cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Spektra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya" : 7 Documents clear
GROUND STATE ENERGY OF ONE-DIMENSIONAL MACROSCOPIC QUANTUM OSCILLATOR WITH GRAVITATIONAL POTENTIAL Prayitno, T. B.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We have studied the ground state energy of one-dimensional macroscopic quantum oscillator by adding gravity term as a time-independent external potential. The macroscopic quantum oscillator itself is based on discussion about Gross-Pitaevskii equation (GPE) describing Bose-Einstein condensate in anisotropic parabolic trap. That gravitational potential displaces the symmetry axis of Bose-Einstein condensation (BEC) with respect to symmetry axis of magnetic field that creates trapping potential of the Bose-Einstein condensate (BECs) in research on atomic lasers. Since the Gross-Pitaevskii equation can betreated as macroscopic quantum oscillator, we use time-independent perturbation theory as in ordinary quantum mechanics to find the ground state energy correction by assuming that other terms are very small. We also formulate the appropriate coefficients of expansion in the solution of one-dimensional GPE by considering the characteristics of harmonic oscillator eigenfunctions and find that the existence of the gravity can only be included if the higher coefficients are considered.Keywords: Gravitational potential, Gross-Pitaevskii, Quantum Oscillator.
SISTEM DINAMIK PARTIKEL RELATIVISTIK PADA POTENSIAL OSILATOR HARMONIK Widyanirmala, Widyanirmala; Prayitno, T. B.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem dinamik dari gerak partikel relativistik pada potensial osilator harmonik telah dikaji dengan menerapkan teorema kestabilan. Pada kasus ini, kami merumuskan terlebih dahulu Hamiltonian dari sistem yang bersangkutan. Hamiltonian tersebut merupakan persamaan matematis yang menggambarkan dinamika dari gerak partikel dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Untuk mengkaji sistem dinamik tersebut, kami mencari terlebih dahulu titik singular yang bersangkutan yang nantinya dapat digunakan untuk menentukan kestabilan dari sistem tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sistem osilator harmonik relativistik merupakan sistem yang stabil.Kata kunci: osilator harmonik, sistem dinamik.
MASALAH TAFSIRAN FISIS PERUMUSAN MASSA KLASIK SOLITON PERSAMAAN SINE GORDON (1+1) DIMENSI Alhidayatuddiniyah, Alhidayatuddiniyah; Prayitno, T. B.; Marpaung, M. A.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan perhitungan massa klasik persamaan sine Gordon (1+1) dimensi melalui perhitungan dengan menggunakan software Mathematica, kami memberikan komentar mengenai solusi yang didapat. Hal ini didasarkan pada hasil massa klasik yang bergantung pada nilai konstanta sembarang pada rapat Lagrangian.Kata kunci: Soliton, sine Gordon, massa klasik.
LANDAU-ZENER TRANSITION PADA MAGNETISASI Delina, M.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kami mempelajari pengaruh medan magnet yang bergantung waktu h(t) terhadap perubahan magnetisasi. Proses ini digambarkan dalam sebuah pemodelan komputer dengan menggunakan Landau-Zener transition. Landau-Zener transition juga dapat menunjukkan perubahan energi pada magnetisasi.Kata kunci: Landau-Zener transition, energi, magnetisasi, medan magnet.
ANALISIS SOLUSI PERTURBATIF PERSAMAAN GROSS PITAEVSKII UNTUK BEBERAPA MODE (Review) Latifah, S.; Prayitno, T. B.; Marpaung, M. A.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di makalah ini diturunkan ulang solusi Perturbatif Persamaan Gross-Pitaevskii untuk beberapa mode yang telah dibahas pada makalah (Physics Letters A, 278(2001):252-230). Teori perturbatif membahas prosedur sistematis untuk mendapatkan solusi terdekat terhadap masalah perturbatif dengan membangun pengetahuan solusi eksak dari kasus tidak terperturbatif. Pada kasus kuantum, perturbatif merupakan gangguan terhadap suatu Hamiltonian energi. Dari sudut pandang yang luas, dinamika gas-gas yang terjebak dalam perangkap magnetik pada suhu yang sangat rendah dapat dijelaskan oleh persamaan fungsi gelombang untuk kondensasi yang dikenal dengan Persamaan Gross-Pitaevskii. Persamaan Gross-Pitaevskii adalah persamaan nonlinear klasik yang mempertimbangkan efek-efek dari interaksi partikel, dan oleh karena itu persamaan ini dapat diperlakukan sebagai sebuah generalisasi nonlinear, yaitu sebagai osilator kuantum makroskopik. Persamaan Gross-Pitaevskii memiliki dua aspek penting, yaitu aspek nonlinear yang menunjukkan persamaan nonlinear Schrödinger, sedangkan aspek linear menunjukkan persamaan Schrödinger dengan potensial osilator harmonik apabila suku nonlineardihilangkan. Dalam makalah ini aspek nonlinear dalam persamaan Gross-Pitaevskii dianggap kecil. Osilator harmonik telah banyak dibahas dalam bidang kuantum dan model-model dari osilator harmonik telah banyak menjelaskan fenomena fenomena mikroskopik.Kata kunci: Persamaan Gross-Pitaevskii; Solusi Persamaan Schrödinger osilator harmonik; Teori Perturbatif.
PENGUKURAN (KALIBRASI) VOLUME DAN MASSA JENIS ALUMUNIUM Antika, L.; Julianty, E.; Miroah, Miroah; Nurul, A.; Hapsari, F.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran yang akurat merupakan bagian penting dari fisika walaupun demikian tidak ada pengukuran yang benar – benar tepat. Ada ketidakpastian yang berhubungan dengan setiap pengukuran. Ketidakpastian muncul dari sumber yang berbeda. Percobaan kali ini menggunakan alat ukur mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengukur diameter dan panjang benda serta menggunakan neraca untuk mengukur massa benda. Benda yang di ukur adalah alumunium. Mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengukur benda memiliki ukuran maksimal sekitar 2,50 cm. Pengukuran massa benda diukur dengan neraca yang mempunyai ketelitian 0,001 gram. Untuk menghitung massa jenis di gunakan persamaan: ρ = m/V . Hasil pengukarn diameter alumunium 2,222 cm; panjang silinder alumunium 9,996 cm; massa aluminum 103,0213 g, volume alumunium 38,7 cm3, 2,66 g/cm3.Kata kunci: pengukuran, micrometer sekrup, neraca, alumunium.
STUDI MODEL KRIPTOGRAFI KLASIK (Review) Fitriasih, I.; Prayitno, T. B.; Sidopekso, S.
Jurnal Spektra Vol 13, No 1 (2012): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriptografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari cara mengamankan data atau pesan yang akan dikirim ke penerimasehingga data atau pesan menjadi aman dan tidak diketahui oleh pihak ketiga. Data atau pesan yang akan dikirim diubahmenjadi kode-kode yang tidak dipahami oleh pihak ketiga. pengirim pesan melakukan enkripsi hingga menjadi pesan yangtidak dikenali, sedangkan penerima pesan melakukan dekripsi. Proses enkripsi dan dekripsi menggunakan kunci. Untukmemahami kriptografi, diperkenalkan kriptografi klasik terlebih dahulu. Pada makalah ini telah dikaji ulang materi kriptografi klasik yang terdiri dari beberapa model, yaitu Caesar Cipher, Vigenere Cipher, Hill Cipher, serta Alice dan Bob. Cara yang digunakan tiap model berbeda-beda. Caesar Cipher menggunakan roda yang diputar dengan pergeseran atau kunci sesuai dengan keinginan pengirim pesan, Vigenere Chiper manggunakan bujur sangkar Vigenere, Hill Cipher dengan memetakan alfabet ke lebih dari satu macam karakter, serta perumpamaan Alice dan Bob sebagai pengirim dan penerima yang menggunakan algoritma simetri dan algoritma asimetri. Tiap model memiliki kelemahan yang membuat data atau pesan dapat diketahui oleh pihak ketiga.Kata Kunci: kriptografi, Caesar Chiper, Vigenere Chiper, Hill Chiper, Alice dan Bob.

Page 1 of 1 | Total Record : 7