cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 25 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI IBU MEMERIKSAKAN BALITA KE POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGAK KABUPATEN MALANG Dian Pramono; Ngesti W. Utami; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.867 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.395

Abstract

Pengetahuan yang baik akan membuat motivasi yang baik. Bagaimana motivasi yang kuat dalam individu akan memiliki banyak perilaku yang menentukan kualitas dalam acara itu, baik dalam konteks belajar, bekerja dan dalam kehidupan orang lain. Semakin tinggi pengetahuan ibu, motivasi atau dorongan untuk memeriksa anak-anak mereka ke posyandu semakin kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan ibu motivasi diperiksa balita ke pusat kesehatan posyandu wilayah kerja Pagak kabupaten miskin. Desain penelitian ini menggunakan metode korelasi. Metode pengambilan sampel adalah total sampling. Sampel diambil dari seluruh responden sebanyak 169 orang. Pengetahuan adalah variabel independen Hubungan Ibu Tentang Posyandu sedangkan variabel dependen adalah motivasi memerksakan balita ke posyandu. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner. Setelah ditabulasi, data dianalisis dengan uji rank Spearman dengan tingkat signifikansi 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua yang cukup baik sebanyak 91 orang (53,8%). Dan sebagian besar motivasi ibu yang kuat sebanyak 143 orang (84,6%) dari hasil uji statistik diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan motivasi ibu diperiksa balita ke posyandu dengan nilai koefisien korelasi 0223. saran Rekomendasi untuk orang tua terutama ibu-ibu diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang informasi posyandu termotivasi untuk memeriksa anak-anak mereka ke posyandu. Kata kunci: Pengetahuan, motivasi, IHC
HUBUNGAN TIMBANG TERIMA DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Koesmiati Koesmiati; Ani Sutriningsih; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.095 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.409

Abstract

Prosedur timbang terima dalam meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pasien sangatlah penting. Bila timbang terima tidakdilakukan dengan baik, maka akan muncul kerancuan dari tindakan keperawatan yang diberikan karena tidak adanya informasi yang bisa digunakan sebagai dasar pemberian tindakan keperawatan. Hal ini akan menurunkan kualitas pelayanan keperawatan dan menurunkan tingkat kepuasan pasien. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan timbang terima dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional.Sampel dalam penelitian ini perawat dan pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang yang masing – masing sebanyak 54 orang. Pengambilan sampel dengan cara cluster sampling. Data mengenai timbang terima didapatkan melalui lembar observasi dan datamengenai kepuasan pasien dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian responden melakukan prosedur timbang terima dengan kategori baik sebanyak 27 orang (50%), dan sebagian besar tingkat kepuasan pasien masuk dalam kategori sangat puas sebanyak 35 orang (64,8%). Hasil analisis bivariat menunjukan p value = 0,943 > 0,05 maka H1 ditolak, artinya tidak ada hubungan timbang terima dengan kepuasan pasien. Direkomendasikan kepada Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang dapat memberikan brain storming dan pelatihan secara berkala untuk perawat agar tidak mengalami penurunan kualitas pelayanan pada pasien sehingga dapat memberikan pelayanan secara maksimal dan tepat guna. Kata kunci : timbang terima, kepuasan pasien
HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Enny Nurcahyani; Dyah Widodo; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.382 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.400

Abstract

Stres yang dialami perawat dalam melakukan tugasnya dapat mengurangi kinerja. Sebagian besar perawat, terutama di ruang perawatan inap selalu menghadapi berbagai keluhan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara stres dan kinerja perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di ruang perawatan inap Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Sampel adalah 109 orang dengan teknik sampling area proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden memiliki tingkat stres ringan sebanyak 108 orang (99,1%), sedangkan kinerja sebagian besar responden memiliki kinerja yang baik sebanyak 87 orang (71,5%), dan ada korelasi antara tingkat stres kerja dan kinerja ( 0,000
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT FUNGSI KOGNITIF PADA LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA “PERMADI RW 02” KELURAHAN TLOGOMAS, KEC.LOWOKWARU-MALANG Fasty Aklima; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.312 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.414

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan suatu kondisi yang berjalan seiring dengan proses penuaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi fungsi kognitif itu adalah dukungan dari orang-orang disekitarnya seperti keluarga, teman, dan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat kognitif pada lanjut usia. Penelitian ini dilaksanakan Di Posyandu RW 02 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru-Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional dengan menggunakan dua variabel yaitu variabel dukungan sosial sebagai variabel independen dan variabel fungsi kognitif sebagai variabel dependen. Jumlah sampel yang digunakan adalah 32 orang yang diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrument penggumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dukungan sosial dan Mini-Mental State Examination. Analisis data menggunakan uji statistik bivariat non-parametik yaitu uji hipotesis korelasi pearson pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan uji korelasi pearson didapatkan p value > 0,05 yaitu 0,058. Dari hasil penelitian analisis data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis penelitian (HI) ditolak, artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat fungsi kognitif pada lanjut usia di Posyandu Lansia “Permadi RW 02” Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru-Malang. Dimungkinkan tingkat kognitif dipengaruhi oleh factor-faktor internal yaitu tingkat pendidikan, riwayat pekerjaan dan aktivitas mandiri. Kata kunci: dukungan sosial, fungsi kognitif, lanjut usia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP ORANG TUA DALAM MELAKUKAN STIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TKK SANG TIMUR MALANG Nurasi Siahaan; Ni Luh Putu Eka; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.9 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.405

Abstract

Usia prasekolah merupakan usia keemasan dimana anak sangat sensitif dan mudah menerima stimulasi dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan motorik secara optimal.Perkembangan motorik merupakan salah satu tahap tumbuh kembang anak pada masa usia prasekolah. Orang tua berperan sebagai pengendali utama perkembangan motorik anak, salah satunya melalui pemberian stimulasi yang baik. Semakin baik pengetahuan orang tua, maka semakin baik pula sikapnya dalam melakukan stimulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan dengan sikap orang tua dalam melakukan stimulasi perkembangan motorik pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua sejumlah 30 orang yang mempunyai anak usia prasekolah. Pengambilan sampel penelitian di TKK Sang Timur, Malang secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji korelasi spearman rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17 orang(56,7%) memiliki pengetahuan cukup, dan 16 orang (53,3%) memiliki sikap unfavorable. Hasil analisis uji spearman rank, diperoleh p-value sebesar 0,006 dan nilai r hitung sebesar 0,487.Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dengan sikap dalam melakukan stimulasi perkembangan motorik mempunyai hubungan yang sedang. Orang tua disarankan untuk meningkatkan pengetahuan melalui pelatihan, seminar danbanyak membaca tentang cara melakukan stimulasi perkembangan motorik anak agar menjadi lebih baik. Kata kunci: anak usia prasekolah, pengetahuan, sikap, stimulasi perkembangan motorik
HUBUNGAN KEGIATAN PERAWAT MEMPERTAHANKAN SKOR KOMISI AKREDITASI DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT RUMAH SAKITPANTI NIRMALA MALANG Ita Historyana; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.332 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.396

Abstract

Akreditasi rumah sakit merupakan proses upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dengan membangun sistem dan budaya mutu yang dilakukan oleh lembaga independen melalui instrumen skor KARS versi 2012. Hal ini merupakan salah satu beban kerja dan stressor bagi perawat yang bekerja di RS Panti Nirmala Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa korelasi antara kegiatan perawat dalam mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dengan tingkat stres perawat di RS Panti Nirmala Malang. Desain penelitian ini dengan Cross Sectional, populasi diambil dengan sampling jenuh yaitu seluruh perawat unit 3 lantai 4 RS Panti Nirmala Malang sebanyak 38 orang. Data mengenai kegiatan perawat dalam mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dan tingkat stres kerja dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan Correlation Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Dari hasil uji korelasi didapatkan hubungan yang bermakna dengan arah korelasi negatif artinya semakin baik pencapaian skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna maka tingkat stres perawat cenderung semakin ringan, demikian sebaliknya. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan kegiatan perawat mempertahankan skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dengan tingkat stres perawat di lantai 4 unit 3 RS Panti Nirmala Malang. Semakin baik skor komisi akreditasi rumah sakit paripurna dan tingkat stres perawat ringan maka akan semakin meningkatkan mutu dan kualitas asuhan pelayanan di RS Panti Nirmala Malang. Kata Kunci : Skor Komisi Akreditasi rumah Sakit, Tingkat Stres Kerja Perawat.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) DI TK MUSLIMAT AR-ROHMAH GADING KEMBAR KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG Levia Wina; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.558 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.410

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan perkembangan sosial anak. Pada masa prasekolah mempunyai periode emas dimana anak sedang menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan khususnya pada perkembangan sosial.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah(4-6 Tahun) di TK Muslimat Ar-Rohmah Gading Kembar Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.Penelitian ini mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 40 orang anak usia Prasekolah dengan sampel penelitian yaitu 40 orang. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji kolerasi spearman.Hasil penelitian pola asuh orang tua dalam kategori demokratis yaitu 33 (82,5%) orang, sedangkan perkembangan sosial dalam kategori baik sebanyak35 (87,5%) orang anak. Hasil anlaisis uji kolerasispearman rankp value = 0,006
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN HUBUNGAN SOSIAL REMAJA DI SMK MA’ARIF NU 04 PAKIS KABUPATEN MALANG Imelda Imelda; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.001 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.401

Abstract

Hubungan sosial memiliki peran yang sangat penting bagi remaja. Remaja mulai memperluas pergaulan sosialnya dengan teman teman sebayanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan obesitas dengan hubungan sosial pada remaja di SMK Ma’arif NU 04 Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 remaja dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa obesitas pada remaja, sebagaian besar yaitu 25 (86,2%) remaja yang memiliki obesitas derajat 1 dan hubungan sosial remaja sebagaian besar yaitu 14 (48,3%) remaja memiliki hubungan sosial kurang, sedangkan hasil Spearman Rank didapatkan nilai p value = 0,003 < α (0,05) yang berarti ada "hubungan obesitas dengan hubungan sosial pada remaja di SMK Maarif NU 04 Pakis Kabupaten Malang". Dengan demikian yang perlu dilakukan oleh remaja untuk menurunkan obesitas yaitu perlu mengontrol pola makan dan melakukan aktivitas fisik olahraga sehingga mampu meningkatkan hubungan sosial yang baik pada remaja. Kata kunci : Obesitas, hubungan sosial remaja
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMA LABORATORIUM MALANG Alfianto Candra; Tavip Dwi Wahyuni; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.836 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.392

Abstract

Remaja sebagai golongan individu yang sedang mencari identitas diri biasanya memiliki sifat suka menirukan atau mengagumi terhadap sifat-sifat yang dimiliki seseorang yang diidolakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Laboratorium Malang. Metode penelitian dengan pendekatan cross sectional (potong lintang) yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan. Populasi yang diambil dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X dan XI SMA Laboratorium Malang tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah 590 siswa dengan 236 responden (40% dari jumlah populasi). Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah simple random sampling yang berarti pengambilan sampel dengan cara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota populasi. Berdasarkan hasil penelitian dari 236 siswa SMA Laboratorium Malang didapatkan kategori kurang aktif yaitu sebanyak 150 responden (64%) dan didapatkan rata-rata kalori dalam seminggu berkategori normal dengan 167 responden (71%). Berdasarkan IMT (Indeks Massa Tubuh) terdapat 153 responden (65%) yang berkategori normal. Aktivitas Fisik dengan Obesitas Hasil pengukuran uji statistik spearman rank pada taraf kesalahan 5% diperoleh nilai p value 0,01
HUBUNGAN ASUPAN NUTRISI DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI PRIMER DIPOLIKLINIK RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Sujati Sujati; Tanto Hariyanto; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.892 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.415

Abstract

Asupan Nutrisi dapat diperoleh dari makanan sumber karbohidrat, lemak dan protein yang merupakan sumber energy yang dibutuhkan untuk metabolisme dasar dan aktifitas sehari-hari kelebihan asupan energi tersebut merupakan awal dari obesitas. Sedangkan sajian siap santap yang mengandung lemak, protein, berkadar garam tinggi dan mengandung rendah serat merupakan konsekuensi dasar timbulnya penyakit vaskuler dan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan asupan nutrisi dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional. Populasinya adalah pasien yang berobat di poli rawat jalan Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 20 respoden dengan teknik pengambilan sampel simple purposive sampling.Analisa data yang digunakan adalah t pearson dengan taraf signifikan α= 0,05. Pengambilan dan penggalian informasi diperoleh melalui lembar foodrecall 3 x 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan sebaran tidak linier,sedangkan hasil uji t-pearson yang diperoleh menunjukkan koefisien korelasi 0,003 dengan p value 0,525 (>0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan nutrisi energi dengan tekanan darah pada pasien di RSPW Malang.Penelitian selanjutnya penelitian ini dapat dijadikan acuan mengenai asupan nutrisi dengan Angka Kecukupan Gizi dan Indeks Massa tubuh dan melakukan analisa lebih lanjut terkait asupan nutrisi makro dan mikro. Kata kunci : Asupan Nutrisi, Tekanan Darah, Hipertensi Primer

Page 1 of 3 | Total Record : 25