cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2014)" : 15 Documents clear
DISTILASI DAN KARAKTERISASI MINYAK ATSIRI RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus) DENGAN KAJIAN LAMA WAKTU DISTILASI DAN RASIO BAHAN : PELARUT [IN PRESS APRIL 2014] Effendi, Violetta Prisca; Widjanarko, Simon Bambang
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.304 KB)

Abstract

Minyak atsiri adalah salah satu jenis minyak nabati yang multimanfaat. Data statistik ekspor-impor dunia menunjukkan bahwa konsumsi minyak atsiri dan turunannya naik sekitar 8-10% dari tahun ke tahun. Jeringau merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi menghasilkan minyak atsiri. Distilasi air merupakan salah satu cara untuk memisahkan minyak atsiri dari dalam bahan. Sebelum rimpang jeringau didistilasi, rimpang terlebih dahulu diubah dalam bentuk chips untuk mempermudah dalam proses distilasi. Dari hasil distilasi menggunakan metode distilasi air didapat nilai regresi untuk rendemen pada penelitian ini adalah Y=2.020889+0.34825β1+0.34125β2, nilai regresi untuk kecerahan adalah Y=49.18889+0.1625β1+0.0875β2, sedangkan nilai regresi untuk indeks bias adalah Y=1.551877778+0.000025β1+0.000025β2, serta didapat nilai maksimum pada waktu distilasi 9 jam dengan rasio bahan banding pelarut 1 : 17.94 untuk respon rendemen, 8 jam dengan perbandingan rasio bahan dan pelarut 1 : 16.08 untuk respon kecerahan dan 9 jam dengan perbandingan rasio bahan dan pelarut 1 : 18 untuk respon indeks bias.   Kata Kunci: distilasi, minyak atsiri, rimpang jeringau
UJI EFEKTIFITAS PELEPASAN RETRONASAL AROMA JELI PISANG AMBON PUTIH TERHADAP PERSEPSI KENYANG PANELIS OVERWEIGHT DAN OBESITAS [IN PRESS APRIL 2014] Nurfiliyah, Siti Aisyah; Widjanarko, Simon Bambang
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.92 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian jeli beraroma pisang ambon putih terhadap skor persepsi kenyang dan desire to eat panelis overweight dan obesitas. Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun dalam dua faktor dengan tiga kali ulangan untuk tiap perlakuan. Faktor I adalah konsentrasi penambahan asam sitrat yang terdiri atas tiga level (0%, 0.20%, 0.40%), dan faktor II adalah konsentrasi penambahan aroma pisang ambon putih yang terdiri atas tiga level (0%, 10%, 20%). Hasil penelitan menunjukkan bahwa terjadi interaksi yang nyata antara perlakuan konsentrasi penambahan asam dan konsentrasi penambahan aroma pisang ambon putih terhadap selisih skor persepsi kenyang dan desire to eat panelis overweight dan obesitas.   Kata kunci: Desire to Eat, Obesitas, Persepsi Kenyang, Pisang Ambon Putih, Retronasal Aroma
UJI EFEK EKSTRAK AIR DAUN PANDAN WANGI TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN HISTOPATOLOGI TIKUS DIABETES MELLITUS [IN PRESS 2014] Prameswari, Okky Meidiana; Widjanarko, Simon Bambang
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.538 KB)

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia serta terjadi perubahan progresif terhadap struktur sel beta pankreas. Pandan wangi merupakan tanaman tropis yang berkhasiat sebagai antidiabetes. Tujuan dari penelitian adalah membandingkan efektivitas antidiabet ekstrak air daun pandan wangi  (EADPW) dengan metformin dan mengetahui senyawa bioaktif yang berperan sebagai antidiabet dalam EADPW. Penelitian disusun dengan Post Test Only Control Group Design menggunakan hewan coba tikus jantan selama empat minggu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok normal, diabetes, diabetes + metformin, diabetes + EADPW 300 mg/kg bb, dan diabetes + EADPW 600 mg/kg bb. Penelitian menunjukkan EADPW mengandung senyawa bioaktif tanin, alkaloid, flavonoid dan polifenol dengan aktivitas antioksidan 66.82%. Berdasarkan uji in vivo didapatkan terapi diabetes dengan obat metformin lebih efektif menurunkan kadar glukosa darah dibandingkan EADPW, namun tidak lebih baik dalam memperbaiki kerusakan jaringan pankreas akibat senyawa diabetogenik aloksan.   Kata kunci: Daun Pandan Wangi, Diabetes Mellitus, Histopatologi Pankreas, Metformin, Penurunan Kadar Glukosa Darah
EKSTRAKSI ANTIBAKTERI DARI DAUN BERENUK (Crescentia cujete Linn.) MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIK [IN PRESS APRIL 2014] Ardianti, Anik; Kusnadi, Joni
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.845 KB)

Abstract

Berenuk (Crescentia cujete Linn.) merupakan tanaman perdu tropis yang berkhasiat sebagai obat berbagai penyakit. Kandungan alkaloid, saponin, tanin, dan polifenol daun ini berpotensi sebagai antibakteri. Antibakteri dari daun berenuk diekstrak menggunakan metode ultrasonik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh rasio bahan : pelarut dan lama ekstraksi terhadap aktivitas antibakteri ekstrak daun berenuk. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang disusun secara faktorial dengan dua faktor, rasio bahan : pelarut (1:9, 1:10, dan 1:11 (b/v) sebagai faktor I dan lama ekstraksi (10, 20, dan 30 menit) sebagai faktor II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan rasio bahan : pelarut dan lama ekstraksi memberikan pengaruh nyata (α=0.05) terhadap parameter yang diteliti. Perlakuan terbaik diperoleh dari rasio bahan : pelarut 1:10 dan lama ekstraksi 20 menit dengan rendemen 26.24%, total fenol 825.40 µg/g, aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli ATCC 25922 sebesar 18.33 KHM 50% dan Staphylococcus aureus ATCC 29213 sebesar 22.33 mm KHM 25%.   Kata Kunci: Antibakteri, Berenuk, Ultrasonik
ISOLASI BAKTERIOFAG LITIK SEBAGAI AGEN BIOSANITASI PADA PROSES PELISISAN BAKTERI PEMBENTUK BIOFILM {IN PRESS APRIL 2014] Buana, Efendi Oulan Gustav Hakim Nata; Wardani, Agustin Krisna
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.056 KB)

Abstract

Biofilm merupakan salah satu masalah sanitasi yang umum dihadapi industri pangan sehingga upaya untuk mengurangi pembentukannya selalu dilakukan. Langkah yang umum digunakan adalah dengan menggunakan chemical sanitizers. Akan tetapi, penggunaan chemical sanitizers justru dapat menyebabkan resistensi biofilm dan mengontaminasi produk yang dihasilkan. Alternatif solusi dengan menggunakan agen biologis seperti bakteriofag memiliki potensi yang besar dimana penggunaannya tidak menimbulkan dampak negatif seperti pada chemical sanitizers. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan utama-konfirmasi biofilm menggunakan metode TCP dan TM, serta isolasi bakteriofag menggunakan metode double layer. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri target yang digunakan mampu membentuk biofilm, sedangkan dari proses isolasi didapatkan tiga isolat bakteriofag—φBS6, φBS8, dan φUA7.   Kata kunci: Bakteriofag, Biofilm, Bio-sanitasi
PENGARUH SEDUHAN BUBUK KAKAO LINDAK TERHADAP STRES OKSIDATIF TIKUS WISTAR JANTAN AKIBAT PEMBERIAN MINYAK JELANTAH [IN PRESS APRIL 2014] Wardhani, Mustika Rohma; Estiasih, Teti
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.475 KB)

Abstract

  Kakao memberikan efek antioksidan yang dapat meningkatkan aktivitas SOD dan menurunkan kadar MDA darah karena kandungan polifenolnya yang tinggi. Kandungan polifenol tinggi ini didukung oleh penyangraian vakum yang digunakan, sehingga polifenol tidak hilang selama proses penyangraian. Tujuan dari penelitian ini mengetahui efek antioksidan seduhan bubuk kakao terhadap kadar MDA dan SOD  darah pada kondisi stres oksidatif akibat minyak jelantah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan tersarang (nested design) dengan dua faktor dan lima ulangan, dimana antara kedua faktor tidak ada interaksi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) diikuti uji lanjut BNT dan DMRT (α=0.05). Berdasarkan hasil penelitian, seduhan bubuk kakao 0.25 g/ml memiliki efek antioksidan yang paling baik dengan aktivitas antioksidan sebesar 64.27% dan total fenol sebesar 14582.20 mg/kg, seduhan bubuk kakao 0.15 g/ml memiliki nilai aktivitas antioksidan sebesar 56.7% dan total fenol sebesar 12339.94 mg/kg. Kedua perlakuan memberikan perbedaan signifikan dibanding kelompok stres oksidatif.   Kata kunci : Antioksidan, Bubuk Kakao, Kakao Lindak, Radikal Bebas, Stres Oksidatif
PEMANFAATAN TEPUNG KIMPUL (Xanthosoma sagittifolium) SEBAGAI BAHAN BAKU COOKIES (KAJIAN PROPORSI TEPUNG DAN PENAMBAHAN MARGARIN) [IN PRESS APRIL 2014] Nurani, Suprihhartini; Yuwono, Sudarminto Setyo
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.317 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan tepung tapioka dan margarin yang terbaik terhadap pembuatan cookies kimpul (Xanthosoma sagitttifolium). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktorial yaitu proposi tepung kimpul dan tepung tapioka (60:40, 70:30, 80:20)% dan penambahan margarin (50%,60%,70%). Data dianalisis dengan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan uji BNT dan DMRT taraf 5% serta uji organoleptik skala hedonik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan proporsi tepung kimpul dan tepung tapioka serta penambahan margarin memberikan interaksi nyata (α = 0.05) terhadap kadar pati, kadar air, kadar lemak, daya patah, rasa, aroma, kerenyahan, kecerahan (L) dan kekuningan (b*).   Kata Kunci : Cookies, Margarin, Tepung Kimpul, Tepung Tapioka
PENGARUH FERMENTASI ALAMI PADA CHIPS UBI JALAR (Ipomoea batatas) TERHADAP SIFAT FISIK TEPUNG UBI JALAR TERFERMENTASI [IN PRESS APRIL 2014] Anggraeni, Yenny Puspita; Yuwono, Sudarminto Setyo
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.889 KB)

Abstract

Ubi jalar merupakan sumber pati yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan tepung ubi jalar terfermentasi. Pada pembuatan produk seperti saos, makanan bayi, salad dressing, dan cake mix dibutuhkan tepung yang memiliki tingkat viskositas yang tinggi. Namun, tepung ubi jalar belum memiliki karakteristik tersebut, sehingga dilakukan modifikasi pati dengan cara fermentasi alami untuk memperoleh tingkat viskositas tepung ubi jalar yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh varietas ubi jalar dan lama fermentasi terhadap kualitas sifat fisik tepung ubi jalar terfermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas ubi jalar berpengaruh nyata (α=0,05) terhadap kadar pati, kadar air, rendemen chips kering, rendemen tepung, viskositas panas, viskositas dingin, pH,  tingkat kecerahan (L*), tingkat kemerahan (a*) dan tingkat kekuningan (b*). Perlakuan lama fermentasi berpengaruh nyata (α=0,05) terhadap kadar pati, kadar air, rendemen chips kering, rendemen tepung, viskositas panas, viskositas dingin, Indeks Penyerapan Air (IPA), Indeks Kelarutan Air (IKA), dan pH.   Kata kunci: Fermentasi alami, Tepung ubi jalar terfermentasi, Ubi jalar.
PEMBUATAN MINUMAN PROBIOTIK SARI BUAH KURMA (Phoenix dactylifera) DENGAN ISOLAT Lactobacillus casei DAN Lactobacillus plantarum [IN PRESS APRIL 2014] Retnowati, Pratiwi Anggun; Kusnadi, Joni
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.613 KB)

Abstract

Buah kurma mengandung glukosa, fruktosa, serat pangan (dietary fiber), vitamin dan antioksidan. Lactobacillus casei FNCC 0090 dan Lactobacillus plantarum FNCC 027 merupakan bakteri probiotik yang memberikan efek kesehatan terhadap manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi proporsi buah kurma : air dan lama fermentasi terhadap karakteristik mikrobiologi, kimia, dan fisik minuman probiotik sari buah kurma. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor dan tiga kali pengulangan. Faktor I adalah kajian proporsi buah kurma : air yang terdiri dari 3 level (1:4 hingga 1:6) dan faktor II adalah lama fermentasi yang terdiri dari 3 level (16 jam, 18 jam, dan 20 jam). Berdasarkan hasil penelitian perlakuan S1T3 merupakan perlakuan terbaik menurut parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Perlakuan terbaik minuman probiotik sari buah kurma dengan atribut organoleptik yaitu pada S2T3. Kata kunci: Buah Kurma, Minuman Probiotik Sari Buah Kurma, Probiotik
PENGARUH PROPORSI (BUAH:SUKROSA) DAN LAMA OSMOSIS TERHADAP KUALITAS SARI BUAH STROBERI (Fragaria vesca L) [IN PRESS APRIL 2014] Pertiwi, Mentari Febrianti Darma; Susanto, Wahono Hadi
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.367 KB)

Abstract

Buah stroberi merupakan buah yang cukup mudah mengalami kerusakan. Tindakan alternatif yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut adalah mengolah buah stroberi menjadi berbagai macam produk olahan. Stroberi dapat diolah menjadi sari buah stroberi alami menggunakan ekstraksi osmosis. Ekstraksi metode osmosis menghasilkan sari buah yang jernihdan masih mengandung aroma stroberi asli yang khas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi buah : sukrosa dan lama osmosis terhadap kualitas sari buah stroberi. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok dimana faktor pertama adalah proporsi buah : sukrosa (1.00:0.50, 1.00:0.75, 1.00:1.00 b/b), dan faktor kedua adalah lama osmosis (12, 24, dan 36 jam). Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT atau DMRT (α=5%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah sari buah stroberi dengan proporsi buah:sukrosa adalah 1.00 : 0.75 dan lama osmosis 12 jam.   Kata Kunci: Stroberi, Ekstraksi Osmosis, Sari Stroberi

Page 1 of 2 | Total Record : 15