cover
Contact Name
Embun Suryani, Ph.D
Contact Email
jurnal.seh@unram.ac.id
Phone
+6287865668789
Journal Mail Official
jurnal.seh@unram.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 37 Mataram-NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 24610666     EISSN : 24610720     DOI : https://doi.org/10.29303/jseh
Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora (JSEH) adalah jurnal akademik direview dengan sistem peer review yang terbit setiap enam bulan sekali, pertama kali terbit pada tahun 2015 di Lembaga Penelitian Universitas Mataram. Jurnal ini diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta memberikan ruang untuk presentasi, analisis dan kritik yang sesuai pada kondisi sosial, ekonomi dan humaniora Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya. Setiap enam bulan sekali jurnal ini akan mengusulkan tema yang berbeda-beda untuk artikel yang diterbitkan. Penentuan tema tersebut berdasarkan kesepakatan dewan editor dan mengamati trend dan perkembangan di masyarakat sebagai bidang amatan ilmu-ilmu sosial, ekonomi dan humaniora. Editor dari JSEH menerima artikel dan penelitian yang menggunakan pendekatan interdisiplin, tetapi sesuai dengan penelitian di bidang sosial ekonomi dan humaniora serta berlaku umum untuk di dunia akademik di bidang sosial, ekonomi dan humaniora Indonesia. Kontribusi dan Bidang yang dikaji dalam jurnal ini sangat luas termasuk di dalamnya bidang-bidang yang bersinggungan dengan bidang ekonomi, manajemen, akuntansi, hukum, bahasa dan sastra, budaya, sosiologi, antropologi, politik, dan bidang yang sangat makro seperti pariwisata, ilmu keguruan dan ilmu pendidikan sosial serta kewirausahaan. Dengan demikian jurnal ini di masa kini dan masa depan memiliki kontribusi yang menentukan di ketiga bidang utamanya yaitu sosial, ekonomi dan humaniora.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA" : 7 Documents clear
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED, MARKET SHARE, EARNING, NETCASH FLOW, RETURN ON ASSET DAN RESIDUAL INCOME TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR JENIS CONSUMER GOODS DI BURSA EFEK INDONESIA Ihsan, Sahrul; Ikram, H.; Inapty, Biana Adha
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.24

Abstract

Pasar modal merupakan sarana guna mendukung perekrutan dana jangka panjang dari masyarakat untuk disalurkan kepada sektor-sektor produktif. Untuk investor kehadiran pasar modal merupakan alternatif tambahan dalam investasi. Tujuan investor menginvestasikan  dana  mereka  pada  obligasi  atau  surat-surat  berhaga  untuk  mendapatkan  tingkat  perubahan maksimal dalam risiko tertentu atau untuk mendapatkan hasil tertentu dalam risiko minimal. Laporan keuangan disusun untuk memberikan laporan perkembangan perusahaan berkala. Informasi laporan keuangan memiliki tujuan tertentu yang memberikan  informasi  tentang  sumber daya  ekonomi,  kewajiban  dan  modal  saham keuangan,  memberikan  informasi tentang laba rugi komprehensif dan memberikan informasi tentang jumlah uang beredar saat ini. Laporan keuangan juga diharapkan  dapat  memberikan  informasi  yang saling terkait  dengan  tingkat  laba,  risiko,  fleksibilitas  keuntungan,  dan kemampuan operasional perusahaan. Investor menginvestasikan uang mereka dengan harapan bahwa mereka mendapatkan kembali dari investasi selain untuk melindungi investasi mereka sehingga nilainya tidak berkurang. Pengambil keputusan termasuk investor dalam berinvestasi dana mereka membutuhkan beberapa informasi yang berguna untuk memprediksi kembalinya investasi mereka di pasar modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai tambah ekonomi, pangsa pasar, arus kas bersih, laba, return on asset dan sisa pendapatan untuk kembalinya saham. Data tersebut dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan pada periode tahun 2009 - 2012. Total populasi dalam penelitian ini adalah 36 perusahaan dan total sampel 17 perusahaan dipilih melalui tahap purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang hubungan antara satu dan variabel lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan return saham di perusahaan dengan asumsi variabel nilai tambah ekonomi, pangsa pasar, arus kas bersih, laba, return on asset dan sisa pendapatan tidak berubah. Variabel dari nilai tambah ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan, namun negatif, pangsa pasar tidak memiliki pengaruh signifikan, namun positif, laba memiliki pengaruh yang signifikan dan negatif, arus kas bersih tidak memiliki signifikan positif, return on asset tidak memiliki positif yang signifikan dan residual pendapatan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap return saham barang konsumen perusahaan 'terdaftar di BEI.
PERAN SEKTOR BASIS TERHADAP EKONOMI LOKAL DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Nasmayani, Indah
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.23

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menentukan Sektor unggulan dan peran Sektor unggulan tersebut khusnya dalam penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Lombok Tengah sebagai bahan informasi dan pertimbangan dalam perencanaan percepatan pembangunan perekonomian. Metode yang dipergunakan dalam  penelitian  ini  adalah  analisis  Deskriftif  kuantitatif  dengan  menggunakan  analisis  LocationQuotient dan analisis shift Share dengan menggunakan data tenaga kerja  Kabupaten Lombok Tengah periode Tahun 2008-2012. Berdasarkan kriteria Sektor ekonomi yang termasuk Sektor basis, serta mampu menghasilkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang relatif besar, maka Sektor yang merupakan Sektor Basis di Kabupaten Lombok Tengah adalah Sektor pertanian dan Sektorindustri. Sedangkan Sektor ekonomi  yang termasuk Sektor non basis adalah Sektor perdagangan, Sektor jasa dan beberapa Sektor lainnya yang menyerap tenaga kerja lebih sedikit dari Sektor pertanian dan Sektor industri. Dua Sektor berdasarkann perhitungan Shift Share memiliki nilai positif yaitu diantaranya  adalah  Sektor  perdagangan  dan  Sektor  jasa  yang  artinya  bahwa  pertumbuhan  Sektor tersebut  dikabupaten Lombok  Tengah  adalah  sangat  cepat.  Sedangkan  beberapa  Sektor lain  yang memiliki  nilai  negatif  yaitu  Sektor  pertanian,  industri  dan  beberapa  Sektor  lainnya  memiliki pertumbuhan kesempatan kerja yang lambat. Sedangkan Peran Sektor Basis terhadap ekonomi lokal khususnya sebagai penyerap tenaga kerja terlihat dari adanya promosi terhadap hasil dan kegiatan yang dilakukan   oleh   masyarakat   setempat   di   Sektor   perdagangan,   pariwisata   dan  jasa   dengan mempergunakan media promosi produk unggulan, kuliner masakan dan makanan khas juga Sektor perikanan  dari  hasil  laut  yang  menyebabkan  terbukanya  peluang  untuk  menciptakan  lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
ANALISIS SEKTOR EKONOMI POTENSIAL DI KABUPATEN DOMPU PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Kurniawan, Dodo; Wahyunadi, Wahyunadi
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis sektor dan subsektor ekonomi potensial di Kabupaten Dompu berdasarkan kriteria keunggulan komparatif, keunggulan kompetitif, dan spesialisasi. Untuk mengetahui dan menganalisis strategi pengembangan sektor dan subsektor ekonomi potensial di Kabupaten Dompu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan tahun 2009-2013 Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Dompu. Metode analisis data yang digunakan adalah gabungan antara location quotient (LQ), model rasio pertumbuhan (MRP), shift share modifikasi Esteban Marquillas (SS-EM), Overlay, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat satu sektor ekonomi yang potensial di Kabupaten Dompu yakni Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan. Sementara itu, jika dilihat secara subsektor hanya terdapat empat subsektor ekonomi berpontesi, yaitu subsektor peternakan, subsektor kehutanan dan subsektor perikanan dan subsektor bank. Bersadarkan hasil analisis SWOT strategi pengembangan sektor dan subsektor ekonomi potensial yakni; pada sektor keungan, persewaan dan perusahaan khususnya pada subsektor bank dilakukan dengan; Menjalin kerjasama antara pihak perbankkan, pemerintah daerah dan pengusaha untuk sama-sama mendorong pengembangan sektor potensial yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Dompu. Pada subsektor kehutanan, peternakan dan perikanan dilakukan dengan; Peningkatan efisiensi dan produktifitas dari seluruh sumber daya yang digunakan di subsektor kehutanan, peternakan dan perikanan, dalam pelaksanaannya upaya peningkatan tersebut ditungkan dalam langkha-langkah sebagai berikut yaitu diversifikasi, itensifikasi, ekstensifiksi, rehabilitasi, deregulasi, debirokratisasi dan kebijakan harga hasil produksi serta harga sarana produksi yang setepat-tepatnya.
PENGARUH KEBERADAAN INDUSTRI TERHADAP PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KOTA MATARAM Sushanti, Ima Rahmawati
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.13

Abstract

Kota Mataram merupakan kota yang memiliki banyak sekali potensi, salah satunya adalah potensi industri. Di satu sisi keberadaan industri ini sangat membantu terutama dalam hal pengembangan dan perekonomian wilayah karena mampu meningkatkan pendapatan dan menghasilkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar atau bahkan masyarakat diluar wilayah tersebut. Namun selain potensi, muncul berbagai permasalahan terutama yang mempengaruhi  perumahan  yang  ada  di  sekitar  industri  tersebut  seperti  masih  tidak tertatanya tata letak permukiman yang ada dan yang tidak kalah pentingnya mengenai pencemaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh industri terhadap kawasan  permukiman  di  Kota  Mataram  terutama  perumahan  dan  permukiman  yang terdapat  di  sekitar  lokasi  industri  dari  segi  ekonomi,  sosial,  dan lingkungan.  Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh keberadaan industri yang cukup besar terhadap perumahan dan kawasan permukiman di sekitarnya, baik pada aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Keberadaan  industri  tesebut  memicu  perkembangan  dan  pertumbuhan  permukiman sekitarnya  dilihat  dengan  semakin  padatnya  permukiman  dan  bertambahnya  jumlah penduduk yang menetap di sekitar lokasi industri. Selain itu keberadaan industri tersebut memicu  permasalahan  lingkungan  seperti  pencemaran  oleh  limbah-limbah  yang dihasilkan.
ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PETANI PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN (HKm) DI KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Widiarti Winata, Ni Gusti Ayu; Basuki, Prayitno; Karismawan, Putu
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.21

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  determinan  pendapatan  petani  peserta  program  HKm  di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, baik secara parsial maupun secara serempak dan  untuk  mengetahui  determinan  yang  paling  dominan.  Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data digunakan sampel survey. Jumlah sampel sebanyak 150 orang. Untuk menentukan responden yang terpilih dilakukan dengan undian. Metode analisis data dengan mengguna kan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini secara parsial, dari 7 variabel yang mempengaruhi pendapatan, terdapat 3 variabel  yang  tidak  berpengaruh  signifikan  yaitu  pendidikan,  curahan  waktu  kerja  dan  lokasi. Sedangkan variabel  luas lahan, pengalaman, modal dan penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Variabel yang paling dominan adalah variabel modal dengan besaran koefisien korelasi 0,755. Nilai koefisien determinasi (R2) yaitu sebesar 0,701. Ini berarti hanya 70,10 persen variabel dalam model berpengaruh terhadap pendapatan, sedangkan variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam  model,  kontribusinya  sebesar  29,90  persen.  Pendapatan   rata-rata  dalam  satu  bulan  untuk masing-masing strata adalah strata I sebesar Rp. 2.379.245, strata II sebesar Rp. 2.678.500 dan strata III sebesar Rp. 3.158.823. Sedangkan secara keseluruhan pendapatan rata-rata dari 150 responden adalah sebesar Rp. 2.632.000 per bulan. Saran untuk peneliti selanjutnya yang tertarik dengan kajian ini, agar memasukkan variabel lain yang belum tercover dalam model, seperti umur, tenaga kerja luar keluarga, biaya-biaya dalam usaha tani dan konsumsi. Sedangkan untuk pemerintah, agar pendapatan petani HKm meningkat yaitu dengan memberikan tambahan lahan yang bisa dikelola untuk petani yang lahannya kurang dari 0,5 ha.
STUDI PELAKSANAAN PROGRAM RASKIN POLA PADAT KARYA PANGAN DENGAN SISTEM WANATANI PADA LAHAN KERING DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Malelak, Chairel; Sjah, Taslim
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.22

Abstract

Program raskin pola padat karya pangan adalah program raskin nasional yang di rubah oleh Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara dari program raskin dengan ganti uang menjadi program raskin dengan ganti kerja. Kerja dilakukan pada kebun oleh setiap rumah tangga miskin dengan penerapan sistem wanatani lahan kering. Kebun yang dikerjakan seluas 0,25 ha per tahun, sehingga setiap tahun terjadi penambahan kebun menetap dan mengurangi perladangan berpindah dengan pola tebas bakar  yang merusak hutan.  Tujuan penelitian ini :1). Mengetahui pelaksanaan program raskin pola padat karya pangan dengan sistem wanatani pada lahan kering di Kabupaten Timor Tengah Utara; 2). Mengetahui proses distribusi beras program raskin pola padat karya pangan sampai pada tingkat rumah tangga petani; 3). Mengetahui pelaksanaan sistem wanatani oleh petani peserta program raskin pola padat karya pangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  dengan  teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  survei.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program raskin pola padat karya pangan mulai dari kabupaten sampai desa dilakukan dengan membentuk tim koordinasi dan tim pelaksanana. Proses distribusi beras sudah berjalan baik yang terlihat dari rencana distribusi beras sama dengan realisasi beras kepada setiap rumah tangga  miskin  yang  ada  di  desa.  Sementara  sistem  wanatani  yang  dikembangkan  adalah  model agrisilviculture yaitu pengembangan tanaman pangan/hortikultura dan tanaman pohon/kayu (tahunan) pada suatu areal lahan kering, sedangkan pelaksanaan sistem wanatani dilakukan dengan lima kegiatan utama yaitu pengolahan tanah (PT), pembuatan terasering dan pemupukan (PTP), penanaman tanaman semusim dantanaman umur panjang (TSTUP), penanaman tanaman sela dan penyiangan (PTSP), dan perawatan tanaman umur panjang (PTUP).
DISPARITAS DAN KONVERGENSI PERTUMBUHAN EKONOMI ANTAR KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Adha, Rishan; Wahyunadi, Wahyunadi
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v1i1.19

Abstract

This study aims to determine the level of inequality that exist in the NTB province, how much the tendency of convergence is happening and what factors are influencing the speed of convergence. This research was conducted in the NTB province, the year of the study period is 2003-2012, the method used is panel data , either Common Effect Model, Fixed  Effect  Model  and  Random  Effect  Model.  The  results  showed  that  despite  an increase in inequality shown by Williamson index and Theil's entropy index at each observation period but the results of the convergence analysis show that convergence is exist in NTB Province. By using two models of convergence, the classic convergence of Barro and Sala-i-Martin and the technological convergence of Dowrick and Rogers, it was found that the speed of convergence is different for each models. By using the classical model,  the  speed  of  convergence  between  3%  per  year.  By  using  the  transfer  of technology model, speed of convergence is much faster at 13% per year. Inter-regional differences in the level of technology greatly affect the speed of convergence, if these differences can be overcome then we will get speeds of convergence much faster.

Page 1 of 1 | Total Record : 7