cover
Contact Name
Riinawati
Contact Email
journalantasari@gmail.com
Phone
+6285377799989
Journal Mail Official
riinawati@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Antasari Banjarmasin Jl. Kebun Bunga, Kec. Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70237
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 24424048     EISSN : 2808408X     DOI : 10.18592/moe
Core Subject : Education,
Management of Education adalah jurnal Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Management of Education terbit berkala enam bulan sekali (bulan Februari dan Agustus), sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang manajemen, organisasi pendidikan dan kepemimpinan pendidikan Islam
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2: Agustus 2020" : 8 Documents clear
MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU Baidowi, Ach
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.749 KB) | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5560

Abstract

Manajemen sekolah dapat diartikan segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, dengan meliputi: (1) Perencanaan program sekolah; (2) Pelaksanaan program sekolah dan (3) Hambatan yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengawas dan guru. Hasil penelitiannya ditemukan: (1) Perencanaan program sekolah mencakup: program pengajaran, meliputi: kebutuhan tenaga guru pembagian tugas mengajar, pengadaan buku-buku pelajaran, alat-alat pelajaran dan alat peraga, pengadaan atau pengembangan laboratorium sekolah, pengadaan atau pengembangan perpustakaan sekolah, sistem penilaian hasil belajar, dan kegiatan kurikuler; (2) Pelaksanaan program sekolah yaitu strategi yang diterapkan untuk tercapainya peningkatan mutu pendidikan, meliputi: sosialisasi program, analisis SWOT, pemecahan masalah, peningkatan mutu, dan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program sekolah; dan (3) Hambatan dalam perencanaan program sekolah, antara lain kurangnya partisipasi masyarakat dan kesulitan ekonominya sehingga dukungan mereka terhadap manajemen sekolah ikut rendah. Diharapkan kepada pengawas agar dapat mengarahkan dan mengawasi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan tentang perencanaan program sekolah, pelaksanaan program dan hambatan yang dihadapinya secara tepat guna, efektif dan efesien sehingga mutu pendidikan di sekolah tersebut dapat ditingkatkan.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM YANG MENGACU PADA PERSPEKTIF INTERDISIPLINER Tamjidnor, Tamjidnor
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.608 KB) | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5561

Abstract

Perkembangan teknologi seiring dengan perubahan sosial yang dialami masyarakat, maka kepemimpinan ikut juga menghadapi tantangan sesuai dengan tantangan dari perkembangan teknologi tersebut. Penelitian ini adalah penelitian literatur dengan mengkaji beberapa literatur untuk menemukan permasalahan dari kajian yang ingin dibahas. Hasil penelitian yang dilakukan, maka temuan dalam penelitian adalah; Pertama, kepemimpinan dari perspektif sosiologis adalah kepemimpinan yang mempunyai tantangan demi tantangan sesuai dengan perkembangan teknologi. Untuk menghadapinya, maka sebagai pemimpin perlu menerapkan sistem AGIL dengan memegang nilai-nilai prinsip dalam Islam. Kedua, kepemimpinan dari perspektif politik adalah pemimpin yang mempunyai tantangan dengan individu, lembaga, organisasi, partai dan lembaga lainnya sehingga untuk menghadapi tantangan tersebut adalah menyiapkan tantangan dari persyaratan tersebut dan bersaing secara sehat tanpa mengharapkan bantuan dari luar atau money politik.
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH DI SD NEGERI MANTUYAN Azis, Abdul
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.551 KB) | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen peningkatan mutu berbasis Sekolah di SDN Mantuyan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui kepala Sekolah, guru-guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekitar SDN Mantuyan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen mutu berbasis Sekolah di SDN Mantuyan, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan pada dasarnya telah diterapkan melalui pelibatan berbagai pihak dalam melakukan kegiatan di Sekolah, tetapi belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut ditandai dengan kurang disiplinnya pihak Sekolah serta masih minimnya kerja sama dengan orang tua peserta didik atau masyarakat dalam implementasi manajemen mutu berbasis Sekolah.
STRATEGI MANAJEMEN KOMUNIKASI ORGANISASI DI SEKOLAH Patton, Adri
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.667 KB) | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5563

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi komunikasi organisasi di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian yang berkualitas sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan Observasi, Dokumentasi dan Wawancara. Dalam menganalisis data penulis menggunakan analisis data kualitatif dengan metode triangulasi data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa dalam pelaksanaan komunikasi organisasi di sekolah belum berjalan dengan baik, terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam berkomunikasi seperti faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal seperti penyampaian pesan dari atasan disampaikan secara bertahap dan mengakibatkan pesan tersebut memiliki arti yang berbeda bagi setiap penerimanya. Sedangkan faktor eksternal bagaimana pengaruh dari luar dalam berkomunikasi. Penulis menyarankan kepada pihak sekolah khususnya kepada kepala sekolah agar membangun komunikasi yang baik demi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
EFEKTIFITAS MANAJEMEN KEPEMIMPINAN DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE Karoso, Subianto
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.448 KB) | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang efektifitas manajemen kepemimpinan dan pengaruhnya, guna menciptakan good gevernance di lingkungan kerja pemerintah Kabupaten/Kota lingkup Provinsi Jawa Timur. Kepemimpinan memiliki peran yang sangat strategis dan penting dalam menciptakan pemerintahan untuk mendukung good governance. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan dan pelatihan bagi para pemimpin untuk memperkuat manajemen kepemimpinannya pada masing-masing instansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis survey. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui; observasi, interview, dokumentasi, dan kuesioner. Kuesioner diujicobakan untuk menguji validitas, reabilitas dan obyektifitas instrument, dengan teknik korelasi item total yang merupakan dasar dari korelasi Pearson. Dari hasil survey, diperoleh tujuh kelas interval dengan perolehan signifikansi tertinggi pada kelas 4 (32,50%) dan terendah pada kelas 7 (2,50%). Instumen survey meliputi 4 aspek pelaksanaan, 1) pembimbingan, 2) pengawasan, 3) penilaian, dan 4) monitoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sangat penting untuk dilakukan pendidikan dan pelatihan dalam reangka peningkatan kualitas manajemen kepemimpinan.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PENYUSUNAN SOAL HOTS MELALUI TEKNIK WORKSHOP DI SDN 02 TANJUNG ALAM Erinal, Erinal
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5715

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan guru dalam merencanakan, menyusun serta menyajikan soal HOTS ( High Order Thinking Skill) kepada peserta didik di Sekolah Dasar Negeri 02 Tanjung Alam . Hal ini tentu berdampak pada rendahnya kemampuan peserta didik dalam menganalisa soal dengan kemampuan berfikir tingkat tinggi atau penyelesaian soal berlevel HOTS yang berujung pada rendahnya nilai hasil belajar peserta didik. Upaya peningkatan kemampuan penyusunan soal HOTS dilakukan dengan melengkapi 10 (sepuluh) unsur penyusunan soal HOTS diantaranya menganalisa Kompetensi Dasar dan Indikator, membuat sebaran level soal, menentukan kata kerja operasional , membuat kisi kisi soal, membuat soal, membuat stimulus, menentukan variasi soal, membuat sebaran kunci jawaban, membuat pedoman penskoran, membuat telaah soal dan membuat analisa kevalidan soal,. Penelitian ini dilakukan dengan tekhnik workshop dengan cara pemberian materi terhadap indikator yang belum tuntas secara klasikal dilanjutkan dengan bimbingan penyusunan soal yang dilakukan secara kolaboratif antara sesama guru sehingga dengan kolaborasi yang dilakukan diharapkan terjadinya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun soal HOTS. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus penelitian yang bersifat kualitatif dengan rangkaian tindakan per siklus penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan adalah data berupa dokumen perencanaan penyusunan soal HOTS serta aktivitas guru dan peserta didik dalam mengembangkan kemampuan berfikir kritis. Berdasarkan analisa data yang diperoleh terhadap dokumen penyusunan soal HOTS dan aktivitas belajar mengajar berbasis HOTS yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan penyusunan soal HOTS guru dari kegiatan pra siklus 63 % menjadi 72 % pada siklus I dan mengalami peningkatan lagi menjadi 85 %pada siklus II.Selain itu, peningkatan aktivitas belajar mengajar sesuai dengan taraf berfikir tingkat tinggi ( HOTS ) yang disusun guru juga mengalami peningkatan dari rerata 71,00 menjadi 77,00 pada siklus I dan meningkat menjadi 84,00 pada siklus II. Berdasarkan data yang diperoleh , dapat disimpulkan bahwa tekhnik workshop sesuai diterapkan di Sekolah Dasar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun Soal HOTS khususnya di SDN 02 Tanjung Alam
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PENYUSUNAN BAHAN AJAR ANIMASI MELALUI WORKSHOP DI SLBN 1 BUKITTINGGI Erma, Erma
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5716

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SLBN 1 Bukittinggi pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 untuk mendeskripsikan upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Penyusunan Bahan Ajar Animasi Melalui Workshop Di SLBN 1 Bukittinggi. Penelitian ini dilaksanakan mengunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari; perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data diolah pada setiap siklus kemudian dianalisis menggunakan prosentase. Bahan ajar animasi adalah bahan atau materi pembelajaran berbasis TIK yang dapat digunakan untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran karena merupakan rangkaian tulisan yang diberi background gambar yang mudah menarik dan mudah dipahami siswa. Langkah peningkatan kompetensi guru dalam membuat bahan ajar animasi dapat dilakukan dengan 5 langkah yaitu penjelasan tujuan pelaksanaan kegiatan workshop yang akan dicapai, perumusan berbagai masalah yang akan dipecahkan, pengupasan kulit permasalahan oleh pembicara, melaksanakan pengerjaaan tagihan dan presentasi tagihan. Temuan pada penelitian di SLBN 1 Bukittinggi yaitu terjadi peningkatan kompetensi guru secara perorangan dari kegiatan pra siklus 61,6 % menjadi 72,5 % pada siklus I dan 82,5 % pada siklus II.Selain itu, penguasaan komponen bahan ajar animasi  juga mengalami peningkatan dari 61,6 % pada kegiatan pra siklus menjadi 76,2 % pada siklus I dan mengalami peningkatan signifikan yaitu 87,2 % pada siklus II.Berdasarkan data yang diperoleh , dapat disimpulkan bahwa tekhnik workshop sesuai untuk diterapkan dalam pembuatan bahan ajar animasi  karena dapat meningkatkan kompetensi guru di SLBN 1 Bukittinggi.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASSED LEARNING PADA PEMBELAJARAN MENGIDENTIFIKASI BENDA PADAT, CAIR DAN GAS DI KELAS VI TUNA GRAHITA SLB LUAK NAN BUNGSU PAYAKUMBUH Fatma, Suyetti
Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6, No 2: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/moe.v6i2.5717

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SLB Luak Nan Bungsu Payakumbuh untuk mendeskripsikan  Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Dengan menggunakan Model Problem Bassed Learning Pada Pembelajaran Mengidentifikasi Benda Padat, Cair dan Gas  di Kelas VI Tuna Grahita  SLB Luak Nan Bungsu Payakumbuh. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian terdiri dari empat komponen yaitu 1) perencanaan tindakan 2) pelaksanaan 3) observasi dan 4) refleksi tindakan. Hasil  observasi  terhadap dua siklus perbaikan pembelajaran adalah Penggunaan Model Problem Bassed  learning  dapat meningkatan aktivitas guru dari 69% pada pra siklus menjadi 78% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 86% pada siklus II Sedangkan aktivitas belajar peserta didik juga meningkat  dalam setiap siklus, pada Prasiklus aktivitas belajar peserta didik =55 %, siklus I aktivitas belajar peserta didik = 73%, dan siklus II = 89%. Penggunaan Model Problem Bassed Learning dapat meningkatan hasil belajar peserta didik dalam setiap siklus, hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar pengetahuan meningkat dari pra siklus 66,00 =40%, siklus I 74,00= 60%, dan siklus II 86,00 = 100% Untuk ketuntasan belajar keterampilan yaitu  pra siklus 64,00   = 20%, siklus I 74,00= 60% dan siklus II 82,00 = 80%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model Problem Bassed Learning   sesuai diterapkan di Kelas VI Tuna Grahita   karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik khususnya peserta didik Kelas VI Tuna Grahita   SLB Luak Nan Bungsu Payakumbuh

Page 1 of 1 | Total Record : 8