cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan" : 80 Documents clear
PERBEDAAN STATUS GIZI PADA BAYI USIA 4-6 BULAN YANG MENDAPATKAN ASI EKSKLUSIF DAN NON EKSKLUSIF DI RW 02 DAN RW 06 DI WILAYAH KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Weni Ardila; Roni Yuliwar; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1066

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh yang diakibatkan oleh konsumsi penyerapan dan penggunaan makanan, status gizi dipengaruhi oleh faktor-faktor konsumsi makanan dan faktor kesehatan. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif mendapatkan status gizi yang baik karena nutrisi yang di butuhkan bayi dapat terpenuhi dan bayi yang mendapatkan non eksklusif mendapatkan gizi yang kurang, karena tidak mendapatkan nutrisi gizi yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan status gizi pada bayi usia 4-6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif dan non eksklusif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi usia 4-6 bulan di RW 02 dan RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Malang berjumlah 53 responden, dengan teknik Purposive sampling didapatkan sampel berjumlah 34 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah Uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Status gizi bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dalam kategori gizi lebih yaitu sebanyak 8 bayi (47%), status gizi bayi yang mendapatkan non eksklusif dalam kategori gizi kurang yaitu sebanyak 9 bayi (52%), hasil Uji Mann-Whitney didapatkan nilai Signifikansi sebesar 0,034 sehingga H1 diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara status Gizi bayi usia 4-6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif dan non eksklusif. Saran untuk peneliti selanjutnya meneliti pengaruh fase-fase dalam tumbuh kembang terhadap status gizi bayi yang mengalami gizi kurang. ABSTRACT Nutrition status is the state of the body caused by the consumption of absorption and the use of food, nutritional status is influenced by the factors of food consumption and health factors. Infants who get exclusive breastfeeding get good nutritional status because the nutrients needed by infants can be met and babies who get non-exclusive get less nutrition, because they do not get adequate nutrition nutrition. The purpose of this study was to analyze differences in nutritional status in infants aged 4-6 months who get exclusive and non exclusive breastfeeding. The population in this study were all infants aged 4-6 months in RW 02 and RW 06 Tlogomas Village Kecamatan Lowokwaru Malang amounted to 53 respondents, with purposive sampling technique got sample amounted to 34 respondents. Data collection in this study using questionnaire and observation. The data analysis used is Mann-Whitney Test. From the results of this study it can be concluded that: The nutritional status of infants who get exclusive breastfeeding in the category of more nutrition that is as many as 8 babies (47%), nutritional status of infants who get non-exclusive in the category of malnutrition that is as many as 9 babies (52%), -Whitney got significance value of 0,034 so that H1 accepted. This means that there is a significant difference between the nutritional status of infants aged 4-6 months who get exclusive and non exclusive breastfeeding. Suggestions for the researchers further examined the effect of phases in growth and development of nutritional status of infants with less nutrition. Keywords : Eexclusive breastfeeding; non-exclusive breastfeeding; nutritional status.
HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Helen Hardianti S.; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.931

Abstract

Tingkat religiusitas berhubungan dengan kebutuhan psikologis lansia, membantu dalam menghadapi kematian, memperoleh dan memelihara rasa berarti dalam hidupnya. Diketahui harapan hidup penduduk Indonesia naik dari 70,1 tahun pada 2009 menjadi 72,2 tahun pada 2010-2015. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia kelurahan Tlogomas Malang. Metode penelitian mengunakan korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sebanyak 32 lansia yang dijadikan sampel penelitian. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 23 (71,9%) responden memiliki tingkat religiusitas sangat baik dan lebih dari separuh 22 (68,8%) responden memiliki kualitas hidup baik, sedangkan hasil korelasi spearman rank didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan yang signifikan antara tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia kelurahan Tlogomas Malang. Diharapkan lansia menjaga kualitas hidup dengan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak, melakukan olahraga, tidur teratur dan mengurangi kecemasan dalam menghadapi masa tua dengan meningkatkan religiusitas. ABSTRACT The level of religiosity relates to the psychological needs of the elderly, help in the facing of death, obtain and maintain a sense of meaning in life. Indonesian population life expectancy rise from 70.1 years in 2009 to 72.2 years in 2010-2015. The aim of research is to know the correlation of religiosity and quality of life of the elderly villages Tlogomas Malang. The study metode using the correlation metode with cross sectional approach. The population in this study were 80 elderly people with the determination of the sample using purposive sampling to obtain a total of 32 elderly people who sampled the study. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis method used was the Spearman rank correlation by using SPSS. Research shows more than half of the 23 (71.9%) of respondents have a very good level of religiosity and more than half of the 22 (68.8%) of respondents have a good quality of life, whereas the correlation results obtained spearmen rank p value = (0.000)
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG JAMINAN PERSALINAN DENGAN PEMILIHAN TEMPAT PERSALINAN DI BIDAN PRAKTEK SWASTA DESA SUMBER SEKAR DAU KABUPATEN MALANG Octanovia Helena Malafu; Rita Yulifah; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.969

Abstract

Program Jampersal diperuntukan bagi semua ibu hamil, bersalin, nifas serta bayi baru lahir. Peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang jaminan persalinan dengan pemilihan tempat persalinan di Bidan Praktek Swasta (BPS) Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kota Malang. Desain dalam penelitian ini adalah korelasi cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester 3. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan uji spearman rho α 0,05. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu tentang jaminan persalinan dengan kategori mengetahui berjumlah 16 orang (53,3%) sedangkan pemilihan tempat persalinan di Puskesmas (43,3%). Dari pengujian statistik diperoleh hasil yang signifikan 0,825 atau 82,5% artinya ada hubungan pengetahuan ibu tentang jaminan persalinan dengan pemilihan tempat persalinan. Dari hasil penelitian didapatkan 2 responden kurang mengetahui tentang jaminan persalinan sehingga mereka lebih memilih ke Tenaga Non Kesehatan dengan alasan belum memiliki kartu jampersal dan jarak yang ditempuh ke tempat persalinan jauh sehingga memilih di dukun. Bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan acuan untuk melakukan penelitian selanjutnya. ABSTRACT Jampersal program is labor guarantee intended for all pregnant women, childbirth, postpartum and newborn. This study aims to determine the relationship of mothers' knowledge of labor warranty with the childbirth place selection in Midwives Private Practice or Bidan Praktik Swasta (BPM) Sumber Sekar Dau District of Malang. Design in this study was cross-sectional correlation. The sampling technique used purposive sampling with the sample were 30 third trimester pregnant women. Data collection using questionnaires. Data analyzed by Spearman's rho test α of 0.05.The results showed mothers knowledge about Jampersal is knowing category (53.3%) while the childbirth place selection in Public Health Care or Puskesmas (43.3%). The results obtained the relationship of the mother's knowledge on Jampersal with the childbirth place selection with a significant value of 0.825 or 82.5%. Ties of 82.5% is a strong relationship. There is 2 respondent has less knowledge about Jampersal and far distance to labor place made people rather choose non medical place to labor. For further research to develop this research with reference to conduct further research. Keywords : Childbirth place selection; labor warranty; mother’s knowledge.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG NUTRISI IBU HAMIL DENGAN PERILAKU PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Hermina Nona; Ngesti W. Utami; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1112

Abstract

Kehamilan yang sehat menandakan janin yang akan dilahirkan dalam kondisi yang sehat pula, karena apapun kondisi ibu akan mempengaruhi kondisi janin yang dikandungnya itu. Oleh karena itu untuk mendapatkan anak dengan otak yang cemerlang, untuk mendapatkan perkembangan positif bagi kecerdasan anak sejak dalam kandungan, maka faktor yang menyangkut kebutuhan - kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil benar-benar terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil dengan perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi pada ibu hamil. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi. Populasi sebanyak 122 ibu hamil dengan pengambilan sampel secara insidental sampling sebanyak 30 ibu hamil. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 60% responden mempunyai pengetahuan yang baik dan perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi yang cukup baik. Hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p-value sebesar 0,019 (α < 0,05) r=0,547 artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu hamil di Puskesmas Dinoyo Malang. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil dengan perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi pada ibu hamil. Diharapkan kepada ibu hamil agar mengkonsumsi bervariasi jenis makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air dengan frekuensi makan 5x sehari (3x makan utama dan 2x makan selingan). ABSTRACT A healthy pregnancy indicates that the fetus will be born in a healthy condition, because whatever the condition of the mother will affect the condition of the fetus it contains. Therefore, to get a child with a brilliant brain, to get a positive development for the intelligence of the child from the womb, the factors related to the biological (physical) needs of nutrition for pregnant women are truly fulfilled. This study aims to determine the relationship of knowledge about nutrition of pregnant women with the behavior of meeting the nutritional needs of pregnant women. The design used in this study is correlation. The population is 122 pregnant women with incidental sampling of 30 pregnant women. The results showed that as many as 60% of respondents had good knowledge and the behavior of meeting nutritional needs was quite good. The results of statistical tests found that the p-value of 0.019 (α
HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN KEMAMPUAN AKTUALISASI DIRI PADA REMAJA KELAS XDI SMKN 11 MALANG Dina Adhila; Esti Widiani; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.922

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa. Pada saat remaja seseorang akan mengenali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. Aktualisasi diri merupakan salah satu cara untuk mengembangkan potensi diri. Aktualisasi diripada seseorang akan tercapai jika memiliki harga diri yang tinggi, seseorang yang memiliki harga diri tinggi akan lebih percaya diri sehingga bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya dengan maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan harga diri dengan kemampuan aktualisasi diri pada remaja SMK kelas X jurusan multimedia di SMKN 11 Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, menggunakan desain correlative study dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja sebanyak 62 responden yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data diambil menggunakan kuisioner dan dianalisis dengan program komputerisasi dengan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil dari data penelitian menunjukkan mayoritas 45 responden (73%) memiliki harga diri tinggi dan 17 responden (27%) rendah diri, sedangkan kemampuan untuk aktualisasi diri remaja kebanyakan 29 responden (47%) adalah aktualisasi diri, 28 responden (45 %) mendekati aktualisasi. Analisis data yang diperoleh dari uji Spearman Rank dengan p-value = (0.00)
HUBUNGAN KEPRIBADIAN GURU DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK BHANI AHMAD TLOGO INDAH KELURAHAN TLOGOMAS Maria Dappa Kambu; Swito Prastiwi; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.960

Abstract

Bahasa adalah sarana dalam menyampaikan suatu gagasan perasan kepada orang lain. Kemampuan berbahasa anak usia TK sangat bergantung dari stimulan yang diberikan. Kepribadian guru sangat mempengaruhi pemberian stimulasi pada anak melalui metode pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepribadian guru dengan perkembangan kemampuan bicara dan bahasa anak usia 4 - 5 tahun di TK Bhani Ahmad Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasi. Populasi dalam penelitian siswa di TK Bhani Ahmad sebanyak 24 orang anak dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan kepribadian guru, sebagian besar yaitu sebanyak 17 anak (70,83%) menilai bahwa guru dikategorikan memiliki kepribadian baik, perkembangan kemampuan bahasa anak, sebagian besar yaitu sebanyak 17 anak (70,83%) dikategorikan baik, serta uji Chi-Square didapatkan p value = 0,009 < α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 diterima. Artinya ada hubungan antara kepribadian guru dengan perkembangan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun di TK Bhani Ahmad Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang. Dengan demikian guru tidak hanya dituntut untuk mengutamakan teori dan metode yang digunakan dalam mengajar, akan tetapi perlu memperhatikan dan meningkatkan kepribadiannya dalam mendidik sehingga memberikan kemajuan dalam perkembangan kemampuan bahasa anak. ABSTRACT Language is a means to convey a notion of juice to others. Language skills of children preschool age is very dependent on the stimulant given. The teacher's personality greatly affect stimulation in children through learning methods. The purpose of this study was to determine the relationship between the personality of the teacher with the development of speech and language skills of children aged 4-5 years in kindergarten Bhani Ahmad Tlogo Beautiful, Village Tlogomas, Malang. The study design using the correlation design. The population in this study students in kindergarten Bhani Ahmad as many as 24 children and a sample using a total sampling. Data collection techniques used are questionnaires and observation. Data analysis method used is Chi-square test using SPSS. The results showed the teacher's personality, most of which as many as 17 children (70.83%) assess that their teachers be categorized as having a good personality, the development of children's language abilities, most of which as many as 17 children (70.83%) categorized as good, and Chi -Square obtained p value = 0.009
HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI SOSIAL DENGAN IDENTITAS DIRI PADA REMAJA KELAS X DI SMKN 11 MALANG Egi Sumitra; Esti Widiani; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1084

Abstract

Masa remaja merupakan masa pencarian identitas diri. Identitas diri adalah kemampuan untuk memandang diri berbeda dengan orang lain. Orang tua, lingkungan, kebudayaan dan interaksi sosial sangat mempengaruhi proses pembentukan identitas diri pada remaja. Remaja dengan identitas diri yang positif mampu memandang diri sendiri berbeda dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial dengan identitas diri pada remaja Kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 11 Malang. Metode penelitian ini berupa penelitian kuantitatif non eksperimental dengan rancangan deskriptif korelatif. Populasinya adalah siswa SMKN 11 Malang Kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan berjumlah 61 orang. Teknik sampling menggunakan teknik “Non probability Sampling”. Pengujian penelitian menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil uji statistik penelitian sebagian besar remaja Kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 11 Malang memiliki interaksi sosial yang sedang sebanyak 38 remaja (62,30%), dan sebagian besar memiliki identitas diri yang positif yaitu sebanyak 53 remaja (86,89%). Hasil analisis uji Chi Square didapatkan nilai p value sebesar 0,017 < 0,05, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dengan identitas diri pada remaja Kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 11 Malang. Disarankan kepada remaja untuk dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosialnya yaitu dengan cara selalu menjaga kontak sosial dan komunikasi yang baik dengan lingkungan sosial agar identitas diri terbentuk ke arah yang positif. ABSTRACT Adolescence is a period of identity search. Self-identity is ability to consider themselves different from others. Parents, environmental, cultural and social interaction affect the process of identity formation. Adolescents with positive self-identity that is able to look at yourself differently than anyone else. To the effect this research is to know relationship social interaction with self identity in adolescents Class X Department of Computer Engineering and Networks at SMKN 11 Malang. This obsevasional method as observasional as quantitative non experimental with correlative’s descriptive design. Its population is students SMKN 11 Malang Class X Department of Computer Engineering and Networks. Sampling tech utilize tech “Nonprobability Sampling”. Examination observationaling to utilize Chi Square statistic quiz. Statistical test results mostly adolescents have social interactions that are as much as 38 adolescents (62.30%), and most have a positive self-identity that is as much as 53 adolescents (86.89%). The results of the analysis obtained Chi Square test p value of 0.017
HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEJADIAN MULTI DRUG RESISTANCE (MDR) DI RUMAH SAKIT PARU BATU Lela Puspita; Swito Prastiwi; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1072

Abstract

Salah satu permasalahan dalam penanggulangan TB Paru adalah pengobatan yang tidak teratur di masa lalu yang diduga telah menimbulkan kekebalan ganda kuman Tuberkulosis atau Multi Drug Resistance (MDR), dan di Indonesia ada lebih dari 500.000 TB MDR yang salah satunya dipengaruhi oleh PMO (Pengawas Menelan Obat). Peran PMO yang masih kurang menyebabkan terjadinya MDR.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiHubungan Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) Dengan Kejadian Multi Drug Resistance (MDR) Di Rumah Sakit Paru Batu.Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pengawas Menelan Obat (PMO) pasien tuberkulosis paru dan pasien tuberkulosis paru yang ada di Rumah Sakit Paru Batu sejumlah 105 orang. Pengambilan sampel sebanyak 32 orang dengan teknik sampling menggunakan metode accidental sampling. Instrumentyang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji chi square dan didapatkan nilai p-value 0,223 > 0,05, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan peran pengawas menelan obat (PMO) dengan kejadian MDR. Hasil penelitian Sebanyak 20 responden (69%) memiliki peran PMO yang baik dan sebanyak 10 responden (31%) adalah suspek TB MDR.Berdasarkan hasil penelitian ini PMO diharapkan untuk memperbanyak informasi dan aktif bertanya kepada petugas kesehatan tentang penyakit TB Paru. Direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor-faktor lain (pengetahuan, sikap dan perilaku) PMO maupun kepatuhan, atau lama pengobatan pasien TB Paru itu sendiri dengan kejadian MDR. ABSTRACT One of the problems in the treatment of pulmonary Tuberculosis (TB) who are not regularly in the past who is alleged to have caused a double immunity against tuberculosis germs or Multi Drug Resistance (MDR). Indonesia there are more than 500,000 MDR TB is one of them influenced by the drug superintendent. The purpose of this study was to analyze the relationship between drug superintendent with luti-drug resistance (MDR) in Paru-Batu Hospital. The study design was descriptive correlation with cross sectional method. The study population was all patients with TB amounted to 105 people. Sampling with a accidental sampling as many as 35 people. Data analysis using chi square test with a significance value of 0.05. The results of the study most respondents total of 20 respondents (69%) have the role of drug superintendent is good and as many as 10 respondents (31%) MDR TB is suspected.The results of statistical analysis controlling data using chi square test p value 0.223 obtained values> 0.05, meaning there is no role of drug superintendent with the incidence of MDR.Recommended for further research to examine other factors (knowledge, attitudes and behaviors) drug superintendent and compliance, or prolonged treatment of patients with pulmonary TB itself with MDR event. Keywords: MDR; Drug Superintendent.
HUBUNGAN PERAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN DI BIDAN PRAKTEK SWASTA DESA SUMBER SEKAR KECAMATAN DAU MALANG Yohana Oktavia Sulastri Jemadur; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1126

Abstract

Ada peningkatan tingkat kecemasan ibu yang akan menjalani proses persalinan. Hal ini akan menyebabkan perlambatan proses persalinan sehingga beresiko terhadap keselamatan ibu dan bayi. Dukungan suami diperlukan selama proses persalinan karena adanya dukungan suami dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin yang mampu meningkatkan kontraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran suami dengan tingkat kecemasan ibu bersalin di Bidan Praktek Swasta Desa Sumber Sekar Kecamatan Dau Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Sampel penelitian sebanyak 16 orang ibu bersalin yang didampingi oleh suaminya. Data diperoleh menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rank (p< 0,05). Hasil penelitian menunjukan sebagian besar peran suami telah tergolong dalam kategori baik (62,5%) sedangkan tingkat kecemasan ibu tergolong dalam kategori tidak cemas (56,3%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan kuat antara peran suami dengan tingkat kecemasan ibu bersalin. Semakin baik peran suami dalam proses persalinan maka akan semakin rendah pula kecemasan yang terjadi pada saat ibu bersalin. ABSTRACT There is an increase of mothers’ anxiety levels that will undergo the process of childbirth. This will lead to a slowing of the labor process, thus putting the mother and baby at risk of safety. Husband support is necessary during labor due to the increase of oxytocin hormone production that can increase contraction. This study aims to determine the relationship between the roles of husbands with maternal anxiety level in Private Practice Midwife Sumber Sekar Dau Malang. This research is an observational research. The sample of research was 16 labor mothers accompanied by her husband. Data were obtained using questionnaire, then analyzed by Spearman Rank test (p
PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN INSERSI AV.SHUNT PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PANTI NIRMALA MALANG Gaudensia Sinarti Lodis; Vita Maryah Ardiyani; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.974

Abstract

Kejadian Hemodialisa (HD) merupakan masalah yang serius di dunia kesehatan. Estimasi Perhimpunan Nefrologi (Pernefri) (Ahli Ginjal dan Hipertensi) di Indonesia melaporkan setiap tahunnya terdapat 200.000 kasus baru gagal ginjal stadium akhir dan membutuhkan cuci darah mencapai 150.000 orang. Dampak dari peningkatan pasien yang menjalani HD ini adalah kecemasan, dan yang dapat di lakukan untuk mengatasi kecemasan ini adalah dengan relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan insersi Av.Shunt pada pasien HD di ruang Hemodialisa Rumah Sakit panti Nirmala Malang. Penelitian ini menggunakan design one group pre-post test. Jumlah sampel 30 orang dari 35 populasi pasien yang melakukan HD dengan insersi Av.Shunt di RSPN Malang dari bulan Januari sampai Maret tahun 2017. Besar sampel sebanyak 30 orang akan dibagi menjadi 2 kelompok 15 orang untuk kelompok perlakuan dan 15 orang untuk kelompok kontrol, dengan tehnik pengambilan simple random sampling. Analisa data menggunakan uji statistik t-Test, dengan taraf signifikan 0,05. Sebelum dilakukan terapi relaksasi nafas dalam didapatkan bahwa dari 15 responden terdapat 60% mengalami cemas sedang, dan setelah dilakukan terapi relaksasi nafas dalam didapatkan 80% mengalami cemas ringan. Hasil analisa bivariat menunjukkan P value=0,000