cover
Contact Name
Nia Kurniasih
Contact Email
sosioteknologi.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sosioteknologi.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sosioteknologi, Labtek VII, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosioteknologi
ISSN : 18583474     EISSN : 2443258X     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Sosioteknologi is a journal that focuses on articles that discuss results of an intersection of research fields of science, technology, arts, and humanities as well as the implications of science, technology, and arts on society. It is published three times a year in April, August, and December. Jurnal Sosioteknologi is a collection of articles that discuss research results, conceptual ideas, studies, application of theories, and book reviews. Jurnal Sosioteknologi has been indexed by Google Scholar and Indonesian Publication Index (IPI). ISSN: 1858-3474 Jurnal Sosioteknologi adalah jurnal yang memfokuskan pada tulisan berupa penelitian interseksi bidang ilmu sains, teknologi, seni, dan ilmu kemanusiaan serta implikasi sains teknologi dan seni terhadap kehidupan masyarakat. Terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Jurnal Sosioteknologi berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, dan aplikasi teori, serta ulasan buku. Jurnal Sosioteknologi telah terindeks oleh Google Scholar, Citerseerx, dan Indonesian Publication Index (IPI). ISSN: 1858-3474
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 28 (2013)" : 9 Documents clear
STUDI ANALISIS TIPIKAL INFRASTRUKTUR KEAMANAN LAUT DI PUSAT DAN DAERAH Munaf, Dicky Rezady
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.5

Abstract

Luasnya perairan Indonesia tidak menutup kemungkinan akan timbulnya berbagai masalah bahkan ancaman bagi keutuhan NKRI, seperti illegal fishing, illegal logging, illegal mining, illegal migrant, human trafficking, dan penyelundupan. Oleh karena itu, keamanan laut menjadi unsur yang sangat penting untuk menjaga keutuhan NKRI. Keamanan laut tidak lepas dari infrastruktur yang dimiliki setiap instansi pemerintah termasuk salah satunya Bakorkamla (Badan Koordinasi Keamanan Laut). Kata Kunci: Keamanan Laut, Infrastruktur, Bakorkamla The breadth of the waters of Indonesia did not rule out the possibility of causing a variety of problems even a threat to the integrity of the Republic as illegal fishing, illegal logging, illegal mining, illegal migrants, human trafficking and smuggling. Therefore, the security of the sea becomes a very important element for maintaining the integrity of the Republic. Maritime security can not be separated from the infrastructure owned by any government agency, including Bakorkamla (Maritime Security Coordinating Board). Keywords: Maritime Security, Infrastructure, Bakorkamla
Transportasi dan Investasi: Tantangan dan Perspektif Multidimensi Roza, Prima
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.9

Abstract

Buku yang terbit di awal tahun 2013 ini merupakan buku yang sangat berguna tidak saja sebagai buku teks, tetapi lebih dari itu, buku ini dapat memberikan manfaat praktis mengingat langkanya buku-buku serupa tentang transportasi. Buku ini menjadi menarik karena menyajikan tinjauan komprehensif tentang berbagai moda transportasi di Indonesia dengan pendekatan multidisiplin.Dari buku ini kita dapat memperoleh gambaran yang lengkap tentang sejarah dan perkembangan terkini tidak saja infrastruktur transportasi, dan master plan pengembangan transportasi di Indonesia, tetapi juga implikasi kemajuan trasportasi terhadap negara.
KAJIAN TATA CARA PENCAPAIAN KINERJA RENCANA STRATEGIS BERDASARKAN INDIKATOR KINERJA RPJMN 2010 - 2014 Munaf, Dicky Rezady
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.8

Abstract

Setiap instansi pemerintah dalam menjalankan kinerja tidak lepas dari renstra instansi tersebut yang bermuara pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2010 "“ 2014. Indikator kinerja sangat penting agar arah kinerja sesuai dengan apa yang diharapkan. Indikator kinerja dari setiap instansi pemerintah berbeda satu sama lain bergantung pada kebutuhan dan peran instansi tersebut. Bakorkamla sebagai lembaga pemerintah menganalisis indikator kinerjanya yang diharapkan dapat mencapai sasaran sesuai dengan RPJMN 2010-2014 dan prinsip good governace. Kata Kunci : kinerja, indikator, renstra In carrying out the performance, every government agency can not be separated from that agency strategic plan that led to the RPJMN (National Medium Term Development Plan) from 2010 to 2014. Performance indicators is essential for performance in accordance with the directions that are expected. Indicators of the performance of any Government agency different from each other depending on the need and role of agencies, as Bakorkamla Maritime Security Coordinating Board to analyze the performance indicators that are expected to reach the target in accordance with RPJMN 2010-2014 and the principles of good governace. Keywords: Performance, Indicators, Strategic Plan
THE EFFECT OF WEB-BASED ACADEMIC INFORMATION SYSTEM TO ACADEMIC SERVICE QUALITY AT COMMUNICATION DEPARTMENT OF TELKOM INSTITUTE OF MANAGEMENT Putri, Yuliani Rachma
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.7

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akademik berbasis web pada kualitas layanan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan populasi 192 siswa. Dengan menggunakan rumus Slovin, diperoleh 130 siswa sebagai sampel. Berdasarkan persepsi siswa, hasil penelitian menunjukkan sistem informasi akademik berbasis web berada dalam kategori baik di 70,95%. Kualitas pelayanan akademik juga berada dalam kategori baik 68,24%. Hasil perhitungan statistik menunjukkan sistem informasi akademik berbasis web (X) berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan akademik (Y) pada Jurusan Komunikasi Institut Manajemen Telkom dengan efektivitas 32,9%. Sisanya adalah (100% - 32,9%) = 67,1% dari luar penelitian ini. Kata kunci: sistem informasi akademik, kualitas pelayanan The aim of this study is to determine the effect of web-based academic information system on academic services quality. The research method is causal quantitative research. The sampling technique used simple random sampling with the population of 192 students. By using Slovin formula, it obtained 130 samples of students. Based on students perception, the result shows the web-based academic information system are in good category at 70.95%. The quality of academic services is also in good category at 68.24%. Statistical calculation result shows web-based academic information system (X) has significant effect on academic services quality (Y) at Communication Department of Telkom Institute of Management by 32.9% effectiveness. The remaining is (100% - 32.9%) = 67.1% from out of this research. Keywords: academic information systems, service quality
KINERJA PERUSAHAAN PT BARAMULTI SUKSES SARANA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGUKURAN MALCOM BALDRIGE DALAM RANGKA PENYESUAIAN DI PERUSAHAAN BATUBARA YANG BERKELAS DUNIA DI INDONESIA Tippe, Syarifudin
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari kinerja PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (PT BSSR) dengan menggunakan tujuh kriteria kinerja dari Malcom Baldridge Criteria for Performance Exellence (MBCfPE). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan dilakukan di tiga lokasi perusahaan: Jakarta, Banjarmasin, dan Samarinda. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam (indepth interview), dan observasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan kriteria MBCfPE 2012. Penelitian ini menemukan bahwa 1. Secara umum, kinerja perusahaan cukup baik dan sistemik dalam kategori proses ditinjau dari faktor approach and deployment; Dari aspek learning and integration masih terdapat kelemahan; 2. Dari kategori hasil, kinerja perusahaan belum memuaskan. Perusahaan masih berada pada tahapan awal (early stage); 3. Dari kriteria proses, kriteria terlemah berturut-turut adalah kepemimpinan, fokus pada tenaga kerja, dan perencanaan strategis; 4. Skor total kinerja global perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan masih berada pada tahapan hasil awal (early result). Kata kunci: kinerja, kriteria, kinerja, proses, output This research aims to study the performance of PT Tbk Baramulti Sarana Sukses (PT BSSR) using seven performance criteria of Malcom Baldridge Criteria for Performance Exellence (MBCfPE). This study used descriptive method, and it was conducted in three corporate locations: Jakarta, Banjarmasin, and Samarinda. The data were collected through questionnaires, in-depth interviews (depth interviews), and observation. The data were analyzed using the criteria MBCfPE 2012. The study found that: 1. In general, performance is quite good and systemic in the category of processes in terms of approach and deployment factors; From the aspect of learning and integration, there is still a weakness; 2. From the category of results, the performance has not been satisfactory. The company is still in the early stages (early stage); 3. Of the criteria, the weakest criterion is leadership succession, focusing on labor, and strategic planning; 4. The total score of the global performance of the company shows that the company is still at the stage of preliminary results (early result). Keywords: performance criteria, performance, process, output
LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (moodle) AND E-LEARNING CONTENT DEVELOPMENT Jati, Gumawang
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.3

Abstract

Pesatnya perkembangan e-learning dan penggunaan model LMS telah memicu beberapa universitas dan sekolah di Indonesia untuk mengembangkan e-learning. Namun, sebagian besar bahan e-learning atau isinya masih kurang memanfaatkan fitur canggih yang tersedia di LMS. Fitur kuat dari LMS dijelaskan dan dibahas bersama dengan prinsip-prinsip pendidikan. Tulisan ini memaparkan pengembangan materi (konten) digital berdasarkan pengalaman penulis dalam mengembangkan website e-learning di http://elearning.bandungtalentsource.com. Dalam merancang pe-ngembangan materi digital, pra-perencanaan, perencanaan, pertimbangan pengembangan materi secara online, pemetaan pekerjaan, konten yang dirancang dan tulisan, materi pengembangan, pengujian dan pemeriksaan akhir dan evaluasi adalah langkah penting untuk menghasilkan baik pendidikan e-learning. Kata kunci: sistem manajemen pembelajaran, e-learning, pengembangan materi The rapid development of e-learning and the use of LMS (moodle) have triggered some universities and schools in Indonesia to develop e-learning. However, most of their e-learning materials or contents still underuse the powerful features available in the LMS. The powerful features of the LMS are described and discussed along with their educational principles. This paper has elaborated the digital materials (content) development based on the writer's experience in developing e-learning website at http://elearning.bandungtalentsource.com. In designing digital material development; preplanning, planning, online material development consideration, mapping the work, content designed and writing, material development, testing and final checking and evaluation are essential steps to produce good educational e-learning. Keyword: learning management system, e-learning, material development
A COMPARATIVE STUDY OF ONLINE NEWS SITE SERVICE BASED ON CONSUMER PREFERENCE TO THE STUDENT OF TELKOM INSTITUTE OF MANAGEMENT IN 2011 (Objective of the Study: Detik.com, Kompas.com, Okezone.com, and Vivanews.com) Purnama, Siska Dea; Nugrahani, Rah Utami
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.2

Abstract

Pertumbuhan internet telah mengalami percepatan dalam berbagai aspek. Salah satu dampaknya adalah munculnya situs berita online. Pada tahun 1998, Detik.com dan Kompas.com muncul sebagai appiared jurnalisme online. Kemudian, pada tahun 2007 dan 2008, Okezone.com dan Vivanews.com menjadi pesaing besar di antara situs berita online di Indonesia. Empat dari situs-situs tersebut telah secara drastis mengubah peta industri di situs berita online. Ketika pengguna harus memilih situs, mereka menemukan kesulitan untuk membandingkan konten. Ini berarti bahwa berita online perlu memiliki preferensi mereka sendiri untuk bersaing satu dengan yang lain. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dimensi E-service yang bergantung pada kemudahan penggunaan, ketersediaan sistem, keandalan, sifat responsif, dan kepercayaan. Di samping itu, akan digunakan juga E-qual yang mencakup aksesibilitas, navigasi, desain dan presentasi, isi dan tujuan, interaktivitas, kustomisasi, dan personalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati faktor preferensi pengguna dalam memilih situs berita online. Kami menggunakan atribut E-service dan e-qual, positioning peta kompetisi empat situs berita online, dan positioning strategi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Analisis dilakukan melalui dua tahap observasi. Tahap pertama digunakan analisis faktor dengan tujuan mencari atribut yang telah digunakan oleh pengguna ketika mereka memilih situs yang menarik perhatian mereka. Jumlah responden, 150 orang. Untuk mengatur peta positioning, responden diambil melalui kenyamanan dengan pengambilan sampel dimodifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, faktor preferensi konsumen dalam memilih situs berita online adalah kepercayaan, akses, desain website, akurasi, komunikasi, dan interaksi. Untuk peta positioning pertama, Detik.com menempati tempat teratas sebagai preferensi konsumen. Kompas.com menjadi yang terbaik pada akurasi berita, sementara Vivanews.com dipilih karena desain laman yang bagus, diikuti oleh desain laman Detik.com. Posisi terakhir adalah Okezone.com untuk semua faktor atribut preferensi. Layanan situs berita online membutuhkan keunikan dalam rangka memenangkan persaingan terberat antara ke-empat situs berita online. Kata Kunci: Konsumen Preferensi, Situs Berita Layanan Online, E-Service, E-Qual, Analisis Faktor, MDS. The growth of internet has been in acceleration in various aspects. One of the impacts is the appearance of online news site. In 1998, Detik.com and Kompas.com appeared as the appiared of online journalism. Then, in 2007 and 2008, Okezone.com and Vivanews.com made a great competition among Indonesian online news site. Four of the sites have transformed the industrial map drastically in online news sites. When the users have to choose the site, they find difficulties to compare the content. It means that news online need to have their own preference to compete with each other. The variable used in this research is E-service dimension that relies on ease of use, system availability, reliability, responsiveness, and trust. In addition, it will also use E-qual that covers accessibility, navigation, design and presentation, content and purpose, interactivity, customization, and personalization. The purpose of this research is to observe the users preference factors in selecting online news sites. We use e-service and e-qual attributes, positioning map of four online news site competitions, and positioning strategy. This research used the descriptive method. The analysis was done through two observation stages. The first stage used factor analysis on a purpose of finding the attributes that have been used by the users when they were selecting the sites they are interested in. The total respondent is 150 people. To arrange the positioning map, the respondents were taken through convenience with modified sampling. Based on the research, the consumer preference factors in choosing the online news site are trust, access, website design, accuracy, communication, and interaction. For the first positioning map, Detik.com is placed at the top of consumers' preterence. Kompas.com goes at the best of news accuracy, while Vivanews.com voted because of its marvelous website design, followed by Detik.com website design. The last position is Okezone.com for all attributes preference factors. The service of online news site requires the uniqueness in order to win the toughest competition among four all online news sites. Keyword: Consumer Preference, Online News Site Service, E-Service, E-Qual, Factor Analysis, MDS.
BUDAYA TEKNOLOGI DI INDONESIA: KENDALA DAN PELUANG MASA DEPAN Pilliang, Yasraf Amir
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.1

Abstract

Teknologi adalah manifestasi dari imajinasi manusia tentang sebuah dunia yang lebih baik. Melalui teknologi manusia membangun masa depan kebudayaan dan kehidupan mereka. Perkembangan teknologi tidak saja ditentukan oleh nilai-nilai budaya yang ada, tetapi ia justru dapat membentuk budaya-budaya baru: budaya media, budaya informasi atau budaya virtual. Dalam relasi antara teknologi dan budaya, ada sebuah paradoks. Di satu pihak, untuk menumbuhkan teknologi, diperlukan semacam "budaya teknologi", yaitu nilai-nilai budaya yang mendorong perkembangan teknologi : daya kreativitas, rasionalitas, mental produktif, dan berorientasi ke depan. Di pihak lain, ada berbagai benturan nilai akibat keberadaan teknologi tertentu di dalam masyarakat. Benturan ini terjadi bila teknologi tak hanya dipandang sebagai sebuah alat guna dan utilitas, tetapi sebagai pencipta makna. Nihilisme adalah kondisi ketika manusia menyerahkan diri mereka pada bingkai teknologi, yang kemudian mengendalikan makna hidup mereka: panik, serba cepat, instan, dan tercabut dari alam. Teknologi lalu menjadi semacam "žbeban sosial"Ÿ. Untuk menghindarkan sifat nihilisme teknologi, berbagai paradigma baru diusulkan: "budaya berpikir holistik", yang melihat teknologi dalam sudut pandang seluas-luasnya; "budaya ketiga", yaitu simbiosis antara paradigma teknologi dan kebudayaan; dan "teknologi yang manusiawi", yaitu kombinasi teknologi tinggi dan sentuhan manusia. Kata kunci: teknologi, manusia, kebudayaan, makna, kreativitas Technology is a manifestation of human imagination about a better world. Through technology, humans build their future culture and their lives. Technological development is not only determined by cultural values that exist, but it establishes new cultures instead: the media culture, virtual culture or cultural information. In the relationship between technology and culture, there is a paradox. On the one hand, to develop the technology, some kind of "technological culture" is needed, i.e. cultural values that encourage the development of technology: creativity, rationality, mentally productive and future oriented. On the other hand, there are various conflicts of values due to the existence of certain technologies in society. This collision occurred when the technology is not only seen as a tool for and utility, but as a creator of meaning. Nihilism is the condition when humans submit themselves within the frame of technology, which then controls the meaning of their lives: frantic, fast-paced, instant and unplugging nature. Technology then becomes a sort of 'social burden'. To avoid the nihilism nature of technology, various new paradigm proposed "holistic thinking culture", which saw the technology in the widest angle of view; "third culture", which is a symbiosis between technology and cultural paradigms, and "human technology", which is a combination of high technology and the human touch. Key words: technology, humans, culture, meaning, creativity.
INDO AND INDON: AN EPISTEMOLOGICAL PERSPECTIVE Djauhari, Maman A.
Jurnal Sosioteknologi Vol. 12 No. 28 (2013)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2013.12.28.6

Abstract

Banyak orang Indonesia yang saya temui, dari orang awam hingga orang yang berpendidikan tinggi, tidak suka ketika mereka mendengar kata "Indon". Hal ini tidak berlaku ketika mereka disebut "Indo". Beberapa mempercayai bahwa "Indon" tidak tepat digunakan sebagai ekspresi dalam komunikasi. Apakah keyakinan itu benar? Apakah ada pembenaran terhadap keyakinan yang benar? Atau sekedar pendapat? Kebenaran, keyakinan, dan justifikasi adalah tripartit yang membangun pengetahuan. Pembangunan ini membawa kita untuk menganalisis dua kata dari perspektif epistemologis sebelum kita masuk ke dalam studi etimologis. Many Indonesians that I met, from laymen to highly educated people, have a hard feeling when they hear the word "Indon". It is not so when they are called "Indo". Some believe that the former is not appropriate to use as an expression in communication. Is that belief true? Is the true belief justified? Or is it an opinion? Truth, belief, and justification are the tripartite that construct knowledge. This construct brings us to analyze the two words from epistemological perspective before we go into an etymological study.

Page 1 of 1 | Total Record : 9