cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2548771X     DOI : -
Focus and Scope of this journal are : Chemical Engineering including : bioenergy processing, environmental engineering, natural resource management, Heat and Mass Transfer, Chemical Reaction, Analytical Chemistry, Biochemistry, Designing tools and chemical processes, Chemical industry process, Computing and modeling (simulation) process, Particle and nano technology, membrane technology, esessential oil technology, and phytopharmaca, etc. Civil Engineering including : technology of construction materials, transportation system, environmental layout, concrete and wood structures, steel construction, bridge and dam construction, management of water resources and Hydrology, earthquake engineering, sanitation systems and urban drainage. eUREKA is published twice a year on Juni and December by Engineering Faculty of Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018)" : 20 Documents clear
Pengkayaan Biochar Tongkol Jagung, Sekam Padi dan Pupuk Kandang Kotoran Ayam dengan Penambahan Asam Nitrat (HNo3) Proborini, Wahyu Diah; Iskandar, Taufik; Martika, Martika; Hidayati, Lailata
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.485 KB)

Abstract

ABSTRAK Pupuk biochar adalah pupuk yang berasal dari limbah biomassa (tongkol jagung dan sekam padi) atau limbah peternakan (pupuk kandang kotoran ayam) yang berbentuk padat dan diperkaya dengan penambahan unsur nitrogen yang bermanfaat untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah serta memperkaya unsur hara di dalamnya. Peran penting pupuk biochar lainnya adalah untuk menyuburkan tanaman, meningkatkan hasil produksi serta memberikan klorofil pada tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk menambah kadar nitrogen yang hilang saat proses penguapan dalam alat reaktor pirolisis. Proses pirolisis pada penelitian ini menggunakan seleksi proses slow pirolisis dengan suhu 5000C selama 4 jam di dalam alat reaktor. Unsur nitrogen yang hilang perlu ditambahkan asam nitrat untuk memperkaya unsur nitrogen pada biochar. Hasil analisa dari penelitian ini menggunakan metode Kjeldhal. Metode Kjeldhal merupakan metode yang digunakan untuk menentukan kadar nitrogen pada makanan atau non makanan. Data terbaik pada penelitian ini terdapat pada bahan pupuk kandang kotoran ayam dengan konsentrasi asam nitrat 25% selama 3 hari yaitu sebanyak 3,36% N. Kata kunci : pupuk biochar; proses pirolisis; asam nitrat; dan metode Kjeldahl. ABSTRACT Biochar Fertilizer is a fertilizer derived from biomass waste (corncob and rice husk) or livestock waste (chicken manure) which is solid and enriched with the addition of nitrogen elements that are useful to improve the physical, chemical and biological properties of the soil and enrich the nutrients in it. Another important role of biochar fertilizers is to fertilize crops, increase production yields and provide chlorophyll in plants. The purpose of this study was to add the nitrogen lost during the evaporation process in the pyrolysis reactor device. The pyrolysis process in this study used the selection of slow pyrolysis process with temperature of 5000C for 4 hours in the reactor. The missing nitrogen element needs to be added nitric acid to enrich the nitrogen element in biochar. Result of analysis from this research use Kjeldhal method. The Kjeldhal method is the method used to determine the nitrogen content in food or non-food. The best data in this research is found in chicken manure manure material with a concentration of 25% nitric acid for 3 days ie 3.36% N. Keywords : biochar fertilizer; pyrolysis process; nitric acid; and kjeldahl method.
Analisis Kandungan Benzo(A)Pyrene Terhadap Asap Cair dari Tempurung Kelapa Dan Tongkol Jagung Anggraini, SP. Abrina; Susilo, Nicodemus; Nurhazisa, Tiya
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.869 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengawetan perlu dilakukan karena makanan segar yang mudah rusak. Penggunaan asap cair sudah mulai dikembangkan karena aman untuk kesehatan dan lingkungan. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asap cair dapat berasal dari limbah pertanian yang mengandung arang. Untuk mendapatkan kualitas asap cair dan aman untuk dikonsumsi, kita membutuhkan alat yang memiliki kinerja optimal dan dalam penelitian ini adalah pembuat asap cair yang direkayasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kinerja alat penghasil asap cair dan mengetahui kualitas asap cair yang dihasilkan. Dalam proses penelitian ini dan pemurnian asap cair berupa batok kelapa dan tongkol jagung menggunakan pirolisis, kolom distilasi dan filtrasi pada kondisi operasi optimum dan kemudian dianalisis oleh GC / MS dan LC / MS sehingga aman digunakan sebagai pengawet. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa besar hasil asap cair tempurung kelapa tanpa pengeringan dan pengeringan adalah 36% dan 28,8%, sedangkan tongkol jagung adalah 61,2% dan 30,4%. Residu api tempurung kelapa 33% dan 50% sedangkan tongkol jagung 16,7% dan 33,3%. Jumlah komponen yang hilang dari batok kelapa adalah 31% dan 21,2% sedangkan tongkol jagung 22,1% dan 36,3%. Kinerja alat asap cair temperung kelapa adalah 4,37 g/(jam.m) dan 5,59 g/(jam.m) sementara dari tongkol jagung 7,42 g/(jam.m) dan 7,37 g/(jam.m). Kualitas asap cair yang dihasilkan untuk fenol dari batok kelapa dan tongkol jagung adalah 3,04% dan 1,38%. Keasaman kualitas adalah 3,04% dan 1,37%. Nilai PH adalah 1,41 dan 2,47. Kata kunci : Asap Cair; Alat Kinerja; Kualitas; Hasil ABSTRACT Preservation needs to be done because of the fresh food that is easily damaged. The use of liquid smoke has begun to be developed because it is safe for health and the environment. Raw materials used in the manufacture of liquid smoke can be derived from agricultural waste containing charcoal. In order to obtain liquid smoke quality and safe for consumption, we need a tool that has optimized performance and in this study was engineered maker of the liquid smoke. The purpose of this study was to test the performance of a liquid smoke generating tools and know the quality of the resulting liquid smoke. In this research process and purification of pyrolysis liquid smoke coconut shell and corn cob using a pyrolysis, distillation and filtration column at the optimum operating conditions and then analyzed by GC/MS and LC/MS so that it can be safely used as a preservative The results showed that the magnitude of the yield of liquid smoke coconut shell without drying and through drying is 36% and 28.8% while the corn cobs are 61.2% and 30.4%. Fire residues of coconut shell 33% and 50% while the corn cob was 16.7% and 33.3%. The number of components that are missing from the coconut shell is 31% and 21.2% while the corn cob was 22.1% and 36.3%%. Tool performance liquid smoke coconut shell is 4.37 g/(jam.m) and 5.59 g/(jam.m) while from corncobs is 7.42 g/(jam.m) and 7.37 g/(jam.m). The quality of the resulting liquid smoke to phenol from coconut shells and corn cobs are 3.04% and 1.38%. Quality acidity is 7.3% and 1.3%. The pH value was 1.41 and 2.47. Keywords : Liquid Smoke, Performance Tools, Quality, Yield
Study Perencanaan Stabilitas Dinding Penahan Tanah Kantilever dengan Tambahan Pipa Drainase pada Jalan Sidomakmur Kecamatan Dau Kabupaten Malang Suhudi, Suhudi; Sulistyani, Kiki Frida; Anggal, Vinsensius Armino
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.434 KB)

Abstract

ABSTRAK Dinding penahan adalah komponen utama dari struktur bangunan utama untuk jalan raya dan bangunan lingkungan lainnya yang terkait dengan tanah berkontur atau tanah yang memiliki ketinggian yang berbeda. Secara singkat dinding penahan adalah dinding yang dibangun untuk menahan massa tanah di atas struktur atau bangunan yang dibuat. Ada beberapa jenis dinding penahan yang sering digunakan dalam konstruksi bangunan seperti dinding penahan gravitasi, dinding penopang penopang, dinding kontras counter, dan dinding braket mentega, yang digunakan dalam penelitian ini adalah dinding jenis kantilever dengan beton K225. Jalannya penyelidikan ini adalah untuk menganalisis stabilitas pergantian gaya, geser dan daya dukung tanah. Dimensi dinding penahan dibangun dengan panjang (b) 17 meter dan tinggi (h) = 7,5 meter, lebar dasar (B) = 5 meter, kondisi tepi laut yang normal tanpa gempa, stabilitas untuk kekuatan bergulir = 2,0> 1, 5 (aman), gaya geser = 2,4> 1,5 (aman), kondisi air banjir tanpa seismik, stabilitas terhadap guling = 2,4> 1,5 (aman), gaya geser = 2,8> 1, 5 (aman) dan gaya pendukung darat = 217,94 < qa = 7571,08 (aman). Dinding penahan direncanakan menelan biaya $ .1.511.954,46 / m3. Kata kunci: Stabilitas; Dinding Penahan; Cantilever ABSTRACT The retaining wall is a major component of the main building structure for highways and other environmental buildings related to contoured soils or soils that have different elevations. Briefly the retaining wall is a wall constructed to hold the mass of the ground above the structure or building created. There are several types of retaining wall which are often used in building construction such as gravity retaining wall, cantilever retaining wall, counter contrast wall, and butter bracket wall, used in this research is cantilever type wall with K225 concrete. The course of this investigation was to analyze the stability of the turn over style, shear and soil bearing capacity. The dimensions of the retaining wall are constructed with a length of (b) 17 meters and height (h) = 7.5 meters, base width (B) = 5 meters, normal waterfront condition without earthquake, stability to rolling force = 2.0> 1, 5 (safe), shear force = 2.4> 1.5 (safe), flood water conditions without seismic, stability to bolsters = 2.4> 1.5 (safe), shear force = 2.8> 1 , 5 (safe) and ground support force = 217.94
Pra Rancang Bangun Pupuk Biochar dari Tongkol Jagung dengan Kapasitas 3.500 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Pirolisis Anggraini, S.P. Abrina; Iskandar, Taufik; Mbagho, Elisabet
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.586 KB)

Abstract

ABSTRAK Biochar merupakan butiran halus dari arang kayu yang berpori (porous) bila digunakan sebagai suatu pembenahan tanah dapat megurangi jumlah CO2 dari udara. Biomassa selulosa dan hemiselulosa seperti tongkol jagung sangat potensial diberdayakan sebagai bahan baku pupuk biochar mengingat persediaannya sangat melimpah dan lebih ekonomis. Dengan adanya pra rancang bangun pupuk biochar ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dan menambah lapangan pekerjaan. Pra rancang bangun pabrik pupuk biochar direncanakan didirikan pada tahun 2020 di kota Ende, Nusa Tenggara Timur, dengan luas area 10.000 m2. Kapasitas produksi direncanakan 3.500 ton/tahun dengan waktu operasi 8 jam/hari dan 300 hari/tahun. Proses yang digunakan adalah slow pyrolisis dengan aktivasi secara kimia dan Amonium Nitrat sebagai aktivator. Berdasarkan analisa ekonomi, total modal investasi dan biaya produksi total yang dibutuhkan adalahRp. 24.388.278.439,-dan Rp. 18.511.795.926,- Nilai penjualan produk adalah Rp. 29.750.000.000 pertahun, dengan laba sebelum dan sesudah pajak adalah Rp. 11.238.204.074 pertahun dan Rp. 10.114.383.666 pertahun. Hasil analisa kelayakan diperoleh nilai Return Of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak sebesar 53% dan 48%, Pay Out Time (POT) selama 1,841 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 35,29%, dan Internal Rate Of Return (IRR) sebesar 36,80%. Berdasarkan parameter ekonomi tersebut maka pra rancangan pabrik pupuk biochar dari tongkol jagung layak didirikan. Kata kunci: Pupuk Biochar, Nitrogen, Reaktor, Asam Nitrat and Pirolisis lambat. ABSTRACT Biochar is a fine grain of porous wood charcoal when used as a soil repair can reduce the amount of CO2 from the air. Cellulose and hemicellulosic biomass such as corn cobs are potentially empowered as raw materials for biochar fertilizers since their supplies are abundant and more economical. With the pre-design of biochar fertilizer is expected to absorb labor and increase employment. The pre-designed biochar fertilizer plant is planned to be established in 2020 in the town of Ende, East Nusa Tenggara, with an area of 10,000 m2. Production capacity is planned to be 3,500 tons / year with operating time of 8 hours / day and 300 days / year. The process used is slow pyrolisis with chemical activation and Ammonium Nitrate as activator. Based on economic analysis, total investment capital and total production cost required is Rp. 24.388.278.439, -and Rp. 18,511,795,926, -The value of product sales is Rp. 29.750.000.000 per year, with profit before and after tax is Rp. 11,238,204,074 per year and Rp. 10.114.383.666 per year. The results of feasibility analysis obtained the value of Return Of Investment (ROI) before and after taxes of 53% and 48%, Pay Out Time (POT) for 1.841 years, Break Even Point (BEP) of 35.29%, and Internal Rate Of Return IRR) of 36.80%. Based on these economic parameters, the pre-design of an active charcoal plant from corn cobs is feasible to be established. Keywords : Biochar, Corncob, Ammonium Nitrat
Perbandingan Metode Distilasi Minyak Atsiri Daun Kayu Putih Menggunakan Hydrodistillation dan Steam Distillation Fitri, Ayu Chandra Kartika; Proborini, Wahyu Diah; Mbaru, Maria Erenta; Victor, Markulius
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.697 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas minyak atsiri daun eukaliptus dengan melakukan analisis indeks bias, Spesifik Gravity (sg) dan GC-MS untuk menentukan kandungan senyawa kimia dan menentukan hasil dari minyak atsiri daun eukaliptus berdasarkan volume yang dihasilkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstraksi menggunakan metode Steam-distilasi 10 kg daun kayu putih menghasilkan minyak atsiri sebanyak 31 ml sedangkan dalam metode Hidrodistilasi 10 kg daun kayu putih menghasilkan minyak atsiri sebanyak 25 ml . Hasil analisis indeks bias minyak dari metode steam-distillation adalah 1,4602 sedangkan untuk metode hidrodistilasi indeks biasnya adalah 1,4585. Hasil analisis gravitasi spesifik pada temperatur 200c untuk minyak yang dihasilkan dari mtode Steam-distilasi adalah 0,899 sedangkan minyak dari metode Hidrodistilasi adalah 0,904. Analisis GC-MS dari minyak atsiri yang dihasilkan oleh metode steam-distillation menunjukkan 7 komponen kimia yang memiliki kelimpahan terbesar di mana kelimpahan tertinggi komponen sineol (59,77%) pada 6,682 menit waktu retensi diidentifikasi pada puncak 7 dan 10. Sementara dalam metode Hidrodistilasi terdapat 10 komponen kimia dengan kelimpahan terbesar dimana komponen sineol memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 68,22% pada waktu retensi 6,664 menit yang diidentifikasi pada puncak 7,9 dan 11. Kata kunci : minyak daun eucalyptus; distilasi uap; hidrodistilasi; rendemen; GC-MS ABSTRACT The purpose of this research was to compare the quality of essential oil of eucalyptus leaves by performing refractive index analysis,Specific Gravity (sg) and GC-MS to determine the chemical compound content and determine the yield of volatile oil of eucalyptus leaves based on the volume produced. The results of this study indicate that the extraction using Steam-distillation method of 10 kg of eucalyptus leaves produced atsiri oil as much as 31 ml whereas in the method of Hydrodistillation of 10 kg of eucalyptus leaves produced oil of essential oil as much as 25 ml. The result of oil refractive index analysis from steam-distillation method is 1.4602 while for Hydrodistillation method the refractive index is 1.4585. The result of specific gravity analysis at temperature 200c for oil produced from Steam-distillation mtode is 0,899 while oil from Hydrodistillation method is 0,904. The GC-MS analysis of volatile oil produced by the steam-distillation method showed 7 chemical components having the greatest abundance in which the highest abundance of the sineol component (59.77%) at 6.682 min retention time was identified at peak 7 and 10. While in Hydrodistillation method there are 10 chemical components with the largest abundance where the sineol component has the highest abundance that is 68,22% at retention time 6,664 minutes which is identified at peak 7,9 and 11. Keywords : eucalyptus leaves oil; steam-distillation; hydrodistillation; yield; GC-MS
Studi Kelayakan Pasir Handel dan Krikil dari Kali Wae Longge di Kabupaten Manggarai Barat Sebagai Salah Satu Material Beton Mutu Fc 19,3 MPA Rasidi, Nawir; Gungto, Benediktus; Ningrum, Diana
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.106 KB)

Abstract

ABSTRAK Handel dan Wae Longge adalah lokasi tambang dan juga pemasok bahan bangunan terbesar di Kabupaten Manggarai Barat, yang sebagai bahan beton. Agregat harus memenuhi berbagai persyaratan teknis, tetapi bahan dari Handel dan Kali Wae Longge tidak diketahui kualitas atau kelayakannya. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan beton kubus 15 x 15 cm untuk mengetahui kekuatan tekan benda uji beton dan silinder dengan ukuran 15 x 30 cm untuk kekuatan tarik beton. Dimana untuk kekuatan tekan beton dibuat 9 buah benda uji dan kuat tarik dari beton 7 lembar spesimen dengan perbandingan campuran 1 semen: 1,88 Pasir: 2,82 Kerikil. Hasil pengujian pada agregat halus Handel menunjukkan bahwa pasir memasuki gradasi zona I, kadar air adalah 4,61%, bulk density 2,31, berat jenis SSD 2,42, penyerapan 4,63%, Mbb3 3,04, kandungan berat 1,29, dan agregat kasar dari waktu Wae Longge menunjukkan bahwa 1,35 kadar air, bulk density 2,1, gravitasi spesifik dari SSD 2,19, penyerapan 4,64%, MHB 7,99, berat konten 1,33. Kuat tekan beton pada 7 hari diubah menjadi 28 hari dengan 26,39 N / mm², kekuatan tarik 4,52 N / mm². Kata kunci: Agregat Kwaliats; Pers Kuat dan Tarik; Manngarai Barat. ABSTRACT Handel and Wae Longge times is the location of mine and also the largest building material supplier in Manggarai Barat regency, which is as a concrete material. Aggregates must meet various technical requirements, but the material from Handel and Kali Wae Longge is not known the quality or feasibility. This research was conducted in laboratory with concrete cube 15 x 15 cm to know the compressive strength of concrete and cylindrical test object with size 15 x 30 cm for tensile strength of concrete. Where for the compressive strength of concrete made 9 pieces of test specimens and tensile strength of concrete 7 pieces of specimens with Comparison of mixture of 1 cement: 1.88 Sand: 2.82 Gravel. The test results on the fine aggregate of Handel showed that sand entered the gradation of zone I, moisture content was 4.61%, bulk density 2.31, specific gravity of SSD 2.42, 4.63% absorption, Mbb3 3.04, weight content of 1.29, and coarse aggregate from time Wae Longge showed that 1.35 moisture content, bulk density 2.1, specific gravity of SSD 2.19, absorption of 4.64%, MHB 7.99, weight of content 1.33. Compressive strength of concrete at 7 days is converted to 28 days by 26.39 N / mm², tensile strength of 4.52 N / mm². Keywords : Aggregate Kwaliats; Strong Press and Tensile; Manngarai Barat.
Pra Rancang Bangun Pupuk Biochar dari Sekam Padi dengan Kapasitas 1.100 Ton/Tahun dengan Menggunakan Alat Utama Oven Martika, Martika; Iskandar, Taufik; Anggraini, SP. Abrina
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.265 KB)

Abstract

ABSTRAK Biochar adalah produk olahan pirolisis dengan suhu sekitar 300-500⁰C dalam kondisi tanpa oksigen atau oksigen yang terbatas. Manfaat biochar adalah sebagai pupuk alami sangat baik untuk memperbaiki kondisi tanah yang telah terkontaminasi karena penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan. Selain itu, penggunaan biochar juga dapat meningkatkan produksi tanaman. Limbah sekam padi berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan baku pupuk biochar mengingat ketersediaannya sangat melimpah. Sehingga dengan pengolahan limbah sekam padi menjadi pupuk biochar yang kaya akan nitrogen, diharapkan para petani atau masyarakat luas dapat mengubah pola pikir untuk bergerak menggunakan pupuk biochar ramah lingkungan. Pembentukan pabrik pupuk biochar direncanakan akan didirikan pada 2019 di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kapasitas produksi direncanakan menjadi 1.100 ton / tahun dengan waktu operasi 1 jam / produksi dan 300 hari / tahun. Proses yang memainkan peran penting adalah perendaman biochar dengan asam nitrat (HNO3) yang berfungsi untuk memperkaya kandungan nitrogen dalam biochar. Berdasarkan analisis ekonomi, total modal investasi dan total biaya produksi adalah Rp 7.278.552.268, - dan Rp 8.641.188.524, -. Nilai penjualan produk sebesar Rp 11.398.526.081, - per tahun, dengan laba sebelum dan sesudah pajak Rp 2.757.337.557, - per tahun dan Rp 2.481.603.802, - per tahun. Hasil analisis kelayakan diperoleh ROIat 39%, POT 26,56 bulan, BEP 49% dan IRR 36,8%. Jadi dapat disimpulkan bahwa Pre Design Biochar Fertilizer dari Rice Husk dengan kapasitas 1100 ton / tahun layak untuk didirikan. Sistem proses yang digunakan di pabrik ini adalah batch-kontinyu. Kata kunci: Pupuk Biochar, Nitrogen, Oven, Asam Nitrat dan Batch-Continuous. ABSTRACT Biochar is a pyrolysis processed product with a temperature of about 300-5000C in a condition with no oxygen or limited oxygen. The benefits of biochar is as a natural fertilizer is very good to improve the condition of soil that has been contaminated due to the use of chemical fertilizers and excessive pesticides. In addition, the use of biochar can also improve crop production. Rice husk waste is potential to be developed as raw material for biochar fertilizer considering the availability is very abundant. So with the processing of rice husk waste into biochar fertilizer rich in nitrogen, it is expected the farmers or the wider community can change the mindset to move using environmentally friendly biochar fertilizer. The establishment of biochar fertilizer plant is planned to be established in 2019 in Sambas district, West Kalimantan. Production capacity is planned to be 1,100 tons / year with operating time of 1 hour / production and 300 days / year. The process that plays an important role is the immersion of biochar with nitric acid (HNO3) which serves to enrich the nitrogen content in biochar. Based on economic analysis, total investment capital and total production cost are Rp 7,278,552,268, - and Rp 8,641,188,524, -. The value of product sales amounted to Rp 11,398,526,081, - per year, with profit before and after tax Rp 2.757.337.557, - per year and Rp 2.481.603.802, - per year. Result of feasibility analysis obtained ROIat 39%, POT 26,56 month, BEP 49% and IRR 36,8%. So it can be concluded that the Pre Design Biochar Fertilizer from Rice Husk with a capacity of 1100 ton / year worthy to be established. The process system used in this plant is batch-continuous. Keywords : Biochar Fertilizer, Nitrogen, Oven, Nitric Acid and Batch-Continuous.
Studi Perencanaan Lapisan Perkerasan Kaku Pada Ruas Jalan Tanjung Katat – Kartiasa di Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Arifianto, Andy Kristafi; Wandi, Wandi; Rahma, Pamela Dinar
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.083 KB)

Abstract

ABSTRAK Seiring meningkatnya iptek maka pertumbuhan arus lalu-lintas juga mengalami peningkatan, salah satunya pada jalan raya Tanjung Katat – Kartiasa. Jalan ini merupakan jalan Arteri Kelas I Jalan yang melayani angkutan utama dengan ciri-ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi secara efisien, dimana beban yang diizankan adalah tidak lebih dari 10 ton. Akibat besarnya beban yang melintasi jalan tersebut, dengan tidak adannya drainase dan curah hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan jalan lintas Tanjung Katat – Kartiasa menjadi rusak. Tugas akhir ini bertujuan meninjau tebal pelat beton berdasarkan metode NAASRA,1987. Penulis mencoba menganalisa mulai dari data lalu-lintas harian rata – rata, pertumbuhan lalu-lintas, dan jenis kendaraan niaga besrta jumlah beban, dan konfigurasi sumbu dari kendaraan niaga yang akan melewati lajur rencana. Perencanaan didasarkan pada total Fatigue ( masa kelelahan pelat beton akibat beban berulang) mendekati atau sama dengan 100%. Setelah dilakukan analisa dengan menggunakan grafik perencanaan untuk STRT, STRG, dan SGRG dari NAASRA,1987, maka diketahui tebal perkerasan ideal untuk perkerasan kaku ini yaitu 180 mm yang direncanakan dengan dowel. Kata Kunci : studi,perencanaan,jalan,perkerasan,kaku ABSTRACT Along with the increase of science and technology, the growth of traffic flow also increased, one of them on the highway of Tanjung Katat - Kartiasa. This road is the first Class Road Arterial road that serves the main transport with long-distance travel features, high average speed, and the number of entrances is efficiently limited, where the allowable load is no more than 10 tons. Due to the large loads that cross the road, with the absence of drainage and rainfall is high enough to cause the road crossing Tanjung Katat - Kartiasa to be damaged. This final project aims to review the thickness of concrete plate based on NAASRA method, 1987. The author tries to analyze from average daily traffic data, traffic growth, and commercial vehicle type to total load, and the axis configuration of a commercial vehicle that will pass through the plan lane. Planning is based on total Fatigue (the fatigue period of the concrete plate due to recurrent load) approaching or equal to 100%. After analyzing by using the planning graph for STRT, STRG, and SGRG from NAASRA, 1987, it is known that the ideal pavement thickness for this rigid pavement is 180 mm which is planned with dowel. Keywords: planning,study,road,rigid,pavement
Pra Rancang Bangun Briket Kulit Durian dengan Kapasitas 6.000 Ton/Tahun Menggunakan Alat Utama Reaktor Anggraini, S.P. Abrina; Iskandar, Taufik; Fitria, Anis
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.47 KB)

Abstract

ABSTRAK Energi memiliki peran penting yang dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Memanfaatkan energi yang tidak dapat diperbarui dapat menyebabkan masalah krisis energi. Baru-baru ini Salah satu masalah krisis energi adalah offset yang langka seperti minyak tanah, bensin dan solar. Saat ini Indonesia sedang menjajaki energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar langka. Energi alternatif yang diamati dan dikembangkan di Indonesia adalah angin, air, matahari dan biomassa. Salah satu bahan bakar alternatif adalah dengan menggunakan biomassa yang dapat dibuat menjadi biobriquettes. Biobriquettes adalah salah satu bahan bakar alternatif yang aman digunakan oleh masyarakat dengan bentuk arang yang dibuat dengan kompensasi dan kekuatan tekanan tertentu. Salah satu biomassa yang dapat digunakan adalah kulit durian yang memiliki energi kalori tinggi dengan 6,274,9 kal / gr maka berpotensi dijadikan briket. Konstruksi Prabriquettes dari kulit buah durian yang akan dibangun di Kasembon, Malang, Jawa Timur menggunakan sistem panas pirolisis lambat dengan 400celcius selama 6 tahun. Proses produksi Briket terdiri dari persiapan bahan, reaksi, pemisahan dan kemurnian serta penyerahan produk. Berdasarkan analisis ekonomi, perusahaan ini dapat dibangun secara normal dilihat dari aspek ekonomi dengan ROI: 83%, POT: 13 bulan, BEP: 41%, IRR: 36,80%. Kata-kata kunci : energi, biobriquettes, pirolisis ABSTRACT Energy has important role which cannot be separated in humans life. Utilizing energy which cannot be renewed can cause the crisis problem of energy. Recently One of energy crisis problems is the rare offuelssuch as kerosene, gasoline and solar. Nowadays Indonesia is exploring alternative energy to replace the rare of fuels. The alternative energy being observed and developed in Indonesia are wind, water, sun and biomass. One of alternative fuels is by using biomass which can be made to be biobriquettes. Biobriquettes is one of alternative fuels which is safely used by society with the form of charcoal made by compensation and particular pressure power. One of biomass which can be used is durian rind which has high calor energy with 6.274,9 kal/gr then it can be potentially used as briquettes. Prabriquettes construction of durian rind which will be built in Kasembon, Malang, East Java uses pyrolysis slow heat system with 400celcius for 6 years. Process of Briquettes production consists of material preparation, reaction, separation and purity and product handing. Based on economy analysis, this company can be built normally seen by economic aspect with ROI :83%, POT :13 months, BEP :41%, IRR : 36,80%. Keywords : energy, biobriquettes, pyrolysis
Analisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah di Perumahan Pegawai Negeri Sipil Kepanjen Kabupaten Malang Arifianto, Andy Kristafi; Suhudi, Suhudi; Tamaela, Linda
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.247 KB)

Abstract

ABSTRAK Dinding penahan adalah komponen penting dari struktur bangunan utama untuk membangun jalan raya dan lahan berkontur atau tanah terkait lainnya yang memiliki ketinggian yang berbeda. Secara singkat dinding penahan adalah dinding yang dibangun untuk menahan massa tanah di atas struktur atau bangunan dibuat. Ada beberapa jenis dinding penahan yang sering digunakan dalam bidang konstruksi bangunan diantaranya dinding penahan Gravitasi, dinding penopang penopang, dinding penahan kontrafort, dan penahan dinding penahan, yang digunakan dalam penelitian ini adalah dinding penahan jenis gravitasi menggunakan batu pasangan kali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis stabilitas kekuatan rolling, geser dan daya dukung. Dimensi dinding penahan dibangun dengan panjang (b) 50 meter dan tinggi (h) = 5 meter, lebar alas (B) = 2,50 meter, stabil terhadap kekuatan bergulir = 1,7> 1,5 (aman), gaya geser = 1,7> 1,5 (aman), dan gaya untuk mendukung tanah = 174,28 1.5 (safe), the shear force = 1.7> 1.5 (safe), and a force to support the land = 174.28

Page 1 of 2 | Total Record : 20