68,00% . Pada siklus II data yang diperoleh, aktivitas siswa meningkat menjadi 80,37%, aktivitas guru 85,19% dan jumlah siswa yang tuntas penguasaan konsep sebanyak 20 orang atau 80 % . Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa pada konsep tekanan secara signifikan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah; Penguasaan Konsep; TekananABSTRACT. The purpose of this study is to find out the increase in mastery of the concept of students class VIIIC SMP Muhammadyah 1 Cities in the pressure with the application of problem-based learning model. The design of this study is a classroom action research (Classroom Action Research). The subject of research is the students of class VIIIC with the number of students 25 people. This study was conducted in two cycles. The instruments used in this study are test questions in the form of essays at the evaluation stage, observation sheets for teachers and students and questionnaires. In the first cycle consists of 10 essay mastery of the concept with a total score of 65 and in cycle II consists of 10 essay mastery of the concept with a total score of 54. After the data were analyzed descriptively, it was obtained on the first cycle of student activity average 65,00%, teacher activity 70,37% and total of student which mastered the concept conception 17 people or 68,00%. In cycle II data obtained, student activity increased to 80.37%, teacher activity 85.19% and the total number of students who mastered the concept of 20 people or 80%. This shows that the application of problem-based learning model can improve students' concept mastery on the concept of pressure significantly student activity increased to 80.37%, teacher activity 85.19% and the total number of students who mastered the concept of 20 people or 80%. This shows that the application of problem-based learning model can improve students' concept mastery on the concept of pressure significantly. Keywords:  Problem-Based Learning Model; Mastery Concept; Pressure
KOMPETENSI GURU IPA SMP PULAU BACAN KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Mardia Hi. Rahman; Zulkifli Ahmad
Humano: Jurnal Penelitian Vol 7, No 2 (2016): Periode November
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.709 KB) | DOI: 10.33387/humano.v7i2.319

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan kompetensi pedagogik dan profesional guru IPA SMP di Bacan Kabupaten Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan ex-postfacto. Penelitian ini akan dilaksanakan di SMP negeri maupun swasta di bawah binaan Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Selatan, dengan subyek penelitiannya adalah guru IPA SMP. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan test. Test diberikan kepada guru IPA untuk menguji kompetensi guru, baik kompetensi profesional, maupun kompetensi pedagogic. Intrumen test untuk kompetensi profesional adalah dengan menggunakan soal-soal test yang telah baku (soal-soal tes UKA), sedangkan untuk soal-soal tes kompetensi pedagogik disusun sendiri oleh peneliti dengan berdasarkan indikator: (a) Menguasai karakteristik peserta didik; (b) Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran IPA; (c) Mengembangkan kurikulum IPA; (d) Menyelenggarakan pembelajaran IPA yang mendidik; (e) Pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran IPA; (f) Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik; (g) Mampu berkomunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan peserta didik; dan (h) Pemanfaatan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Kompetensi profesional guru IPA SMP di Bacan rata-rata berada pada kategori sedang sebanyak  57,70 %,  kategori baik sebanyak 26,92 %, dan kategori rendah sebanyak 15,38 %; (b) Kompetensi pedagogik guru IPA SMP di Bacan  rata-rata berada pada kategori rendah yaitu sebanyak 65,38 % (17 guru), kategori baik 3,85 % (1 guru) dan kategori sedang  30,77% (8 guru).Kata kunci: Kompetensi, Pedagogik, Bacan ABSTRACT. This research aims to knowledge and map the pedagogical competence and professional science teacher (IPA) at the junior high school at Bacan South Halmahera District. The method is  used in this research with a qualitative approach ex-post facto. This research will be conducted in public and private junior high school (SMP) under the guidance of Department of Education and Culture of South Halmahera District, with the subjects of the research is the junior high science (IPA SMP) teacher. The data in this study were obtained using a test. Test given to science teachers to test the competence of teachers, both professional competence, as well as pedagogic competence. Test instrument for professional competence is used test questions that have been standard test (test questions UKA), while for the test questions pedagogical competence alone arranged by researcher with the basis of indicators: (a) Mastering the characteristics of learners; (B) Mastering of  educational theories and principles of science teaching; (C) Develop curriculum IPA; (D) Conducting educational science teaching; (E) The utilization technology as a medium of learning science; (F) To facilitate the development potential of learners; (G) Ability to communicate effectively, empathetic and polite with learners; and (h) Utilization of the assessment results to improve science teaching. The research result showed that (a) Professional competence junior high science teacher in Bacan average middle category as much as 57.70%, both categories as much as 26.92%, and the low category as much as 15.38%; (B) pedagogic competence junior high science teacher in Bacan average are in the low category is as much as 65.38% (17 teachers), the category of either 3.85% (1 teacher) and the category was 30.77% (8 teachers). Keywords:Competence, Pedagogic, Bacan
ANALISIS KOMPOTENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK GURU ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) DI SMP NEGERI SE-KOTA TERNATE Hernita Pasongli; Hasmawati Hasmawati; Riski Nuri Amelia
Humano: Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2017): Periode Juni
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.88 KB) | DOI: 10.33387/humano.v8i1.505

Abstract

ABSTRAK. Penelitian dengan bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kompetensi professional guru IPS se-Kota Ternate, 2) Mendeskripsikan kompetensi pedagogic guru IPS se-Kota Ternate dan 3) mendeskripsikan persepsi siswa terhadap komptensi professional dan pedagogic guru IPS. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri Kota Ternate. Data yang diperoleh dari angket dan lembar observasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa bahwa Kompetensi professional guru IPS se-Kota Ternate dikatagorikan tinggi sebesar 62%, sedangkan katagori sedang sebesar 36% dan katgori rendah sebesar 2,22%. Sedangkan Kompetensi pedagogic guru IPS dikatagorikan tinggi sebesar 24%, sedangkan katagori sedang sebesar 42% dan katagori rendah sebesar 34%. Selanjutnya Persepsi Peserta didik di SMP Negeri se-Kota Ternate terhadap kompetensi pedagogic guru dikatagorikan tinggi sebesar 38,56%, sedangkan katagori sedang sebesar 51,63% dan katagori rendah sebesar 9,8%. Sedangkan untuk kompetensi professional dikatagorikan tinggi sebesar 57,51%, katagori sedang sebesar 38,56% dan katagori rendah sebesar 3,92%. Kata Kunci: Kompetensi Profesional; Pedagogik; Persepsi Siswa ABSTRACT. Research with aims to 1) describe the professional competence of IPS teachers in Ternate, 2) to describe the pedagogic competence of IPS teachers in Ternate City and 3) to describe students' perceptions of professional competence and pedagogic of IPS teachers. This research was conducted on the students of class VIII in SMP N Ternate. Data obtained from questionnaires and observation sheets. Data obtained from questionnaires and observation sheets. The result of research shows that the professional competence of IPS teachers in Ternate City is 62%, while the middle category is 36% and the low category is 2,22%. While pedagogic competence of IPS teachers is categorized high by 24%, while the moderate category is 42% and lowest category is 34%.  Keywords: Professional Competence; Pedagogic; Student Perceptions
Template Jurnal Humano Editor Jurnal Humano
Humano: Jurnal Penelitian Vol 8, No 1 (2017): Periode Juni
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.827 KB) | DOI: 10.33387/humano.v8i1.596

Abstract

JURNAL PENELITIAN HUMANOLEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS KHAIRUN  PEMBINARektor Universitas Khairun TernateProf. Dr. Husen Alting, SH.,MHKetua Lembaga Penelitian dan Pengabdian MasyarakatNurhasanah, S.Si., M.Si PIMPINAN REDAKSIDr. Drs. Hasan Hamid, M.Si DEWAN REDAKSIDr. Drs. Idrus Alhaddad, M.Pd,Dr. Safruddin Amin, S.Sos., MADr. Dra. Farida Maricar, M.HumSunaidin Ode Mulae, SS., M.Hum MITRA BESTARIDr. Hieronymus Purwanta, M.ADr. Eka Susanti, M.PdDr. Pujiati, M.Pd KEUANGANJalil Alim, S.Pd. EDITOR/PENYUNTINGYanhar Ammari, S.Pi., M.Si LAYOUT/DESAIN GRAFISIkram Hamid, S.Pd., M.Si SIRKULASIAhmad Djafar, SH., MH
PUISI ‘KEMUNING’KARYA SANUSI PANE ANALISIS SKALA, KATEGORI, LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL HALLIDAY, DAN SEMIOTIKA PEIRCE Suddin M, Saleh Djumadil
Humano: Jurnal Penelitian Vol 7, No 1 (2016): Periode Juni
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.594 KB) | DOI: 10.33387/humano.v7i1.306

Abstract

ABSTRAK. Pada studi ini mencoba untuk menganalisis suatu puisi berjudul ‘Kemuning’. Skala, kategori, linguistik sistemik fungsional yang dikembangkan oleh Halliday dan semiotik Pierce akan digunakan sebagai alat untuk menganalisisnya. Skala dan kategori terdiri dari empat kategori dasar yaitu unit, struktur, kelas dan sistem, tetapi ada hanya dua kategori yaitu unit dan struktur yang diambil untuk didiskusikan dalam tulisan ini.  Analisis puisi di bagi kedalam tiga bagian. Bagian pertama dihubungkan pada skala dan kategori. Bagian kedua dihubungkan dengan linguistik sistemik fungsional dan bagian ketiga merujuk ke pendekatan semiotik.Kata Kunci: Puisi ‘Kemuning’, Skala, Kategori, Linguistik Sistemik Fungsional   ABSTRACT.This study is try to analyse a poem which titled ‘Kemuning.’ The scale, category, systemic functional linguistics which are developed by Halliday, and Pierce’ semiotics used to back analyzing up. Scale and category consists of four basic categories namely unit, structure, classand system, but there are just two categories namely unit and structure taken in order to discussed here. The analyzing of poem is devided into three parts. Part one is related to scale and category.  Part two deal with systemic functional linguistics and the part three refere to semiotics.Keywords: poem ‘Kemuning’, Scale, Category, Systemic Functional Linguistics

Page 1 of 14 | Total Record : 131