cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2548771X     DOI : -
Focus and Scope of this journal are : Chemical Engineering including : bioenergy processing, environmental engineering, natural resource management, Heat and Mass Transfer, Chemical Reaction, Analytical Chemistry, Biochemistry, Designing tools and chemical processes, Chemical industry process, Computing and modeling (simulation) process, Particle and nano technology, membrane technology, esessential oil technology, and phytopharmaca, etc. Civil Engineering including : technology of construction materials, transportation system, environmental layout, concrete and wood structures, steel construction, bridge and dam construction, management of water resources and Hydrology, earthquake engineering, sanitation systems and urban drainage. eUREKA is published twice a year on Juni and December by Engineering Faculty of Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019" : 18 Documents clear
EVALUASI KINERJA SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL PADA RUAS JALAN SUNAN KALIJAGA KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Dos Reis, Julio Octavio; Pandulu, Galih Damar
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intersection is an integral part of all road systems. The city of Malang has one intersection that has a high density level, namely the intersection of four without a signal located on the road of Sunan Kalijaga, Merjosari Village, Lowokwaru District, Malang City. Therefore there is a need for research to overcome the problems that occur. The purpose of this research is to find the best alternative to solve the problem of vehicle density at intersection Jln. Merto Joyo Selatan - Jln. Joyo Suko Timur - Jln. Simpang Gajayana - Jln. Sunan Kalijaga in Merjosari Village, Lowokwaru District, Malang City for the next 5 years. This study uses primary data and secondary data. Primary data is obtained by an average daily traffic volume survey for 2 weeks at 06:00 - 22:00 WIB, and direct geometric intersection measurements. Secondary data in the form of Malang City population growth data in 2017 and Malang City traffic vehicle growth data. Data analysis in this study was based on MKJI 1997 with the help of MS. Excel 2007. The results of this study indicate that the peak hours in the first week occur on Monday at 16: 00-17: 00 WIB with a traffic volume (Q) of 1683.95 pcu / hour, capacity (C) of 1359,288 junior high school / hour and second week on Wednesday hours 17: 00-18: 00 WIB with a traffic volume (Q) of 1891.55 pcu / hour, capacity (C) of 1359.288 pcu / hour. This shows that the intersection has a level of road service class F (very, very low) so that proper evaluation and handling is necessary. Based on the results of the test analysis, the best alternative for solving these problems is by installing traffic signs prohibited parking, improving alignment or intersection of fields on the road.
ANALISA TINGKAT PELAYANAN JALAN KI AGENG GRIBIG KELURAHAN LESANPURO KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Sensi, Rolantuns; Arifianto, Andy Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota malang merupakan kota besar kedua setelah kota Surabaya di jawa timur dengan potensi wisata dan perekonomianya yang semakin berkembang. Adanya aktivitas seperti Mall, Pasar, Taman, Kampus, Daerah Wisata, aktivitas perkotaan dan aktivitas lainya merupakan faktor yang menjadikan jalan ini memiliki aktivitas padat yang mengakibatkan masalah-masalah transpotasi salah satunya kemacetan yang mengakibatkan kapasitas jalan semakin menurun, dalam penelitian ini digunakan metode pengambilan data dengan manual Mothod Counter pada ruas jalan Ki Ageng Gribik Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dengan tujuan untuk menghitung nilai volume lalu lintas, kecepatan, kapasitas dan tingkat pelayan jalan yaitu dengan melakukan survey selama 6 hari ( dimulai dari jam 6.00 WIB ? 21.00 WIB ) dan dari hasil survey didapatkan data volume lalu lintas, kecepatan kendaraan dan data geometri jalan yang kemudian dianalisa dengan menggunakan manual kapasitas jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan hasil analisa, volume jam puncak pada ruas jlan ki ageng gribik adalah 1887 smp/jam, kecepatan rata- rata ( V ) adalah 69,3 m/detik, kapasitas sebesar 1262,77 dan tingkat pelayanan jalan (LOS) adalah F. Kata Kunci : jalan ki ageng gribig, analisa MKJI 1997, tingkat pelayanan jalan f. ABSTRACT In order to improve the quality of the Kota malasa, you will be able to visit Surabaya with the help of this information, and you will be able to visit it. Adanya aktivitas seperti Mall, Fsr, Tmn, Kmpus, Daerah Wisata, aktivitas perkotaan dan aktivitas lainya merupakan faktor yang menjadikan jalan ini memiliki aktivitas padat yang mengakibatkan masalah-masalah transpotasi salah satunya kemacetan yang mengakibatkan kapasitas jalan semakin menurun, dalam penelitian ini digunakan metode pengambilan Data handling of Mothod Counter on the basis of Kangaroo's Kangaroo, Kangaroo, Kangaroo, Kantangkandang, Kota Malang, and Kota Malang, in the southern part of Kota Malang, the survey was carried out in a large number of households, and, according to the survey, the survey was conducted 6 hours (6 pm WIB - 21.00 WIB) The data collected in the amount of data collected in the database has been found to be in the form of data geometry or manual transmission of the manual to Indonesia (MKJI) 1997. Based on the results of the analysis, the peak hour volume on the ki ageng gribik road segment is 1887 pcu / hour, the average speed (V) is 69.3 m / sec, the capacity is 1262.77 and the road service level (LOS) is F.
APLIKASI ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK IKAN SEGAR SEBAGAI PENGAWET ALAMI Oktavia, Dewi Alia; Abrina Anggraini, Sinar Perbawani
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan adalah sumber bahan makanan berkualitas tinggi yang dibutuhkan oleh manusia, ikan juga merupakan bahan makanan yang mudah rusak. Oleh karena itu penanganan ikan yang perlu dilakukan dalam rangka menjaga kualitas ikan ini dan memperpanjang umur ikan tanpa mengurangi persentase gizi dengan maksimal, penanganan ikan segar dengan distribusi asap cair dapat mengurangi kecepatan deteriorasi kualitas ikan, terutama dalam mengurangi aktivitas mikroba dan reaksi kimia seperti dekomposisi. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan persentase hasil dan jumlah kadar air dalam tempurung kelapa dengan optimum. Desain penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan 0-3 hari dalam kekeringan bahan baku. Peralatan utama yang menggunakan reaktor pirolisis dan kolom filtrasi, dengan batok kelapa sebagai bahan baku. Teknik analisis data yang menggunakan instrumen GC-MS, dan parameter yang diukur meliputi kadar air, hasil, pH, keasaman serta uji organoleptik yang meliputi warna, rasa dan tekstur. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase asap cair (rendemen) dari tempurung kelapa 11,2%, kadar air 1,96%, kualitas keasaman 6,25 dengan persentase pH 1,97. Kata kunci : Asap Cair; Pelestarian; Ikan; Uji Organoleptik; Panjang ABSTRACT The fish is source of high quality foodstuff that required by humans, fish also a perishable foodstuff. Therefore the handling of fish that necessary to be done in order to maintain this quality of fish and extend the self life of fish without reduce the nutritional percentage with maximum, handling fresh fish with distribution of liquid smoke can reduce the deterioration speed of fish quality, foremost in reduction microbe activity and chemistry reaction such as decomposition of protein. The purpose of this study to get yield percentage and the amount of water content in coconut shell with optimum. The design of this study used experimental design with 0-3 days in the long distinction drying of raw materials. The prime equipment that used pyrolysis reactor and filtration column, with coconut shell as it raw material. The techniques of data analysis that used GC-MS instrument, and the parameter that measured include water content, yield, pH, acidity as well as organoleptic testing that include color, flavor and texture. The result of this study that showed the percentage of liquid smoke(yield) from coconut shell 11,2%, the water content 1,96%, the quality of acidity 6,25 with pH percentage 1,97.
PEMBUATAN ASAP CAIR DARI TEMPURUNG KELAPA, TONGKOL JAGUNG, DAN BAMBU MENGGUNAKAN PROSES SLOW PYROLYSIS Jenita, Joice; Abrina Anggraini, Sinar Perbawani
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pirolisis merupakan dekomposisi termal biomassa tanpa adanya oksigen. Proses pirolisis tempurung kelapa mampu merubah limbah perkebunan menjadi bahan yang memiliki nilai jual, dengan korversi yang cukup baik. Hasil dari proses pirolisis ini berupa bio-arang, ter dan asap cair grade 3. Asap cair terdiri atas grade 3, grade 2, dan grade 1, penggolongan asap cair ini berdasarkan jumlah senyawa berbahanya di dalam asap cair, sehingga mempengaruhi fungsi dari asap cair tersebut. Asap cair grade 3 merupakan asap cair hasil pirolisis yang belum mengalami proses pemurnian. Asap cair grade 3 tidak digunakan sebagai pengawet bahan pangan, tetapi digunakan pada pengolahan karet, penghilang bau, dan pengawet kayu agar tahan terhadap rayap. Asap cair grade 2 untuk pengawet makanan sebagai pengganti formalin dengan taste asap (daging asap atau ikan asap). Sedangkan asap cair grade 1 digunakan sebagai pengawet makanan seperti bakso, mie, tahu, dan bumbu-bumbu barbeque. Senyawa yang bertanggung jawab terhadap proses pengawetan adalah senyawa fenol. Adanya fenol dengan titik didih tinggi dalam asap merupakan zat antibakteri yang tinggisehingga dapat mencegah proses perusakan oleh bakteri. Kata kunci:slow pyrolysis, asap cair, fenol, dan asam asetat. ABSTRACT The pyrolysis process is the thermal decomposition of biomass without oxygen. The pyrolysisprocess of coconut shell is able to convert plantation waste into material that has a selling value, with a good enough conversion. The results of this pyrolysis process are in the form of bio-charcoal, tar and liquid smoke grade 3. Liquid smoke consists of grade 3, grade 2, and grade 1, this liquid smoke classification is based on the amount of the dangerous compound in liquid smoke, thus affecting the function of that liquid smoke. The liquid smoke of grade 3 is liquid smoke from the result of pyrolysis which has not experience a purification process. Liquid smoke of grade 3 is not used as a food preservative, but is used in rubber processing, deodorizing, and wood preservatives in order to resistant to termites. Liquid smoke grade 2 for food preservatives as a substitute for formalin with smoke taste (smoked meat or smoked fish). While liquid smoke grade 1 is used as food preservatives such as meatballs, noodles, tofu, and barbeque spices. The compound that responsible for the preservation process is phenol compound. The presence of phenol with high boiling in smoke is a high antibacterial substance that can prevent the destruction of bacteria.
ANALISIS PENENTUAN FAKTOR KEAMANAN STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN METODE FELLINIUS DAN BISHOP (STUDI KASUS : JL. MULYOREJO, KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG) Arifianto, Andy Kristafi; Noronha, Elisio Martins Da Costa
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilitas tanah pada lereng dapat terganggu akibat pengaruh alam, iklim dan aktifitas manusia. Longsor terjadi karena ketidak-seimbangan gaya yang bekerja pada lereng atau gaya didaerah lereng lebih besar dari pada gaya penahan yang ada pada lereng tersebut. Sehingga diperlukan analis stabilias lereng untuk mengetahui Faktor Keamanan dari lereng yang mengalami kelongsoran tersebut. Dari hasil analisis menggunakan Metode Fellinius dan Bishop nilai Faktor Keamanan yang didapat yaitu : Lereng A dan B untuk Metode Fellinius: 0,74 dan 0,83, sedangkan untuk Lereng A dab B untuk Metode Bishop : 0,78 dan 0,92 yang menunjukan bahwa keadaan lereng tersebut tidak stabil. Kemudian dilakukan perbaikan dengan merubah sudut kemiringan lereng. Sehingga didapat nilai Faktor Keamanan Sebagai berikut :Lereng A dan B untuk Metode Fellinius : 1,62 dan 2,66 sedangkan Lereng A dan B untuk Metode Bishop : 1,94 dan 3,25 yang menunjukan lereng dalam keadaan stabil. Kata-kata kunci : stabilitas lereng, nilai faktor keamanan ABSTRACT Soil stability on slopes can be disrupted by natural influences, climate and human activities. A landslide occurs because the unbalance of force acting on the slope or the force of the slope area is greater than that of the retaining force on the slope So that required the analyst of stabilias slope to know the Security Factor of the slopes that experienced slippage. From the analysis result using Fellinius and Bishop Method of Security Factor values obtained are: A and B slopes for Fellinius Method: 0.74 and 0.83, while for Slope A and B for Bishop Method: 0.78 and 0.92 which shows that the state of the slope is unstable. Then performed improvements by changing the angle of the slope. The following values are obtained: A and B slopes for Fellinius Methods: 1.62 and 2.66 while A and B slopes for Bishop Methods: 1.94 and 3.25 indicate slopes in a stable state.
EVALUASI TINGKAT PELAYANAN RESERVOIR PDAM KABUPATEN PULAU MOROTAI AREA LAYANAN KECAMATAN MOROTAI SELATAN Alam, Iradat; Khaerudin, Dian Noorvy
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clean water management in South Morotai District is managed by the Morotai Island District PDAM. The volume of the reservoir in the service area of South Morotai District is 450 m3 with a capacity of 25 liters/second sourced from the mangere spring. This study aims to determine the current reservoir capacity whether it is still able to meet the increasing demand for clean water throughout the year based on the projected population from 2017-2027. The population of the South Morotai District Service area in 2017 is 9.336 people. The projection of the population until 2027 is 19.371 people. Reviewed from the large production capacity of PDAM, the service area of South Morotai District has been able to meet the total customer needs of 8.018 liters / second in 2017 and 16.697 liters / second in 2027. Reservoir has not been able to serve customers' needs 24 hours a day, because water cannot be flowed continuously. This is because the reservoir volume is much smaller than the total needs of 735 m3 customers in 2017 and 1.443 m3 in 2027. For this reason, there must be a development of an increase in reservoir volume of 1.600 m3 in order to fulfill all customer requirements that are adjusted to the management criteria for clean water from Ditjen Cipta Karya PU 1996.
PENGKAYAAN BIOCHAR TONGKOL JAGUNG, SEKAM PADI DAN PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM DENGAN PENAMBAHAN AMONIUM NITRAT (NH4NO3) Lovihan, Falentina; Iskandar, Taufik
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk biochar adalah pupuk yang berasal dari limbah biomassa (tongkol jagung dan sekam padi) atau limbah peternakan (pupuk kandang kotoran ayam) yang berbentuk padat dan diperkaya dengan penambahan unsur nitrogen yang bermanffat untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah serta memperkaya unsur hara didalamnya. Peran penting pupuk biochar lainnya adalah untuk menyuburkan tanaman, menigkatkan hasil produksi serta menberikan klororfil pada tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk menambah kadar nitrogen yang hilang saat proses penguapan dalam alat reaktor pirolisis. Proses pirolisis pada penelitian ini menggunakan proses slow pirolisis dengan suhu 5000C selama 4 jam di dalam alat rektor. Unsur nitrogen yang hilang perlu diatmbahkan amonium nitrat untuk memperkaya unsur nitrogen pada biochar. Hasil dari analisa penelitian ini menggunakan metode Kjeldahl. Metode Kjeldahl merupakan metode yang dugunakan untuk menentukan kadar nitrogen pada makanan atau non makanan. Data terbaik pada penelitian ini terdapat pada bahan pupuk kandang kotoran ayam dengan konsentrasi amonium nitrat 25% selama 3 hari yaitu sebanyak 3,62%. Kata kunci : pupuk biochar; proses pirolisis; amonium nitrart; dan metode Kjeldahl. ABSTRACT Biochar Fertilizer is a fertilizer derived from biomass waste (corncob and rice husk) or livestock waste (chicken manure) which is solid and enriched with the addition of nitrogen elements that are useful to improve the physical, chemical and biological properties of the soil and enrich the nutrients in it. Another important role of biochar fertilizers is to fertilize crops, increase production yields and provide chlorophyll in plants. The purpose of this study was to add the nitrogen lost during the evaporation process in the pyrolysis reactor device. The pyrolysis process in this study used the selection of slow pyrolysis process with temperature of 5000C for 4 hours in the reactor. The missing nitrogen element needs to be added nitric acid to enrich the nitrogen element in biochar. Result of analysis from this research use Kjeldhal method. The Kjeldhal method is the method used to determine the nitrogen content in food or non-food. The best data in this research is found in chicken manure manure material with a concentration of 25% nitric acid for 3 days ie 3.62% N.
PRA RANCANG BANGUN BIOETANOL DARI NIRA AREN DENGAN KAPASITAS 1.438.269 LITER/TAHUN DENGAN ALAT UTAMA FERMENTOR Abrina Anggraini, Sinar Perbawani; Susilo, Nicodemus
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioetanol (C2H5OH) merupakan salah satu biofuel yang hadir sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dan sifatnya yang terbarukan. Merupakan bahan bakar alternatif yang diolah dari tumbuhan yang memiliki keunggulan karena mampu menurunkan emisi CO2 hingga 18%, dibandingkan dengan emisi bahan bakar fosil seperti minyak tanah. Bioetanol dapat dibuat dari bahan-bahan bergula, berpati (karbohidrat), ataupun berserat seperti singkong atau ubi kayu, tebu, nira, ubi jalar, jagung, ganyong dan lain-lain. Bahan bergula yang digunakan untuk menghasilkan bioetanol tersebut yaitu dari Nira Aren karena dilihat dari ketersediaan bahan baku dan tidak memerlukan proses pendahuluan karena bentuk senyawa karbohidratnya sudah siap diubah oleh mikrobia sehingga nira tersebut dapat langsung difermentasi. Pra Rancang Bangun Bioetanol dari Nira Aren dengan Kapasitas 1.438.269 Liter/Tahun dengan menggunakan Alat Fermentor tersesebut menggunakan proses Fermentasi Anaerob. Lokasi pabrik direncanakan akan didirikan di Desa Trente, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang ? Jawa Tengah. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT). Berdasarkan analisa ekonomi, Pabrik Bioetanol dari Nira Aren ini layak didirikan dengan penilaian investasi sebagai berikut: Total Capital Invesment (TCI) : Rp. 14.990.743.048; Return Of Invesment (ROI) sebelum dan sesudah pajak 35,51 % dan 31,96 %; Pay Out Time (POT) 2,9 tahun; Break Even Point (BEP): 34,8 %; Internal Rate Of Return (IRR) : 58,24 %. Kata-kata Kunci : bioetanol, proses anaerob, nira aren ABSTRACT Bio-ethanol is one of biofuel that comes as an alternative fuel which is more become an eco-friendly and renewable. An alternative fuel that processed from plant that have an advantage of being able to reduce CO2 emission until 18% compared to others fuel emissions, such as kerosene. Bio-ethanol can be produced from a large variety of sugars, starchy (carbohydrates), or fibrous such as cassava, sugar cane, sweet potato, corn, ganyong etc. the sugary ingredients used to produced bio-ethanol are palm juice, it can be seen from the availability of raw materials and it does not need a preliminary process because of the form of the carbohydrates compounds are ready to be changed by microbes, so the palm juice can be fermented directly. Pre-design of bio-ethanol of palm juice to a capacity of 1.438.269 liter/years by using main devices fermentor by using Anaerobe fermentation process. The company?s location is planned to build in DesaTrente, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang ? Central Java. The form of the company is a Limited Liability Company (PT). Based on economic analysis, Bio-ethanol palm juice Factory is proper to build with investment assessment as follows: Total Capital Investment (TCI) : Rp. 14.990.743.048; Return Of Investment (ROI) before and after tax 35,51 % and 31,96 %; Pay Out Time (POT) 2,9 years; Break Even Point (BEP): 34,8 %; Internal Rate Of Return (IRR) : 58,24 %
ANALISA PANJANG ANTRIAN KENDARAAN DENGAN TUNDAAN PADA PERSIMPANGAN BERSIGNAL DI KOTA BATU (STUDI KASUS: JALAN IMAM BONJOL BAWAH, JALAN DIPONEGORO, JALAN WUKIR DENGAN JALAN PATIMURA) Bien, Agustinus; Primasworo, Rifky Aldila
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Kota Batu, merupakan salah satu persimpangan di wilayah kota Batu yang tingkat arusnya ramai lancar. Hal ini disebapkan karena merupakan salah satu kota wisata dijawa timur dan juga penghubung utama malang-kediri dan malang-jombang. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan evaluasi dan optimalisasi kinerja simpang. Dalam mengevaluasi kinerja simpang bersinyal harus berdasarkan pada MKJI 1997, agar prosedur kinerja yang dijalankan berjalan sisitematis, teratur, dan tertib sehingga bisa dipertangung jawabkan secara ilmiah. Untuk mengoptimalisasikan simpang bersinyal simpang empat kota batu, dilakukan beberapa alternatif perbaikan. Hasil dari analisa panjang antrian dan tundaan simpang bersinyal Simpang Empat Kota Batu didapatkan nilai Panjang Antrian dan Tundaan antara lain sebagai berikut: Panjang antrian Jalan Wukir : Pagi 473,01 meter, siang 481,78 meter, sore 478,27 meter. Panjang antrian Jalan Diponegoro : Pagi 73,36 meter, siang 73,48 meter, sore 73,36 meter. Panjang antrian Jalan Imam Bonjol Bawah : Pagi 121,49 meter, siang 124,89 meter, sore 128,29 meter. Panjang antrian Jalan arah Patimura : Pagi 67,96 meter, siang 68,07 meter, sore 67,87 meter. Tundaan Simpang rata-rata: Pagi : 226,43 dtk/smp, Siang : 232,99 dtk/smp, Sore :232,19 dtk/smp. Kata kunci : Antrian,Tundaan simpang bersignal ABSTRACT The intersection of Batu City, is one of the intersections in Batu city area that the current level is crowded smoothly. This is because it is one of the eastern tourist towns and also liaison malang-kediri and malang-jombang. In this connection, evaluation and optimization of intersection performance is required. In evaluating the performance of the intersection should be based on MKJI 1997, so that the performance procedures that run running sisitematis, regular, and orderly so that can be held scientifically answered. To optimize the intersection of the intersection of four stone towns, several alternative improvements were made. The result of queue length analysis and intersection delay of intersection of Batu City got the value of Queue Length and Delay among others as follows: Length of queue Wukir Road: Morning 473,01 meter, afternoon 481,78 meter, afternoon 478,27 meter. Length of queue road Diponegoro: Morning 73,36 meter, afternoon 73,48 meter, afternoon 73,36 meter. Length queue road Imam Bonjol Bawah: Morning 121.49 meters, noon 124.89 meters, afternoon 128,29 meters. Length queue Road direction Patimura: Morning 67.96 meters, noon 68.07 meters, afternoon 67,87 meters. Average Intersection delay: Morning: 226,43 sec / smp, Noon: 232,99 sec / smp, Afternoon: 232,19 sec / smp
PERBANDINGAN METODE MICROWAVE ASSISTED DISTILLATION (MAD) DAN MICROWAVE ASSISTED HYDRO DISTILLATION (MAHD) TERHADAP JUMLAH YIELD DAN MUTU MINYAK ATSIRI DARI KULIT JERUK MANIS (CITRUS AURANTIUM) Deta, Devinta Anastasia; Kartika Fitri, Ayu Chandra
eUREKA : Jurnal Penelitian Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 3, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstraksi kulit jeruk ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan membandingkan data % yield dan mutu minyak atsiri dari kulit jeruk dengan membandingkan metode microwave assisted distillation (MAD) dan microwave assisted hydrodistillation (MAHD), dan untuk mengetahui senyawa-senyawa kimianya yang diperpleh dengan uji GC-MS. Kondisi operasi adalah 75 menit denga suhu 100O C dengan daya microwave 100 watt, volume solven metode MAHD adalah 200 liter. Hasil penelitian ini didapatkan rendemen pada metode MAHD sebesar 2,9ml/400gram, sedangkan metode MAD sebesar 2,7ml/400gram. Komposisi kimia minyak atsiri kulit jeruk manis yang diperoleh dari metode MAD dan MAHD secara umum hanya limonen (C10H16) dan linalool (C10H18O) yang sama. Hasil metode MAD didapatkan jumlah oxygenated compounds (3,14%) , metode MAHD (0,63%). Sedangkan jumlah non-oxygenated compounds untuk metode MAD (97,97 %), metode MAHD (99,37%). Kata kunci : minyak atsiri; microwave; kulit jeruk manis; ekstraksi ABSTRACT This orange peel extraction was conducted with the aim of knowing and comparing the yield and quality data of citrus peel oil by comparing microwave assisted distillation (MAD) and microwave assisted hydrodistillation (MAHD) methods, and for knowing chemical compounds obtained by GC test -MS. Operating condition is 75 minutes with temperature 100O C with 100 watt microwave power, solvent volume method MAHD is 200 liter. The result of this research was obtained rendemen on MAHD method 2,9ml / 400gram, while MAD method equal to 2,7ml / 400gram. The chemical composition of the sweet orange peel oil obtained from the MAD and MAHD methods is generally the same limonen (C10H16) and linalool (C10H18O). The result of MAD method obtained the amount of oxygenated compounds (3,14%), MAHD method (0,63%). While the amount of non-oxygenated compounds for MAD method (97.97%), MAHD method (99.37%).

Page 1 of 2 | Total Record : 18