cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017)" : 70 Documents clear
PERBEDAAN STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH DASAR YANG TERKENA KARIES GIGI DAN TIDAK KARIES GIGI DI SEKOLAH DASAR NEGERI SUMBER SEKAR 01 KECAMATAN DAU KOTA MALANG Denny Dwi Wahyudi1; Roni Yuliwar; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.548 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.146

Abstract

Asupan gizi yang adekuat sangat dibutuhkan selama masa-masa awal tumbuh kembang anak, anak-anak menjadi usia yang paling rentan terhadap kejadian karies gigi karena pola makan dan pola kebersihan anak yang kurang baik, sehingga apabila terjadi ketidakseimbangan gizi dapat menimbulkan akibat yang berkepanjangan dan dapat menetap terhadap fungsi biologis dan kelenjar saliva. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi pada anak sekolah dasar yang terkena karies gigi dan tidak karies gigi di Sekolah Dasar Negeri Sumber Sekar 01 Kecamatan Dau Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Observasional Komparatif dengan jenis korelasional dengan metode pendekatan Cross Secttional. Populasinya adalah siswa dan siswi di Sekolah Dasar Negeri Sumber Sekar 01 Kecamatan Dau Kota Malang sebanyak 82 orang. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling, dengan besar sampel sebanyak 35 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik T-test independen dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian menggambarkan status gizi pada anak karies gigi sebagian besar termasuk dalam kriteria gizi baik (66%) dan pada anak yang tidak karies gigi hampir seluruh anak termasuk dalam kriteria gizi baik (91%). Hasil uji beda didapatkan Sig. (2-tailed)) ρ value 0,002 < 0,05. Terdapat perbedaan status gizi pada anak yang terkena karies gigi dan tidak karies gigi. peneliti merekomendasikan untuk meneliti tentang hubungan status gizi pada anak yang terkena karies gigi terhadap pola makan pada anak. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, ilmu keperawatan dan institusi terkait. Kata Kunci : Anak Sekolah Dasar, Karies Gigi, Status Gizi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU MELATI TLOGOMAS MALANG Munizar Munizar; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.188 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.178

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu tahap tumbuh kembang yang dilalui anak pada usia toddler dan pada umur tertentu anak belum bisa melakukan tugas perkembangan yang sesuai dengan kelompok umurnya, adapun tugas perkembangan itu dapat membahayakan perkembangan dan menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik, seperti motorik kasar dan motorik halus. Ibu berperan sebagai motor penggerak utama dalam perkembangan motorik halus anak, melalui stimulasi. Dalam melakukan stimulasi ibu dituntut memiliki pengetahuan yang luas tentang stimulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan motorik halus anak usia toddler. Desain penelitian ini deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak usia toddler dan semua anak usia toddler yang berjumlah masing-masing 42 orang, sampel penelitian di Posyandu Melati RW 02 Tlogomas Malang secara total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dengan Tehnik analisis datanya uji korelasi product moment pearson,dengan α = 0.05. Hasil penelitian disimpulkan bahwa sebanyak 42,86% pengetahuan ibu dalam kategori cukup baik, sebanyak 52,38% perkembangan motorik halus anak dalam kategori baik, dan ada hubungan yang rendah antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dengan perkembangan motorik halus anak usia toddler dengan nilai uji statistik, p-value 0,035 dan nilai r hitung 0,326. Disarankan perlunya peningkatan pengetahuan ibu melalui pelatihan, mengikuti seminar, dan banyak membaca tentang stimulasi dan perkembangan anak. Kata kunci: Motorik halus, pengetahuan, stimulasi.
HUBUNGAN GAMBARAN TUBUH (BODY IMAGE) DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA REMAJA DI SMK PGRI 3 MALANG Meriyanto Meriyanto; Atti Yudiernawati; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.826 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.138

Abstract

Gambaran tubuh (body image) merupakan gambaran yang dimiliki tentang ukuran, keadaan dan bentuk tubuh. Perubahan fisik yang dialami remaja bisa mempengaruhi hubungan dengan orang lain. Sebagian remaja ingin menghindari orang tertentu karena merasa malu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gambaran tubuh (body image) dengan perkembangan sosial pada remaja di SMK PGRI 3 Malang Kelas 1 Jurusan Penjualan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah siswa SMK PGRI 3 Malang Kelas 1 Jurusan Penjualan berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden (73,33%) mempunyai gambaran tubuh positif dan lebih dari separuh responden(76,66%) mempunyai perkembangan sosial adaptif.Hasil uji Chi-Square, diperoleh nilai χ2 hitung sebesar 19.862 dengan nilai signifikansi (Asymp.Sig. (2-sided)) sebesar 0,000. Berdasarkan hasil yang diperoleh, terlihat bahwa nilai χ2 hitung (19.862) > χ2 tabel [(2-1)(3-1);0,05] (5,991) serta nilai signifikansi (0.000) < α(0,05) sehingga Ho ditolak artinya terdapat hubungan antara gambaran tubuh dengan perkembangan sosial pada remaja. Disarankan kepada remaja untuk dapat mempunyaii gambaran tubuh yang positif untuk membentuk perkembangan sosial yang adaptif. Kata kunci: Gambaran tubuh (body image), perkembangan sosial, remaja.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN NUTRISI PADA BAYI DI POSYANDU DERMO Oktovianus Mario Moa Markus; Atti Yudiernawati; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.755 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.169

Abstract

Keadaan gizi masyarakat Indonesia saat ini masih memprihatinkan, walaupun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya. Masalah gizi terjadi di setiap siklus kehidupan dimulai sejak dalam kandungan (janin), bayi, balita, anak, dewasa, dan usia lanjut. Periode dua tahun pertama kehidupan merupakan masa kritis, karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Gangguan gizi yang terjadi pada masa ini bersifat permanen, tidak dapat dipulihkan walaupun kebutuhan gizi pada masa selanjutnya terpenuhi. Dampak kekurangan gizi yang paling ditakutkan adalah gagal tumbuh, terutama gagal tumbuh kembang otak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Nutrisi Pada Bayi Di Posyandu Dermo Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test design. Jumlah sampel penelitian 30 orang. Hasil analisis univariat didapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan tentang pemberian nutrisi pada bayi di Posyandu Dermo Malang tingkat pengetahuan responden masuk kategori baik (70 %) dan setelah diberikan penyuluhan tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian nutrisi pada bayi di Posyandu Dermo Malang seluruhnya masuk kategori baik (100%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian nutrisi pada bayi di posyandu Dermo dengan hasil uji T berpasangan dengan nilai sig 0.000. Saran Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai gambaran atau informasi untuk melaksanakan penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian nutrisi pada bayi. Kata Kunci : Penyuluhan, pengetahuan, nutrisi.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KECERDASAN EMOSI (EQ) PADA REMAJA SMPN 1 DAU MALANG Wawan Ristiyadi; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.981 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.201

Abstract

Pola asuh orang tua saat ini sangatlah berpengaruh pada kecerdasan emosional pada remaja. Peran orang tua dalam hal ini dapat berupa bentuk pola asuh yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika ada kesalahan dalam mendidik anak maka pola asuh ini akan berdampak negative pada anak usia remaja. Pada pengasuhannya, memerlukan sejumlah kemampuan interpersonal dan mempunyai tuntutan emosional yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kecerdasan Emosi (EQ) Pada Remaja SMPN 1 Dau Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional.Populasinya adalah semua orang tua siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Dau Malang dan semua siswa kelas 7 dan 8 Dengan jumlah total 339. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 orang. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil pengumpulan data, sebagian besar (71%) pola asuh orang tua responden masuk kategori demokratis sebanyak 49 orang. Sebagian besar (65,2%) kecerdasan emosiona quesion respoden masuk kategori baik sebanyak 45 orang. Hasil analisis bivariat menunjukan p-value= 0,00 artinya p-value< 0,05. Artinya ada hubungan antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kecerdasan Emosi (EQ) Pada Remaja SMPN 1 Dau Malang. Saran yang dapat direkomendasikan, bagi orang tua dalam memilih pola asuh memiliki kecendrungan dari masing-masing Pola asuh baik pola asuh demokratis, otoriter, dan permisif. Orang tua dengan pola asuh yang demokratis akan berdampak pada anak menjadi lebih terbuka dengan kedua orang tua. Kata Kunci : Kecerdasan emosional, pola asuh.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI DASAR DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Yudi Yudi; Atti Yudiernawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.302 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.160

Abstract

Pengetahuan yang baik mengenai kejadian ikutan pasca imunisasi dasar sangat membantu ibu dalam mencegah terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dasar. Ibu diharapkan dapat memberikan imunisasi dasar secara lengkap dan sesuai dengan usia bayi. Kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar adalah salah satu perilaku positif ibu dalam mencegah penyakit yang dapat mengancam kesehatan bayinya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu mengenai KIPI dasar dengan kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar pada bayinya di RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia antara 0-12 bulan di RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuosioner.Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Koefisiensi Kontingansi. Hasil analisis data diperoleh temuan sebanyak 18 responden (60%) mempunyai pengetahuan yang baik mengenai KIPI dasar dan 27 responden (90%) patuh memberikan imunisasi dasar pada bayinya. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai p yaitu 0,025 (
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN GIZI ANAK DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA TODDLER Maria Helena; Joko Wiyono; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.374 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.192

Abstract

Status gizi merupakan salah satu permasalahan di Indonesia, merupakan keadaan kesimbangan antara asupan makanan dengan penggunanaan zat gizi. Asupan zat gizi pada toddler memerlukan dukungan keluarga dalam pemenuhannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak usia toddler di paud Mawar RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Metode dalam penelitian ini adalah korelasi yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam peneliti ini adalah keluarga yang mempunyai anak usia toddler di Paud Mawar RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang dan populasi yang diperoleh sebanyak 22 dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner statistic Uji Spearman rank dengan program SPSS for windows. Hasil penelitian Dukungan Keluarga dari 22 responden didapat hasil dukungan keluarga dalam kategori baik berjumlah 18 responden (81,8%), Status Gizi anak usia toddler dari 22 responden didapat hasil status gizi anak dalam kategori baik berjumlah 19 responden (86,3%), ada hubungan dukungan keluarga dalam pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak usia toddler, dengan tingkat kemaknaan (Sig. (2-tailed)) ρ value sebesar 0,000
PERBEDAAN STATUS GIZI BAYI YANG MENDAPATKAN ASI EKSKLUSIF IBU DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) YANG BERBEDA DI POSYANDU MAWAR TLOGOMAS MALANG Selvi Nopianti; Atti Yudiernawati; Arie Jefry KA.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.091 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.151

Abstract

Pemenuhan gizi yang baik untuk ibu menyusui bermanfaat bagi dirinya dan bayinya selama menyusui. Indeks Masa Tubuh merupakan indikator status gizi untuk memantau berat badan normal pada orangdewasa dan bukan menentukan overweight/obesitas pada anak-anak dan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi bayi yang mendapatkan asi eklusif ibu dengan indeks masa tubuh yang berbeda Di Posyandu Mawar Tlogomas Malang. Penelitian ini menggunakan desain Komparatif.Populasinya adalahsemua ibu yang menyusui yang berjumlah dan mempunyai Kartu Menuju Sehat dengan jumlah populasi 52 ibu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan quota sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik Paired Simple T-Test dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil pengumpulan data penelitian hampir seluruh (86,7%) dari bayi responden memiliki status gizi baik sebanyak 26 orang, dan sebagian besar (66,7%) dariresponden memiliki status gizi normal sebanyak 20 orang. Hasil analisis bivariat menunjukan p value = 0,012 artinya p value < 0,05. Artinya ada perbedaan Status Gizi Bayi Yang Mendapatkan Asi Eklusif Ibu Dengan Indeks Masa Tubuh di Posyandu Mawar Tlogomas Malang. Kata kunci: ASI eksklusif, Indeks Masa Tubuh, Status gizi
HUBUNGAN LAMA PENSIUN TNI AD DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PURNAWIRAWAN DI DPC PEPABRI ANCAB LOWOKWARU KOTA MALANG Rita Mahareni F.; Tanto Hariyanto; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.617 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.183

Abstract

Lanjut usia merupakan tahap akhir dari proses penuaan. Perubahan pada pensiun meliputi masalah keuangan, berkurangnya harga diri, berkurangnya kontak sosial yang berorientasi pada pekerjaan, hilangnya makna suatu tugas, dan hilangnya rutinitas. Intervensi untuk mengahadapi masa pensiun penting dilakukan untuk menghadapi konflik psikologis yang dihadapi para pensiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pensiun TNI AD dengan tingkat depresi pada purnawirawan di DPC PEPABRI ANCAB Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi sperman rank. Populasi sebanyak 41 purnawirawan perwira di DPC PEPABRI ANCAB Lowokwaru Kota Malang. Pengambilan sampel secara sampling jenuh yaitu sebanyak 41 purnawirawan. Hasil penelitian didapatkan responden memiliki lama pensiun ≤ 6 bulan sebanyak 18 purnawirawan (42,2%), tingkat depresi ringan sebanyak 19 purnawirawan (45%) dan berdasarkan hasil uji korelasi spearman rank dengan signifikasi 95 % didapatkan nilai p-value sebesar 0,01. Nilai ini kurang dari alpha 0,05 artinya Ho ditolak sehingga dalam pengujian statistik pada penelitian ini menyatakan ada hubungan yang signifikan antara lama pensiun TNI AD dengan tingkat depresi pada purnawirawan di DPC PEPABRI ANCAB Lowokwaru Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian diatas, bagi peneliti selanjutnya area penelitian perlu diperluas dengan jumlah sampel yang lebih banyak, sehingga hasil yang diperoleh lebih memungkinkan untuk dilakukan generalisasi pada populasi yang besar. Kata Kunci : Lama pensiun, tingkat depresi, TNI AD.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET LEARNING PADA ANAK USIA TODDLER Ela Ela; Roni Yuliwar; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.623 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.206

Abstract

Toilet learning merupakan kemampuan anak dalam mengontrol pola eliminasi serta belajar untuk menggunakan toilet dengan tepat. Kasih sayang, perhatian, dan bimbingan dari ibu mempengaruhi kualitas dalam keberhasilan toilet learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler di RW 02 dan RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian ini deskriptif korelasi dengan Pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 40 orang tua yang mempunyai anak usia toddler dari 65 orang populasi dengan teknik purposive sampling.. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2013. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan pola asuh orang tua 31 orang (77,5%) termasuk dalam kategori demokratis, sedangkan untuk keberhasilan toilet learning kategori berhasil sebanyak 31 orang (77,5%). Hasil uji statistik di ketahui p value sebesar 0,000 < 0,05 artinya H0 di tolak, H1 diterima berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler di RW 02 dan RW 06 Kelurahan Tlogomas Malang. Disarankan bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang sesuai sehingga anak tidak mengalami keterlambatan dalam perkembangan khususnya toilet learning. Untuk penelitian selanjutnya peneliti merekomendasikan untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler. Kata Kunci : Pola asuh orang tua, keberhasilan toilet learning.