cover
Contact Name
Nia Kurniasih
Contact Email
sosioteknologi.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sosioteknologi.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sosioteknologi, Labtek VII, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosioteknologi
ISSN : 18583474     EISSN : 2443258X     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Sosioteknologi is a journal that focuses on articles that discuss results of an intersection of research fields of science, technology, arts, and humanities as well as the implications of science, technology, and arts on society. It is published three times a year in April, August, and December. Jurnal Sosioteknologi is a collection of articles that discuss research results, conceptual ideas, studies, application of theories, and book reviews. Jurnal Sosioteknologi has been indexed by Google Scholar and Indonesian Publication Index (IPI). ISSN: 1858-3474 Jurnal Sosioteknologi adalah jurnal yang memfokuskan pada tulisan berupa penelitian interseksi bidang ilmu sains, teknologi, seni, dan ilmu kemanusiaan serta implikasi sains teknologi dan seni terhadap kehidupan masyarakat. Terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Jurnal Sosioteknologi berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, dan aplikasi teori, serta ulasan buku. Jurnal Sosioteknologi telah terindeks oleh Google Scholar, Citerseerx, dan Indonesian Publication Index (IPI). ISSN: 1858-3474
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2015)" : 11 Documents clear
PERUNDUNGAN SIBER (CYBER-BULLYING) DI STATUS FACEBOOK DIVISI HUMAS MABES POLRI Nasrullah, Rulli
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.1

Abstract

Akun facebook Divisi Humas Mabes Polri merupakan salah satu akun di media sosial yang dimiliki dan dikelola oleh Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (Polri). Akun tersebut digunakan untuk memberikan informasi, berita, dan sosialisasi peraturan terkait tugas Polri kepada masyarakat umum. Namun, realitas di media siber dalam konten yang dipublikasikan oleh akun Divisi Humas Mabes Polri tersebut sering ditemukan terjadi bullying atau perundungan. Perundungan ini dilakukan oleh akun-akun lain yang mengomentari setiap status yang dipublikasikan, baik dalam bentuk kata-kata maupun gambar. Dengan menggunakan teknik penelitian analisis media siber, penelitian ini mengungkap bahwa (1) diskusi pada akun tersebut terjadi secara dua arah dari yang kontra sampai pro terhadap perundungan siber dan untuk beberapa kasus hal ini terbukti, (2) adanya kecenderungan memunculkan perundungan siber melalui komentar. Selain itu, penelitian ini juga dapat menunjukkan bahwa (3) perundungan siber yang terjadi selama interaksi bisa dilakukan oleh akun beridentitas maupun anonim.Kata kunci: facebook, polri, CMC, perundungan siberDivisi Humas Mabes Polri facebook account is one of the accounts in social media owned and managed by Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (Polri). The social media is used to provide information, news, and dissemination of rules related to police duties to the public. However, it was found that the content published by Divisi Humas Mabes Polri facebook accounts often includes bullying or harassment. This abuse or bullying is done by the accounts of others that comment on every status published, either in the form of words or pictures. Using the research technique of Cyber Media Analysis, this study reveals that (1) the discussion in the account occurs in both directions, those against and those pro with cyber-bullying, and in some cases it is proved (2) the tendency of the rise of cyber harassment through the comments. In addition, this study also shows that (3) cyber-bullying that occurs during the interaction can be done by any unidentified or anonymous account.Keywords: facebook, polri, cmc, cyber bully
POTENSI DAN TANTANGAN BAHASA INDONESIA MENUJU BAHASA INTERNASIONAL Hyun, Park (박재현 ) Jae
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.2

Abstract

dan banyaknya pelaku bisnis yang datang ke Indonesia. Seiring dengan hal itu, bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi pun mulai berkembang dan banyak digunakan oleh penutur asing. Dengan demikian, bahasa Indonesia juga berpotensi menjadi bahasa internasional. Di Korea Selatan akhir-akhir ini terdapat kecenderungan masyarakat untuk mempelajari bahasa Indonesia. Akan tetapi, terdapat beberapa hambatan yang dialami orang Korea ketika belajar bahasa Indonesia. Untuk itu, penulis akan mengemukakan beberapa masalah dan memberikan saran yang belum terpikir oleh orang Indonesia. Semoga saran tersebut berguna bagi perkembangan bahasa Indonesia, khususnya untuk penutur asing. Penulis mengamati pengembangan bahasa Indonesia saat ini berorientasi pada penutur bahasa Indonesia saja, belum ada yang berorientasi pada penutur asing. Pengembangan bahasa Indonesia banyak dilakukan oleh pemerintah dan perguruan tinggi. Kiranya pemerintah memiliki langkah untuk menduniakan bahasa Indonesia dengan melakukan beberapa pembenahan tata bahasa dan membuat software untuk mempelajari bahasa Indonesia bagi penutur asing.Kata kunci: bahasa indonesia, korea selatan, bipaIn recent years, the economic growth of Indonesia has been remarkable, marked by the industrial development and the high number of business doers coming to Indonesia. In line with the country's economic advancement, bahasa Indonesia as a means of communication has been growing in its use among foreign users, making it potential to become an international language. In the Democratic Republic of Korea (commonly known as South Korea), learning Indonesian is no longer a surprise. However, in general there are also some challenges in learning bahasa Indonesia. Therefore, the researcher was interested to discuss several problems related to it, and to give suggestions not yet commonly found among Indonesians. It is expected that the suggestions contribute to the development of Bahasa Indonesia, especially among foreign users. The development of Bahasa Indoesia is mostly conducted by the government and universities. The government should take a strategic step to make Bahasa Indonesia used in the international world by conducting some grammatical improvement and creating a software of Bahasa Indonesia for foreign speakers.Keywords: indonesian language, south korea, bipa
KONTRIBUSI HIDROGRAFI UNTUK MEMPERKUAT EARLY WARNING SYSTEM KEAMANAN LAUT Munaf, Dicky R.; Putra, Demo
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.3

Abstract

Early warning system (sistem peringatan dini) keamanan laut yang dibangun oleh Bakamla merupakan suatu sistem yang mengintegrasikan parameter bahaya pelayaran sehingga kegiatan pelayaran dapat terhindar dari bahaya. Pembangunan sistem peringatan dini ini sesuai dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2013 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2014 khususnya pada Buku II, Bab VII Pertahanan dan Keamanan, Pasal F. Sistem peringatan dini yang dimiliki Bakamla saat ini menampilkan data gelombang dan angin sebagai parameter bahaya. Seiring perkembangan teknologi, sistem peringatan dini yang sudah dibangun oleh Bakamla memerlukan penajaman. Peran bidang keilmuan hidrografi diperlukan dalam proses penajaman tersebut. Proses tersebut dilakukan dengan menambahkan parameter-parameter bahaya dan menyesuaikan metode pengukuran dengan tingkat ketelitian yang lebih baik.Kata kunci: bakamla, hidrografi, sistem, peringatan, pelayaranThe early warning system which has been built by Bakamla is an integrated system that integrates the parameters of sail hazard in order to avoid accidents from happening. The development of this early warning system is based on the Government's Regulation i.e. Perpres No. 39 in 2013 about the Government's plan for the year of 2014, specially in 2nd book, chapter 7th, in which security and safety aspects are obviously stated and must be concerned. The recent early warning system Bakorkamla owns displays data such as waves and winds as the hazard parameters. Along with the development of technology, the early warning system Bakorkamla has built needs enhancement. To do this, hydrography, as a branch of science is needed. The process can be done by adding more the hazard parameters and by finding a suitable measurement method with higher level of accuracy.Keywords:bakamla, hydrographi, system, warning, sail
CASTING CRITICAL THINKING IN CRITICAL READING INSTRUCTION Muchsonah, Muchsonah
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.4

Abstract

Tulisan ini adalah kajian mengenai sejumlah konsep yang dianggap terkait erat dengan membaca kritis dan berpikir kritis. Membaca kritis akan ditinjau dari berbagai definisi yang meliputi keterampilan yang melibatkan berbagai jenis dan tingkat ranah kognitif. Untuk mengantisipasi konsep yang berbeda dari membaca kritis dan kesalahpahaman antara membaca kritis dan bacaan lainnya, dilakukan perbandingan sebagai bagian dari kajian. Selain itu juga dibahas apa yang dapat mempengaruhi jenis bacaan yang dibutuhkan. Terlepas dari kemungkinan konsep yang berbeda mengenai membaca kritis, dipandang perlu untuk melihat secara dekat konsep membaca itu sendiri. Sebagai proses mental, berpikir kritis merupakan salah satu topik penting untuk dipaparkan. Oleh karena itu, memahami unsur-unsur pemikiran dapat digunakan lebih jauh untuk menganalisis proses berpikir. Mengenai kebutuhan untuk menerapkan proses yang lebih mudah diidentifikasi, dilakukan kajian yang menggabungkan pemikiran kritis dengan keterampilan atau aspek-aspek lain untuk melihat efektivitas dari berpikir kritis. Karena kajian ini dimaksudkan untuk menempatkan pemikiran kritis agar bersinergi dengan membaca kritis, penting untuk membangun pemahaman yang lebih dalam mengenai kualitas apa yang harus dimiliki pembaca yang kritis. Dengan demikian perbedaan antara pembaca kritis dan pembaca nonkritis juga akan ditinjau sehingga akan terlihat jelas kualitas apa yang diharapkan dari seorang pembaca yang kritisKata kunci: membaca, kritis, kemampuan,This paper is a review of a number of concepts considered closely related to both critical reading and critical thinking. Critical reading will be reviewed in terms of its various definitions covering various skills entailing different kinds and levels of cognitive domain. To anticipate different concepts of critical reading and misconception between critical reading and any other readings, the comparisons between them will also be reviewed. In addition, what may influence the type of reading needed will also be discussed. Apart from possible different concepts of critical reading, it is also significant to look closely at the concept of reading itself. As a mental process, critical thinking is one of the significant topics to clarify. Therefore, understanding elements of thought can be further used to analyse thinking process. Regarding the need to have a more identifiable process, a number of studies incorporating critical thinking with other skills or aspects will also be reviewed to see the effectiveness of critical thinking. As this study is intended to put critical thinking in synergy with critical reading, it is significant to build deeper understanding of what quality a critical reader should have. Thus the difference between critical readers and non-critical readers will also be reviewed, giving a clear direction of what quality is expected from a critical reader.Keywords: reading, critical, skill
PEMBELAJARAN DARI PROJEK PERCONTOHAN REDD+ PADA FASE PERSIAPAN DAN KESIAPAN Wahyuni, Tien
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.5

Abstract

Sejak 2008 Kementerian Kehutanan telah memulai program pengujian penerapan REDD+ di Indonesia melalui projek percontohan. Pada level subnasional, Kalimantan sangat relevan berkontribusi dalam mekanisme REDD+. Hal ini dibuktikan dengan tumbuhnya projek-projek yang mendukung kegiatan percontohan di Kalimantan. Projek-projek percontohan ini juga menjadi dasar pengujian untuk menjawab pertanyaan sebelum menyusun dan melaksanakan kebijakan REDD+ nasional di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, informasi, dan gambaran awal projek dan kegiatan percontohan REDD+ serta mengamati pola yang muncul dalam berbagai gambaran projek REDD+ di level subnasional dan implikasinya untuk mewujudkan REDD+. Penilaian dilakukan terhadap beberapa projek dan kegiatan percontohan REDD+ di Kalimantan berdasarkan dokumen projek serta wawancara semiterstruktur dengan para pemrakarsa projek dan pemangku kepentingan. Informasi yang tersedia dimaksudkan untuk memfasilitasi pemahaman dalam pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembuatan rancang-an penelitian. Semua corak yang berbeda mengenai projek REDD+ di Kalimantan ini dapat memberikan pelajaran berharga untuk memanfaatkan hutan guna memperlambat perubahan iklim.Kata kunci : projek percontohan REDD+, kegiatan percontohan, kalimantanSince 2008 The Ministry of Forestry has been embarking on a program to test the implementation of Reducing Emission From Deforestation and Forest Degradation (REDD+) in Indonesia through a pilot project. At the sub-national level, the provinces of Kalimantan are the most relevant contributors to the REDD+ mechanism. It is proved with the growing projects which support the pilot activities in Kalimantan. These pilot projects also provide a basic test for answering some questions before structuring and implementing the national REDD+ policies. This study aims to obtain data, early information and description of REDD+ pilot projects and activities in Kalimantan, and to observe the emerging patterns in the sub-national landscape of REDD+ projects and its implications to realise REDD+. An assessment has been conducted to these REDD+ pilot projects and activities based on a review of project documents, semi structured interviews with project proponents and stakeholders. This available information is intended to facilitate understanding in the learning process and sharing of early lessons that can be used for designing future research on REDD+ pilots. All of these different patterns of REDD+ projects in Kalimantan can offer valuable lessons for harnessing forests to mitigate climate changes.Keywords: reducing emission from deforestation and forest degradation (REDD+), pilot projects and activities, kalimantan
DAMPAK EKSPLORASI GAS BUMI TERHADAP MASYARAKAT SAUMLAKI Siregar, Chairil Nur
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.6

Abstract

Saumlaki terletak di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Saumlaki memiliki Blok Masela yang merupakan penghasil gas terbesar di Indonesia. Eksplorasi gas alam di Saumlaki dilakukan secara besar-besaran dengan padat modal, penuh risiko, dan menggunakan teknologi canggih. Eksplorasi tersebut membawa dampak positif dan negatif pada masyarakat Saumlaki. Dari segi social community yang dimiliki masyarakat Saumlaki, kegiatan eksplorasi gas alam ini berkontribusi terhadap social capital di antaranya natural capital, human capital, dan produced economic capital. Dari aspek produced economic capital, eksplorasi ini berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan. Dari segi human capital, adanya eksplorasi ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat terutama pada aspek pendidikan dan komunikasi. Selain itu, eksplorasi gas alam ini pun berdampak terhadap natural capital terutama pada energi gas alam serta perkembangan flora dan fauna. Hal lain yang tidak dapat dipungkiri dari kegiatan eksplorasi ini adalah dampak patologi sosial. Mengingat dalam kegiatan eksplorasi tersebut banyak melibatkan tenaga kerja yang berasal dari dalam dan luar negeri, tentu saja para tenaga kerja tersebut akan membawa karakter dan budaya yang berbeda dengan masyarakat Saumlaki.Kata kunci: community social, natural capital, human capital, produced economic capita, patologi sosialSaumlaki is located in West Southeast Maluku District. Saumlaki has Masela Block which is the largest gas producer in Indonesia. Natural gas exploration in Saumlaki is done on a large scale with the capital-intensive, risky, and the use of advanced technology. The exploration has brought about positive and negative impacts on Saumlaki society. In terms of the social community's of Saumlaki, natural gas exploration activities have contributed to the social capital of which are natural capital, human capital, and produced economic capital. From the aspect of produced economic capital, this exploration has contributed to the welfare of the community through various activities. From the aspect of human capital, the existence of this exploration can improve the ability of people, especially in terms of education and communication. In addition, natural gas exploration is also an impact on the natural capital, especially in the natural gas energy and the development of flora and fauna. Another thing that cannot be denied of this exploration is the impact of social pathology. Since the exploration activities involve workers coming from inside and outside the country, the laborers bring different character and culture from the community of Saumlaki.Keywords: community social, natural capital, human capital, produced economic capita, pathology social
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERNAL PORTAL PT DIRGANTARA INDONESIA TERHADAP CITRA PERUSAHAAN Pasaribu, Ziko; E, Diah Agung
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.7

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia terhadap citra perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia terhadap citra perusahaan. Penelitian ini menggunakan beberapa teori yang relevan seperti komunikasi, public relation, penggunaan media, dan citra perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT Dirgantara Indonesia dengan responden sebanyak 160 orang karyawan. Dalam menentukan sampel, digunakan metode nonprobability sampling dengan purpossive sampling. Sementara itu, metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji hipotesis parsial, regresi sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap citra perusahaan dengan persentase sebesar 70,6%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia, semakin tinggi dan positif pandangan karyawan terhadap citra perusahaan dalam persepsi mereka.Kata Kunci: media internal, public relation, citra perusahaanThis research discusses the influence of the use of internal media Portal of PT Dirgantara Indonesia to the corporate's image. The purpose of this research is to find the influence of the use of internal media Portal PT Dirgantara Indonesia to the corporate's image. This research used descriptive quantitative research. The population of this research is the employees of PT Dirgantara Indonesia with 160 respondents. The nonprobability sampling method by purpossive sampling had been used to determine the samples' number of this research. The analysis method used was descriptive analysis, partial hypotheses test, coefficient correlations, simple regression and coefficient determination. The results of this research reveals that the use of internal media Portal PT Dirgantara Indonesia has a significant influence on the image of the corporate with a percentage of 70,6%, while the rest of 29,4 % is influenced by factors other than the variables use in this research .Keywords: internal media, public relation, corporate image
FAKTOR BUZZ MARKETING PADA NASI GORENG MAFIA MELALUI MEDIA SOSIAL TWITTER Darmawan, Aswin; Pramiyanti, Alila; Nugrahani, Rah Utami
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.8

Abstract

Saat ini kegiatan promosi melalui buzz marketing mulai berkembang dengan semakin meningkatnya pengguna internet khususnya social media di Indonesia. Buzz marketing merupakan teknik pemasaran dengan menyampaikan informasi kepada orang lain dan orang tersebut meneruskan kepada orang lain secara berantai. Buzz marketing merupakan suatu teknik pemasaran yang menjembatani terjadinya word of mouth marketing. Penelitian ini menggunakan metode yang berfokus pada pendekatan kualitatif yang dipaparkan dengan desain deskriptif. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan buzz marketing Nasi Goreng Mafia melalui twitter. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil wawancara langsung. Pembahasan penelitian difokuskan pada masalah yang sudah dirumuskan dan diidentifikasi melalui lima indikator penelitian dalam menciptakan dan mendorong terjadinya buzz marketing antara lain media, diferensiasi, penyebaran informasi, hasil, dan maintenance. Setelah dianalisis , didapat hasil bahwa Nasi Goreng Mafia menggunakan twitter sebagai media promosi meliputi kegiatan tweet dan re-tweet. Diferensiasi produk Nasi Goreng Mafia adalah menggunakan bumbu rempah dan mempunyai level pedas. Account @NasGorMafia tidak mempunyai waktu khusus untuk menyebarkan informasi melalui twitter. Hasil penggunaan buzz marketing cukup sesuai dengan target. Kegiatan maintenance buzz @NasGorMafia adalah menunjuk agency untuk mengelola kegiatan buzzering.Kata kunci: buzz marketing, media, diferensiasi, penyebaran informasi, nasi goreng mafiaToday promotional activities through Buzz Marketing has been developing along the increase of internet users, especially social media, in Indonesia. Buzz Marketing is a marketing technique to convey information to public who will subsequently share it to others, a way that enables the word of mouth marketing. This study used the main methodology that focused on qualitative approach presented in a descriptive method. The purpose of this study is to describe Nasi Goreng Mafia through Buzz Marketing via Twitter. The data in this study were obtained from interviews. The discussion of this study focuses on the issues formulated and identified through 5 research indicators in order to create Buzz Marketing, which are media, differentiation, information dissemination, result and maintenance. Based on the analysis, it was found that Nasi Goreng Mafia uses twitter as a promotional media, including "tweet" and "re-tweet" activities. The differentiation of Nasi Goreng Mafia's products is based on its spices and levels of spiciness. Although the @NasGorMafia account does not have any specific time to tweet the information on twitter, the result showed that buzz marketing has been effective for reaching its target. The buzz maintenance activity of @NasGorMafia is to appoint agents to manage the buzzering activity.Keywords: buzz marketing, media, differentiation, information dissemination, nasi goreng mafia, maintenance.
KEPUASAN MAHASISWA TELKOM UNIVERSITY DALAM PEMANFAATAN SITUS SMB.TELKOMUNIVERSITY.AC.ID SEBAGAI MEDIA INFORMASI Putra, Raditya Pratama; Putri, Yuliani Rachma
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.9

Abstract

Proses komunikasi saat ini semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang memadukan antara teknologi informasi dan teknologi komunikasi sehingga muncul istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi tersebut melahirkan sebuah sarana yaitu internet. Masyarakat menggunakan media, didasari oleh motif sebagai harapan khalayak ketika menggunakan media, dan kesenjangan kepuasan khalayak setelah menggunakan media. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, dan motif hiburan, serta mengetahui tingkat kepuasan pada mahasiswa Universitas Telkom dalam menggunakan situs smb.telkomuniversity.ac.id. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah terjadinya kesenjangan kepuasan dari skor rata-rata Gratification Sought dan Gratification Obtained. Untuk motif informasi diperoleh skor 3,22>3,14 dan untuk motif identitas pribadi diperoleh skor 3,23>3,16, sehingga terjadi kesenjangan bahwa media tidak memuaskan (GS>GO). Integrasi dan interaksi sosial diperoleh skor 2,69<2,73, dan hiburan diperoleh skor 2,72<2,80, sehingga terjadi kesenjangan yang memuaskan (GS<GO).Kata kunci: informasi, teknologi informasi dan komunikasi, motif, kesenjangan kepuasanToday communication process is developing by utilize technology which combined information technology and communication technology, thus appears new term named Information and Communication Technology (ICT), which led a means named internet. People uses the media, caused by the motif as audience expectation when they used the media and discrepancy gratification of audience after use the media. The purpose of this study was to determine the motive information, motif personal identity, motif integration and social interaction, and motif entertainment, as well as determine the level of satisfaction Telkom University's student in the use of smb.telkomuniversity.ac.id website.The method used in this research is a descriptive survey with quantitative approach. The results of this research is there is a discrepancy gratification from average score of Gratification Sought (GS) and Gratification Obtained (GO). For information the score is 3,22>3,14 and for personal identity, the score is 3,23>3,16 thus appears that the media is unsatisfaction because the score of GS>GO. For the social integration and interaction, the score is 2,69>2,73 and entertainment the score is 2,72<2,80, thus appears that the discrepancy gratification is satisfaction (GS<GO).Keywords: information, information and communication technology, motif, discrepancy gratification
BRAND DEVELOPMENT STRATEGY OF MICRO SCALE SHOE INDUSTRIES BASED ON AUGMENTED REALITY FOR SMARTPHONE APPLICATION Hidayat, Rendy Ridwan; Sriwarno, Andar Bagus
Jurnal Sosioteknologi Vol. 14 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2015.14.1.10

Abstract

One of the best fashion products made in Bandung is shoes. Bandung micro scale shoe industries have a great potential to reach international market. But it is still constrained by conventional product marketing. This research aims to explore digital information technology to develop digital product marketing. At this moment, digital marketing strategy has been able to reach the gaps that cannot be done through conventional strategy. This research focused on digital interaction development intended as a bridge for consumers to get product information through augmented reality. User can see the shape, material, and color closely resembling real shoes through augmented reality feature. This is the main solution offered in this research.Keywords: macro scale shoes, digital, marketing strategy, brand strategy, augmented realitySalah satu produk fesyen terbaik buatan Bandung adalah sepatu. Industri sepatu skala kecil memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional, tetapi masih terkendala pemasaran produk konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknologi informasi digital untuk mengembangkan pemasaran produk digital. Pada saat ini, strategi pemasaran digital telah mampu menjembatani kesenjangan yang tidak dapat diatasi dengan strategi konvensional. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan interaksi digital yang ditujukan sebagai jembatan bagi konsumen untuk mendapatkan informasi produk melalui augmented reality. Pengguna dapat melihat bentuk, bahan, dan warna yang sangat mirip dengan sepatu yang sebenarnya melalui fitur augmented reality, sebuah solusi penting yang ditawarkan dalam penelitian ini.Kata kunci: industri sepatu, sistem informasi digital, pemasaran produk, augmented reality

Page 1 of 2 | Total Record : 11